Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

Penatalaksanaan Amenorhe Sekunder pada Akseptor KB Suntik 3 Bulan di Polindes Nur Jannatul Ainy, S.ST Blumbungan Pamekasan alis nur diana; Eka Deviany Widyawaty; Sumaliyah Sumaliyah
JURNAL ILMIAH OBSGIN : Jurnal Ilmiah Ilmu Kebidanan & Kandungan P-ISSN : 1979-3340 e-ISSN : 2685-7987 Vol 14 No 3 (2022): SEPTEMBER
Publisher : NHM PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36089/job.v14i3.753

Abstract

Perubahan terhadap tidak datangnya menstruasi (amenorhea) pada pengguna kontrasepsi suntik terjadi karena ketidak seimbangan hormone, menyebabkan endometrium mengalami perubahan histologi berupa atrofi endometrium. Adapun jumlah akseptor KB suntik 3 bulan dalam 3 bulan terakhir sebanyak 32 akseptor dan yang mengalami amenorhea sebanyak 10 orang di polindes Nur Jannatul Ainy, S. ST. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis penatalaksanaan akseptor baru KB suntik 3 bulan. Metode yang digunakan dalam peneliti KTI adalah deskriptif, pendekatan 7 langkah varney. Peneliti dilakukan di polindes Nur Jannatul Ain, pada bulan maret 2021. Menggunakan dua partisipan yaitu (2 kasus pasien) dengan masalah kebidanan yang sama yaitu akseptor suntik 3 bulan dengan Amenorrhea. Metode pengumpulan data dengan menggunakan metode wawancara, observasi dan dokumentasi. Uji keabsahan data menggunakan triangulasi yaitu keluarga dan bidan.. Analisis yang ditemukan bahwa kedua partisipan mengalami Amenorreha. Hasil pengkajian pada partisipan 1 tidak menstruasi selama 3 bulan semenjak 2x suntik selama 4x pemakaian KB suntik 3 bulan partisipan 2 tidak menstruasi 2 bulan semenjak 1x suntik selama 3x pemakaian selama menggunakan KB suntik 3 bulan. Didapatkan hasil bahwa penyembuhan pada partisipan 2 lebih cepat dengan datangnya menstruasi 3 hari yang lalu setelah dilakukan penatalaksanaan yaitu anjuran penggunaan kontrasepsi lain, dan mengkonsumsi makanan yang bergizi, sedangkan pada partisipan1 menstruasi 2 hari yang lalu. Saran untuk bidan agar memberikan konseling tentang amenorrhea pada akseptor baru KB suntik 3 bulan. Diharapkan ibumelakukan anjuran bidan agar amenorrhea teratasi
PELATIHAN PEMBUATAN ROLL ON ANTI HIPERTENSI PADA DOSEN DI FAKULTAS ILMU KESEHATAN UNIVERSITAS MERDEKA SURABAYA Eka Deviany Widyawaty; Agung Putri HSN
ABDIMASNU: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2021): ABDIMASNU
Publisher : Institut Ilmu Kesehatan Nahdlatul Ulama Tuban

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (364.392 KB) | DOI: 10.47710/abdimasnu.v1i2.73

Abstract

Hypertension is still a health problem because it is the silent killer disease. Based on the results of Riskesdas in 2018, it was stated that the prevalence of hypertension was 34.1%. ¬Hypertension mostly occurred in the 55-64 years age group, namely 55.2%. This service activity aims to improve the knowledge and skills of lecturers in handling hypertension in Midwifery Study Program, Faculty of Health, Merdeka Surabaya University. The method used in this training activity is the lecture method, discussion, demonstration and practice. Pre-test is carried out at the beginning before the delivery of the material, then the delivery of material and discussion. The materials provided during the training included the raw materials needed, the tools prepared, the manufacture of essential oils, packaging and ended with a post test.Based on the comparison between the average pre-test and post-test scores, it was found that there is an increase in the average value. In the pre-test the average value of cadres is 50.0 then after given training materials related to anti-hypertensive essential oil, the average score rose to 87.5. This shows that the level of knowledge of the Faculty of Health, Universitas Merdeka Surabaya lecturers increased after being given training.Keywords: Essential Oil, Allium Sativum, Lavender, Blood Pressure, Elderly 
Gambaran Perkembangan Motorik Halus pada Balita Usia 3-5 Tahun di PAUD Al-Usman Eka Deviany Widyawaty
JECIE (Journal of Early Childhood and Inclusive Education) Vol. 5 No. 1 (2021): Desember
Publisher : Program Studi PG PAUD - FKIP - UNIPAR JEMBER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31537/jecie.v5i1.610

Abstract

Lima tahun pertama kehidupan adalah periode yang paling peka terhadap lingkungan, sehingga balita disebut "Masa Keemasan", "Jendela Peluang" dan "Periode Kritis". Sehingga apabila masa tersebut tidak dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya akan mengganggu perkembangan anak balita dan sangat mempengaruhi keberhasilan anak dalam proses pertumbuhan selanjutnya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui Gambaran Perkembangan Motorik Halus Pada Balita Usia 3-5 Tahun di PAUD Al-Usman Desa Pelem Desa Kertosono Kecamatan Nganjuk. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan desain penelitian survei deskriptif. Populasi dalam penelitian ini adalah anak usia 3-5 tahun di PAUD Al-Usman yang berjumlah 53 Balita. Metode pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan simple random sampling, sejumlah 37 responden. Teknik pengumpulan data menggunakan lembar observasi, dengan menggunakan analisis Univariat. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dari 37 anak usia 3-5 tahun, perkembangan motorik halus 27 anak (73%), Ragu-ragu 7 anak (18,1%) dan menyimpang 3 anak (8,9%). Berdasarkan uraian di atas dapat disimpulkan bahwa sebagian besar perkembangan motorik halus pada Balita usia 3-5 tahun di PAUD Al-Usman Nganjuk sudah sesuai.
Pemberdayaan Masyarakat dengan Deteksi Dini Hipertensi pada Lansia Eka Deviany Widyawaty; Alis Nur Diana; Elis Fatmawati
Health Care : Journal of Community Service Vol. 2 No. 1 (2024)
Publisher : Rena Cipta Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62354/healthcare.v2i1.5

Abstract

Tingginya kasus hipertensi di Desa Mlajah disebabkan dari berbagai faktor risiko baik yang dapat dikendalikan maupun faktor yang tidak dapat dikendalikan. Angka hipertensi akan terus meningkat jika tidak adanya kesadaaran diri dari individu. Salah satu cara membentuk dorongan bagi masyarakat untuk meningkatkan kesadaran dirinya dengan diberikan edukasi. Program Pemberdayaan masyarakat dalam upaya pemantauan kejadian hipertensi yang kami laksanakan ini terdiri dari kegiatan pemberian edukasi dan melakukan pengukuran tekana darah. Untuk melihat keberhasilan dari program ini dari hasil pre-post test, dari hasil pre-test yang memiliki pengetahuan baik terkait hipertensi lebih banyak (82,6%) dibandingkan dengan masyarakat yang memiliki pengetahuan kurang terkait hipertensi (17,4%). Setelah diberikan penyuluhan kami memberikan post-test, dari hasil ini didapatkan pengetahuan masyarakat 100%.
PKM Revitalisasi Lumbung Pangan dalam Menghadapi Krisis Pangan di Masa Depan Chusnul Zulaika; Ambar Dwi Erawati; Mona Tiorina Manurung; Eka Deviany Widyawaty; Joko Tri Haryanto
Health Care : Journal of Community Service Vol. 2 No. 1 (2024)
Publisher : Rena Cipta Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62354/healthcare.v2i1.22

Abstract

Lumbung pangan dimanfaatkan sebagai upaya ketahanan pangan dan mengingat kembali dampak pandemi covid yang telah berlalu maka dilakukan kembali lumbung pangan dengan memanfaatkan pekarangan sekitar untuk memenuhi kebutuhan gizi warga RT 06. Upaya yang dapat dilakukan untuk melakukan revitalisasi lumbung pangan adalah menggalakan kembali lumbung pangan yang sudah ada. Tujuan dari revitalisasi lumbung pangan untuk memperbarui dan memperkuat system penyimpanan pangan tradisional guna meningkatkan ketahanan pangan dan kesejahteraan warga RT 06. Solusi dalam menangani permasalahan yang terdapat di mitra antara lain melaksanakan kegiatan pendampingan yang di isi dengan penyuluhan tentang lumbung pangan, melakukan survey untuk menilai kondisi lumbung pangan yang ada, Dari hasil PkM yang telah dilakukan di dapatkan hasil Kegiatan pengabdian kepada masyarakat mengenai revitalisasi lumbung pangan sudah terlaksana dengan baik. Peningkatan pengetahuan tentang lumbung pangan pada kelompok ibu ibu PKK RT 06 RW 09 Kelurahan Gondoriyo.
Pemberdayaan Keluarga dan Masyarakat dalam Pencegahan dan Aplikasi Akupunktur pada Nyeri Muskuloskeletal di Bibis Luhur Nusukan Banjarsari Surakarta Purwanto; Eka Deviany Widyawaty; Rifki Ahmad
Health Care : Journal of Community Service Vol. 2 No. 2 (2024)
Publisher : Rena Cipta Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62354/healthcare.v2i2.25

Abstract

MSDs (Musculoskeletal Diseases) are disorders of the musculoskeletal system, including joints, nerves, muscles, and the spine, often caused by unnatural work activities. These pains can be managed through various methods such as medication, relaxation therapy, physical therapy, and acupuncture, which is recognized by The National Institutes of Health as an effective complementary therapy. In Bibis Luhur RW XXII, many residents complain of pain, particularly in the lower back, shoulders, spine, and knees, caused by illness, physical activity, work, or age factors. Community service activities were conducted using counseling methods on the types of musculoskeletal pain, their causes, and how to manage them. Additionally, demonstrations of muscle and joint stretching, as well as acupuncture services and the application of pain relief oil, were provided. The results showed that of the 22 participants, the majority were aged 60-64 years and complained of pain in the arms and legs. The therapy conducted successfully reduced the average pain scale from 5.0 in the first session to 2.1 in the fourth session. In conclusion, this community service was effective in increasing residents' knowledge about musculoskeletal pain and reducing pain intensity among the residents of Bibis Luhur RW XXII, Surakarta.
Electroacupuncture Therapy for Post-Stroke Speech Disorder with Yang Liver Hyperactivity Syndrome Zaimatus Sofia; Heni Nur Kusumawati; Eka Deviany Widyawaty
Indonesian Journal of Acupuncture Vol. 2 No. 1 (2024)
Publisher : HAKTI : Indonesian Acupuncture Therapists Association

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62354/ijoa.v2i1.19

Abstract

Stroke is a condition when blood flow in certain areas of the brain suddenly occurs damage to some brain cells which then experience death due to impaired blood flow due to blockage or rupture of brain blood vessels. One of the signs of symptoms arising from stroke is a speech disorder. Objective: To determine the effectiveness of electroacupuncture therapy with Tiantu points (CV 22), Lianquan (CV 23), Dicang (ST 4), Jianche (ST 6), Hegu (LI 4), Tongli (HT 5), (SP 6), Taixi (KI 3), Xingjian (LV 2), Taichong (LV 3) and additional therapy using scalp acupuncture in patients with post-stroke speech disorders. Management of post-stroke speech disorders by electroacupuncture methods at Tiantu (CV 22), Lianquan (CV 23), Dicang (ST 4), Jianche (ST 6), Hegu (LI 4), Tongli (HT 5), (SP 6), Taixi (KI 3), Xingjian (LV 2), Taichong (LV 3) and additional therapy using scalp acupuncture. The principle of therapy in this case is to strengthen Yin, calm the Heart, and improve the circulation of Qi and blood. Therapy is carried out in as many as 6 therapy sessions. The result measurement indicator uses the Barthel Index form. Electroacupuncture therapy as many as 6 therapy sessions is effective to increase the comfort of patient activities and the changes that occur are very significant.
Effectiveness of Acupuncture Therapy Combination with Moringa Leaf Mask on the Degree of Acne Vulgaris Lesions in Students of the Acupuncture Department of Surakarta Health Ministry Polytechnic Mufidah, Hilyatul Ilmi Al; Putri, Kurnia Eka; Widyawaty, Eka Deviany
Indonesian Journal of Acupuncture Vol. 2 No. 2 (2024)
Publisher : HAKTI : Indonesian Acupuncture Therapists Association

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62354/ijoa.v2i2.33

Abstract

Acne Vulgaris is a disease condition that causes inflammation of the skin area in the form of blackheads, papules, pustules, and nodules. The prevalence of acne vulgaris in Indonesia is third ranks with more than 85% experienced by teenagers. The research method with Quasi-Experimental Pretest-Posttest two-group designs with a total sampling technique with 38 respondents. In this study was divided into two groups, group I acupuncture therapy with local facial points combined with moringa leaf masks and group II acupuncture therapy with local points LI 4 Hegu, LI 11 Quchi, ST 36 Zusanli combined with moringa leaf masks. The degree of acne vulgaris lesions was measured before and after 10 treatments.This research was conducted at the Acupuncture Department of Surakarta Health Ministry Polytechnic from February 5, 2024, to March 11, 2024. The results of the Wilcoxon test showed significant changes in the degree of acne vulgaris lesions in groups I and II with a value of <0.05 (0.000). While the Mann-Whitney test obtained a Sig value. (2-tailed) p= 0.00. With an average change value in group I of 26.71 and group II of 12.29, it is concluded that acupuncture therapy with local facial points combined with moringa leaf masks is more effective than acupuncture therapy at points LI 4 Hegu, LI 11 Quchi, ST 36 Zusanli combined with moringa leaf masks on the degree of acne vulgaris lesions. The conclusion, acupuncture therapy with local facial point combined with moringa leaf masks showed effective results in reducing the degree of acne vulgaris lesions
Pengembangan sediaan pangan fungsional dari ubi jalar kuning (Ipomoea batatas L.) sebagai imunomodulator balita dalam upaya pencegahan stunting di Wilayah Kerja Puskesmas Tlanakan Rahmawati, Sylvina; Octaviana, Lianita Primi; Widyawaty, Eka Deviany
JURNAL ILMIAH OBSGIN : Jurnal Ilmiah Ilmu Kebidanan & Kandungan P-ISSN : 1979-3340 e-ISSN : 2685-7987 Vol 16 No 4 (2024): DESEMBER
Publisher : NHM PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36089/job.v16i4.2394

Abstract

Stunting adalah hambatan pertumbuhan linier pada balita yang terjadi karena kurangnya gizi dan nutrisi selama setidaknya 1000 hari pertama kehidupan. Salah satu kabupaten prioritas stunting yaitu Kabupaten Pamekasan yang menempati urutan ke dua tertinggi prevalensi balita stunting di Jawa Timur yaitu sebesar 38,7%. Ubi jalar merupakan bahan pangan lokal yang berlimpah ketersediannya, selain itu merupakan sumber karbohidrat non beras tertinggi keempat setelah padi, jagung, dan ubi kayu. Ubi jalar kuning ini mempunyai potensi besar sebagai sumber makanan dan minuman fungsional seiring dengan makin tingginyakesadaran masyarakat khususnya balita stunting. Tujuan pada penelitian ini adalah mengetahui pengaruh pemberian sediaan pangan fungsional dari ubi jalar kuning (Ipomoea batatas L.) sebagai imunomodulator balita dalam upaya pencegahan stunting di Wilayah Kerja Puskesmas Tlanakan. Penelitian ini menggunakan desain penelitian quasi eksperimental pre and post test design untuk menilai pengaruh pemberian Formulasi taro milk terhadap panjang badan dan berat badan balita gizi kurang. Sampel dalam penelitian ini adalah balita dengan gizi kurang yang memenuhi kriteria inklusi di Wilayah Kerja Puskesmas Tlanakan sebanyak 30 orang. Uji Statistik yang digunakan Uji Paired T test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian Taro Milk memiliki pengaruh signifikan terhadap perubahan panjang badan dan berat badan balita. Uji t untuk perubahan panjang badan (t = -6.952, p = 0.000) dan berat badan (t = -16.401, p = 0.000) menunjukkan bahwa kedua variabel tersebut mengalami perubahan yang signifikan (p < 0,05), yang mengindikasikan bahwa pemberian Taro Milk berkontribusi dalam peningkatan status gizi balita. Kesimpulan dari penelitian ini adalah taro milk efektif dalam meningkatkan BB balita gizi kurang di Puskesmas Tlanakan.
STUDI KUANTITATIF TENTANG HUBUNGAN MINAT IBU HAMIL DALAM MENGKONSUMSI TABLET FE DENGAN KEJADIAN ANEMIA Eka Deviany Widyawaty
Health Care Media Vol 4 No 1 (2020): JURNAL HEALTH CARE MEDIA
Publisher : ITKM WIDYA CIPTA HUSADA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70633/2721-6993.151

Abstract

Anemia is defined as a Hb level <11 g / dl in trimesters II and III. Based on WHO report (2013), MMR in the world is caused by preeclampsia 28%, bleeding 27%, eclampsia 14%, abortion 8%, infection 11%, delivery complication 9%, embolism 14%, anemia 51%. To determine the relationship of interest of pregnant women in consuming Ferrous Sulfat oral with anemia. Method: This study uses a quantitative approach with a cross-sectional study design, with analytic design. The subjects of TM II and III pregnant women were 36 people. The research instrument uses questionnaires and Health Card. The sampling technique uses total sampling technique. Statistical tests using Chi Square. The interest of pregnant women in consuming Fe tablets was 29 respondents with a high category (80.6%), respondents who were anemic 7 respondents (19.4%). Chi Square test analysis is known, r count = 5,063a. And ρ value = 0, 024 shows that r count of 5.063a> r table at df = 1 is 0.3291 then H0 is rejected so it can be concluded that the interest of pregnant women in consuming Fe tablets affects the incidence of anemia. Pregnant women who are obedient in consuming Fe tablets do not have anemia.