Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

SERVICE EXCELLENCE BAGI PERANGKAT DESA PADA KANTOR DESA TELUK DALAM Santoso Santoso; Elly Rahayu; Rohminatin Rohminatin; Niki Fazira
Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jpstm.v4i1.1974

Abstract

Abstract: The Prima (service excellence) is responsible for all services rendered to the public. The cuts are made from the fat of the soul, so the members on the first day they eat the fat. The first step is to lay down the first step of the treasury, which is covered with a large amount of money, and the public is left without a trace. The principle of service excellence is to provide the best service (service excellence) or attitude, attention, action, and appearance,  (accountability). The PKM has been established in the membership of the members, and the staff is working on the pessary and the equipment. The staff is working on the pessary and the equipment is working on the pessary. first (service excellence) always paid. The local police station in the Department of Public Works, Jalan Besar, Department of Public Works, has 40 beds, the PKK Department of Public Works, and the LPM department have paid the fee and now the pessimists are waiting for the pessimists. The method is used to determine the method penyuluhan melalui kegiatan tatap muka from diskusi. It is important to note that the material used in the study is a different principle of education, the study of which is based on the principles of education that are applied to the public, and the technology that is used to develop the public education. The resulting cash flow is covered by the PKM team STMIK Royal, which is covered by the payment of the penalties for the entry of the members of the first batch of the cash flow, and the cash flow is covered by the cash flow, and the cash flow is covered by the cash flow.. Keyword:  training, service, excellent; community, village Abstrak: Layanan Prima  (service excellence) menjadi kewajiban yang harus dilakukan oleh penyelenggara pelayanan publik. Kesejahteraan masyarakat dapat diraih salah satunya dengan memberikan layanan prima kepada masyarakat. Layanan prima lahir dari kepedulian penyelenggara pelayanan publik terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat. Terdapat beberapa prinsip yang berkaitan dengan  pelayanan prima (service excellence)  yaitu attitude, attantion,action, appearance  (dan accountability.Tujuan dari kegiatan PkM ini adalah memberikan pengetahuan dan wawasan  kepada peserta yang merupakan aparat Desa Teluk Dalam Kecamatan Teluk Dalam Kabupaten Asahan   bagaimana memberikan layanan prima (service excellence) kepada masyarakat. Lokasi kegiatan di Kantor Desa Teluk Dalam Jalan Besar Teluk Dalam Dusun II dengan jumlah peserta 40 orang terdiri dari aparat desa, pengurus dan anggota tim PKK Desa Teluk Dalam, LPM serta beberapa masyarakat yang juga ikut menjadi peserta dalam kegiatan ini. Metode yang digunakan pendidikan masyarakat dengan metode penyuluhan melalui kegiatan tatap muka dan diskusi.  Beberapa materi yang diberikan diantaranya prinsip-prinsip pelayanan prima, studi kasus  pengaduan masyarakat tentang pelayanan publik dan penggunaan teknologi untuk meningkatkan  pelayanan publik. Kata kunci: pelatihan,layanan,prima;masyarakat,desa 
SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN SELEKSI PENERIMA BANTUAN SOSIAL UNTUK KELUARGA MISKIN DENGAN METODA SIMPLE ADDITVE WEIGHTING (SAW) Suparmadi Suparmadi; Santoso Santoso
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol. 2 No. 1 (2019): February 2019
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v2i1.387

Abstract

Program penyaluran bantuan sosial merupakan salah satu program pemerintah dalam mengurangi beban pengeluaran terhadap keluarga miskin. Dalam penyaluran bantuan sering terjadi kendala yaitu pemberian bantuan yang tidak tepat sasaran. Pengelolaan data yang masih menggunakan Microsoft Excel menyulitkan beberapa pihak dalam pengambilan keputusan. Guna meningkatkan kinerja Kelurahan Binuang Kp. Dalam maka di bangunlah suatu sistem. Sistem Pendukung Keputusan adalah suatu sistem yang membantu dalam pengambilan keputusan. Dalam pengambilan keputusan, sistem dibantu dengan menggunakan Metode SAW. Metode SAW digunakan untuk mencari penjumlahan terbobot dalam sebuah instansi. Untuk itu dibuatlah rancangan sistem pendukung keputusan yang dapat mengolah data dengan lebih efektif, dengan bahasa pemrograman Java dan database MySQL serta analisa penjumlahan menggunakan Metode SAW diharapkan dapat membantu aktivitas kelurahan, sehingga mendapatkan pencapaian yang  efektif dan efisien.
MANAJEMEN RESIKO (STUDI KASUS PADA STMIK ROYAL KISARAN) Elly Rahayu; Wan Mariatul Kifti; Rohminatin Rohminatin; Santoso Santoso; Apriaji Kurniawan
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol. 6 No. 1 (2023): February 2023
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v6i1.1181

Abstract

Sekolah Tinggi Manajemen Infrmatikan dan Komputer Royal yang berdiri sejak tahun 2011 kini memiliki 4 program studi;  Program Studi Sistem Informasi dan Sistem Komputer sedangkan untuk program  vokasi; Program Studi Manajemen Informatika dan Tehnik Komputer. Jumlah mahasiswa aktif  ± 2461. Jumlah dosen 88 orang.  Akreditasi tingkat institusi memiliki  B, untuk program studi 3 memiliki akreditasi B dan 1 prodi akreditasi Baik. Tak sejalan dengan akreditasinya yang semakin baik, jumlah mahasiswa STMIK Royal  3 tahun terakhir mengalami penurunan. Hal ini terjadi bahkan sebelum terjadinya pandemi covid-19. Masalah ini perlu diwaspadai  sebagai resiko yang mungkin akan lebih buruk kedepan jika tidak segera ditindak lanjuti. Penelitian ini bertujuan untuk memetakan  Resiko Operasional, Resiko Kepatuhan dan Resiko Reputasi  di STMIK Royal serta menetapkan Perlakuan atau strategi yang dilakukan  terhadap resiko yang mungkin muncul dikemudian hari. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian explanasi/penjelasan. Analisis data yang digunakan adalah analisis data kualitatif . Langkah-langkah  Manajemen Resiko membuat konteks resiko, identifikasi resiko, analisis resiko, evaluasi resiko dan mitigasi resiko. Hasilnya adalah, 27 Resiko   masuk kategori unacceptable (tidak dapat diterima karena berdampak besar pada Perguruan tinggi), 17 Resiko  masuk kategori undesirable (tidak diharapkan, harus dihindari).  Mitigasi Resiko dilakukan pada kategori unacceptable.
PERANAN CRM DALAM MENINGKATKAN KUALITAS PELAYANAN PADA STOKIS HNI HPAI Rohminatin Rohminatin; Wan Mariatul Kifti; Elly Rahayu; Santoso Santoso
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol. 6 No. 2 (2023): June 2023
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v6i2.1312

Abstract

Abstract: The development of technology and information both in the world of education and the business world, all elements are required to always be able to keep abreast of the development of information technology. the need to increase sales as well as save time and costs as well as make it easier for young business actors to communicate with customers or potential customers, media or applications are needed that can be one of the important communication media in meeting these needs in running a business. Through CRM, business actors can provide on-line services to consumers, such as online payment systems and discounts. Promotions carried out as well as other information. Even though our business activities can still be assisted or marketed through social media, namely Facebook, WhatsApp and Instagram, the services provided are not as complex as CRM. The purpose of this research method is to describe the object under study, namely the marketing of HNI HPAI products. Keywords: quality of servic; CRM  Abstrak: Perkembangan  teknologi dan informasi baik didunia Pendidikan maupun  dunia usaha maka semua unsur  dituntut untuk selalu dapat mengikuti perkembangan teknologi informasi tersebut. kebutuhan akan peningkatan penjualan serta penghematan waktu dan biaya serta memudahkan pelaku usaha muda berkomunikasa dengan pelanggan atau calon pelanggan  maka dibutuhkan media atau aplikasi yang dapat menjadi salah satu media komunikasi yang penting dalam memenuhi kebutuhan tersebut dalam menjalankan bisnis. Melalui CRM pelaku usaha bisa memberikan pelayanan On-Line kepada konsumen seperti sistem pembayaran online dan diskon. Promosi yang dilakukan serta informasi lainya. Walapun kigiatan usaha kita masih bisa dibantu atau dipasarkan melalui sosial media yaitu facebook, whatsapp, dan Instagram, Namun layanan yang diberikan tidaklah sekomplek CRM. Tujuan  metode penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan objek yang diteliti yaitu pemasaran produk HNI HPAI. Kata kunci: kwalitas pelayanan; CRM