Uwes Fatoni
Jurusan Komunikasi Dan Penyiaran Islam, Fakultas Dakwah Dan Komunikasi, UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Published : 25 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

Pesan Dakwah Visual tentang Muslimah di Media Sosial Line @dakwahmuslimah Siti Zakiyah Tifany; Uwes Fatoni
Tabligh: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam Vol 1 No 2 (2016): Tabligh: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam
Publisher : Department of Islamic Communication and Broadcasting, Faculty of Dakwah and Communication, UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (357.553 KB) | DOI: 10.15575/tabligh.v1i2.28

Abstract

This article discusses the message of da'wah on Muslimah in the Line @ dakwahmuslimah account both the content aspect and the form format of da'wah messages. The research method used qualitative content analysis with descriptive research type of 53 messages of da'wah uploaded account Line @dakwahmuslimah in November 2015 as many as messages. Based on the research results found that there are three message categories of da'wah, namely aqidah, syari'ah and akhlak. The format of the da'wah message include posters, memes, comics and stickers. From the format of this da'wah message found variations of content and format of visual dakwah messages, namely poster on akidah, poster on syari'ah, poster on akhlak, meme on syari'ah, comics on akidah, comics on morals and stickers on akhlak. Artikel ini membahas pesan dakwah visual tentang muslimah dalam akun Line @dakwahmuslimah baik dari aspek konten maupun bentuk format pesan dakwah. Metode penelitian yang digunakan adalah analisis isi kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif terhadap pesan-pesan dakwah yang diunggah akun Line @dakwahmuslimah pada bulan November 2015 sebanyak 53 pesan. Berdasarkan hasil penelitian ditemukan kategori pesan dakwah terdapat tiga, yaitu akidah, syari’ah dan akhlak. Adapun format pesan dakwah meliputi poster, meme, komik dan sticker. Dari format pesan dakwah ini ditemukan variasi konten dan format pesan dakwah visual, yaitu poster akidah, poster syari’ah dan poster akhlak, meme syari’ah, komik akidah, komik akhlak dan sticker akhlak.
Pesan Dakwah tentang Nikah di Media Sosial Instagram Nurasiah Ismail; Zainal Abidin; Uwes Fatoni
Tabligh: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam Vol 2 No 1 (2017): Tabligh: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam
Publisher : Department of Islamic Communication and Broadcasting, Faculty of Dakwah and Communication, UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (321.139 KB) | DOI: 10.15575/tabligh.v2i1.30

Abstract

The purpose of this research is to know the meaning of message of da'wah about marriage in social media of instagram on account of @nikahbarokah which is formulated in the question how the meaning of denotation, connotation, and myth of da'wah message about marriage in account instagram @niahbarokah ? The method used in this study is semiotics analysis in the form of data analysis that is by determining quote, interpreting quote, menyangkutkan with what is considered a valuable society with the meaning of semiotics in the form of denotation meaning, connotation meaning, the meaning of myths are considered capable to recognize the signs and messages hidden behind quote message da'wah about marriage on account instagram @niahbarokah. The result concluded that the message of da'wah about marriage posted by account manager of @nikahbarokah during October to December 2016 there are 8 quote of message of da'wah classified based on the stage of marriage is ta'aruf, marriage and post marriage in physiological aspects (sakinah), psychological (mawadah), and sociological (rahmah). In denotative post contained in the picture contains elements of images, writing words and connotative with regard to the meaning contained in denotation, and the meaning of myths relating to daily life. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui makna pesan dakwah tentang nikah di media sosial instagram pada akun @nikahbarokah yang terumuskan di dalam pertanyaan bagaimana makna denotasi, makna konotasi dan mitos pesan dakwah tentang nikah dalam akun instagram @nikahbarokah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis semiotika yang berbentuk analisis data yaitu dengan menentukan quote, menafsirkan quote, menyangkutkan dengan yang dianggap masyarakat bernilai dengan makna semiotika berupa makna denotasi, makna konotasi, makna mitos yang dianggap mampu untuk mengenali tanda dan pesan yang tersembunyi dibalik quote pesan dakwah tentang nikah pada akun instagram @nikahbarokah. Hasil dari penelitian disimpulkan bahwa pesan dakwah tentang nikah yang diposting pengelola akun @nikahbarokah selama bulan Oktober sampai Desember 2016 terdapat 8 quote pesan dakwah diklasifikasikan berdasarkan tahap pernikahan yaitu taaruf, nikah dan pasca nikah dalam aspek fisiologis (sakinah), psikologis (mawadah), dan sosiologis (rahmah). Secara denotatif postingan yang terdapat pada gambar mengandung unsur gambar, tulisan kata-kata dan secara konotatif yang berkaitan dengan makna yang terdapat pada denotasi, dan secara makna mitos yang berkaitan dengan kehidupan sehari-hari.
Kegiatan Dakwah Karyawan Departement Store dalam Meningkatkan Motivasi Kerja Mereka Rahayu Aulia Ramdania; Atjep Muhlis; Uwes Fatoni
Tabligh: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam Vol 2 No 4 (2017): Tabligh: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam
Publisher : Department of Islamic Communication and Broadcasting, Faculty of Dakwah and Communication, UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/tabligh.v2i4.437

Abstract

Tulisan ini bertujuan untuk mengetahui perhatian, pemahaman dan penerimaan karyawan terhadap kegiatan dakwah untuk meningkatkan motivasi kerja. Metode penelitian yang digunakan Metode survei dengan pendekatan kuantitatif, sedangkan sumber data yang dikumpulakn yaitu dari data primer dan data sekunder. Data primer diperoleh dari hasil observasi, wawancara dan angket yang disebarkan kepada Karyawan Departement Store Sukabumi sedangkat data sekunder diperoleh dari hasil studi pustaka yaitu dari buku, struktur dan bisi misi perusahan yang mendukung terhadap hasil penelitian. Hasil penelitian dari lapangan menunjukan respon karyawan terhadap kegiatan dakwah dalam meningkatkan motivasi kerja termasuk kedalam kategori tinggi sebesar (90%), pemahaman respon karyawan terhadap kegiatan dakwah dalam meningkatkan motivasi kerja di respon tinggi (89%), dan penerimaan berdasarkan respon karyawan dalam meningkatkan motivasi kerja yaitu direspon tinggi (88,1%). Penelitian ini menunjukan Ha diterima, artinya terdapat respon karyawan terhadap kegiatan dakwah dalam meningkat motivasi kerja karyawan di PT. Matahari Departement Store Tbk Sukabumi. This paper aims to find out how employee attention, understanding and acceptance of da'wah activities to increase work motivation. The research method used is survey method with a quantitative approach, while the data sources collected are from primary data and secondary data. Primary data obtained from the results of observations, interviews and questionnaires distributed to Employees Department Store Sukabumi as a secondary data obtained from the results of the literature study, namely from the books, structures and mission of the company that support the results of the study. The results of research from the field showed employee response to da'wah activities in increasing work motivation included in the high category of (90%), understanding employee response to da'wah activities in increasing work motivation in high response (89%), and response based response employees in increasing work motivation are responded to high (88,1%). This study shows that Ha is accepted, meaning that there is an employee response to da'wah activities in increasing employee work motivation at PT. Matahari Departement Store Tbk Sukabumi.
Representasi Ukhuwah Islamiah dalam Film Pendek Linda Maulidah; Uwes Fatoni; Atjep Muhlis
Tabligh: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam Vol 3 No 4 (2018): Tabligh: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam
Publisher : Department of Islamic Communication and Broadcasting, Faculty of Dakwah and Communication, UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (644.752 KB) | DOI: 10.15575/tabligh.v3i4.732

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adegan yang merepresentasikan adanya Ukhuwah Islamiah, tentang bagaimana adegan ukhuwah Islamiah ditinjau dari Semiotika model Charles Sanders Piece. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan metode analisis Semiotika Charles Piece yang mengkaji dengan konsep Segitiga makna yaitu Representamen/tanda, Interpretant dan object. Hasil penelitian ini menemukan 14 representament adegan yang merepresentasi ukhuwah Islamiah dalam film Cinta dalam Ukhuwah. Adapun object yang merepresentasikan ukhuwah Islamiah adalah nuansa-nuansa dari ekspresi tokoh atau keadaan-keadaan yang sedang tokoh lakukan. Intrepretant yang didapat ialah bahwa dalam film tersebut menunjukan adanya faktor perusak dan penguat ukhuwah Islamiah dari perilaku-perilaku yang ditunjukan dari representament dan object. Kata Kunci : Film; Semiotika; Ukhuwah Islamiah Purpuses of the reseach is to know a scene that represent existence of Ukhuwah Islamiah. About how the scene of the Ukhuwah islamiah is viewed from the semiotics model of Charles sanders. This research is a qualitative study with a Semiotics analytical methods of Charles peirce, that examine the concept of the triangle meaning it is representament/sign, interpretant, and object. The results of this study Find 14 representament scenes that represent about ukhuwah Islamiah. As for the object representing ukhuwah Islamiah are nuances of a character's expression, Or the circumstances being where people are. Intepretant is obtained Or the circumstances being where people are. Interpretant is obtained in the film, it shows the destructive factor and the booster of ukhuwah Islamiah from the attitudes indicated by the representament and object. Keywords: Movie; Semiotic; Ukhuwah Islamiah
Strategi Dakwah Santri Dalam Menghadapi Berita Hoax di Media Sosial Laila Afifah Tohari; Uwes Fatoni; Atjep Muhlis
Tabligh: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam Vol 5 No 2 (2020): Tabligh : Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam
Publisher : Department of Islamic Communication and Broadcasting, Faculty of Dakwah and Communication, UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/tabligh.v5i2.1349

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi dakwah pada santri dalam menghadapi berita hoax di media sosial. Bagaimana penerapan strategi dakwah santri serta metode apa yang digunakan dalam menghadapi berita di media sosial agar tidak terjebak pada hoax. Adapun untuk penelitian ini menggunakan metode studi kasus di Pondok Pesantren Mahasiswa Universal yang dilakukan secara intensif, terinci dan mendalam tentang berita hoax di kalangan santri. Sedangkan untuk hasil dari penelitian ini adalah santri menggunakan strategi dakwah reduksi dan strategi dakwah pencapaian dalam menghadapi berita hoax agar dirinya tidak terjebak ke dalam oknum berita hoax, sehingga santri mampu membedakan berita hoax dan berita fakta. This research aims to find out the da’wah strategies of students in facing hoax news on social media. How to implement the students propaganda strategy and what methods are used in dealing with news on social media so as not to get caught up in hoaxes. This research uses the case study method in universal student boarding schools which is carried out intensively, in detail and in depth about hoax news among students. The results of this study are that some students do not have the ability to distinguish between hoaxes and facts. And also the whole students can alrealy distinguish true news and hoax news, they have the ability to apply to themselves in order to avoid hoax news.
Pesan Dakwah Minoritas dalam Vlog Citra Nurjanah; Jujun Junaedi; Uwes Fatoni
Tabligh: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam Vol 5 No 4 (2020): Tabligh : Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam
Publisher : Department of Islamic Communication and Broadcasting, Faculty of Dakwah and Communication, UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/tabligh.v5i4.1485

Abstract

Penelitian ini ingin mengetahui pesan dakwah minoritas tentang akidah, syariah, dan akhlak yang terdapat dalam vlog akun YouTube Gita Savitri Devi. Teori yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan teori pesan dakwah dari Wahyu Ilaihi yaitu akidah, syariah dan akhlak dan teori fiqh minoritas dari Yusuf Al-Qardhawi. Adapun metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode analisis isi kualitatif yakni dengan melakukan penyusunan data yang kemudian dijelaskan, dianalisis, yang dilakukan bersamaan dengan pengumpulan data. Hasil dari penelitian ini adalah pesan dakwah minoritas tentang akidah yang terdapat dalam vlog Gita Savitri itu ditemukan pesan tentang keimanan kepada Allah dan kepada Kitab Allah, sedangkan pesan dakwah minoritas tentang syariah ditemukan pesan tentang ibadah shalat, ibadah puasa, makanan halal, dan mengenakan hijab, adapun Pesan dakwah minoritas tentang akhlak ditemukan pesan tentang akhlak terhadap manusia dan sedekah. Kata Kunci : Pesan dakwah; Minoritas; Vlog. The aim of this research is to find out a minority's message of da'wah regarding aqidah, sharia, and akhlaq in Gita Savitri Devi YouTube account's vlogs. The theory which was used in this research is da'wah message theory (obtained) from Wahyu Ilaihi which is aqidah, sharia, and akhlaq as well as fiqh of the minority theory from Yusuf Al-Qardhawi. The method used in this study is a qualitative content analysis method by compiling data which is then explained, analyzed, which is carried out simultaneously with data collection. The results obtained through this research is that a minority's da'wah message regarding aqidah includes faith in Allah and in Allah's holy books; da'wah message regarding sharia includes messages about prayer, fasting, halal food, and the use of hijab; and da'wah message regarding akhlaq includes akhlaq towards other people and sadaqah. keywords: da'wah message, minority, vlog
Pesan Moral Dalam Film Bulan Terbelah di Langit Amerika REZA HERDIANA RESTU; Asep Muhyiddin; Uwes Fatoni
Tabligh: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam Vol 5 No 2 (2020): Tabligh : Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam
Publisher : Department of Islamic Communication and Broadcasting, Faculty of Dakwah and Communication, UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui makna wacana pesan moral dalam film Bulan Terbelah di Langit Amerika dari segi teks yang terdiri dari struktur makro, superstruktur dan struktur mikro. Penelitian kualitatif ini menggunakan teori analisis wacana model Teun A. Van Dijk untuk mengkaji serta menjelaskan hubungan dan makna wacana pada dimensi teks meliputi struktur makro, superstruktur dan struktur mikro. Berdasarkan hasil penelitian ditemukan tiga kesimpulan utama: Pertama, struktur makro mengenai perbedaan keyakinan bukan sumber dari konflik. Kedua, superstruktur film terdiri dari lima bagian yakni opening sequence, teaser, plotline, climax dan ending. Ketiga, struktur mikro pada bagian film terdapat unsur semantik (latar, detil, maksud) sintaksis (koherensi, bentuk kalimat deduktif-induktif, dan kata ganti) stilistik (bahasa sehari-hari), retoris (grafis, hiperbola, ironi memakai majas hiperbola). Garis besar cerita yang diangkat pada film ini menggunakan pendekatan kontruksi sosial, mengkontruksi wacana mengenai kisah Islam usai tragedy 11/9 di Amerika sebagai pesan moral. This research aims to find out the meaning of the discourse of moral messages in the film Bulan Terbelah di Langit Amerika in terms of text consisting of macro structure, superstructure and micro structure. This qualitative research uses the theory of discourse analysis of the Teun A. Van Dijk that model to study and explain the relationship and meaning of discourse on the dimensions of the text including macro structure, superstructure and micro structure. Based on the results of the study found three main conclusions: first, the macro structure regarding differences in beliefs not the source of conflict. Second, the film superstructure consists of five parts namely opening sequence, teaser, plotline, climax and ending. Third, the micro structure in the film part fulfills the semantic element (background, details, intent) syntactically (coherence, deductive-inductive sentences, and pronouns) stylistic (daily languange) rhetorical (graphic, hyperbole, irony using majas hyperbole). The outline of the story raised in this film uses a social construction approach, constructing a discourse about the story of Islam after the 9/11 tragedy in America as a moral message.
Pesan Dakwah tentang Nikah di Media Sosial Intagram Nurasiah Ismail; Zainal Abidin; Uwes Fatoni
Tabligh: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam Vol 2 No 2 (2017): Tabligh: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam
Publisher : Department of Islamic Communication and Broadcasting, Faculty of Dakwah and Communication, UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/tabligh.v2i2.2086

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui makna pesan dakwah tentang nikah di media sosial instagram pada akun @nikahbarokah. yang terumuskan di dalam pertanyaan bagaimana makna denotasi pesan dakwah tentang nikah dalam akun instagram @nikahbarokah, bagaimana makna konotasi pesan dakwah tentang nikah dalam akun instagram @nikahbarokah dan Bagaimana mitos pesan dakwah tentang nikah dalam akun instagram @nikahbarokah?. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis semiotika yang berbentuk analisis data yaitu dengan menentukan quote, menafsirkan quote, menyangkutkan dengan yang dianggap masyarakat bernilai dengan makna semiotika berupa makna denotasi, makna konotasi, makna mitos yang dianggap mampu untuk mengenali tanda dan pesan yang tersembunyi dibalik quote pesan dakwah tentang nikah pada akun instagram @nikahbarokah. Hasil dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa pesan dakwah tentang nikah yang diposting pengelola akun @nikahbarokah selama bulan Oktober sampai Desember 2016 terdapat 8 quote pesan dakwah. Diklasifikasikan berdasarkan tahap pernikahan yaitu ta’aruf, nikah dan pasca nikah dalam aspek fisiologis (sakinah), psikologis (mawadah), dan sosiologis (rahmah). Secara denotatif postingan yang terdapat pada gambar mengandung unsur gambar, tulisan kata-kata dan secara konotatif yang berkaitan dengan makna yang terdapat pada denotasi, dan secara makna mitos yang berkaitan dengan kehidupan sehari-hari. The purpose of this research is to know the meaning of message of da'wah about marriage in social media of instagram on account of @nikahbarokah. which is formulated in the question how the meaning of denotation of da'wah message about the marriage in instagram account @ indoahbarokah, how the connotation meaning of the message of da'wah about marriage in account instagram @niahbarokah and How is the myth of the message of da'wah about marriage in account instagram @niahbarokah ?. The method used in this study is semiotics analysis in the form of data analysis that is by determining quote, interpreting quote, menyangkutkan with what is considered a valuable society with the meaning of semiotics in the form of denotation meaning, connotation meaning, the meaning of myths are considered capable to recognize the signs and messages hidden behind quote message da'wah about marriage on account instagram @niahbarokah. The result of this research can be concluded that the message of da'wah about marriage posted by account manager of @nikahbarokah during October to December 2016 there are 8 quote of message of da'wah. Classified based on the stage of marriage is ta'aruf, marriage and post marriage in physiological aspects (sakinah), psychological (mawadah), and sociological (rahmah). In denotative post contained in the picture contains elements of images, writing words and connotative with regard to the meaning contained in denotation, and the meaning of myths relating to daily life.
Pesan Moral dalam Novel Pangeran Cilik Ainul Lathifah; Dadan Anugrah; Uwes Fatoni
Tabligh: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam Vol 6 No 1 (2021): Tabligh: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam
Publisher : Department of Islamic Communication and Broadcasting, Faculty of Dakwah and Communication, UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/tabligh.v6i1.2275

Abstract

Tulisan ini bertujuan untuk mengetahui sistematika penyampaian pesan moral dan menemukan pesan moral yang terdapat dalam Novel Pangeran Cilik. Metode penelitian menggunakan metode analisis isi kualitatif dengan penyusunan data kemudian dijelaskan, dianalisis, yang dilakukan bersamaan dengan pengumpulan data. Analisis yang digunakan adalah analisis kualitatif. Hasil dari penelitian ini menujukkan pesan moral disampaikan dalam bentuk uraian logis, uraian deduktif, uraian induktif, uraian kronologis dan uraian topikal. Pesan moral yang ditemukan dalam Novel ini terdiri dari tiga aspek yaitu, pesan moral hubungan manusia dengan Tuhan, pesan moral hubungan manusia dengan diri sendiri, dan manusia dengan makhluk hidup yang lain. Aspek hubungan manusia dengan Tuhan meliputi bersyukur atas apa yang telah diberikan oleh Tuhan. Aspek hubungan manusia dengan diri sendiri terdiri dari sabar, tanggung jawab, bijaksana, kerja keras dan rendah hati. Aspek hubungan manusia dengan makhluk hidup lain meliputi kasih sayang, saling menghargai dan tolong menolong. Kategorisasi pesan yang mendominan adalah hubungan manusia dengan diri sendiri (tanggung jawab). Kata Kunci : Pesan, Moral, Novel ABSTRACT This paper aims to determine the moral messages and the systematic delivery of moral messages contained in the Little Prince Novel. The research method used qualitative content analysis method with the preparation of data then explained, analyzed, which was carried out simultaneously with data collection. The analysis used is qualitative analysis. The results of the research show that moral messages are conveyed in the form of logical descriptions, deductive descriptions, inductive descriptions, chronological descriptions and topical descriptions. The moral message contained in this novel consists of three aspects, namely, the moral message of human relations with God, the moral message of human relations with oneself, and humans with other humans. Aspects of man's relationship with God include being grateful for what God has given. Aspects of human relations with oneself include patience, responsibility, wisdom, hard work and humility. Aspects of human relationships with other living creatures include love, mutual respect and help. The dominant message categorization is the relationship between humans and oneself (responsibility). Keywords: Message, Moral, Novel
Peranan Tabligh Terhadap Pemahaman Toleransi Beragama Pada Masyarakat di Kota Bandung Aji Gunawan; Aang Ridwan; Uwes Fatoni
Tabligh: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam Vol 6 No 2 (2021): Tabligh : Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam
Publisher : Department of Islamic Communication and Broadcasting, Faculty of Dakwah and Communication, UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/tabligh.v6i2.2307

Abstract

ABSTRAK Tujuan penelitian ini untuk mengetahui proses penentuan mubaligh, serta penyiapan pesan toleransi umat beragama yang berdampak pada pemahaman masyarakat mengenai toleransi umat beragama di Kampung Toleransi, Kelurahan Jamika Kecamatan Bojongloa Kaler Kota Bandung. Penelitian ini studi kasus berjenis kualitatif, menggunakan metode wawancara, studi dokumentasi dan observasi sebagai cara pengumpulan data. Penelitian ini menggunakan teori komunikasi Lasswell dengan unsur – unsurnya yaitu komunikator (sender), pesan (message), media (channel), komunikan (receiver), efek (influence). Kemudian teori medan dakwah sebagai pengaplikasian tabligh yang dijalankan serta teori komunikasi masyarakat dan budaya sebagai pola komunikasi dalam suatu kelompok. Hasil penelitian ini menunjukkan dari fokus penelitian yang didapatkan yakni proses penentuan mubaligh yang dilakukan di Kampung Toleransi yaitu terorganisir dengan berbagai unsur masyarakat terlibat, penentuan yang selektif oleh pihak DKM setempat serta koordinasi dan pengawasan oleh pengurus RW dan Kampung Toleransi. Penyiapan pesan dakwah mengenai toleransi umat beragama dijalankan secara terprogram disampaikan sesuai dengan karakter, ciri, metode para mubaligh masing – masing yang hendak berceramah di Kampung Toleransi. Secara khusus pemahaman jama’ah terbina dengan baik dan umumnya masyarakat mengaplikasikan toleransi umat beragama dalam kegiatan kemasyarakatan. Aktivitas tabligh berjalan baik secara berkelanjutan, rutinitas dan temporal, yaitu dibuktikan menjadi semangat dalam kehidupan bermasyarakat yang bersatu dan toleran terhadap sesama umat manusia. Kata Kunci: Tabligh; Toleransi Beragama; Masyarakat. ABSTRACT The purpose of this study is to determine the process of determining preachers, as well as preparing messages of religious tolerance that have an impact on public understanding of religious tolerance in Tolerance Village, Jamika Village, Bojongloa Kaler District, Bandung City. This research is a qualitative case study, using the interview method, documentation study and observation as a way of collecting data. This research uses Lasswell's communication theory with its elements, namely the communicator (sender), message (message), media (channel), communicant (receiver), effects (influence). Then the dakwah field theory as the application of tabligh that is carried out as well as the theory of community and cultural communication as a pattern of communication in a group. The results of this study indicate that the focus of the research obtained is the process of determining preachers carried out in Tolerance Village, namely being organized with various elements of the community involved, selective determination by the local DKM as well as coordination and supervision by the management of RW and Kampung Toleransi. Preparation of da'wah messages regarding religious tolerance is carried out programmatically delivered according to the character, characteristics, method of each missionary who wants to speak in Tolerance Village. In particular, the understanding of jama'ah is well developed and in general the community applies religious tolerance in social activities. Tabligh activities run well in a sustainable, routine and temporal manner, that is, they are proven to be a spirit of community life that is united and tolerant of fellow human beings. Keywords : Tabligh; Religious Tolerance; Public.