Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Sosialisasi Kawasan Keselamatan Operasi Penerbangan (KKOP) Budi Prasetyo; Taufik Rohman; Solihin Solihin; Sundoro Sundoro; Nawang Kalbuana
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (JPKM) Langit Biru Vol 2 (2021): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (JPKM) Langit Biru
Publisher : Politeknik Penerbangan Indonesia Curug

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (633.825 KB) | DOI: 10.54147/jpkm.v2i01.451

Abstract

Sebagai salah satu peranan perguruan tinggi dalam mewujudkan Tridharma Perguruan Tinggi khususnya dibidang Penerbangan, Politeknik Penerbangan Indonesia dipandang perlu melakukan sosialisasi terkait Kawasan Keselamatan Operasi Penerbangan (KKOP) khususnya untuk masyarakat disekitar kawasan Bandar Udara. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan khususnya informasi tentang dunia penerbangan terkait dengan KKOP yang merupakan wilayah daratan dan/atau perairan dan ruang udara di sekitar bandar udara yang dipergunakan untuk kegiatan operasi penerbangan dalam rangka menjamin keselamatan penerbangan. Kegiatan ini dilaksanakan dengan metode sosialisasi kepada masyarakat sekitar Bandar Udara Budiarto dan Kawasan kampus Politeknik Penerbangan Indonesia Curug dengan melibatkan tokoh masyarakat dan pemuda pada Desa Kemuning, Kecamatan Legok, Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten selama satu hari. Pelaksanaan sosialisasi juga melibatkan Taruna Program Studi Diploma III Operasi Bandar Udara yang secara aktif menyiapkan materi didampingi para dosen dengan harapan Taruna dapat secara langsung berinteraksi dengan masyarakat sekitar di dalam menyampaikan ilmu yang telah dipelajari di kampus. Dengan adanya kegiatan Sosialisasi KKOP ini diharapkan penyebaran pengetahuan terkait KKOP di warga Desa Kemuning diharapkan mampu meningkatkan kewaspadaan masyarakat sekitar Bandar Udara Budiarto dan kampus Politeknik Penerbangan Indonesia Curug ketika beraktifitas di sekitar kawasan operasi penerbangan.
Sosialisasi Kegiatan Kawasan Keselamatan Operasi Penerbangan Di Dinas Perhubungan Kabupaten Tangerang Taufik Rohman; Hemi Pemurahardjo; Solihin Solihin; Sundoro Sundoro; Alwazir Abdusshomad
Pengmasku Vol 2 No 1 (2022)
Publisher : PT WIM Solusi Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54957/pengmasku.v2i1.140

Abstract

The role of The Indonesian Aviation Polytechnic as one of the campuses in the aviation world in curug area, Tangerang, Banten is considered necessary to carry out activities related to flight safety awareness through socialization activities of the Aviation Operations Safety Area (KKOP) for the community around the Airport area. Community Service Activities (PKM) is carried out at the Tangerang District Transportation Office and is expected to be able to provide information related to the world of aviation which includes land areas and / or waters and air space around the airport as flight operations to ensure flight safety. The activity is carried out for 1 day and uses the lecture method. In addition, cadets from the Diploma III Airport Operations Study Program are actively involved in the implementation of the program, with a view that cadets can communicate the knowledge they gain on campus directly to the surrounding community. The Tangerang District Transportation Office, where KKOP socialization activities take place, is expected to become more aware of the activities that occur in and around the flight operations area. Peran Politeknik Penerbangan Indonesia sebagai salah satu kampus di dunia penerbangan di wilayah Curug, Tangerang, Banten dipandang perlu melakukan kegiatan terkait dengan kewaspadaan keselamatan penerbangan melalui kegiatan sosialisasi Kawasan Keselamatan Operasi Penerbangan (KKOP) bagi masyarakat di sekitar area bandar udara. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini dilaksanakan di Dinas Perhubungan Kabupaten Tangerang dan diharapkan mampu memberikan informasi terkait dunia penerbangan yang meliputi wilayah darat dan/atau perairan dan ruang udara di sekitar bandara sebagai operasional penerbangan guna menjamin keselamatan penerbangan. Kegiatan dilakukan selama satu hari dan menggunakan metode ceramah. Selain itu, taruna dari Program Studi Operasi Bandara Diploma III secara aktif terlibat dalam pelaksanaan program, dengan maksud agar para taruna dapat mengkomunikasikan pengetahuan yang mereka peroleh di kampus langsung kepada masyarakat sekitar. Kantor Dinas Perhubungan Kabupaten Tangerang, tempat kegiatan sosialisasi KKOP berlangsung, diharapkan menjadi lebih sadar akan kegiatan yang terjadi di dalam dan sekitar area operasi kegiata penerbangan.
Sosialisasi Kawasan Keselamatan Operasi Penerbangan (KKOP) Budi Prasetyo; Taufik Rohman; Solihin Solihin; Sundoro Sundoro; Nawang Kalbuana
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (JPKM) Langit Biru Vol 2 (2021): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (JPKM) Langit Biru
Publisher : Politeknik Penerbangan Indonesia Curug

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54147/jpkm.v2i01.451

Abstract

As one of the roles of universities, especially in the field of Aviation, The Indonesian Aviation Polytechnic is considered necessary to conduct socialization related to the Aviation Operations Safety Zone (KKOP) especially for the community around the airport area. This community service aims to provide knowledge, especially information about the world of aviation related to KKOP which is a land area and / or waters and air space around the airport used for aviation operations in order to ensure flight safety. This activity was carried out by socialization method to the community around Budiarto Airport and The Campus area of Politeknik Penerbangan Indonesia Curug by involving community leaders and youth in Kemuning Village, Legok District, Tangerang Regency, Banten Province for one day. The implementation of socialization also involves Cadets Diploma III Study Program Airport Operations who actively prepare materials accompanied by lecturers in the hope that Cadets can directly interact with the surrounding community in conveying the knowledge that has been learned on campus. With this KKOP Socialization activity, it is expected that the dissemination of knowledge related to KKOP in kemuning villagers is expected to increase the awareness of the community around Budiarto Airport and the Campus of The Indonesian Aviation Polytechnic Curug when conducting activities around the aviation operations area
PELATIHAN SAFETY AND SECURITY AWARENESS BAGI MASYARAKAT DI SEKITAR BANDAR UDARA NGLORAM CEPU Ubaedillah Ubaedillah; Kardi Kardi; Sundoro Sundoro; Ichyu Machmiyana; Herman Susanto; Muhammad Zaky Ardiansyah
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 6 (2024): Vol. 5 No. 6 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i6.38919

Abstract

Keselamatan dan keamanan penerbangan baik itu terhadap sarana maupun prasarana penerbangan merupakan tanggung jawab bersama Pemerintah, pelaku usaha bidang penerbangan, Pengguna Jasa Penerbangan dan masyarakat sekitar Bandar Udara (Putra, 2019). Oleh karena itu pemahaman yang memadai tentang faktor-faktor yang dapat menjadi penyebab terganggunya keselamatan, keamanan penerbangan dan kelancaran pelayanan penerbangan sangat diperlukan masyarakat luas. Pemahaman masyarakat atas keselamatan dan keamanan penerbangan di sekitar wilayah kedudukan bandar udara menjadi salah satu faktor pendukung terjaminnya keselamatan dan keamanan penerbangan (Island et al., 2021). Memperhatikan pentingnya pemahaman masyarakat terhadap keselamatan dan keamanan penerbangan, dirasa perlu memberikan pelatihan Safety and Security Awareness pada warga masyarakat disekitar bandar udara Ngeloram, Cepu. Tahapan Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini berlangsung selama 5 bulan terhitung dari tahap perencanaan sampai dengan evaluasi, penyusunan laporan akhir PKM dan Publikasi. Kegiatan pelatihan akan melibatkan para pengajar yang sudah berpengalaman di bidang Safety and Security Awareness dan dilaksanakan selama 1 hari dengan materi pelatihan yang komprehensif. Diharapkan dengan pelatihan Safety and Security Awareness ini dapat meningkatkan pengetahuan, pemahaman dan kesadaran masyarakat sekitar bandara dan lingkungan strategis serta membantu bandara dalam menjaga Kawasan Keselamatan Operasi Penerbangan terkait pentingnya aspek Keamanan dan Keselamatan penerbangan.
PELATIHAN BIDANG PENERBANGAN UNTUK GURU SMK NEGERI 6 KOTA TANGERANG Kardi Kardi; Ubaedillah Ubaedillah; Sundoro Sundoro; Feri Adriansyah; Hemi Pamuraharjo; Irwan Faizal; Ichyu Machmiyana; Naila Debrina Fitrani; Ayu Kumala Pratiwi; Alamsyah Pandu Y; I Dewa Ayu Dela G
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 6 (2025): Vol. 6 No. 6 Tahun 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v6i6.54094

Abstract

Industri penerbangan nasional terus berkembang pesat, seiring meningkatnya kebutuhan akan sumber daya manusia yang kompeten dan siap menghadapi tantangan global. Peningkatan kualitas SDM belum sepenuhnya merata, terutama tenaga guru SMK pada sektor pendidikan vokasi penerbangan yang menjadi fondasi awal pembentukan tenaga kerja di bidang ini. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan guru-guru SMK Penerbangan, khususnya di SMK Negeri 6 Kota Tangerang dalam memahami regulasi penerbangan, kebandarudaraan, keselamatan, keamanan, dan aspek bisnis penerbangan. Berdasarkan analisis situasi, ditemukan adanya kesenjanganpengetahuan di kalangan guru yang berpotensi menghambat kualitas pembelajaran dan kesiapan siswa menghadapi tantangan industri penerbangan. Melalui pelatihan yang dilaksanakan secara tatap muka, para peserta memperoleh materi sesuai standar ICAO dan regulasi nasional (DGCA). Materi disampaikan oleh Dosen Program Studi Operasi Bandar Udara, Politeknik Penerbangan Indonesia Curug. Hasil evaluasi menunjukkan tingkat kepuasan yang tinggi dari peserta, baik dari aspek materi, narasumber, maupun metode penyampaian. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi dasar terbentuknya jejaring berkelanjutan antara institusi pendidikan vokasi penerbangan, serta meningkatkan kesiapan lulusan dalam menghadapi tantangan global di sektor aviasi.