Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

EFIKASI EKSTRAK DAUN KIPAHIT (Tithonia diversifolia) TERHADAP MORTALITAS ULAT BAWANG (Spodoptera exigua Hubn.) Elya Hartini; Yanto Yulianto; Tini Sudartini; Erna Pitriani
Media Pertanian Vol 7, No 1 (2022): Media Pertanian
Publisher : Program Studi Agroteknologi Universitas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37058/mp.v7i1.4775

Abstract

Ulat bawang (Spodoptera exigua) merupakan hama utama yang bersifat polifag yang memiliki potensi besar dalam kerusakan pada tanaman bawang merah hingga mencapai 62,98%. Aplikasi pestisida nabati dengan bahan dasar daun kipahit (Tithonia diversifolia) menjadi salah satu bentuk pengendalian yang dapat dilakukan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas dan konsentrasi yang efektif dari ekstrak daun kipahit terhadap pengendalian hama ulat bawang. Penelitian ini bertempat di Laboratorium Proteksi Tanaman Fakultas Pertanian Universitas Siliwangi pada bulan Oktober sampai November 2021, menggunakan metode eksperimental yang didesain dalam pola Rancangan Acak Lengkap terdiri dari 6 taraf perlakuan dengan 4 kali ulangan. Konsentrasi ekstrak daun kipahit yang digunakan pada uji pendahuluan masing masing adalah 0%, 3%, 6%, 9%12% dan 15%, didapatkan LC50 yaitu 4,5% ekstrak daun kipahit, hasil konsentrasi pada uji pendahuluan digunakan untuk kegiatan uji lanjutan yaitu sebesar 0%, 4,5%, 4,5%, 6,5%, 7,5% dan 8,5%. Hasil analisis menunjukkan bahwa ekstrak daun kipahit efektif mengendalikan ulat bawang pada konsentrasi 4,5% sementara konsentrasi paling efektif untuk menurunkan aktivitas makan serta intensitas serangan adalah 7,5% ekstrak daun kipahit.
PERTUMBUHAN EKSPLAN IN VITRO ANGGREK HIBRIDA DENDROBIUM PADA BEBERAPA MEDIA DASAR DAN KONSENTRASI AIR KELAPA Adam Saepudin; Yanto Yulianto; Rida Nurul Aeni
Media Pertanian Vol 5, No 2 (2020)
Publisher : Program Studi Agroteknologi Universitas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (402.021 KB) | DOI: 10.37058/mp.v5i2.2451

Abstract

Anggrek termasuk dalam famili Orchidaceae (keluarga anggrek). Pertumbuhan anggrek padakultur jaringan ditentukan oleh banyak faktor, diantaranya media dasar dan konsentrasi airkelapa yang digunakan. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh interaksi antara media dasardan konsentrasi air kelapa yang paling baik dalam meningkatkan pertumbuhan eksplan tunasanggrek hibrida Dendrobium. Penelitian ini dilaksanakan di laboratorium kultur jaringan RHINBiotechnology Tegalega-Bandung dari bulan April sampai Juli 2019. Penelitian ini disusunberdasarkan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 2 faktor. Faktor pertama yaitu mediadasar meliputi: MS penuh (m1), ½ MS (m2), dan VW (m3). Faktor kedua yaitu konsentrasi airkelapa meliputi: 0 ml/L (k0), 50 ml/L (k1), 100 ml/L (k2), dan 150 ml/L (k3). Hasil penelitianmenunjukkan adanya interaksi antara media dasar dengan konsentrasi air kelapa terhadap saatmuncul akar, jumlah tunas, jumlah akar, jumlah daun, dan tinggi planlet. Jumlah daundipengaruhi oleh MS penuh maupun setengahnya baik interaksinya dengan air kelapakonsentrasi rendah (50 ml/L), sedang (100 ml/L), maupun tinggi (150 ml/L). Interaksi mediadasar MS dengan air kelapa konsentrasi rendah (50 ml/L) lebih berpengaruh ke peningkatanpertumbuhan akar. Peningkatan pertumbuhan tunas dan planlet lebih dipengaruhi oleh interaksimedia dasar MS dengan konsentrasi air kelapa lebih tinggi (100 ml/L dan 150 ml/L).
Effective Microorganisms Improve Nutrient Use Efficiency, Growth, and Yield of Inthanon Melon under Drip Hydroponic Ade Hilman Juhaeni; Yanto Yulianto; Leny Yuliyani; Alin Robiah Al Adawiah; Aslikh Lana Dina; Yudhi Arie Priyanto; Ikhsan Rafli Muharam
Jurnal Biologi Tropis Vol. 26 No. 1 (2026): Januari-Maret
Publisher : Biology Education Study Program, Faculty of Teacher Training and Education, University of Mataram, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jbt.v26i1.10756

Abstract

Hydroponic cultivation of melon (Cucumis melo L.) Inthanon variety is a high-income potential product, especially in Tasikmalaya. Hydroponic offers an alternative modern agriculture that has high potential in land and water use efficiency. However, this system still faces challenges in nutrient use efficiency (NU) as well as the stability of plant growth and yield. This study aims to examine the effect of Effective Microorganisms (EM) application on nutrient use efficiency, growth, and yield of Inthanon melon in the hydroponic system. The study used a Completely Randomized Design (CRD) method with 5 EM dose treatments (0, 150, 300, 450, and 600 ml/plant) and 5 replications. EM application was carried out by pouring it onto the growing medium/polybags according to the treatment dosage. Parameters observed included nutrient use efficiency, vegetative growth, and harvest yield. Based on the results, EM did not significantly affect the vegetative growth but rather affect generative growth, especially fruit weight in dose 450 ml/plant (P4). These results showed that EM can increase the yield of Inthanon melon variety.