Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search
Journal : Jurnal Health Reproductive

EFEKTIVITAS PENYULUHAN TANDA BAHAYA KEHAMILAN TERHADAP PENINGKATAN PENGETAHUAN PADA IBU HAMIL DI DESA PASIRMULYA KABUPATEN BANDUNG TAHUN 2015 Dewi, Ni Nyoman Sri Artina; Sitepu, Neneng Yelis br.
JURNAL HEALTH REPRODUCTIVE Vol 2 No 2 (2017): Jurnal Health Reproductive
Publisher : UNIVERSITAS SARI MUTIARA INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Deteksi dini gejala dan tanda bahaya kehamilan dapat dilakukan dengan upaya memberikan pendidikan kesehatan melalui penyuluhan kepada ibu hamil, sehingga ibu hamil siap dan mengerti perubahan yang terjadi pada dirinya. Jika sejak dini ibu hamil diberikan bekal atau informasi tentang tanda – tanda bahaya kehamilan maka diharapkan dapat meningkatkan kewaspadaan ibu pada saat hamil. Jenis penelitian ini adalah Pre-eksperiment. Penelitian ini menggunakan kuesioner. Rancangan penelitian ini menggunakan rancangan penelitian One Group Design Pretest-Postest, yaitu suatu penelitian untuk melihat perbedaan sebelum dan sesudah diberikan treatment. Adapaun tujuan penelitian adalah untuk mengetahui efektifitas Penyuluhan Tanda Bahaya Kehamilan efektif Terhadap Peningkatan Pengetahuan Pada Ibu Hamil. Penelitian ini dilakukan di Desa Pasirmulya Kabupaten Bandung Jawa Barat . Waktupenelitian dilaksanakan pada bulan Oktober 2015 – Januari 2016. Populasi pada penelitian ini adalah semua ibu hamil di Desa Pasirmulya Kabupaten Bandung Jawa Barat yaitu 50 ibu hamil, teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling. Untuk mengetahui tingkat pengetahuan ibu hamil dengan uji Paired t-test. Dari hasil penenlitian ini dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh penyuluhan tanda bahaya kehamilan terhadap peningkatan pengetahuan pada ibu hamil (p-value=0.00) Hasil penelitian ini dapat digunakan sebagai masukan kepada para masyarakat khususnya ibu hamil agar selalu berperan aktif dan mengikuti penyuluhan dalam upaya meningkatkan pengetahuan terhadapat tandatanda bahaya kehamilan.
FAKTOR – FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PENGETAHUAN TERHADAP TANDA – TANDA BAHAYA KEHAMILAN DI DESA PASIR MULYA KABUPATEN BANDUNG TAHUN 2015 Dewi, Ni Nyoman Sri Artina; Br. Sitepu, Neneng Yelis; Lola, Lola; Samosir, Theresia
JURNAL HEALTH REPRODUCTIVE Vol 1 No 2 (2016): Jurnal Health Reproductive
Publisher : UNIVERSITAS SARI MUTIARA INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Angka kematian ibu di ASEAN tergolong paling tinggi di dunia. WHO memperkirakan sementara total AKI dan AKB di ASEAN sekitar 170.000 dan 1,3 juta per tahun. Sebanyak 98% dari seluruh AKI danAKB di kawasan ini terjadi di Indonesia, Bangladesh, dan Myanmar. Data menurut Kementrian Kesehatan pada 2013 menunjukkan jumlah Ibu yang meninggal karena kehamilan dan persalinansebanyak 5019. Desain penelitian deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional study yang dimaksud untuk mengetahui faktor – faktor yang mempengaruhi pengetahuan ibu terhadap tanda – tanda bahaya kehamilan. Penelitian ini akan dilakukan di Desa Pasirmulia kecamatan Banjaran Kabupaten Bandung. Penelitian ini telah dilakukan pada bulan November 2015 – Februari 2016. Populasi yangdigunakan dalam penelitian ini adalah semua ibu hamil di Desa Pasirmulia kecamatan banjaran kabupaten Bandung selama penelitian berlangsung dan desain penelitian menggunakan total sampling berjumlah 48 orang. Analisis yang digunakan menggunakan uji Chi-Square test. Dari hasil penenlitian ini dapat disimpulkan bahwa faktor – faktor yang mempengaruhi pengetahuan ibu terhadap tanda – tanda bahaya kehamilan antara lain pendidikan (p-value= 0.00) dan dan pekerjaan (p-value=0.00) sedangkan faktor – faktor yang tidak mempengaruhi pengetahuan ibu hamil terhadap tanda – tanda bahaya kehamilan adalah dari aspek umur (p-value = 0.232) dan paritas (p-value=0.35). Hasil penelitian ini dapat digunakan sebagai masukan kepada para masyarakat di Desa Pasir Mulya kecamatan Banjaran kabupaten bandung dalam upaya meningkatkan pengetahuan terhadapat tanda- tanda bahaya kehamilan.
EFEKTIVITAS PENYULUHAN TANDA BAHAYA KEHAMILAN TERHADAP PENINGKATAN PENGETAHUAN PADA IBU HAMIL DI DESA PASIRMULYA KABUPATEN BANDUNG TAHUN 2015 Ni Nyoman Sri Artina Dewi; Neneng Yelis br. Sitepu
Jurnal Reproductive Health Vol 2 No 2 (2017): Jurnal Health Reproductive
Publisher : UNIVERSITAS SARI MUTIARA INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Deteksi dini gejala dan tanda bahaya kehamilan dapat dilakukan dengan upaya memberikan pendidikan kesehatan melalui penyuluhan kepada ibu hamil, sehingga ibu hamil siap dan mengerti perubahan yang terjadi pada dirinya. Jika sejak dini ibu hamil diberikan bekal atau informasi tentang tanda – tanda bahaya kehamilan maka diharapkan dapat meningkatkan kewaspadaan ibu pada saat hamil. Jenis penelitian ini adalah Pre-eksperiment. Penelitian ini menggunakan kuesioner. Rancangan penelitian ini menggunakan rancangan penelitian One Group Design Pretest-Postest, yaitu suatu penelitian untuk melihat perbedaan sebelum dan sesudah diberikan treatment. Adapaun tujuan penelitian adalah untuk mengetahui efektifitas Penyuluhan Tanda Bahaya Kehamilan efektif Terhadap Peningkatan Pengetahuan Pada Ibu Hamil. Penelitian ini dilakukan di Desa Pasirmulya Kabupaten Bandung Jawa Barat . Waktupenelitian dilaksanakan pada bulan Oktober 2015 – Januari 2016. Populasi pada penelitian ini adalah semua ibu hamil di Desa Pasirmulya Kabupaten Bandung Jawa Barat yaitu 50 ibu hamil, teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling. Untuk mengetahui tingkat pengetahuan ibu hamil dengan uji Paired t-test. Dari hasil penenlitian ini dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh penyuluhan tanda bahaya kehamilan terhadap peningkatan pengetahuan pada ibu hamil (p-value=0.00) Hasil penelitian ini dapat digunakan sebagai masukan kepada para masyarakat khususnya ibu hamil agar selalu berperan aktif dan mengikuti penyuluhan dalam upaya meningkatkan pengetahuan terhadapat tandatanda bahaya kehamilan.
FAKTOR – FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PENGETAHUAN TERHADAP TANDA – TANDA BAHAYA KEHAMILAN DI DESA PASIR MULYA KABUPATEN BANDUNG TAHUN 2015 Ni Nyoman Sri Artina Dewi; Neneng Yelis Br. Sitepu; Lola Lola; Theresia Samosir
Jurnal Reproductive Health Vol 1 No 2 (2016): Jurnal Health Reproductive
Publisher : UNIVERSITAS SARI MUTIARA INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Angka kematian ibu di ASEAN tergolong paling tinggi di dunia. WHO memperkirakan sementara total AKI dan AKB di ASEAN sekitar 170.000 dan 1,3 juta per tahun. Sebanyak 98% dari seluruh AKI danAKB di kawasan ini terjadi di Indonesia, Bangladesh, dan Myanmar. Data menurut Kementrian Kesehatan pada 2013 menunjukkan jumlah Ibu yang meninggal karena kehamilan dan persalinansebanyak 5019. Desain penelitian deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional study yang dimaksud untuk mengetahui faktor – faktor yang mempengaruhi pengetahuan ibu terhadap tanda – tanda bahaya kehamilan. Penelitian ini akan dilakukan di Desa Pasirmulia kecamatan Banjaran Kabupaten Bandung. Penelitian ini telah dilakukan pada bulan November 2015 – Februari 2016. Populasi yangdigunakan dalam penelitian ini adalah semua ibu hamil di Desa Pasirmulia kecamatan banjaran kabupaten Bandung selama penelitian berlangsung dan desain penelitian menggunakan total sampling berjumlah 48 orang. Analisis yang digunakan menggunakan uji Chi-Square test. Dari hasil penenlitian ini dapat disimpulkan bahwa faktor – faktor yang mempengaruhi pengetahuan ibu terhadap tanda – tanda bahaya kehamilan antara lain pendidikan (p-value= 0.00) dan dan pekerjaan (p-value=0.00) sedangkan faktor – faktor yang tidak mempengaruhi pengetahuan ibu hamil terhadap tanda – tanda bahaya kehamilan adalah dari aspek umur (p-value = 0.232) dan paritas (p-value=0.35). Hasil penelitian ini dapat digunakan sebagai masukan kepada para masyarakat di Desa Pasir Mulya kecamatan Banjaran kabupaten bandung dalam upaya meningkatkan pengetahuan terhadapat tanda- tanda bahaya kehamilan.
ANALISIS FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEJADIANAANEMIA GRAVIDARUM DI PUSKESMAS KECAMATAN KALIDERES Dewi, Ni Nyoman Sri Artina; W, Lorensia Panselina; Kusmiyanti, Margaretha
Jurnal Reproductive Health Vol 10 No 2 (2025): Jurnal Health Reproductive
Publisher : UNIVERSITAS SARI MUTIARA INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51544/jrh.v10i2.6736

Abstract

Latar Belakang: Prevalensi anemia pada ibu hamil di DKI Jakarta masih tinggi (43,5%). Anemia kehamilan dipengaruhi oleh berbagai faktor, seperti pola makan, jarak kehamilan, asupan zat besi, KEK, status gizi, infeksi, usia, kepatuhan konsumsi tablet Fe, serta tingkat pengetahuan dan sosial ekonomi. Kurangnya pengetahuan dan sumber informasi turut berperan dalam tingginya kejadian anemia. Pencegahan anemia dapat dilakukan melalui perbaikan pola makan, konsumsi makanan bergizi seimbang, dan kepatuhan mengonsumsi tablet tambah darah minimal 90 tablet selama kehamilan Tujuan: untuk melihat faktor – faktor yang berpengaruh terhadap kejadian anemia pada ibu hamil di Puskesmas Kecamatan Kalideres. Metode: menggunakan desain deskriptif korelatif dengan pendekatan cross sectional dengan teknik accidental sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner untuk menilai pengetahuan dan sumber informasi ibu hamil tentang anemia gravidarum. Jenis data yang dikumpulkan pada penelitian ini adalah data primer dengan menggunakan alat pengukuran atau alat pengambil data, langsung pada subyek sebagai sumber informasi yang dicari.   Hasil: 95 ibu hamil di Puskesmas Kecamatan Kalideres menunjukkan bahwa sebagian besar responden tidak mengalami anemia (74,7%), sedangkan 25,3% mengalami anemia. Mayoritas ibu hamil berada pada usia reproduktif (83,2%), berstatus nullipara (46,3%), tidak bekerja (69,5%), dan memiliki pengetahuan yang baik tentang anemia gravidarum (91,6%). Kesimpulan: adanya hubungan antara umur, paritas, pengetahuan, kepatuhan konsumsi tabet Fe dan sikap pada ibu hamil di Puskesmas Kecamatan Kalideres terhadap anemia gravidarum dan Faktor yang paling dominan mempengaruhi kejadian anemia gravidarum di Puskesmas Kecamatan Kalideres adalah dengan Odds Ratio terbesar, yaitu variabel sikap dengan nilai p value 0.006 (< 0. 05) dan OR 5.071