Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Produktivitas Kerja Karyawan (Studi Pada Bagian Distribusi Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kabupaten Banyuwangi Wahyu Priyanto; Supart ono
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol 2, No 1: Semester Ganjil 2013/2014
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (246.506 KB)

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi produktivitas kerja karyawan  serta untuk mengetahui variabel apa yang lebih dominan berpengaruh produktivitas kerja karyawan. Variabel independen dalam penelitian ini adalah Gaji (X1), Pelatihan (X2), Insentif (X3), dan Usia (X4), sedangkan variabel dependennya adalah Produktivitas Kerja Karyawan (Y). Penelitian ini merupakan penelitian populasi karena mengambil seluruh jumlah populasi sebagai responden yaitu 30  orang karyawan bagian distribusi Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kabupaten Banyuwangi. Untuk analisis data yang digunakan analisis regresi liniear berganda dengan menggunakan bantuan komputer SPSS 20 for windows. Dari hasil yang telah dilakukan diperoleh persaman regresi liniear berganda : Y = -24.950 + 1.078X1 + 0.614X2 + 4.954X3 + 0.286X4 Dari persamaan regresi tersebut menunjukkan adanya pengaruh dari variabel bebas (Gaji, Pelatihan, Insentif, dan Usia) terhadap variabel terikat (Produktivitas Kerja). Pengaruh variabel bebas terhadap variabel terikat secara simultan dijelaskan melalui R-square (R2) sebesar 0.912 dan P-value sebesar 0.000. Dengan demikian berarti bahwa faktor-faktor yang mempengaruhi produktivitas kerja karyawan bagian distribusi PDAM Kabupaten Banyuwangi dapat dijelaskan sebesar  91.2 % variabel Gaji (X1), Pelatihan (X2), Insentif (X3), dan Usia (X4), sedangkan sisanya 8.8 % dijelaskan oleh variabel-variabel lain yang tidak termasuk dalam penelitian ini. Adanya pengaruh variabel bebas terhadap variabel terikat secara parsial dijelaskan melalui nilai koefisien  regresi X1 sebesar 1.078 dengan P Value = 0.017; X2 sebesar 0.614 dengan P Value = 0.119; X3 sebesar 4.954 dengan P Value = 0.009; X4 sebesar 0.286 dengan P Value = 0.049. Hal ini menunjukkan bahwa secara parsial variabel Gaji (X1), Insentif (X3), dan Usia (X4) berpengaruh signifikan terhadap Produktivitas Kerja Karyawan (Y). Variabel Pelatihan (X2) tidak berpengaruh signifikan terhadap Produktivitas Kerja Karyawan (Y). Variabel Gaji (X1) dengan nilai Standarized Coefficients Beta sebesar 0.425 adalah variabel yang lebih dominan berpengaruh terhadap Produktivitas Kerja Karyawan (Y) dibandingkan dengan variabel lainnya. Kata kunci : Produktivitas, Gaji, Pelatihan , Insentif, Usia, Regresi Linear Berganda
Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Produktivitas Kerja Karyawan (Studi Pada Bagian Distribusi Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kabupaten Banyuwangi Priyanto, Wahyu; ono, Supart
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol. 2 No. 1
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi produktivitas kerja karyawan  serta untuk mengetahui variabel apa yang lebih dominan berpengaruh produktivitas kerja karyawan. Variabel independen dalam penelitian ini adalah Gaji (X1), Pelatihan (X2), Insentif (X3), dan Usia (X4), sedangkan variabel dependennya adalah Produktivitas Kerja Karyawan (Y). Penelitian ini merupakan penelitian populasi karena mengambil seluruh jumlah populasi sebagai responden yaitu 30  orang karyawan bagian distribusi Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kabupaten Banyuwangi. Untuk analisis data yang digunakan analisis regresi liniear berganda dengan menggunakan bantuan komputer SPSS 20 for windows. Dari hasil yang telah dilakukan diperoleh persaman regresi liniear berganda : Y = -24.950 + 1.078X1 + 0.614X2 + 4.954X3 + 0.286X4 Dari persamaan regresi tersebut menunjukkan adanya pengaruh dari variabel bebas (Gaji, Pelatihan, Insentif, dan Usia) terhadap variabel terikat (Produktivitas Kerja). Pengaruh variabel bebas terhadap variabel terikat secara simultan dijelaskan melalui R-square (R2) sebesar 0.912 dan P-value sebesar 0.000. Dengan demikian berarti bahwa faktor-faktor yang mempengaruhi produktivitas kerja karyawan bagian distribusi PDAM Kabupaten Banyuwangi dapat dijelaskan sebesar  91.2 % variabel Gaji (X1), Pelatihan (X2), Insentif (X3), dan Usia (X4), sedangkan sisanya 8.8 % dijelaskan oleh variabel-variabel lain yang tidak termasuk dalam penelitian ini. Adanya pengaruh variabel bebas terhadap variabel terikat secara parsial dijelaskan melalui nilai koefisien  regresi X1 sebesar 1.078 dengan P Value = 0.017; X2 sebesar 0.614 dengan P Value = 0.119; X3 sebesar 4.954 dengan P Value = 0.009; X4 sebesar 0.286 dengan P Value = 0.049. Hal ini menunjukkan bahwa secara parsial variabel Gaji (X1), Insentif (X3), dan Usia (X4) berpengaruh signifikan terhadap Produktivitas Kerja Karyawan (Y). Variabel Pelatihan (X2) tidak berpengaruh signifikan terhadap Produktivitas Kerja Karyawan (Y). Variabel Gaji (X1) dengan nilai Standarized Coefficients Beta sebesar 0.425 adalah variabel yang lebih dominan berpengaruh terhadap Produktivitas Kerja Karyawan (Y) dibandingkan dengan variabel lainnya. Kata kunci : Produktivitas, Gaji, Pelatihan , Insentif, Usia, Regresi Linear Berganda
Transformasi Limbah Sekam Padi menjadi Pupuk Organik melalui Pendekatan Partisipatif sebagai Strategi Pengembangan Desa Mandiri Pangan Rosnelly, Cut Meurah; Fathanah, Umi; Zuhra, Zuhra; Mulyati, Sri; Lubis, Mirna Rahmah; Syamsuddin, Yanna; Yunardi, Yunardi; RCL, Nasrullah; Sofyana, Sofyana; Aprilia, Sri; Suparno, Suparno; Priyanto, Wahyu
Jurnal Vokasi Vol 10, No 1 (2026): Maret
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/vokasi.v10i1.8870

Abstract

Limbah sekam padi merupakan hasil samping penggilingan padi yang jumlahnya melimpah di wilayah agraris seperti Kecamatan Lhoknga, Kabupaten Aceh Besar. Selama ini sekam padi umumnya dibakar atau ditumpuk tanpa pemanfaatan optimal, sehingga berpotensi menimbulkan pencemaran lingkungan dan kehilangan nilai ekonomi. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memberdayakan masyarakat melalui pemanfaatan sekam padi sebagai bahan baku pupuk kompos berbasis teknologi sederhana. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif melalui tahapan identifikasi masalah, sosialisasi, penyuluhan, pelatihan praktik pembuatan kompos, serta monitoring dan evaluasi. Bahan yang digunakan meliputi sekam padi, kotoran sapi, dedak, dan bioaktivator EM4 dalam sistem pengomposan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam mengolah limbah sekam menjadi kompos matang yang berwarna cokelat kehitaman, bertekstur remah, dan berbau tanah. Pemanfaatan sekam sebagai bulking agent terbukti mendukung proses aerasi dan mempercepat dekomposisi bahan organik. Secara ekonomi, kegiatan ini berpotensi mengurangi ketergantungan petani terhadap pupuk anorganik dan menekan biaya produksi. Secara ekologis, program ini mendukung penerapan sistem pertanian tanpa limbah (zero waste farming system) serta mengurangi praktik pembakaran sekam. Program ini menunjukkan bahwa pengelolaan limbah pertanian berbasis potensi lokal dapat meningkatkan kemandirian dan kesejahteraan masyarakat desa secara berkelanjutan.