Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

A Challenge in Parenting: The Relation Between Parenting Stress and Regulation Emotion in Parent with Preschool Children Nadhifah Nur Hafshah; Ari Pratiwi
Proceeding International Conference Of Innovation Science, Technology, Education, Children And Health Vol. 3 No. 1 (2023): Proceeding of The International Conference of Inovation, Science, Technology, E
Publisher : Program Studi DIII Rekam Medis dan Informasi Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62951/icistech.v3i1.59

Abstract

The child development process cannot be separated from the role of parenting style to children. The demands in role as a parent is often trigger stress in parenting. These demands make parent needs to be able keep carry out their roles and dealing with the stress they feel. A person ability to cope with stress is related to emotional regulation This study aims to determine the relationship between emotion regulation and parenting stress in parents of preschool children. Method: This study uses a quantitative method with a correlational approach. This study involved 111 parents with 2 – 6 years old child and taking care their children directly based in Indonesia obtained by using purposive sampling technique. The scale used to measure emotional regulation is the Emotion Regulation Questionnaire (ERQ) and for using Parenting Stress Scale (PSS).
Analisis Lokasi Pada Usaha Menengah Pasar Malam Keliling di Malang Raya Pratiwi, Ari; Prabandani, Sri Palupi
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol. 3 No. 1
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh pemilihan lokasi terhadap kesuksesan usaha pada UKM pasar malam keliling di Malang Raya. Penelitian ini menggunakan data yang diperoleh langsung dari lapangan, yakni melalui observasi langsung, wawancara, dan  dengan memberikan kuesioner kepada para pemilik usaha UKM pasar malam keliling di Malang Raya. Penarikan sampel menggunakan metode  teknik sampling jenuh dan metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah model regresi berganda.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedekatan dengan infrastruktur berpengaruh positif dan signifikan terhadap kesuksesan usaha. Sedangkan dua variabel lain yaitu lingkungan bisnis, dan biaya lokasi tidak berpengaruh terhadapa kesuksesan usaha. Hasil penelitian ini juga menunjukkan nilai adjusted R2 sebesar  44.4%. Hasil uji F menunjukkan variabel independen secara bersama-sama berpengaruh secara signifikan terhadap variabel dependen. Dari  ketiga variabel independen kedekatan dengan infrastruktur merupakan variabel yang memiliki pengaruh dibandingkan kedua variabel yang lainnya. Oleh karena itu, dalam pemilihan lokasi usahanya pemilik usaha sebaiknya lebih memperhatikan pada infrastruktur yang tersedia di lokasi yang akan  ditempati demi kenyamanan karyawan dan pengunjung. Hasil analisis ini menunjukkan perumusan strategi yang mengacu pada strategi kepemimpinan biaya menyeluruh.Kata kunci : Pemilihan lokasi, Kesuksesan usaha, Usaha jasa UKM Pasar Malam Keliling
Pengambilan Keputusan pada Laki-laki untuk Menjalin Hubungan Biseksual Simultan Oktawirawan, Dwi Hardani; Pratiwi, Ari
Mediapsi Vol 4 No 1 (2018): JUNE
Publisher : Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.mps.2018.004.01.4

Abstract

This study aimed to comprehend the decision making stages of men who practicing concurrent bisexual relationship and its contributing factors. This study used phenomenology approach by undertaking deep interview to four male subjects who are currently practicing concurrent bisexual relationship. The result of this study showed that on pre-editing stage, the subjects were faced with two choices whether having concurrent bisexual relationship or having relationship with one partner only and the four subjects chose the former one as a promising alternative. Furthermore, on the dominance testing stage, the subjects were worried if their relationship status were revealed. On the dominance structuring stage, the subjects were committed to keep their relationship secret. Moreover, decision making process was influenced by several contributing factors, such as circumstances, preferences, emotions, actions, and beliefs.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memahami tahap-tahap pengambilan keputusan pada laki-laki untuk menjalin hubungan biseksual simultan beserta faktor-faktor yang memengaruhinya. Metode yang digunakan adalah studi fenomenologi melalui wawancara mendalam terhadap empat orang subjek laki-laki yang menjalani hubungan biseksual simultan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pada tahap pertimbangan awal subjek dihadapkan pada dua pilihan antara menjalin hubungan biseksual simultan atau memilih salah satu pasangan saja dan keempat subjek memilih hubungan biseksual simultan sebagai suatu pilihan yang menjanjikan. Selanjutnya, pada tahap menguji hal dominan, yang ditemukan adalah kekhawatiran jika status hubungannya terbongkar. Akhirnya, pada tahap menata hal dominan, yang ditemukan adalah subjek berkomitmen untuk menjaga kerahasiaan hubungan. Pengambilan keputusan ini dipengaruhi oleh beberapa faktor seperti faktor lingkungan, faktor keinginan atau harapan, faktor emosi, faktor tindakan, dan faktor keyakinan.
Emotional Spiritual Quotient (ESQ) Model Sebagai Upaya Pencegahan Penyimpangan Perilaku Keagamaan Generasi Muda Darma, I Wayan Puniya Saktia; Utami, Luh Kadek Dwi; Darmawan, I Wayan Agus; Sugiariani, Ni Made Sri Ratih; Pratiwi, Ari
Pratyaksa: Jurnal Ilmu Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 1 No. 4 (2025): (Oktober)
Publisher : Samsara Institute Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The increasing prevalence of religious behavioral deviations among the younger generation requires an effective preventive method. This study aims to examine the implementation of the habituation method using the ESQ (Emotional Spiritual Quotient) model as a strategy to prevent such deviations. The ESQ model is designed as a tool for mental and spiritual engineering to build strong character and personality. This method is believed to form individuals who are free from the shackles of negative thinking, possess mental resilience in facing problems, and have the personal strength to avoid actions detrimental to themselves and others. Furthermore, this model also aims to build social strength to maintain harmonious relationships with God, other people, and the surrounding environment. These core characteristics developed through the ESQ model are identified as being able to suppress both the internal and external factors that trigger deviant behavior. Therefore, the habituation method based on the ESQ model is proposed as a comprehensive approach to preventing religious behavioral deviations in the younger generation by building an integral foundation of character and spirituality.