Sawiji, Sawiji
Program Studi Keperawatan Program Sarjana, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Muhammadiyah Gombong

Published : 15 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

TINGKAT PEMENUHAN AKTIVITAS SEHARI – HARI PASIEN SKIZOFRENIA DI LINGKUP KERJA PUSKESMAS GOMBONG II Hardani, Lilis Tri; -, Basirun; -, sawiji
Jurnal Ilmiah Kesehatan Keperawatan Vol 5, No 1 (2009): JURNAL ILMIAH KESEHATAN KEPERAWATAN
Publisher : LPPM STIKES MUHAMMADIYAH GOMBONG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (89.461 KB)

Abstract

Schizophrenia is one of the mental illness. It’s psychoses functional disorders. One its characteristics is decreasing daily activities. Schizophrenia patients are commonly still helped by their family in doing daily activities in the society. The objective of the research was to find out daily activities accomplishment level of schizophrenics patients in community health center II Gombong. Populations were taken by using purposive sampling to the family who had schizophrenic patient in community health center II Gombong. There were 32 respondents as the samples.  The research used cross sectional approach where the researcher only described daily activities accomplishment level of schizophrenics patients in community health center II Gombong. The data were collected by using check list questionnaire consisted of 25 questions: 6 questions about personal hygiene activities, 8 questions about dressing and make upping activities, 6 questions about having meal activities, and 5 questions about urinate and defecation activities. The result finding showed that, 38% of schizophrenics patients were in the category of light dependent, 28% in the category of medium dependent, 13 % were in the category of hard dependent, 13% were in the category of total dependent, and 3% were in the category of independent. Daily activities accomplishment level of schizophrenics patients in community health center II Gombong The highest percentage were in the category of light dependent.   Keywords; schizophrenics patients, daily activities.
Fenomenologi Circle Pergaulan pada Mahasiswa Tingkat Akhir Sawiji Sawiji; Gusti Abimanyu Putra; Ike Mardiati Agustin
Jurnal Keperawatan Jiwa (JKJ): Persatuan Perawat Nasional Indonesia Vol 10, No 1 (2022): Februari 2022
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/jkj.10.1.2022.81-90

Abstract

Remaja yang mampu memahami dirinya dapat dikatakan berhasil melalui tahap perkembangan yang dinamis dalam hidupannya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa circle pergaulan teman sebaya pada mahasiswa tingkat akhir Universitas Muhammadiyah Gombong. Metode dalam penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Pengambilan data dilakukan dengan menggunakan tekhnik purposive sampling kemudian dilanjutkan dengan snow ball sampling dengan metode wawancara mendalam (indepth interview) dengan jumlah sampel dua belas mahasiswa tingkat akhir di Universitas Muhammadiyah Gombong. Hasil penelitian menyebutkan circle pergaulan teman sebaya memberikan dampak perubahan pada kehidupan mahasiswa tingkat akhir. Seorang individu dapat berfikir kritis tentang pilihan hidup dan membuat keputusan. Dengan adanya pergaulan membantu seorang mahasiswa mudah beradaptasi dengan lingkungan. Begitu juga pada usia remaja akhir hingga dewasa seorang individu mulai menginginkan adanya pengakuan diri baik dari lingkungan pergaulan. Hasil keempat menunjukkan circle pergaulan dapat membantu mahasiswa dalam mengembangkan potensi dengan mengikuti aktivitas kelompok pergaulannya. Hasil terakhir yang didapatkan adalah circle pergaulan menjadi penyemangat mahasiswa dalam menjalankan kegiatan sehari-hari. Kesimpulan berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan yang telah peneliti paparkan mengenai fenomenologi circle pergaulan teman sebaya pada mahasiswa tingkat akhir Universitas Muhammadiyah Gombong, peneliti menyimpulkan circle pergaulan dapat memberikan pengaruh pada seseorang dalam menentukan sebuah pilihan, beradaptasi, mencari pengakuan diri, pengembangan diri dan penyemangat hidup.
Tingkat Stres Orang Tua dalam Pendampingan Belajar Daring dengan Prestasi Sekolah Anak Selama Pandemi Sawiji Sawiji; Indra Gunawan; Ike Mardiati Agustin
Jurnal Keperawatan Jiwa (JKJ): Persatuan Perawat Nasional Indonesia Vol 10, No 1 (2022): Februari 2022
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/jkj.10.1.2022.91-102

Abstract

Pada pandemi ini banyak memberikan dampak di berbagai sektor, salah satunya pada bidang pendidikan yang mewajibkan para siswa untuk melakukan proses belajar secara daring. Dampak yang dihasilkan dari peraturan tersebut menyebabkan banyak orang tua yang mengalami stress karena harus mendampingi belajar anak selama dirumah. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana hubungan tingkat stres orang tua dalam melakukan pendampingan belajar anak selama pandemi covid 19 di SD N 2 Tanjunganom, Kecamatan Kaliwiro, Kabupaten Wonosobo. Metode penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan pendekatan cross-sectional pada 68 responden. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner DASS secara online.  Analisa penelitian menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian didapatkan hasil responden berjenis kelamin perempuan 36 responden (52,9 %), umur 31-40 tahun 45 responden (66,2%), pendidikan terakhir SMP 30 responden (44,1%), pekerjaan ibu rumah tangga 25 responden (36,8%). Tingkat stres orang tua ringan 26 responden (38,2%), prestasi sekolah anak nilai raport turun 46 respoden (67,6%) dan hasil uji statistik hubungan tingkat stres orang tua dengan prestasi sekolah anak didapatkan hasil p-value 0,004. Kesimpulan terdapat hubungan antara tingkat stres orang tua dalam pendampingan belajar daring dengan prestasi sekolah anak selama pandemi di SD N 2 Tanjunganom, Kecamatan Kaliwiro Kabupaten Wonosobo. 
Peningkatan Pengetahuan dan Kemampuan Tanggap Darurat Relawan Siaga Ambulan Putra Agina Widyaswara Suwaryo; Sawiji Sawiji; Ernawati Ernawati; Barkah Waladani
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 3 No 2 (2021): Jurnal Peduli Masyarakat, Juni 2021
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jpm.v3i2.546

Abstract

Desa Bejiruyung merupakan salah satu desa binaan STIKes Muhammadiyah Gombong yang terletak di Kecamatan Sempor, Kabupaten Kebumen. Beberapa kegiatan aktif dilakukan oleh pemerintah desa guna memfasilitasi dan meningkatkan potensi desa yang dimiliki, termasuk dalam bidang Kesehatan. Mobil Siaga Ambulance ini digunakan untuk kepentingan warga, seperti antar jemput pasien sakit dan rujuk ke fasilitas Kesehatan yang lebih baik. Pemerintah Desa juga menginisisasi pembentukan Relawan Siaga Ambulance (SIBULAN) yang berjumlah 35 orang. Tercatat ada 115 orang yang menggunakan fasilitas mobil siaga ambulance selama 4 bulan terakhir, dan 3 orang korban tidak sadarkan diri di mobil ambulance selama 1 tahun terakhir yang ditemukan oleh relawan. Penyuluhan Kesehatan terkait tindakan yang harus dilakukan pada korban tidak sadar juga belum pernah dilakukan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan melalui beberapa sesi, terdiri dari penyuluhan Kesehatan tentang fisiologi korban tidak sadar dan konsep pertolongan korban tidak sadar, bantuan hidup dasar, serta simulasi. Evaluasi dilakukan dengan menggunakan kuesioner pre dan post test, dan observasi tindakan saat simulasi. Kegiatan Pengabdian Masyarakat berjalan lancar dan dihadiri oleh 26 orang. Rata-rata pengetahuan peserta meningkat sebesar 1.52 dan rata-rata keterampilan meningkat sebesar 5.1. Penyuluhan dan simulasi memberikan dampak positif terhadap peningkatan pengetahuan dan keterampilan pada relawan SIBULAN desa Bejiruyung.
Optimalisasi Aspek Pengetahuan Keluarga dan Kader Kesehatan Jiwa tentang Penatalaksanaan Pertolongan Pertama Kegawatdaruratan Psikiatri di Masyarakat pada ODGJ Ike Mardiati Agustin; Tri Sumarsih; Sawiji Sawiji; Hendrik Hermawan; Makis Mufakad
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 3 No 3 (2021): Jurnal Peduli Masyarakat, September 2021
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jpm.v3i3.591

Abstract

Orang dengan gangguan jiwa di masyarakat mengalami peningkatan, salah satu masalah yang sering ditemukan pada orang dengan gangguan jiwa adalah potensi bunuh diri, agitasi dan agresi, yang dikategorikan dalam kegawatdaruratan psikiatri, keluarga dan kader kesehatan terdekat dan terlibat langsung dengan kejadian kegawatan psikiatri di masyarakat pada ODGJ tersebut. Oleh karena itu diperlukan upaya untuk mengoptimalkan tingkat pengetahuan mereka. dari kegiatan ini adalah meningkatkan dan mengoptimalisasi pengetahuan keluarga dan kader kesehatan jiwa tentang pertolongan pertama kegawatdaruratan psikiatri di masyarakat pada ODGJ. Metode Program ini diberikan kepada 10 orang anggota keluarga yang memiliki ODGJ dan 10 Orang Kader Kesehatan Jiwa, Kegiatan yang dilakukan selama 1 bulan meliputi 3 (Tiga) tahap yaitu tahap persiapan dimulai dengan melakukan pengukuran tingkat pengetahuan sebelum diberikan pelatihan, tahap pertolongan pertama pada kegawatdaruaratan psikiatri, yang terakhir tahap evaluasi pengukuran pengetahuan setelah diberikan pelatihan, Hasil dari gambaran yang terjadi peningkatan pengetahuan pada 20 orang dari tingkat pengetahuan kurang dengan nilai rerata (40) menjadi baik dengan nilai rerata (75). Kesimpulan melalui kegiatan yang terjadi optimalisasi peningkatan tingkat tentang pertolongan pertama pada kegawatdaruratan psikiatri, Kegiatan ini direkomendasikan untuk program berkelanjutan bagi keluarga maupun kader kesehatan jiwa di masyarakat.
PERAN PEER GROUP EDUKASI DALAM PENINGKATAN PENGETAHUAN KONSEP DIRI REMAJA DI PANTI ASUHAN Ike Mardiati Agustin; Dwiana Febriyanti; Sawiji Sawiji
Jurnal Ilmu Keperawatan Jiwa Vol. 1 No. 2 (2018): November 2018
Publisher : Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Jawa Tengah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (68.641 KB) | DOI: 10.32584/jikj.v1i2.132

Abstract

TTHE ROLE OF PEER GROUP EDUCATION FOR INCREASING KNOWLEDGE OF THE SELF ESTEM ORPHANGE ADOLESCENT eenagers are someone in the stage of seeking identity to support the formation of self-concept. Teenagers who experience changes in self-concept need a way to develop their own concepts. Peer group education is one way that can be done to support the process of developing self-concept. Aims This study aims to determine the role of peer group education in developing adolescent self-concept of Orphanage X in Kebumen District. Method This study uses quasi experimental design method with one group pree test and post test design approach with 29 total respondents consisting of 2 male peer group groups totaling 18 respondents and 11 female peer group respondents. The education process in the peer group was given for 4x meetings for each group with each meeting held for 90 minutes, the instruments used were questionnaires, modules and evaluation formats. Result The results showed that there was an influence of the role of the peer education group in increasing the knowledge of adolescent self-concept X orphanage in Kebumen District with a p value (0,000)> 0.05. The formation of this educational peer group is recommended not only to improve adolescent self-concept of orphanages but also for adolescents in general.
THE CORELLATIONS DEPRESSION AND SLEEP QUALITY AMONG PEOPLE LIVING WITH HIV-AIDS IN A HOSPITAL Ike Mardiati Agustin; Suyanti Prasuci; Sawiji Sawiji
Jurnal Ilmu Keperawatan Jiwa Vol. 4 No. 3 (2021): Agustus 2021
Publisher : Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Jawa Tengah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

HIV/AIDS merupakan penyakit yang mengancam nyawa dibanyak negara. Masalah psikologis bagi penderita karena stigma sosial yang diskriminatif menyebabkan stress fisik, psikologis dan sosial bagi ODHA. Stress berkepanjangan menyebabkan depresi. Depresi dapat menurunkan sistem imunitas dan salah satu faktor psikologis yang menyebabkan gangguan frekuensi pada tidur seseorang. Tujuan Penelitian untuk mengetahui hubungan depresi dengan kualitas tidur pada ODHA di RSUD Dr Soedirman Kebumen. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif korelasional dengan metode cross sectional. Pada 80 responden ODHA di RSUD Dr Soedirman Kebumen. Teknik pengambilan sampel dengan accidental sampling. Instrumen penelitian dengan kuesioner Beck Depression Inventory dan kuesioner Pitzburgh Sleep Quality Index, Analisis data dengan Sperman rank. Hasil Penelitian menunjukkan dari 80 responden sebanyak 47 orang (59,8%) laki-laki, 39 orang (48,8%) berumur 26-35 tahun, 42 orang (52,5%) lulusan SMA dan 25 orang (31,3%) bekerja sebagai swasta. Responden paling banyak mengalami depresi sedang sebanyak 22 orang (27,5%) dengan kualitas tidur buruk sebanyak 48 orang (60,0%). Hasil analisis menggunakan uji spearman rank menunjukkan ada hubungan antara depresi dengan kualitas tidur didapatkan nilai p value=0,030<0,05.
Faktor yang Mempengaruhi Konsep Diri Mahasiswa Tingkat Akhir Sawiji Sawiji; Gusti Abimanyu Putra; Ike Mardiati Agustin
Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal Vol 12 No 3 (2022): Jurnal Ilmiah Permas: jurnal Ilmiah STIKES Kendal: Juli 2022
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (248.368 KB)

Abstract

Usia Mahasiswa berada pada masa usia remaja dan dewasa awal. Pada masa perkembangannya akan terbentuk sebuah konsep diri berdasarkan pengalaman kehidupan yang dialami. Tujuan: penelitian ini bertujuan mengetahui faktor yang mempengaruhi terbentuknya konsep diri pada mahasiswa tingkat akhir Universitas Muhammadiyah Gombong. Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Pengambilan data dilakukan dengan menggunakan tekhnik Purposive Sampling kemudian dilanjutkan dengan Snow Ball Sampling dengan metode wawancara mendalam (indepth interview) dengan jumlah sampel dua belas mahasiswa tingkat akhir. Instrument yang digunakan dalam penelitian kualitatif yakni peneliti itu sendiri, pedoman wawancara, alat perekam, dan catatan lapangan. Analisa hasil menggunakan analisa tema dengan tekni miles dan hubberman. Hasil penelitian yang juga merupakan kesimpulan dalam penelitian ini adalah ditemukan empat tema utama yang mempengaruhi konsep diri mahasiswa tingkat akhir yaitu circle pergaulan, pengaruh eksteren, quarter life crisis dan koping individu.
Pengaruh Metode Self Healing dengan Teknik Touch Healing terhadap Kecemasan Mahasiswa dalam Menghadapi Skripsi Sawiji Sawiji; Kasiffah Kamelia; Ike Mardiati Agustin
Jurnal Keperawatan Vol 14 No S1 (2022): Jurnal Keperawatan: Supp Maret 2022
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (278.954 KB) | DOI: 10.32583/keperawatan.v14iS1.25

Abstract

Proses penulisan skripsi meimbulkan kecemasan pada hampir setiap mahasiswa tingkat akhir. Salah satu cara untuk mengatasi kecemasan adalah bisa dengan menggunakan terapi self healing dengan tehnik touch healing. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh metode self healing dengan tehnik touch healing terhadap kecemasan mahasiswa dalam menghadapi skripsi di Universitas Muhammadiyah Gombong. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah quasi eksperiment dengan pre dan post test without control grup. Terapi dilakukan sebanyak 3 kali dalam 3 hari yang berbeda dan masing-masing terapi dilakukan selama 15-20 menit. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan purposive sampling dan didapatkan 40 responden. Pengambilan data dilakukan melalui kuesioner skala HARS dan dilakukan sebanyak 2 kali sebagai pre dan post test. Hasil penelitian menunjukan sebelum dilakukan terapi kecemasan sebanyak 20 orang (50%) mengalami kecemasan tingkat sedang dan setelah dilakukan terapi tingkat kecemasan sedang turun menjadi 10 orang (25%). Uji pengaruh menunjukkan nilai p adalah 0,000, hasil ini membuktikan terdapat pengaruh metode self healing dengan tehnik touch healing terhadap kecemasan mahasiswa dalam menghadapi skripsi di Universitas Muhammadiyah Gombong. Kesimpulan pada penelitian ini adalah terdapat pengaruh metode self healing dengan tehnik touch healing terhadap kecemasan mahasiswa dalam menghadapi skripsi di Universitas Muhammadiyah Gombong.
Peningkatan Pengetahuan dan Kemampuan Tanggap Darurat Relawan Siaga Ambulan Putra Agina Widyaswara Suwaryo; Sawiji Sawiji; Ernawati Ernawati; Barkah Waladani
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 3 No 2 (2021): Jurnal Peduli Masyarakat, Juni 2021
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jpm.v3i2.546

Abstract

Desa Bejiruyung merupakan salah satu desa binaan STIKes Muhammadiyah Gombong yang terletak di Kecamatan Sempor, Kabupaten Kebumen. Beberapa kegiatan aktif dilakukan oleh pemerintah desa guna memfasilitasi dan meningkatkan potensi desa yang dimiliki, termasuk dalam bidang Kesehatan. Mobil Siaga Ambulance ini digunakan untuk kepentingan warga, seperti antar jemput pasien sakit dan rujuk ke fasilitas Kesehatan yang lebih baik. Pemerintah Desa juga menginisisasi pembentukan Relawan Siaga Ambulance (SIBULAN) yang berjumlah 35 orang. Tercatat ada 115 orang yang menggunakan fasilitas mobil siaga ambulance selama 4 bulan terakhir, dan 3 orang korban tidak sadarkan diri di mobil ambulance selama 1 tahun terakhir yang ditemukan oleh relawan. Penyuluhan Kesehatan terkait tindakan yang harus dilakukan pada korban tidak sadar juga belum pernah dilakukan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan melalui beberapa sesi, terdiri dari penyuluhan Kesehatan tentang fisiologi korban tidak sadar dan konsep pertolongan korban tidak sadar, bantuan hidup dasar, serta simulasi. Evaluasi dilakukan dengan menggunakan kuesioner pre dan post test, dan observasi tindakan saat simulasi. Kegiatan Pengabdian Masyarakat berjalan lancar dan dihadiri oleh 26 orang. Rata-rata pengetahuan peserta meningkat sebesar 1.52 dan rata-rata keterampilan meningkat sebesar 5.1. Penyuluhan dan simulasi memberikan dampak positif terhadap peningkatan pengetahuan dan keterampilan pada relawan SIBULAN desa Bejiruyung.