Nurfadilah
Pendidikan Anak Usia Dini, Fakultas Psikologi Dan Pendidikan, Universitas Al Azhar Indonesia

Published : 22 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Pendidikan Kebencanaan Pada Lembaga PAUD Rawan Banjir di Jakarta Pusat Nurfadilah Nurfadilah; Deira Razzaaq Darsono
JURNAL Al-AZHAR INDONESIA SERI HUMANIORA Vol 6, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Al Azhar Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36722/sh.v6i1.637

Abstract

Salah satu daerah di Jakarta Pusat yang rawan terjadi banjir adalah daerah Kelurahan Bendungan Hilir (Benhil). Kelurahan Benhil dilintasi anak Kali Kerungkut yang saluran utamanya adalah Banjir Kanal Barat. Penyebab utama banjirnya adalah pada saat di Banjir Kanal Barat volume air sedang tinggi, aliran anak Kali Kerungkut menjadi tidak lancar sehingga menyebabkan volume air di anak Kali Kerungkut menjadi naik dan menyebabkan banjir di pingir-pinggir daerah aliran. Banjir ini terjadi di Benhil setiap tahun. Oleh karena itu, edukasi mengenai pendidikan kebencanaan, menjadi penting untuk dilakukan sejak dini, khususnya kepada anak-anak usia dini yang tergolong ke dalam kelompok rentan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendapatkan gambaran mengenai pendidikan kebencanaan yang dilakukan oleh guru dari beberapa lembaga PAUD yang ada di Kelurahan Bendungan Hilir. Penelitian menggunakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian mengungkap bahwa 1) guru-guru sudah mencoba memberikan pendidikan kebencanaan dengan cara yang mereka sendiri namun masih belum memanfaatkan lingkungan dan potensi sumber daya alam sekitar; 2) Pendidikan kebencanaan yang dilakukan belum jelas terlihat integrasinya dengan kurikulum pembelajaran yang dilakukan; 3) Koordinasi untuk penanganan bencana banjir dengan dinas setempat sudah dilakukan namun belum maksimal. Hal ini menunjukkan bahwa diperlukan upaya-upaya yang lebih komprehensif dan berkelanjutan untuk membantu menyiapkan guru PAUD demi terwujudnya budaya siaga, budaya aman dan budaya pengurangan risiko bencana di lembaga PAUD.Kata Kunci - Pendidikan Bencana,Kesiapsiagaan Bencana Banjir, ECE Center
Pelatihan Optimalisai Tumbuh Kembang Anak pada Orangtua Anak Usia Dini Radhiya Bustan; Nurfadilah Nurfadilah; Nila Fitria
JURNAL Al-AZHAR INDONESIA SERI HUMANIORA Vol 3, No 3 (2016)
Publisher : Universitas Al Azhar Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (362.452 KB) | DOI: 10.36722/sh.v3i3.214

Abstract

Abstrak - Mendidik dan mengasuh seorang anak tentunya membutuhkan pengetahuan akan tumbuh kembang anak. Adapun aspek perkembangan anak usia dini meliputi tiga aspek, yaitu aspek fisik, kognitif dan psikososial (Papalia & Olds, 1995). Anak usia dini adalah anak-anak yang berada pada usia 0-8 tahun. Pendidikan keorangtuaan menjadi penting bagi orangtua supaya orangtua dapat memaksimalkan perkembangan semua potensi anak, baik fisik, kognitif, maupun psikososial anak. Berdasarkan hasil penelitian pendahuluan, diperoleh hasil bahwa sebagian besar orangtua berharap memperoleh pengetahuan terkait pendidikan keorangtuaan yang dilaksanakan dalam bentuk pelatihan karena mereka masih sangat minim memperoleh informasi yang terkait dengan tatanan praktisnya. Untuk itu, kegiatan pengabdian masyarakat ini menggunakan intervensi berupa pelatihan dengan tujuan untuk mengoptimalkan tumbuh kembang anak melalui Pelatihan pada Orangtua Anak Usia Dini. Setelah melakukan pelatihan, diperoleh hasil dari kuesioner menunjukkan bahwa (1) 90% peserta pelatihan merasa bahwa materi yang dibawakan pembicara sesuai dengan kebutuhan serta materinya mudah untuk dipahami, (2) 80% peserta pelatihan berusaha mempraktekkannya dalam mengajar di lembaga PAUD atau mendidik anaknya, (3) 80% peserta pelatihan menjadi bersemangat menjalani hari-hari sebagai orangtua setelah melakukan kegiatan pelatihan ini. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa intervensi yang dilakukan tepat guna dan sesuai dengan hasil penelitian terdahulu meskipun topik yang diberikan belum menyeluruh. Oleh karena itu, perlu ada pelatihan untuk pemberian materi dasar lanjutan tentang perkembangan anak, yang mencakup aspek fisik, seni, dan moral agama. Sebagai saran selanjutnya, pelatihan yang sifatnya aplikatif terhadap permasalahan tertentu akan efektif dilaksanakan jika peserta telah memahami pengetahuan dasar secara menyeluruh. Materi tersebut sebaiknya diidentfikasi pada saat pelatihan dasar lanjutan berakhir agar tepat guna. Kata Kunci – Mengasuh anak, latihan, Anak Usia Dini Abstract – Parent needs to know about child care education to help children grow and develop their potential according their age and capability, especially in early years. Parents have to stimulate the three areas of child development, physics, cognitive, and psychosocial (Papalia & Olds, 1995). According to our preliminary research,  parents needs practical knowledge that can help them in optimizing their children at their best. The research was followed by an intervention program in a form of training. The training was begun with providing general topic, such as parent’s role in educating the children, and then continued with a specific topic such as child’s psychosocial development and child’s cognitive development. Effectivity of training was measured trough questioner. The result are (1) 90% of participants stated that the materials that were given to them is easily understood and suitable for their needs, (2) 80%  of participants have tried to practiced with the children in their institution and their home, (3) 80% of participants become highly motivated to run their role as a parent and educator for the children. It can be concluded that the intervention has been appropriate and in accordance with the results preliminary research although a given topic has not been all thorough. Therefore, there needs to do advanced training of basic materials on child development, which includes the physical, art, and moral religion topics. For further advice, the training that will be conducted later are more practical to specific issues and the material should be identified during the basic training in order to get the best benefit to the participants. Keywords – parenting, training, early childhood
Harapan Orang Tua dalam Mendidik Anak Usia Dini Radhiya Bustan; Nurfadilah Nurfadilah; Nila Fitria
JURNAL Al-AZHAR INDONESIA SERI HUMANIORA Vol 3, No 2 (2015)
Publisher : Universitas Al Azhar Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (420.931 KB) | DOI: 10.36722/sh.v3i2.205

Abstract

Abstrak - Orang tua masa kini, terutama yang berada di kota besar  semakin dihadapkan pada tantangan yang sulit dalam mengasuh dan mendidik anak karena orangtua tidak hanya menghadapi tantangan yang timbul seiring dengan perkembangan anak dalam setiap siklus kehidupannya (Carter & McGoldrick dalam Craig,1986), tapi juga harus berjuang menghadapi kondisi politik, sosial dan ekonomi yang berpotensi besar melemahkan kemampuan mereka untuk memberikan dukungan yang tepat untuk anak-anak (Evans, Judith L, 2006).  Para orangtua, khususnya orangtua yang memiliki anak usia dini memiliki banyak cara untuk mengoptimalkan peran pengasuhan mereka, salah satunya adalah dengan melibatkan asisten rumah tangga, baby sitter, ataupun dengan keluarga mereka yang lain. Akibatnya, hal ini juga mempengaruhi peran serta orangtua dalam pendidikan anak di dalam lembaga pendidikan pun menjadi berkurang meskipun banyak dari mereka yang mengetahui bahwa pendidikan anak usia dini yang pertama dan  utama terletak pada orangtua. Oleh karena itu peneliti ingin melakukan penelitian mengenai harapan orangtua terhadap pendidikan keorangtuaan. Peneliti memilih untuk fokus kepada ayah dan ibu yang bekerja serta memiliki anak usia dini (2-6 tahun) saja karena pertumbuhan dan perkembangan anak pada masa ini berlangsung sangat pesat. Penelitian ini dilakukan dengan metode kuantitatif dengan jenis penelitian survei. Kuesioner dalam penelitian ini dibuat dalam bentuk pertanyaan tertutup dan dilengkapi dengan pertanyaan terbuka untuk memperoleh informasi yang perlu diperdalam. Penelitian ini dilakukan di PAUD Al Azhar Pusat dengan populasi penelitian sejumlah 289 orang. Sementara yang diambil sebagai sampel dalam penelitian ini adalah 30 orangtua murid TK Al Azhar Pusat yang terdiri dari Toddler, Play Group, TK A, dan TK B.Pengolahan data hasil survey yang dilakukan kepada 30 orang responden yang terdiri dari Ibu (86,7%), ayah (6,7%) dan wali (6,7%) ini menggunakan analisis deskriptif. Adapun hasilnya adalah sebagai berikut : 33% kegiatan Pelatihan yang paling mungkin dilakukan, diskusi kelompok kecil dengan pakar  (17%), dilibatkan sebagai pendamping guru (13%) dan talkshow (7%). Abstract – These days parents, especially the one who lives in a big city, often faced with big challenges in caring and nurturing their children. The challenges not only about development problem as the children grown up (Carter & McGoldrick dalam Craig,1986) but also about politics, social and economy which affected the parenting’s capabilities become weaken (Evans, Judith L, 2006). Parents, especially who has preschooler children, have strategies to optimizing the parenting’s role, one of them is  by involving household assistance, baby sitter, or extended family. As the result, these also affected their involvement in children education eventhough most of them have known that parents are children’s first and primary caregiver.Those backgrounds has led us, as researchers, to do a research about Parents’s Hope in Parenting’s education. Research target are dual worker spouse who has children about 2-6 years old. Researcher choose the early childhood stage because on this stage chidren has a spurt growth and development. This survey research, is a quantitative research, which has closed questions and complimentary with open question to get deeper information The survey questions asked the parents to choose what kind of topics and forms of parenting program that they hope to be held in the earlychildhood institution. The research took place in centre Al Azhar which has total population 289 people. Data processing of this survey is descriptive analysis and has involved 30 parents  from kindergarten, toddler, and playgroup in centre Al Azhar which consist of  mothers (86,7%), fathers (6,7%) and others (6,7%) as the respondents. The findings shown that 33% of the parents are hoping for training activity, 17% hoping for small discussion group with experts, 13% hoping for collaboration with teacher’s role, and 7% hoping to have a talkshow. Keywords: Parents hope, parenting early childhood children, early childhood education
Pelaksanaan Penilaian Pembelajaran di Taman Kanak-Kanak (Studi Deskriptif pada Taman Kanak-kanak di Jakarta) Rohita Rohita; Nurfadilah Nurfadilah
JURNAL Al-AZHAR INDONESIA SERI HUMANIORA Vol 4, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Al Azhar Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (352.746 KB) | DOI: 10.36722/sh.v4i1.255

Abstract

Abstrak - Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk menggambarkan pelaksanaan penilaian pembelajaran di TK. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi serta dokumentasi. Subjek penelitian adalah lembaga pendidikan anak Taman Kanak-kanak sebanyak 3 lembaga yang dipilih dengan menggunakan teknik purposive sampling. Hasil penelitian diketahui bahwa pelaksanaan penilaian pembelajaran yang dilakukan di tiga TK di wilayah Kapuk, Cengkareng, Jakarta Barat tidak hanya penilaian harian tetapi juga melakukan penilaian semester yang dilaksanakan pada akhir semester pembelajaran, dalam waktu 2 minggu dengan durasi kegiatan 1 – 1 ½ jam untuk setiap rombongan belajar. Setiap kelompok diberi tugas berupa beberapa lembar kerja yang berisi materi sesuai aspek perkembangan anak yang merupakan kumpulan dari materi-materi pada setiap tema yang telah dibahas sebelumnya. Dari hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa 1) penilaian semester yang dilakukan di ketiga TK belum menunjukkan kesesuaian dengan prinsip-prinsip penilaian pembelajaran di TK, yaitu prinsip alami dan bermakna, otentik, holistik, individual serta multisumber dan multikonteks; 2). Guru belum memahami betul subyek penilaian yaitu anak TK usia 4-6 tahun, sehingga memberikan materi soal yang sama antara anak kelompok A dengan anak kelompok B; 3). Pemahaman mengenai sasaran penilaian masih kurang, dimana aspek yang dinilai lebih banyak pada aspek kognitif dan bahasa, serta penggunaan metode pengumpulan data berupa alat penilaian yang lebih dominan menggunakan alat penilaian tes berupa lembar kerja anak; dan 4). Pelaksanaan penilaian pembelajaran khususnya penilaian semester tidak berdampak langsung pada penentuan pembelajaran selanjutnya. Kegiatan untuk pembelajaran berikutnya diberikan dengan melakukan diskusi antar guru mengenai kegiatan apa yang akan diberikan selanjutnya. Kata Kunci - Penilaian Pembelajaran, Anak TK Abstract - This study is a qualitative descriptive research. The purpose of this study was to desribe the implementation of the learning assessment in kindergarten. The data collection methods are interview, observation and review documentation. The subjects were kindergarten teachers from 3 different institution in Kapuk, Cengkareng, West Jakarta area. Purposive sampling was chosen as a tool for sample selection.The research revealed that the implementation of learning assesment in Kapuk, Cengkareng area, not only do per day but also per semester, which conducted at the end of semester, within 2 weeks, with duration of action 1- 1 ½ hour for each learning group. Each group was given  a task in a form of worksheets which comprised developmentally appropriate lessons according the themes that has been given before. The conclusion is the assesment which has been conducted in 3 kindergarten has not indicated the congruity with learning principles in kindergarten, namely as principles of natural and meaningful, authentic, holistic individualized, resourceful and and multi context; 2) teachers has lack in understanding assesment of the children in age 4-6 years therefore the teacher has given the same matter in grup A and B; 3)Teachers also has lack of understanding about the purpose of the assesment and therefore they more focus on cognitive and language mastery and using test in a form of worksheets than other form; 4) Learning assesment, especially semesterly, has not direct impact on determining the following lessons. The following lessons will be given as the result of teacher’s discussions about the learning activity. Keywords - Learning Assesment, Kindergarten Children
Implementasi Penggunaan Jurnal Harian di Lembaga PAUD Zahrina Amelia; Nurfadilah Nurfadilah
Yaa Bunayya : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 5, No 2 (2021): Yaa Bunayya : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/yby.v5i2.7945

Abstract

Guru sangat penting peranannya dalam mengembangkan kemampuan membaca awal anak, yang aktivitasnya tampak seperti tidak berhubungan dengan menulis dan membaca tetapi berupa tingkah laku menirukan menulis dengan coretan, pura-pura membaca dari gambar. Penelitian menunjukkan bahwa kemampuan literasi dasar yang baik membantu anak untuk lebih mudah belajar membaca dan meningkatkan tingkat kesuksesan anak di sekolah. Lebih lanjut menyatakan bahwa guru dapat mendorong anak-anak, khususnya yang berusia 3-5 tahun, untuk mengomunikasikan pemikiran mereka dan mencatat ide-ide mereka namun di beberapa kelas anak usia dini, kemampuan membaca awal anak tidak terlihat. Salah satu strategi yang dapat digunakan guru untuk meningkatkan kemampuan literasi awal adalah dengan membuat buku harian (journal). Melalui buku harian anak dapat mengungkapkan pemikiran dan perasaan mengenai pembelajaran, melalui coretan ataupun gambar. Format penulisan jurnal dapat bervariasi tergantung pada kebutuhan siswa dan tujuan guru, seperti yang diungkap dalam di daerah Klaten pada tahun 2013 dan di daerah Bontang tahun 2017. Peneliti tertarik untuk melihat penerapan penggunaan buku harian di satuan PAUD daerah Bekasi dan Depok yaitu TK Islam Al-Bayan, TPA Al-Barkah, TKIT Nur Sa’adah karena keduanya menggunakan buku harian dan anak yang diminta untuk mengisinya. Tujuannya untuk mengetahui Implementasi Penggunaan Jurnal Harian Di Lembaga PAUD. Menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi Selain untuk mendapatkan gambaran, penelitian ini juga bertujuan untuk mendapatkan data kualitatif mengenai penggunaan jurnal harian di lembaga PAUD.Kata Kunci: Jurnal Harian, Pendidikan Anak Usia Dini.
Analisis Keterampilan Mengajar Mahasiswa Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini Pada Program Kampus Mengajar Nila Fitria; Astri Lestari; Nurfadilah Nurfadilah
JURNAL Al-AZHAR INDONESIA SERI HUMANIORA Vol 7, No 2 (2022): Juli 2022 (Edisi Khusus MBKM)
Publisher : Universitas Al Azhar Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36722/sh.v7i2.1046

Abstract

Kampus Mengajar Program is one of Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM)'s program which gives university student one semester opportunity in helping elementary and junior high school teachers and head master to hold teaching and learning activity affected by pandemic covid 19. The campus teaching program provides opportunities for PG PAUD students to implement teaching skills as a provision to become teachers that have been obtained in college. The research method used is descriptive with a qualitative approach which aims to analyze the teaching skills possessed by PG PAUD students during the campus teaching program. The results showed that the campus teaching program became a space for PG PAUD students to implement and develop their teaching skills. Three PG PAUD students who participated in the campus teaching program (100%) were placed in grade 1, two students (66.7%) in grade 6 and one student (33.3%) in grade 4. PG PAUD students were skilled in applying various teaching skills such as questioning skills, reinforcement skills, variation skills, explaining skills, opening and closing lessons, small group guiding skills and classroom management skills. However, students need to improve their teaching skills in managing classes and guiding small group discussions. As well as the need for coordination between students and campus teaching partners (schools) regarding cooperation to apply classroom management skills.Keywords – Kampus Mengajar Program, PG PAUD Students, Teaching Skil.
Pemanfaatan Mobile-Kesehatan Ibu Anak untuk Memantau Tumbuh Kembang Anak Usia Dini Putri Aulia Diani; Putri Wimbi Diani; Dewi Asnawiyah; Nurfadilah Nurfadilah; Nila Fitria; Rohita Rohita
Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Universitas Al Azhar Indonesia Vol 5, No 1 (2022): Desember 2022
Publisher : Universitas Al Azhar Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36722/jpm.v4i3.1305

Abstract

Suku Dinas Pendidikan Wilayah I yang menaungi 4 kecamatan di daerah Jakarta Pusat, telah melaksanakan kegiatan yang berkaitan dengan kesehatan dan pendidikan kepada para guru dan orang tua pada 4 kecamatan tersebut. Berdasarkan hasil wawancara, diketahui bahwa sejak pandemi covid-19 pemantauan tumbuh kembang anak sulit untuk dilakukan karena pembelajaran dialkukan secara online. Guru hanya memberitahu kepada orang tua untuk memberikan makanan yang sehat kepada anak. Mobile Kesehatan Ibu Anak (m-KIA) merupakan salah satu solusianya karena adalah Aplikasi Mobile yang merupakan transformasi pengembangan teknologi digital pada Buku Kesehatan Ibu dan Anak (Buku KIA). Kegiatan dilakukan secara online dan offline selama 3 hari pada bulan Desember 2021, dalam bentuk seminar, pelatihan, pendampingan dan diskusi. Hasil dari rangkaian kegiatan tersebut menunjukkan bahwa melalui m-KIA para guru dapat melakukan pemantauan tumbuh kembang anak dengan mudah.Kata kunci: Tumbuh kembang, deteksi dini, M-KIA
Pembuatan Games Edukatif Berbasis Power Point Untuk Mendukung Kemampuan Kognitif Anak Taman Kanak-kanak Rohita Rohita; Nurfadilah Nurfadilah
Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Universitas Al Azhar Indonesia Vol 4, No 3 (2022)
Publisher : Universitas Al Azhar Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36722/jpm.v4i3.916

Abstract

Pandemi Covid-19 seolah mendukung dan memaksa pendidik untuk berusaha lebih ekstra dalam meningkatkan berbagai kemampuannya, terutama dalam penguasaan IT. Program pembelajaran jarak jauh yang dilakukan secara dalam jaringan membutuhkan kemampuan guru untuk dapat menyajikan pembelajaran dengan memanfaatkan berbagai teknologi yang ada. Di sisi lain dunia anak yang dikenal dengan dunia bermain tidak bisa juga diabaikan. Perlu ada upaya untuk menciptakan suasana yang menyenangkan bagi anak untuk dapat belajar dalam sistem pembelajaran saat ini namun memperoleh pencapaian kemampuan sesuai dengan yang diharapkan. Khususnya pembelajaran untuk mendukung kemampuan kognitif anak.Solusi untuk mengatasi kondisi tersebut di antaranya dilakukan dengan meningkatkan kemampuan guru membuat games edukatif dengan menggunakan powerpoint. Kegiatan yang dilakukan pada bulan Juli-Agustus 2021 secara daring dengan jumlah peserta sebanyak 14 orang guru dengan mitra Paud Di Rumahku (PDR) 4 Jakarta Selatan. Kegiatan dilaksanakan dengan pemberian materi, penugasan dan pendampingan, presentasi dan evaluasi dengan pendekatan partisipatif. Hasil dari kegiatan ini adalah 100% peserta mampu membuat games edukatif dengan konten untuk mengembangkan kemampuan kognitif mencakup games pemecahan masalah, games berpikir logis, dan games berpikir simbolik dengan menggunakan fitur gambar, suara, dan hyperlink. Adanya games edukatif ini disambut antusias oleh anak-anak murid di masing-masing lembaga dan didukung oleh orangtua dalam penggunaannya.Kata kunci: Games edukatif, Kemampuan kognitif, Guru TK
E-Peer Support: Dukungan Psikososial Teman Sebaya Bagi Remaja di Sekolah Menengah Pertama Negeri 247 Jakarta Anisa Rahmadani; Nurfadilah Nurfadilah; Siti Rahmawati; Fathiya Shafa Rahmadina; Rosalia Indah Ramadanti
Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Universitas Al Azhar Indonesia Vol 5, No 1 (2022): Desember 2022
Publisher : Universitas Al Azhar Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36722/jpm.v5i1.1767

Abstract

Pandemi membawa banyak pengaruh terhadap tatanan hidup, termasuk kesehatan mental remaja. Selama pandemi, kegiatan sekolah dari rumah juga ternyata memiliki dampak negatif bagi psikologis remaja, mengingat kebutuhan remaja awal untuk berinteraksi dengan teman sebayanya menjadi terbatas. Kondisi kesehatan mental juga mempengaruhi proses belajar remaja. Oleh karenanya, dukungan psikososial untuk remaja menjadi penting agar remaja memiliki resiliensi selama masa endemi ini. Hasil pengabdian masyarakat menunjukkan bahwa pengetahuan peserta didik meningkat dalam mengidentifikasi sumber dukungan yang diperlukan dan dapat mengidentifikasi pihak-pihak yang dapat membantunya dalam menangani masalah menjadi lebih efektif. Kegiatan pengabdian masyarakat ini sebaiknya diwujudkan dalam bentuk program dukungan psikologis awal yang berkelanjutan dengan siswa sebagai pelaku utama untuk memberikan dukungan kepada teman sebayanya di SMPNN 247 dan dibimbing oleh guru BK.Kata kunci: E-Support, Konseling Sebaya, Psikososial, Remaja
Pengembangan Development of "My Bank" Media to Improve Beginning Mathematics Ability of 5-6 Years Old Children: Pengembangan Media “Bank-Ku” untuk Meningkatkan Kemampuan Matematika Permulaan Anak Usia Dini 5-6 Tahun Zahrina Amelia; Radhiya Bustan; Liana Mailani; Nurfadilah Nurfadilah
Jurnal Ilmiah POTENSIA Vol 8 No 1 (2023): JANUARI
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/jip.8.1.139-154

Abstract

Pengenalan matematika kepada anak usia 5-6 tahun merupakan hal yang menantang bagi pendidik untuk memperkenalkannya kepada anak. Media dalam mengenalkan matematika khususnya bagi anak usia dini saat ini lebih banyak menggunakan lembar kerja dan tidak mengenalkan secara nyata bilangan-bilangan dalam matematika permulaan. Tujuan dalam penelitian ini adalah pengembangan media “BANK-KU” untuk mengenalkan matematika permulaan bagi anak. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Berdasarkan hasil penelitian pada analisis kinerja yaitu kurang tersedia media interaktif dalam pengenalan matematika permulaan. Analisis kebutuhan berdasarkan hasil observasi dan wawancara menunjukkan rendahnya minat anak dalam pengenalan matematika permulaan khususnya berhitung. Melalui hasil tersebut maka dibuat desain media “BANK-KU” yaitu pengenalan konsep bilangan, ganjil-genap, penjumlahan sederhana secara nyata. Setelah melakukan perancangan media tersebut di validasi oleh pakar materi dan media. Masukan dari kedua pakar diperbaiki dan selanjutnya pelaksanaan implementasi, dalam implementasi pada 11 anak dengan persentase 100% terlihat dapat menggunakan media dalam pengenalan bilangan satuan, puluhan, ratusan sampai ribuan, pengenal ganjil dan genap, pengenalan penjumlahan sederhana. Terdapat beberapa kendala dalam implementasi yaitu buku panduan yang memerlukan pengembangan dan rasio jumlah anak dalam penggunaan media BANK-KU.