Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Pelatihan Analisis Spasial Menggunakan R Studio Aswi Aswi; Bobby Poerwanto; Sudarmin Sudarmin
MATAPPA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Volume 5 Nomor 1 Tahun 2022
Publisher : STKIP Andi Matappa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31100/matappa.v5i1.1396

Abstract

Pelatihan ini bertujuan untuk melatih para peserta melakukan analisis spasial dengan menggunakan software R Studio. Dalam pelaksanaannya, kegiatan terdiri dari 3 sesi yaitu sesi pendampingan instalasi software, pemberian materi, dan tanya jawab. Umpan balik yang diberikan peserta dalam hal kesesuaian materi dengan kebutuhan, kemudahan penerapan materi, sistematika penyampaian materi, dan penguasaan materi narasumber juga sangat baik.
PKM Pelatihan Literasi Data bagi Siswa dan Guru Bobby Poerwanto; Asri Ismail
MATAPPA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Volume 5 Nomor 3 Tahun 2022
Publisher : STKIP Andi Matappa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31100/matappa.v5i3.2215

Abstract

Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan peserta terkait dengan literasi numerasi khususnya pada literasi data dimana para peserta diharapkan mampu memahami dan membuat penyajian data, serta berpikir berlandaskan data dalam mempuat keputusan. Peserta pada kegiatan ini adalah guru dan siswa SMPN 3 Polewali berjumlah 45 orang. Dalam pelaksanaannya, kegiatan terdiri dari 3 sesi yaitu sesi pengarahan dan pengenalan, sesi pemberian materi, dan tanya jawab. Di akhir kegiatan, umpan balik yang diberikan peserta dalam hal kesesuaian materi dengan kebutuhan, kemudahan penerapan materi, sistematika penyampaian materi, dan penguasaan materi narasumber sangat baik.
Peningkatan Komunikasi Efektif dan Kerja Tim Melalui Outbound Training Resekiani Mas Bakar; Bobby Poerwanto; Ahmad Fudhail Madjid
INOVASI: Jurnal Hasil Pengabdian Masyarakat Vol 2, No 1 (2022): INOVASI: Jurnal Hasil Pengabdian Masyarakat
Publisher : INOVASI: Jurnal Hasil Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (908.161 KB) | DOI: 10.35580/inovasi.v2i1.33881

Abstract

Abstrak. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk membangun komunikasi efektif dan kerja tim melalui kegiatan outbound training pada karyawan PT. Garuda Indonesia kantor cabang Makassar. Outbound training adalah aktivitas bersifat experiental learning yang dilakukan dengan cara mengalami permainan yang mencerminkan simulasi dari pola maupun budaya kerja perusahaan. Para peserta diminta untuk menyelesaikan beberapa tugas dalam bentuk games, lalu kemudian dihubungkan dengan dunia kerja dan dunia persaingan dalam bidang penerbangan. Games yang diberikan juga menjadi sarana dalam memfasilitasi bagi peserta dalam mengenali potensi yang dimiliki oleh pribadi maupun kelompok, agar hambatan yang selama ini dirasakan mampu diminimalisir. Peserta menyatakan senang dengan pelaksanaan kegiatan pengabdian karena dapat memberikan penyegaran dan menambah keterampilan bagi mitra. Keterampilan yang diberikan, tidak hanya bagaimana mengembangkan strategi komunikasi yang efektif tetapi juga mendapatkan infomasi tambahan tentang kelebihan serta kelemahan masing-masing peserta dalam mengevaluasi kinerja pribadi agar lebih produktif di masa mendatang. Kata Kunci: Outbound training, komunikasi efektif, kerja tim
Efektifitas Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) MBKM dalam Meningkatkan Kompetensi Mahasiswa Khaeruddin; Bobby Poerwanto
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 14 No. 1 Februari (2025): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.1880

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat perbedaan softskills mahasiswa sebelum dan setelah melaksanakakan Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa). PPK Ormawa merupakan program pemberdayaan masyarakat yang diinisiasi oleh mahasiswa pengurus organisasi kemahasiswaan yang didanai oleh Kemdikdbudristek melalui mekanisme seleksi subproposal secara nasional. Data yang dikumpulkan merupakan data keikutsertaan mahasiswa UNM selama 3 tahun sejak 2022 hingga 2024. Metode yang digunakan dalam mengolah data yaitu statistika deskriptif, dan paired sample t-test. Hasil yang didapatkan adalah dari 30 kompetensi yang diukur terdapat perbedaan untuk beberapa kompetensi sebelum dan setelah PPK Ormawa yaitu kepedulian sosial dan toleransi dimana sebelum PPK Ormawa tingkat penguasaan mahasiswa pada skala 4 yaitu tinggi, meningkat pada skala sangat tinggi setelah PPK Ormawa. Kompetensi negosiasi, manajemen waktu, bekerja di bawah tekanan, keterampilan riset, berpikir kritis, Bahasa Inggris, dan pengetahuan di luar bidang juga meningkat dimana sebelumnya pada skala cukup, menjadi tinggi setelah melakukan PPK Ormawa. Hal ini juga didukung dengan hasil paired sample t-test yang berkesimpulan terdapat perbedaan yang signifikan antara kompetensi yang dikuasai mahasiswa sebelum melakukan PPK Ormawa dan setelah melakukan PPK Ormawa dengan nilai p-value 0,000 dan nilai alpha 0,05.
Penguatan Kompetensi Guru dalam Membangun Lingkungan Belajar Berpikir Mandiri dan Penyelidikan Kritis untuk Pembelajaran Numerasi Hardianti Hafid; Fajar Arwadi; Mohammad Ardani Samad; Isma Muthahharah; Bobby Poerwanto
ADMA : Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2026): ADMA: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Mayarakat
Publisher : LPPM Universitas Bumigora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30812/adma.v7i1.5221

Abstract

Penguatan numerasi menjadi salah satu prioritas dalam peningkatan kualitas pendidikan dasar. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memberdayakan guru SDI Sero dalam menciptakan lingkungan belajar yang mendorong keterampilan berpikir mandiri, pengambilan risiko, dan penyelidikan kritis dalam pembelajaran numerasi level cakap dan mahir. Kegiatan dilaksanakan melalui dua bentuk utama: pelatihan dan pendampingan. Materi pelatihan mencakup penciptaan lingkungan belajar numeratif yang aktif serta pemahaman hubungan antar topik matematika dan keterkaitannya dengan mata pelajaran lain. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa peserta merasa sangat puas terhadap pelatihan yang diberikan dan mengalami peningkatan pemahaman yang signifikan. Guru juga mulai mampu menyusun strategi pembelajaran numerasi yang lebih kontekstual dan integratif. Kegiatan ini tidak hanya memperkuat kompetensi profesional guru, tetapi juga membuka ruang kolaborasi antara sekolah dan perguruan tinggi dalam mendukung budaya pembelajaran numeratif di lingkungan sekolah dasar. Keberhasilan ini diharapkan menjadi model pengembangan kompetensi guru untuk mendukung pencapaian literasi numerasi nasional.