Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

The Decline in Generation Z Marriage Rates: Ma’ālāt Al-Af’āl Perspective Ahmad Muflihul Wafa; Muhammad Harfin Zuhdi
al-Afkar, Journal For Islamic Studies Vol. 8 No. 2 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Fakultas Agama Islam Indramayu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/afkarjournal.v8i2.1410

Abstract

As a religion that is rahmatan lil 'alamin, Islam has determined that the only way to legally fulfill a person's biological needs is through marriage. Based on data from the Central Statistics Agency in 2024, the marriage rate in Indonesia is decreasing. Marriage in this decade is theoretically a generation, Gen Z is the ideal generation to get married. However, based on BPS data, Gen Z is actually postponing marriage. The reasons for Gen Z vary from factors of Globalization, Covid-19, to the shadow of divorce. The study used qualitative methods to explore the causes of marriage postponement by Gen Z. Maalaatul afal comes as a paradigm of legal instruments to assess marriage postponement. Postponement of marriage is permitted in maalaatul afal when it has reasons that are justified according to sharia.
Knitting Love, Resolving Disputes: The Best Design for A Sustainable Settlement of Islamic Law Ahmad Muflihul Wafa; Muhammad Harfin Zuhdi
Edumaspul: Jurnal Pendidikan Vol 7 No 2 (2023): Edumaspul: Jurnal Pendidikan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Enrekang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33487/edumaspul.v7i2.7404

Abstract

Prinsip-prinsip dasar hukum keluarga Islam menjadi pilar utama dalam membentuk dasar penyelesaian konflik keluarga. Prinsip kesepakatan dan musyawarah menjadi fondasi, di mana setiap keputusan dalam keluarga diupayakan melalui diskusi bersama untuk mencapai kesepakatan yang adil. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk menganalisis implementasi dan efektivitas rancangan terbaik dalam penyelesaian sengketa hukum keluarga Islam dapat meningkatkan keberlanjutan hubungan keluarga dan memperkuat ikatan cinta di antara anggota keluarga dan mengetahui hambatan dan tantangan yang dihadapi dalam menerapkan rancangan terbaik untuk penyelesaian hukum keluarga Islam, dan bagaimana dapat mengatasi hambatan tersebut agar sistem penyelesaian sengketa menjadi lebih efisien dan berkelanjutan. Metode penelitian ini adalah Studi Literature Review. Setelah proses screening, sebanyak 5 artikel dipilih untuk melanjutkan ke tahap selanjutnya. Tahap berikutnya adalah evaluasi kualitas artikel, di mana setiap artikel diperiksa untuk memastikan keandalan dan kualitasnya. Hasil penelitian adalah Dengan meresapi prinsip-prinsip hukum Islam ke dalam proses penyelesaian sengketa keluarga, diharapkan dapat tercipta lingkungan hukum yang tidak hanya adil, tetapi juga mendukung keberlanjutan dan keharmonisan hubungan keluarga dalam bingkai nilai-nilai Islam.