Claim Missing Document
Check
Articles

Found 11 Documents
Search

Analisis Pengendalian Kualitas Liquid NaOH Dengan Metode SQC dan FMEA Pada PT. AJG Hasyim, Rahmat; Hidayat, Hidayat; Priyana, Efta Dhartikasari
INTECOMS: Journal of Information Technology and Computer Science Vol 7 No 6 (2024): INTECOMS: Journal of Information Technology and Computer Science
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/intecoms.v7i6.12801

Abstract

PT.Aneka Jasa Grhadika adalah perusahaan menggunakan sistem produksi Make to Order (MTO), Assembly to Order (ATO), dan Engineer to Order (ETO). Produknya dibuat dengan sangat mempertahankan kualitas untuk memberikan kepuasaan kepada pelanggan. PT.AJG juga bekerja di bidang Engineering, Procurement, dan Construction (EPC). Permasalahan seringkali terjadi yaitu ketidaksesuaian antara liquid NaOH yang diterima dan standar spesifikasi perusahaan selama proses pengadaan. Peneliti membicarakan untuk mengetahui apa yang menyebabkan liquid NaOH tidak sesuai dan bagaimana mengendalikan kualitas dengan benar. Penelitian ini menggunakan metode Statistical Quality Control (SQC) dan Failure Mode and Effect Analysis (FMEA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa liquid NaOH berada di luar batas kendali. Faktor manusia, metode, pengukuran, dan lingkungan adalah penyebab ketidaksesuaian liquid NaOH. Rekomendasi untuk perbaikan termasuk memberikan tugas sertifikasi keahlian kepada karyawan, mengidentifikasi supplier yang memenuhi standar pelayanan dan kualitas terbaik, berkomunikasi dengan rekanan mengenai kondisi aktual kualitas liquid NaoH, dan melakukan pemeliharaan rutin terhadap suhu liquid NaOH. Kata Kunci: Cacat, Liquid NaOH, Statistical Quality Control, Failure Mode and Effect Analysis (FMEA).
Identifikasi Tingkat Kecacatan Kemasan Mie Instant Soto Menggunakan Metode Six Sigma Dan Fmea Pada PT. Xyz Pratiwi, Aprilia Catur; Hidayat, Hidayat; Priyana, Efta Dhartikasari
INTECOMS: Journal of Information Technology and Computer Science Vol 7 No 6 (2024): INTECOMS: Journal of Information Technology and Computer Science
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/intecoms.v7i6.12840

Abstract

XYZ merupakan perusahaan yang memproduksi mie instan, dalam proses produksinya melibatkan pengemasan mie beserta tambahan bumbu sesuai dengan variasi beragam rasa. Namun, dalam proses tersebut, terjadi berbagai jenis cacat produk, seperti masalah pada suhu atau sambungan, kebocoran bumbu oil dalam kemasan, gencet bumbu, gencet mie, serta kesalahan cetak tanggal kedaluwarsa. Penelitian ini bertujuan untuk mengurangi cacat produk menggunakan metode Six Sigma dan FMEA. Berdasarkan analisis data, produk mie Instan soto memiliki nilai sigma sebesar 4,96. Selain itu, nilai RPN tertinggi ditemukan pada masalah suhu atau sambungan, dengan faktor manusia (man) sebagai penyebab utama, mencapai nilai 504. Sementara itu, kebocoran bumbu oil dalam kemasan juga memiliki nilai RPN tertinggi sebesar 576, yang juga disebabkan oleh faktor manusia (man). Kata Kunci: Mie Instan, Six Sigma, FMEA, RPN
Measurement of Physical Workload Ergonomic Risk Levels in Work Postures Using the Owas and Reba Methods at PLN UP3 Gresik Hidayati, Nurul; Hidayat, Hidayat; Priyana, Efta Dhartikasari
JTI: Jurnal Teknik Industri Vol 10, No 2 (2024): December 2024
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/jti.v10i2.31911

Abstract

This research was conducted at PLN UP3 Gresik to evaluate the sitting posture of employees and determine its alignment with ergonomic standards. The study aimed to improve employee posture to ensure a safer and more comfortable work environment. Sixteen workers participated in the study, which involved observations, interviews, and the distribution of questionnaires to identify issues related to work posture. The OWAS (Ovako Working Posture Analysis System) and REBA (Rapid Entire Body Assessment) methods were employed based on established literature. The findings revealed a mismatch between the design of tables and chairs and ergonomic requirements. According to the OWAS method, the work posture code was 2, indicating the need for corrective action. The REBA method showed angular values of 7 for group A, 4 for group B, and 8 for group C, all suggesting a need for improvement due to musculoskeletal complaints. Data were gathered through Nordic Body Map (NBM) questionnaires and photo analyses of workers' postures. The study concludes that corrective actions are necessary, recommending that the company design seats based on workers' anthropometric data and conduct periodic evaluations to ensure ongoing comfort and safety. Keywords: Ovako Work Analysis System (OWAS), Rapid Entire Body Assessment (REBA), Ergonomics, Work Posture Evaluation
Tanamkan Empati Sejak Dini Melalui Sosialisasi Stop Bullying dengan Menggunakan Animasi Briyani di UPT SDN 290 Gresik Maulidah, Nazura Ika; Rohmah, Islahfiyah Azamal; Wardani, Astrid Indah; Priyana, Efta Dhartikasari
Indonesian Journal of Community Dedication in Health (IJCDH) Vol. 5 No. 02 (2025): IJCDH Vol 05 No 02
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30587/ijcdh.v5i02.9704

Abstract

Permasalahan bullying di Sekolah Dasar merupakan masalah sosial yang berdampak serius untuk psikologis korban. Bullying umumnya dilakukan pelaku dengan maksud melukai atau menakuti korban. Kasus bullying didominasi adanya faktor keluarga (mencari perhatian di lingkungan luar rumah supaya mendapat pengakuan) dan teman sebaya (tekanan karena senioritas dalam suatu kelompok). Tujuan dari program sosialisasi di UPT SDN 290 Gresik ialah meningkatkan kesadaran siswa mengenai risiko bullying, adanya perubahan sikap positif (saling menghargai antar individu) dan menolak segala bentuk kekerasan yang terjadi di sekitarnya. Sasaran kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah siswa-siswi kelas 1-6 UPT SDN 290 Gresik, Desa Sembunganyar. Pengabdian masyarakat dengan metode wawancara, sosialisasi, dan games regulasi emosi. Hasil dari kegiatan sosialisasi “Stop Bullying” di UPT SDN 290 Gresik, Desa Sembunganyar menunjukkan adanya peningkatan dari semua aspek yakni pemahaman jenis-jenis serta dampak negatif bullying (90%); sikap saling menghargai dan menolak kekerasan di sekolah (85%); serta keberanian melaporkan kasus bullying (70%). Diharapkan guru UPT SDN 290 Gresik mendapatkan pelatihan khusus tentang penanganan bullying serta penerapan peraturan sekolah yang tegas dan konsisten supaya terciptanya lingkungan dan budaya yang positif di sekolah.
ANALISIS KUALITAS KEMASAN MINYAK GORENG DENGAN METODE SEVEN TOOLS GUNA MENGURANGI KEGIATAN REPACK DI PT.WINA GRESIK Satya Putra, Alifiansyah Rizaldy; Jufriyanto, Moh.; Priyana, Efta Dhartikasari
RADIAL : Jurnal Peradaban Sains, Rekayasa dan Teknologi Vol. 11 No. 1 (2023): RADIAL: JuRnal PerADaban SaIns RekAyasan dan TeknoLogi
Publisher : Universitas Bina Taruna Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37971/radial.v11i1.367

Abstract

Abstrak: Analisis Kualitas Kemasan Minyak Goreng Dengan Metode Seven Tools Guna Mengurangi Kegiatan Repack di PT.WINA Gresik. PT WINA Gresik ialah satu diantara perusahaan dengan berfokus pada industri agroindustri. Pada dunia bisnis, kualitas adalah faktor yang sangat penting terhadap minat beli dari konsumen. Banyaknya kompetitor pada bisnis ini, PT WINA Gresik harus selalu menjaga bahkan meningkatkan kualitas produknya. Tujuan dari penelitian ini antara lain : (1) Mengidentifikasi dan mengetahui faktor penyebab defect yang paling berpengaruh terhadap proses pengemasan kemasan minyak goreng. (2) Memberikan sejumlah alternatif solusi untuk perbaikan terhadap proses pengemasan produk kemasan minyak goreng. Metode yang hendak dipergunakan dalam menganalisa kualitas ialah metode seven tools. Berbagai instrumen statistik yang dipergunakan pada metode ini guna pengendalian kualitas ialah, Control Chart, Histogram, Flow Chart, Pareto Chart, Fishbone Diagram, Stratification, Check Sheet. Hasil pengolahan data dari tabel peta kendali p-chart, didapat nilai p (proporsi cacat) dengan rata-rata senilai 0.000317, Upper Control Limit (UCL) adalah 0.00032, Lower Control Limit (LCL) adalah 0.00011 dan Central Line (CL) adalah 0.00021. Diharapkan aksi cepat tanggap dari mekanik agar jika ada terjadi kerusakan atau trouble pada mesin bisa cepat teratasi, sehingga dapat meminimalisir jumlah cacat dan dapat memaksimalkan hasil produksi. Kata kunci: Analisis Kualitas; Minyak Goreng; Metode Seven Tools Abstract: Quality Analysis of Cooking Oil Packaging Using the Seven Tools Method to Reduce Repack Activities at PT.WINA Gresik. PT WINA Gresik is a company engaged in the agroindustry. In the business world, quality is a very important factor in buying interest from consumers. With the large number of competitors in this business, PT WINA Gresik must always maintain and even improve the quality of its products. The aims of this study include: (1) Identifying and knowing the factors that cause defects that most influence the cooking oil packaging process. (2) Provide a number of alternative solutions to improve the packaging process for cooking oil packaging products. The method that will be used to analyze quality is the seven tools method. The statistical tools used in this method for quality control are Control Chart, Histogram, Flow Chart, Pareto Chart, Fihsbone Diagram, Stratification, Check Sheet. The results of data processing from the p-chart control chart table, the p-value (proportion of defects) is obtained with an average of 0.000317, the Upper Control Limit (UCL) is 0.00032, the Lower Control Limit (LCL) is 0.00011 and the central line or Central Line (CL) is 0.00021. It is hoped that the mechanics will respond quickly so that if there is damage or trouble with the machine can be quickly resolved, so as to minimize the number of defects and maximize production results. Keyword: Quality Analysis; Cooking oil; The Seven Tools method
ANALISIS OVERALL EQUIPMENT EFFECTIVENESS CONTINUOUS SHIP UNLOADER DENGAN PENERAPAN TOTAL PRODUCTIVE MAINTENANCE DI PT XYZ Vicky Ahmadi, Muhammad; Rizqi, Akhmad Wasiur; Priyana, Efta Dhartikasari
INTECOMS: Journal of Information Technology and Computer Science Vol. 8 No. 5 (2025): INTECOMS: Journal of Information Technology and Computer Science
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/mh2d8056

Abstract

PT XYZ memiliki Terminal Untuk Kepentingan Sendiri (TUKS) dengan frekuensi tinggi aktivitas bongkar muat yaitu unloading yang dilakukan oleh continuous ship unloader.  Penelitian ini bertujuan menganalisis nilai Overall Equipment Effectiveness (OEE) dari continuous ship unloader dengan penerapan Total Productive Maintenance (TPM). Tingginya aktivitas unloading menimbulkan kemungkinan terjadinya kerusakan pada peralatan yang dapat memberhentikan unloading. Dalam menjaga kontinuitas unloading diperlukan pemeliharaan yang mampu memaksimalkan efektivitas dengan menerapkan TPM. Tujuan TPM adalah mengikutsertakan semua karyawan pada seluruh departemen untuk menyusun, memakai, atau memelihara peralatan dalam rangka meningkatkan sistem pemeliharaan produktif guna mengoptimalkan efektivitas peralatan. Hasil dari penerapan TPM diharapkan dapat meningkatkan efektivitas sekaligus nilai OEE dari continuous ship unloader. Dalam penelitian ini dihasilkan rata-rata OEE sebesar 72,88% tidak tergolong standar dunia OEE minimal 85%. Perlunya tindakan perbaikan yaitu memberikan buzzer di kabin operator ketika beban tinggi sebelum terjadi overload dan membuat sistem pelumasan otomatis pada setiap bagian mesin yang memerlukan pelumasan. Kata Kunci: TPM, OEE, Efektivitas, Continuous Ship Unloader
Analisis Beban Kerja Fisiologis Pada Karyawan Bongkar Muat Bahan Bangunan Dengan Metode CVL Dan Konsumsi Kalori Muzakiki, Muchamad Abib; Rizqi, Akhmad Wasiur; Priyana, Efta Dhartikasari
JTI: Jurnal Teknik Industri Vol 9, No 2 (2023): DESEMBER 2023
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/jti.v9i2.23051

Abstract

Salah satu bisnis yang terlibat dalam penjualan dan distribusi perlengkapan bangunan, termasuk pasir, batu bata, semen, dan lainnya, adalah UD. DINDAKU. Tiga pekerja yang sedang bongkar muat perlengkapan bangunan menjadi subjek penelitian. Beban kerja fisiologis diperiksa menggunakan metode CVL dan estimasi asupan kalori. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengukur beban kerja fisiologis sehingga dapat diperiksa dan saran perbaikan dapat dibuat. Menurut temuan analisis CVL, beban kerja fisiologis ketiga pekerja menunjukkan bahwa satu pekerja bekerja dengan cepat sementara dua lainnya bekerja lambat. Beban kerja fisiologis ketiga pekerja berdasarkan pengukuran konsumsi energi menunjukkan bahwa tiga pekerja berada di antara kisaran 2,5-5,0, yang menunjukkan ringan. Mengatur ulang interval istirahat dan jam kerja, membagi tugas, mempekerjakan lebih banyak orang, dan meningkatkan motivasi adalah semua saran untuk perbaikan. Kata kunci: beban kerja, fisiologis, CVL, konsumsi energi, pekerja
Integrasi Metode Kano dan Quality Function Deployment (QFD) untuk Peningkatan Pelayanan pada Yar Pet Store Rusdianto*, Yoga Adhitya; Nuruddin, Moch; Priyana, Efta Dhartikasari
JIM: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Sejarah Vol 8, No 4 (2023): Agustus, Social Religious, History of low, Social Econmic and Humanities
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimps.v8i4.26321

Abstract

Saat ini minat masyarakat terhadap hewan peliharaan semakin meningkat. Perilaku ini telah menjadi Gaya hidup selama ribuan tahun. Hal ini terlihat dari banyaknya komunitas pecinta satwa di berbagai daerah, termasuk Gresik. Salah satu komunitas yang cukup terkenal adalah Animal Lovers Gresik Selatan (ANALOGS). Di antara beberapa metode atau metode pengukuran kualitas layanan, peneliti lebih memilih metode Kano dan QFD dengan alasan bahwa atribut produk/layanan dapat diidentifikasi dengan lebih baik atau kriteria produk yang memiliki dampak terbesar dijadikan sebagai dasar peningkatan kualitas layanan yang ingin dicapai. Kepuasan pelanggan berdasarkan seberapa baik produk atau layanan dapat memenuhi kebutuhan pelanggan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui suara konsumen dalam hal ini layanan Yar Pet Store, dimana penyedia layanan melalui QFD dengan memperhatikan aspek teknis, yang kemudian diintegrasikan menggunakan metode Kano untuk mempertanggung jawabkan layanan tersebut atribut yang digunakan. Metode Cane dan QFD digunakan untuk mengidentifikasi variabel dan atribut penting yang berguna bagi konsumen, dengan hasil voting pelanggan makan di HOQ (House of Quality) untuk mengetahui kemampuan penyedia jasa dalam memenuhi keinginan memenuhi konsumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi model Kano dalam penilaian suara pelanggan metode penerapan fungsi kualitas (QFD) kompetensi mengajar dan peluang belajar mengajar, yaitu 1) empat tanggapan teknis yang harus dipenuhi oleh keinginan pelanggan ; 2) Penambahan jumlah karyawan merupakan keinginan dan keinginan pelanggan yang menjadi prioritas untuk meningkatkan kualitas pelayanan Yar Pet Store.
Minimasi Kecacatan pada Produk Kemasan Kedelai Menggunakan Six Sigma, FMEA dan Seven Tools di PT. SATP Wijaya, Bagas Satria; Andesta, Deny; priyana, efta dhartikasari
Jurnal Media Teknik dan Sistem Industri Vol 5, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Suryakancana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35194/jmtsi.v5i2.1435

Abstract

PT. Sari Agro Tama Persada is a company engaged in the agribusiness industry. In the business world, quality is a determining factor in customer buying interest. Many new business actors, PT Sari Agro Tama Persada (SATP) must be careful in maintaining and even improving the quality of their products. To control the quality, the methods used are six sigma, FMEA and seven tools. The Six Sigma method is a procedure to identify the triggers of defects in products or processes by correcting cases and improving quality with Define, Measure, Analysis, Improve, Control (DMAIC), Failure Mode and Effect Analysis (FMEA) is used to determine the RPN value on the PT SATP problem of 245 in poor quality sacks. Based on the calculation of the Defecr Per Million Opportunity (DPMO) value that has been carried out, the highest value is 2284,595, while the highest defect in torn sacks is 75 sacks with a percentage of 39.89. For the sigma (α) value of 4.97. In the cause-and-effect diagram, there are suggestions for improvements that will minimize defects, namely: carrying out extra supervision of workers, conducting safety briefings/talks before work, checking machines, and prioritizing the availability of spare parts (sewing needles), performing routine calibrations on machines balance. PT. Sari Agro Tama Persada merupakan perusahaan yang bergerak di industri agribisnis. Dalam dunia bisnis, kualitas merupakan faktor penentu pada minat beli customer. Banyaknya pelaku usaha baru , PT Sari Agro Tama Persada (SATP)harus berhati-hati dalam menjaga bahkan meningkatkan kualitas produknya. Untuk mengendalikan kualitas mutu di gunakan metode yaitu six sigma, FMEA dan seven tools. Metode Six Sigma ialah prosedur untuk mengenali pemicu kecacatan pada produk ataupun proses dengan membetulkan kasus serta tingkatkan mutu dengan Define,  Measure, Analysis, Improve, Control (DMAIC), Failure Mode and Effect Analysis (FMEA) digunakan untuk mengetahui nilai RPN pada permasalahan PT SATP sebesar 245 pada kualitas karung yang buruk. Berdasarkan penghitungan nilai Defecr Per Million Opportunity (DPMO) yang telah dilakukan didapat nilai tertinggi 2284.595, sedangkan cacat tertinggi pada kemasan karung sobek sebesar 75 karung dengan persentase 39.89. Untuk nilai sigma(α) sebesar 4.97. Pada diagram sebab-akibat, terdapat usulan perbaikan akan meminimalisir defect  yaitu : melakukan pengawasan ekstra pada pekerja, di lakukan briefieng/safety talk pada saat sebelum bekerja, melakukan pengecekan mesin, serta mementingkan ketersediaan spare part (jarum jahit), melakukan kalibrasi rutin pada mesin timbangan
ANALISIS KUALITAS KEMASAN MINYAK GORENG DENGAN METODE SEVEN TOOLS GUNA MENGURANGI KEGIATAN REPACK DI PT.WINA GRESIK Satya Putra, Alifiansyah Rizaldy; Jufriyanto, Moh.; Priyana, Efta Dhartikasari
RADIAL : Jurnal Peradaban Sains, Rekayasa dan Teknologi Vol. 11 No. 1 (2023): RADIAL: JuRnal PerADaban SaIns RekAyasan dan TeknoLogi
Publisher : Universitas Bina Taruna Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37971/radial.v11i1.367

Abstract

Abstrak: Analisis Kualitas Kemasan Minyak Goreng Dengan Metode Seven Tools Guna Mengurangi Kegiatan Repack di PT.WINA Gresik. PT WINA Gresik ialah satu diantara perusahaan dengan berfokus pada industri agroindustri. Pada dunia bisnis, kualitas adalah faktor yang sangat penting terhadap minat beli dari konsumen. Banyaknya kompetitor pada bisnis ini, PT WINA Gresik harus selalu menjaga bahkan meningkatkan kualitas produknya. Tujuan dari penelitian ini antara lain : (1) Mengidentifikasi dan mengetahui faktor penyebab defect yang paling berpengaruh terhadap proses pengemasan kemasan minyak goreng. (2) Memberikan sejumlah alternatif solusi untuk perbaikan terhadap proses pengemasan produk kemasan minyak goreng. Metode yang hendak dipergunakan dalam menganalisa kualitas ialah metode seven tools. Berbagai instrumen statistik yang dipergunakan pada metode ini guna pengendalian kualitas ialah, Control Chart, Histogram, Flow Chart, Pareto Chart, Fishbone Diagram, Stratification, Check Sheet. Hasil pengolahan data dari tabel peta kendali p-chart, didapat nilai p (proporsi cacat) dengan rata-rata senilai 0.000317, Upper Control Limit (UCL) adalah 0.00032, Lower Control Limit (LCL) adalah 0.00011 dan Central Line (CL) adalah 0.00021. Diharapkan aksi cepat tanggap dari mekanik agar jika ada terjadi kerusakan atau trouble pada mesin bisa cepat teratasi, sehingga dapat meminimalisir jumlah cacat dan dapat memaksimalkan hasil produksi. Kata kunci: Analisis Kualitas; Minyak Goreng; Metode Seven Tools Abstract: Quality Analysis of Cooking Oil Packaging Using the Seven Tools Method to Reduce Repack Activities at PT.WINA Gresik. PT WINA Gresik is a company engaged in the agroindustry. In the business world, quality is a very important factor in buying interest from consumers. With the large number of competitors in this business, PT WINA Gresik must always maintain and even improve the quality of its products. The aims of this study include: (1) Identifying and knowing the factors that cause defects that most influence the cooking oil packaging process. (2) Provide a number of alternative solutions to improve the packaging process for cooking oil packaging products. The method that will be used to analyze quality is the seven tools method. The statistical tools used in this method for quality control are Control Chart, Histogram, Flow Chart, Pareto Chart, Fihsbone Diagram, Stratification, Check Sheet. The results of data processing from the p-chart control chart table, the p-value (proportion of defects) is obtained with an average of 0.000317, the Upper Control Limit (UCL) is 0.00032, the Lower Control Limit (LCL) is 0.00011 and the central line or Central Line (CL) is 0.00021. It is hoped that the mechanics will respond quickly so that if there is damage or trouble with the machine can be quickly resolved, so as to minimize the number of defects and maximize production results. Keyword: Quality Analysis; Cooking oil; The Seven Tools method