Wahyu Nurrohman
Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

EFEKTIFITAS MEDIA PEMBELAJARAN DARING DIMASA PANDEMI PADA PERKULIAHAN PAI DI IAIN SALATIGA Hairun Hasanah Sagala; Muh Wasith Achadi; Guntur Cahyono; Wahyu Nurrohman
ISTIGHNA: Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Islam Vol 5, No 1 (2022): Edisi Januari
Publisher : stit-islamic-village

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33853/istighna.v5i1.212

Abstract

Abstract: This study aims to categorize the effectiveness of the media used during online learning, which we know that many students complain about online learning so that it makes learning ineffective, with descriptive qualitative methods by describing data related to the effectiveness of online learning media in pandemic period. Data collected via Googleform online students of the Salatiga State Islamic Institute of Islamic Education Department. The results showed that the most effective media during online lectures was Whatsapp media by 92% and Whatsapp media was also the recommended media for online lectures 80% of students considered Whatsapp media to be a medium that could adapt to the student's circumstances.Keywords: Effectiveness, Learning Media, Online LectureAbstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengkategorikan efektifitas media-media yang digunakan selama pembelajaran daring, yang kita ketahui banyak mahasiswa yang mengeluh akan pembelajaran daring sehingga membuat pembelajaran tidak efektif, dengan metode kualitatif deskriftif dengan menjabarkan data-data yang berkaitan dengan efektifitas media pembelajaran daring di masa pandemi. Data yang di kumpul melalui Google form online kepada mahasiswa/i Intitut Agama Islam Negeri Salatiga Jurusan Pendidikan Agama Islam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media yang paling efektif selama perkuliahan daring yaitu media Whatsapp sebesar 92% dan media Whatsapp juga menjadi media yang direkomendasikan untuk perkuliahan daring sebesar 80% mahasiswa menganggap media Whatsapp adalah media yang bisa menyesuaikan dengan keadaan mahasiswa tersebut.Kata kunci: Efektifitas, Media Pembelajaran, Perkuliah Daring
EVALUASI PROGRAM PEMBELAJARAN TAHFIDZ QURAN DI MASA PEMBELAJARAN PANDEMI COVID-19 Wahyu Nurrohman; Andi Prastowo
Jurnal PAI Raden Fatah Vol 4 No 1 (2022): Jurnal PAI Raden Fatah
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Ilmu Tarbiyah Dan Keguruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19109/pairf.v4i1.9063

Abstract

The Covid-19 virus pandemic that has shaken the world has affected all aspects of life, whether political, economic, social, and educational. During this Pandemic, many schools were forced to close and forced to go online. In the new order era, several pesantren were opened and learning was conducted offline (outside the network). One of them is Pesantren Tahfiz Daarul Quran Takhasus II Cikarang. Pondok Pesantren Tahfiz Daarul Qur'an Takhasus II Cikarang is an Islamic boarding school whose focus of learning is memorizing the Qur'an. At the beginning of the pandemic, Islamic boarding schools adopted a policy of repatriating their students as an effort to prevent the spread of the virus and carry out online learning (on the network). The result of this study is that learning tahfiz during the pandemic, both offline and online, is carried out using the sorogan and sima'i techniques. The difference is when online, the allocation of study time is reduced to 2 meetings via WhatsApp Video Call. And when offline learning, tahfiz returns to 4-5 meetings with students using masks and health protocols. The conclusion of this study is that offline Tahfiz learning is more effective than online Tahfiz learning, this can be seen based on the quantity of memorization and student learning motivation which is better when learning Tahfiz face-to-face or offline.
Literature Review: Pengaruh Kecerdasan Emosional Terhadap Akhlak Siswa Fina Aulika Lestari; Hairun Hasanah Sagala; Wahyu Nurrohman
EDU SOCIETY: JURNAL PENDIDIKAN, ILMU SOSIAL DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 1 No. 3 (2021): Oktober 2021 - Januari 2022
Publisher : Association of Islamic Education Managers (Permapendis) Indonesia, North Sumatra Province

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (516.767 KB) | DOI: 10.56832/edu.v1i3.150

Abstract

Pendidikan di Indonesia pada saat ini masih menganggap bahwa seorang yang cerdas adalah yang memperoleh nilai paling bagus. Sementara Kecerdasan emosional seperti sikap, kreativitas siswa, kemandirian, dan emosi, belum mendapat penilaian secara intensif, terlebih kecerdasan emosional mempengaruhi akhlak siswa yang saat ini urgen dalam persoalan pendidikan. Tujuan penelitian itu adalah untuk mengkaji pengaruh kecerdasan emosional terhadap akhlak siswa. Penelitian ini mengkaji penelitian-penelitian yang berkaitan dengan kecerdasan emosional. Penelitian ini menggunakan analisis deskriptif berdasarkan 30 publikasi jurnal yang berkaitan dengan kecerdasan emosional, sampel diambil dari jurnal yang terbit dari tahun 2011 hingga 2020. Kecerdasan emosional merupakan kemampuan seseorang untuk menerima, menilai, mengelola, serta mengontrol emosi dirinya dan orang lain di sekitarnya. Sedangkan, akhlak merupakan suatu kondisi atau sifat yang sudah ada pada jiwa seseorang dan menjadi kepribadian sehingga timbul berbagai macam perbuatan secara spontan dan mudah tanpa dibuat-buat serta tanpa perlu memikirkan sebelum bertindak. Jadi emosional yang baik, maka akan dapat mempengaruhi atau berdampak baik juga terhadap akhlak siswa.