Nurfadilah
Pendidikan Anak Usia Dini, Fakultas Psikologi Dan Pendidikan, Universitas Al Azhar Indonesia

Published : 22 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

PELAKSANAAN PROGRAM PEMBIASAAN KONSUMSI MAKANAN SEHAT DI DANDELION DAYCARE PLUS DEPOK Via Amalia; Nurfadilah Nurfadilah
Jurnal Anak Usia Dini Holistik Integratif (AUDHI) Vol 3, No 1 (2020)
Publisher : Prodi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36722/jaudhi.v3i1.591

Abstract

Kesehatan penting bagi perkembang dan pertumbuhan anak yang dipengaruhi oleh makanan yang anak konsumsi. Pertumbuhan dan perkembangan anak saat usia dini mempengaruhi tumbuh kembang anak sampai dewasa. Namun, kurangnya minat anak dalam konsumsi makanan sehat karena anak mulai pilih – pilih makan yang anak inginkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan pelaksanaan dalam membiasakan anak konsumsi makan makanan sehat di TPA Dandelion Daycare Plus Depok. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data wawancara, observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan model Miles and Hubermen melalui pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan pembiasaan mengkonsumsi makanan sehat, Dandelion daycare menggunakan kegiatan pembiasaan harian, metode mini garden, fun cooking, dan fieldtrip dengan media yang digunakan APE, papan tulis menu, peralatan fun cooking, media garden beserta peralatan berkebun,serta melakukan evaluasi setiap hari yang dilakukan antara educare dan orangtua melalui buku komunikasi.
PELAKSANAAN PROGRAM PARENTING DI RAUDHATUL ATHFAL PERMATA ASSHOLIHIN Endah Febyaningsih; Nurfadilah Nurfadilah
Jurnal Anak Usia Dini Holistik Integratif (AUDHI) Vol 1, No 2 (2019)
Publisher : Prodi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36722/jaudhi.v1i2.569

Abstract

Program parenting merupakan suatu bentuk kegiatan yang dilakukan untuk menyelaraskan pengasuhan dan pendidikan anak di sekolah dan di rumah. Program parenting penting didapatkan orang tua guna menambah pengetahuan terkait pengasuhan yang sesuai dengan pertumbuhan dan perkembangan anak usia dini. Tujuan penelitian ini untuk menjelaskan proses pelaksanaan program parenting dimulai dari tahap persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisa data menggunakan triangulasi teknik. Subjek penelitian ini berjumlah 5 orang terdiri dari 1 kepala sekolah, 2 guru, dan 2 orang tua murid. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa terkait proses pelaksanaan progam parenting terdiri dari: 1. Persiapan membuat perencanan program yang dibuat oleh kepala sekolah dan guru, membentuk kepanitiaan. 2. Pelaksanaan program parenting yang dilaksanakan yaitu seminar, hari konsultasi orang tua, field trip, pertemuan rutin sebulan sekali (parenting), parenting melalui aplikasi grup whatsapp diadakan sebulan sekali; 3. Evaluasi dilakukan melalui percakapan antara kepala sekolah, guru dan orang tua yang membahas mengenai narasumber, materi serta pelaksanaan kegiatan.
KESIAPSIAGAAN LEMBAGA PENDIDIKAN ANAK USIA DINI DALAM MENGHADAPI BENCANA BANJIR Annisa Purwani; Nurfadilah Nurfadilah
Jurnal Anak Usia Dini Holistik Integratif (AUDHI) Vol 1, No 1 (2018)
Publisher : Prodi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36722/jaudhi.v1i1.564

Abstract

Banjir merupakan salah satu kondisi yang membahayakan, terutama bagi Anak Usia Dini (AUD). Namun, terdapat beberapa lembaga Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) yang terletak di daerah rawan banjir. Hak anak untuk mendapatkan perlindungan tetap harus diusung meskipun lembaga PAUD berada di daerah rawan banjir. Dengan demikian lembaga PAUD perlu mengambil tindakan antisipasi, terutama pada saat musim hujan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendapatkan gambaran kesiapsiagaan lembaga PAUD dalam menghadapi bencana banjir. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Subjek penelitian dipilih menggunakan teknik purposive sampling, yaitu orang-orang yang terkait dengan kesiapsiagaan lembaga PAUD dalam menghadapi banjir. Kesiapsiagaan dikategorikan ke dalam 3 aspek yang sekaligus menjadi indikator penelitian, yaitu: (1) Aspek Struktural; (2) Aspek Non-Struktural; dan, (3) Aspek pengetahuan yang harus dimiliki oleh setiap guru dan siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesiapsiagaan di lembaga PAUD dalam menghadapi bencana banjir terlihat beragam sesuai dengan kondisi dari masing-masing lingkungan sekolah. Pada lembaga PAUD B dan C hanya memprioritaskan 1 hal, yang secara berurutan adalah, memprioritaskan keamanan peralatan sekolah dan memprioritaskan keselamatan anak dan orang tua. Sedangkan Lembaga PAUD A memprioritaskan 2 hal, yaitu memprioritaskan keamanan peralatan sekolah serta persiapan peralatan yang akan digunakan di area pengungsian sementara. Hasil penelitian juga menunjukan bahwa ketiga lembaga PAUD masuk pada kategori kurang siap siaga berdasarkan penilaian pada setiap aspek kategrisasi kesiapsiagaan.
FAKTOR PENDUKUNG DALAM PERAWATAN GIGI ANAK USIA 6-7 TAHUN Hesti Hapsari Sekarlawu; Rohita Rohita; Nurfadilah Nurfadilah
Jurnal Anak Usia Dini Holistik Integratif (AUDHI) Vol 2, No 1 (2019)
Publisher : Prodi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36722/jaudhi.v2i1.580

Abstract

Permasalahan gigi dan mulut bisa dialami oleh semua jenis umur, termasuk anak usia dini. Masalah gigi dan mulut dapat memiliki banyak dampak membahayakan bagi anak. Beberapa dampaknya adalah meningkatkan kurangnya perhatian dan membuat anak mudah terganggu oleh sekitar, dimana akan berakibat negatif pada harga diri anak dan menyebabkan kegagalan di sekolah. Secara khusus, dari 59 murid di TK Tarbiyatul Muslimin didapatkan data bahwa 89.83% anak mengalami masalah gigi, sehingga hanya 10.17% anak memiliki gigi yang sehat. Oleh karena itu, dilakukan penelitian tentang peran pengasuh dalam perawatan gigi anak. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Sumber data diperoleh dari 6 orangtua dan 3 anak melalui kegiatan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa terdapat banyak faktor pendukung perawatan gigi anak yang berbeda setiap keluarga. Namun ada 5 faktor pendukung yang sama yaitu pengalaman masalah gigi pengasuh, pemantauan, waktu luang, aturan yang jelas dan karakteristik pengasuh yang tegas. Saran yang dapat diberikan adalah agar pengasuh memiliki 5 faktor pendukung utama yaitu (a) belajar dari pengalaman, (b) melakukan pemantauan, (c) menyiapkan waktu luang, (d) membuat aturan yang jelas terkait perawatan gigi, dan (e) tegas.
PERAN PENGASUHAN ORANG TUA DALAM MENGHADAPI BENCANA BANJIR DI RAWAJATI, JAKARTA SELATAN Marsya Arsyana Pratiwi; Nurfadilah Nurfadilah
Jurnal Anak Usia Dini Holistik Integratif (AUDHI) Vol 2, No 1 (2019)
Publisher : Prodi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36722/jaudhi.v2i1.576

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui praktik pengasuhan anak usia dini dan untuk mengetahui pembagian peran ayah dan ibu kepada anak dalam menghadapi bencana banjir di Rawajati Jakarta Selatan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif dan teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data dikumpulkan dari 3 orang tua dan 1 ketua Rukun Warga (RW) kemudian dilakukan triangulasi. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa persamaan praktik pengasuhan anak usia dini pada saat bencana banjir menggunakan metode aktif, komunikasi, kedekatan, serta kekuasaan dalam praktik pengasuhan. Perbedaannya terdapat pada kontrol dan pemantauan, dukungan dan keterlibatan serta pendisiplinan. Saran dari penelitian ini adalah dilakukan studi lebih lanjut dengan responden yang lebih luas tentang praktik pengasuhan di daerah banjir atau di daerah bencana lainnya.
MENANAMKAN NILAI AGAMA PADA ANAK USIA DINI DI KELUARGA ARAB Nafisah Mufidah; Nurfadilah Nurfadilah
Jurnal Anak Usia Dini Holistik Integratif (AUDHI) Vol 2, No 2 (2020)
Publisher : Prodi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36722/jaudhi.v2i2.581

Abstract

Metode adalah suatu cara atau jalan yang harus dilalui untuk mencapai tujuan tertentu. Bagaimana orang tua menjalankan peran juga dapat dipengaruhi oleh faktor budaya. Orang tua akan mengikuti bagaimana pengasuhan yang diterapkan oleh budayanya. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Data yang diperoleh dari 6 orang tua dan 3 anak menggunakan teknik wawancara dan observasi. Kemudian data tersebut dianalisis menggunakan metode Miles dan Huberman yang meliputi pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa setiap pasangan orang tua memiliki metode dan variasinya sendiri dalam menerapkan ajaran agama kepada anaknya, yaitu metode keteladanan, metode nasihat, metode pembiasaan, dan metode hukuman. Terdapat dua saran dalam penelitian ini yang ditujukan kepada orang tua agar anak dapat tumbuh dan berkembang secara optimal, pertama, pola asuh ayah dan ibu sebaiknya selaras; kedua, orang tua hendaknya menanamkan nilai Islam secara konsisten berdasarkan ajaran agama Islam
Pengaruh Flashcard Path To Literacy terhadap Kemampuan Literasi Baca Tulis Nila Fitria; Zahrina Amelia; Nurfadilah Nurfadilah
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 6, No 5 (2022)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v6i5.2236

Abstract

Kemampuan literasi menurut persepsi orang tua menjadi tuntutan orang tua supaya anaknya bisa menulis dan membaca sejak kecil. Hal tersebut membutuhkan alternatif media dan kompetensi guru guna mengoptimalkan tumbuh kembang anak. Media yang diperlukan yaitu media yang dapat memberikan secara real, salah satunya Path to Literacy yang sudah diadaptasi menggunakan bahasa Indonesia. Penelitian ini memiliki tujuan jangka panjang yaitu bertujuan untuk pembaharuan teknik mengajar membaca dan menulis sesuai tahapan yang jelas. Diharapkan dari hasil penelitian ini dapat meningkatkan kemampuan literasi baca tulis anak usia dini dengan menggunakan media path of literacy. Penelitian ini akan melihat pengaruh media flashcard path to literacy  terhadap kemampuan literasi baca tulis dengan subjek penelitian anak usia 4-5 tahun berjumlah 10 anak dengan metode  penelitian kuantitatif eksperimen. Tahapan penelitian dimulai dari merumuskan hipotesis, merumuskan instrument, melakukan pre-test, uji coba, post test dan pembahasan.Berdasarkan hasil perhitungan uji homogenitas diketahui bahwa nilai signifikansinya 0,05 data disimpulkan tidak mempunyai nilai varian yang sama/berbeda (tidak homogen). Hal tersebut dikarenakan kemampuan literasi baca tulis tidak dapat digeneralisasikan dikarenakan stimulasi yang berbeda dari lingkungan.
PELAKSANAAN PENGASUHAN DI TAMAN ANAK SEJAHTERA Nurfadilah Nurfadilah; Rohita Rohita; Nila Fitria
Jurnal Ilmiah Visi Vol 12 No 1 (2017): VISI : Jurnal Ilmiah Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Non Formal
Publisher : Direktorat Pembinaan Guru dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Anak Usia Dini Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan bekerjasama dengan Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (208.463 KB) | DOI: 10.21009/JIV.1201.3

Abstract

Taman Anak Sejahtera (TAS) is one of the forms of social service which aims to provide treatment, care and protection to children of three months up to eight years. The purpose of this study is to describe the implementation of nurturing principles in TAS . The study was conducted in Jakarta as from August through October 2016 applying descriptive-qualitative method, with data collection techniques such as observation, interviews, and documentation. While, the data was analyzed using qualitative data analysis techniques. This research was conducted at TAS Lentera Nusantara in South Jakarta, TAS Akur Kurnia in East Jakarta, and TAS Kesuma in Central Jakarta. The selection of the three TAS is based on the consideration given by the Ministry of Social Affairs as the Department which supervises the existence of TAS. The results from this study revealed that caregivers can not provide care services that include health and nutrition, education, and care and protection in accordance with the objectives of TAS.
PENGARUH VIDEO PEMBELAJARAN INTERAKTIF MENGENAL WARNA TERHADAP KEMAMPUAN KOGNITIF ANAK Femmy Nur Assyifa; Rohita; Nurfadilah
Jurnal Ilmiah Visi Vol 15 No 2 (2020): VISI : Jurnal Ilmiah Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Non Formal
Publisher : Direktorat Pembinaan Guru dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Anak Usia Dini Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan bekerjasama dengan Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/JIV.1502.5

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat pengaruh video pembelajaran interaktif terhadap kemampuan mengenal warna pada anak usia 4-5 tahun. Metode penelitian yang digunakan adalah pre experimental dengan jenis one group pretest posttest design. Sampel yang digunakan adalah anak usia 4-5 tahun yang berjumlah 20 orang, dengan teknik pengambilan sampel menggunakan sampling jenuh. Indikator kemampuan kognitif yang digunakan adalah kemampuan mengklasifikasikan warna, kemampuan mengurutkan benda berdasarkan 5 seri warna, dan kemampuan menyebutkan warna. Teknik pengumpulan data menggunakan lembar observasi yang digunakan untuk melakukan pretest dan posttest. Analisis data dilakukan menggunakan uji normalitas, uji homogenitas, dan uji paired sample T-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang cukup signifikan pada nilai rata-rata hasil pretest dan nilai hasil posttest pada indikator mengklasifikasikan warna memiliki nilai; indikator mengurutkan benda berdasarkan 5 seriasi warna; dan indikator menyebutkan warna. Kesimpulan dari penelitian ini adalah terdapat pengaruh penggunaan video pembelajaran interaktif terhadap kemampuan mengenal warna pada anak usia 4-5 tahun.The purpose of this study was to find out the effect of interactive educational videos on children, specially aged 4-5 years, in recognizing colors. The research used pre-experimental method, with one group pre test post test design. The participants were 20 children aged 4-5 years, which recruited using saturated sampling. Indicators of cognitive abilities used in this research were focusing on the ability to classify colors, to sort objects based on 5 color series, and to name the colors. The data were collected through observation using observation sheets before and after the introduction of the interactive educational videos which was conducted for five days. Data analysis was performed using the normality test, homogeneity test, and paired sample T-test. The results showed that there was a significant difference in the mean value of the pretest and posttest results on each indicator. The conclusion of this study is that there is an effect of the use of interactive educational videos on the ability to recognize colors in children aged 4-5 years.
Pembelajaran Guru PAUD Jabodetabek: Studi Terhadap Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Pembelajaran Guru PAUD JABODETABEK Tahun 2014/2015 Fidesrinur Fidesrinur; Nurfadilah Nurfadilah; Nila Fitria
JURNAL Al-AZHAR INDONESIA SERI HUMANIORA Vol 3, No 4 (2016)
Publisher : Universitas Al Azhar Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (300.136 KB) | DOI: 10.36722/sh.v3i4.229

Abstract

Abstrak - Perkembangan pendidikan anak usia dini berkembang dengan pesat. Hal tersebut tentunya tidak lepas dari konteks pembelajaran yang dilakukan di lembaga PAUD. Konteks pembelajaran dipengaruhi oleh berbagai factor, (1)sarana prasarana,(2) tenaga pendidik, sekolah, (3) tenaga kependidikan, dan factor psikologis lainnya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui factor-faktor yang mempengaruhi pembelajaran guru PAUD Jabodetabek. Penelitian ini bersifat deskriptif analitik, yaitu data dideskripsikan dengan menggunakan statistik deskriptif, dan dimaknai secara mendalam berdasarkan perspektif emik yaitu penyajian data secara alamiah tanpa melakukan suatu manipulasi atau perlakuan terhadap subjek yang diteliti serta diperkuat melalui triangulasi data melalui observasi dan wawancara pengurus dan pendidik PAUD, orang tua, dan masyarakat sekitar sekolah. Terdapat 21 lembaga PAUD dalam penelitian ini. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan : pertama, terdapat 85% pembelajaran dilakukan dengan konteks pembelajaran klasikal, kedua, terdapat beberapa factor yang mempengaruhi pembelajaran guru PAUD, yaitu: (1) luas lahan yang tidak memenuhi standar (2) kompetensi pendidik yang kurang mengeksplore potensi anak didik (3) biaya pendidikan yang bersaing dengan lembaga PAUD lainnya dan (4) sarana prasarana yang sangat minim.Kata Kunci: Penguasaan Pembelajran, Pendekatan Pembelajaran, Pendidikan Anak Usia Dini, GuruAbstract - The development of early childhood education is growing rapidly. It certainly can not be separated from the context of learning conducted in PAUD institutions. The context of learning is influenced by various factors, (1) infrastructure, (2) educators, schools, (3) education personnel, and other psychological factors. The purpose of this study is to determine the factors that affect learning early childhood teachers Jabodetabek. This research is analytic descriptive, the data is described by using descriptive statistics, and interpreted in depth based on the perspective of emik is the presentation of data naturally without doing a manipulation or treatment of the subject under study and strengthened through triangulation of data through observation and interviews of PAUD administrators and educators, parents, and communities around the school. There are 21 PAUD institutions in this study. Based on the result of the research, it can be concluded that firstly, 85% of learning is done with the context of classical learning. Secondly, there are several factors influencing the learning of early childhood teachers: (1) the area of land that does not meet the standard (2) educative (3) educational costs that compete with other early childhood institutions and (4) infrastructure facilities are very minimal.Keyword - Learning Mastery, Learning Approach, Early Childhood Education, Teacher