Putu Ratih Pravitasari
PS Ilmu Kesehatan Masyarakat Fak. Kedokteran Universitas Udayana

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Gambaran Keinginan Berpindah Kerja Karyawan Berdasarkan Komitmen Organisasional Dan Ketidakamanan Kerja Di Rumah Sakit Umum Parama Sidhi Kabupaten Buleleng Pravitasari, Putu Ratih
Community Health Vol 2 No 1
Publisher : Community Health

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (417.25 KB)

Abstract

Pertumbuhan rumah sakit dalam 20 tahun belakangan ini meningkat pesat. Hal ini menimbulkan persaingan yang semakin ketat antar rumah sakit. SDM merupakan satu-satunya aset penting organisasi yang dapat menggerakkan sumber daya lainnya. Fenomena yang seringkali terjadi adalah kinerja suatu perusahaan yang telah demikian bagus dapat terganggu, oleh berbagai perilaku karyawan yang sulit dicegah terjadinya. Salah satu bentuk perilaku karyawan tersebut adalah keinginan berpindah kerja karyawan yang berujung pada pengunduran diri karyawan. Desain penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif menggunakan rancangan cross sectional serta menggunakan metode analisa data secara kuantitatif.Sampel dalam penelitian ini adalah karyawan RSU Parama Sidhi sebanyak 56 responden. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan perilaku keluarnya karyawan selalu didahului oleh niat seseorang untuk keluar dari organisasi. Responden yang memiliki keinginan berpindah kerja berjumlah 23 orang (41,1%) sedangkan responden yang tidak memiliki keinginan berpindah berjumlah 33 orang (58,9%) kemudian responden yang memiliki komitmen organisasi berjumlah 34 orang (60,7%) sedangkan responden yang tidak memiliki komitmen organisasi berjumlah 22 orang (39,3%) dan responden yang mengalami ketidakamanan kerja berjumlah 40 orang (71,4%) dan yang mengalami rasa aman dalam bekerja berjumlah 16 orang (28,6%). Dari hasil menggunakan uji chi square pada komitmen organisasi diperoleh nilai p 0.275 (p>?) hal ini berarti komitmen organisasi tidak memiliki hubungan yang signifikan dengan keinginan berpindah kerja karyawan RSU Parama Sidhi dan untuk ketidak amanan kerja diperoleh nilai p 0.001 (p<?) hal ini berarti ketidakamanan kerja memiliki hubungan yang signifikan dengan keinginan berpindah kerja karyawan RSU Parama Sidhi Kabupaten Buleleng. Kesimpulan penelitian menunjukkan komitmen organisasi tidak memiliki hubungan yang signifikan dengan keinginan berpindah kerja karyawan RSU Parama Sidhi dan ketidakamanan kerja memiliki hubungan yang signifikan dengan keinginan berpindah kerja karyawan. Disarankan bagi pihak RSU Parama Sidhi memberikan informasi terutama terkait status kepegawaian secara teratur dengan karyawan serta meningkatkan komitmen organisasi.
KAJIAN LITERATUR TENTANG TANTANGAN DAN UPAYA PENGUATAN SUMBER DAYA MANUSIA KESEHATAN PADA FASILITAS KESEHATAN: Literature Review on the Challenges and Efforts to Strengthen Health Human Resources in Healthcare Facilities Pravitasari, Putu Ratih; Wijaya, I Wayan Septa; Rosita, Ni Putu Indah
Jurnal Sinergi Kesehatan Indonesia Vol. 3 No. 1 (2025): Jurnal Sinergi Kesehatan Indonesia
Publisher : Lentera Mitra Lestari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55887/jski.v3i1.28

Abstract

Latar Belakang: Sumber Daya Manusia Kesehatan (SDMK) merupakan salah satu subsistem penting dalam Sistem Kesehatan Nasional yang berperan krusial dalam mendukung mutu pelayanan kesehatan. Pengelolaannya di fasilitas kesehatan masih menghadapi berbagai tantangan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji tantangan dan serta upaya penguatan SDMK pada fasilitas kesehatan. Metode: Metode yang digunakan adalah literature review dengan pencarian artikel melalui Google Scholar. Hasil: Sistem manajemen SDMK masih belum optimal, dengan temuan utama meliputi distribusi tenaga kesehatan yang tidak merata, penempatan tenaga yang tidak sesuai bidang keahlian, rendahnya partisipasi dalam pendidikan dan pelatihan, serta terbatasnya pendanaan dan sarana pendukung. Kesimpulan: Diperlukan upaya strategis dalam penguatan SDMK melalui perencanaan berbasis kebutuhan, peningkatan kompetensi melalui pendidikan dan pelatihan, serta pemerataan distribusi tenaga Kesehatan.
Tantangan dan hambatan dalam implementasi puskesmas ramah disabilitas: studi kualitatif eksploratif Dwijuliasri, Kadek Ayu; Pravitasari, Putu Ratih
Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Sciences Journal Vol. 16 No. 02 (2025): Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Science Journal
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jymgp698

Abstract

Latar Belakang: Puskesmas dituntut untuk dapat memberikan akses bagi seluruh lapisan masyarakat termasuk penyandang disabilitas. Dalam penyelenggaraannya, upaya ini tidak terlepas dari berbagai tantangan dan hambatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi tantangan dan hambatan yang dihadapi puskesmas dalam penyelenggaraan puskesmas ramah disabilitas.Metode: Penelitian kualitatif eksploratif dilaksanakan November–Desember 2023 di empat Puskesmas Kota Denpasar. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan observasi, melibatkan enam informan kunci yang dipilih secara purposive. Analisis data menggunakan analisis tematik, dengan triangulasi wawancara dan observasi untuk meningkatkan validitas.Hasil: Peningkatan layanan kesehatan bagi penyandang disabilitas di puskesmas masih terhambat oleh keterbatasan tenaga kesehatan, hambatan komunikasi, serta keterbatasan ruang dan pendanaan. Berbagai strategi diperlukan untuk mengatasi tantangan tersebut, termasuk penguatan kapasitas SDM, penyediaan media komunikasi yang aksesibel, optimalisasi ruang layanan, dan diversifikasi sumber pendanaan.Kesimpulan: Temuan ini menegaskan pentingnya pendekatan komprehensif untuk mewujudkan pelayanan kesehatan yang lebih inklusif dan berkelanjutan bagi penyandang disabilitas.