Irpa Anggriani Wiharja
Universitas Muhammadiyah Tangerang

Published : 13 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

DEIKSIS PADA BUKU PELAJARAN BAHASA INDONESIA KELAS VII SEKOLAH MENENGAH PERTAMA Irpa Anggriani Wiharja; Soleh Ibrahim; Hamdah Siti Hamsanah Fitriani
Lingua Rima: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 11 No. 3 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/lgrm.v11i3.7293

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan dan menjelaskan jenis-jenis deiksis dan deiksis yang paling dominan pada teks tersebut. Penelitian ini merupakan penelitian pendekatan kualitatif dengan menggunakan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini yaitu menggunakan studi dokumen dengan teknik baca dan catat. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa deiksis persona terdiri dari 1) deiksis persona pertama tunggal terdapat 28 data, 2) deiksis persona pertama jamak terdapat 15 data, 3) deiksis persona kedua tunggal terdapat 7 data, 4) deiksis persona kedua jamak terdapat 5 data, 5) deiksis persona ketiga tunggal terdapat 45 data, 6) deiksis persona ketiga jamak terdapat 15 data. Selanjutnya deiksis penunjuk terdapat 20 data yang digunakan dalam teks deskripsi dan teks narasi. Sedangkan deiksis tempat dalam teks deskripsi dan teks narasi hanya terdapat 2 data. Melalui analisis ini peneliti menyimpulkan bahwa dari ketiga jenis deiksis tersebut yang disering ditemukan pada teks deskripsi dan teks narasi yaitu jenis deiksis persona karena dalam teks tersebut merujuk pada diri sendiri, orang yang sedang diajak bicara, dan orang yang sedang dibicarakan baik itu dalam jumlah jamak maupun dalam bentuk inklusif dan ekslusif.Kata kunci: deiksis, teks deskripsi dan narasi, buku teks.
PERBEDAAN KOSA KATA BAHASA SUNDA MASYARAKAT PESISIR PANTAI CISOLOK SUKABUMI DAN CIANJUR (KAJIAN SOSIODIALEKTOLOGI) Henri Henriyan Al Gadri; Irpa Anggriani Wiharja
Lingua Rima: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 12 No. 3 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/lgrm.v12i3.9989

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini membahas tentang perbedaan penggunaan kosa kata dari masyarakat pesisir pantai Sukabumi dan Cianjur, Jawa Barat ditinjau dari dialektologi dan faktor geografis yang mempengaruhinya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan kosa kata yang digunakan pesisir pantai yaitu Cisolok Sukabumi dan Cianjur. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif menggunakan metode deskriptif karena memerlukan data yang ada apa adanya atau merupakan penafsiran apa adanya. Data dalam penelitian ini yaitu berupa bahasa tuturan yang biasa digunakan dan masyarakat pesisir pantai Cisolok, Sukabumi dan Cianjur. Sumber data penelitian ini yaitu masyarakat pesisir pantai Cisolok, Sukabumi dan Cianjur yaitu 1 responden guru silat, dan 2 responden penduduk lokal. Pengumpulan data menggunakan wawancara, analisis data menggunakan 3 tahap yaitu 1) reduksi data, 2) penyajian data dan 3) penarikan simpulan. Hasil penelitian ini menjelaskan bahwa kosa kata bahasa Sunda Cisolok menyerupai bahasa Sunda Banten, dialeknya yang lantang, bergoyang dan jelas pada akhir suku kata serta letak geografis atau faktor lingkungan di daerah Cisolok mempengaruhinya. bahasa penutur di masyarakat setempat. Lokasi pesisir pantai, berbatasan dengan wilayah Banten dan dekat dengan pegunungan.Kata Kunci: Bahasa Sunda, Kosa Kata, Sosiodialektologi
THE EFFECT OF STUDENTS’ READING PROCESS STRATEGIES AND MOTIVATION ON COMPETENCY ACHIEVEMENT IN READING AT STUDENTS FIRST GRADE SEMESTER Diah Retno Anggraini; Irpa Anggriani Wiharja; Chooi - Heji
Globish: An English-Indonesian Journal for English, Education, and Culture Vol. 8 No. 1 (2019): Globish: An English-Indonesian journal for English, Education and Culture
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/globish.v7i2.1125

Abstract

Reading can be characterized as a “conceptual process”, a tool for thinking and a problem solving process. As a reader, they try to discover what the author means while, at the same time, they build meaning for themselves. They use their own language, their own thoughts, and they own view of the world to interpret what the author has written. These interpretations are limited by what their known. When authors create, they project their language, their thoughts, and their meanings into producing text. Their creations are limited by what they know. Because of obvious differences between the language, thoughts, and authors’ meaning. Reading can never be an exact process. Because the reader’s own language and thought become involved through interaction with the language and thought of the author, readers can never be certain that they have discovered the meaning the authors’ write. However, since readers are compelled to understand what they are reading, they interpret actively while reading in order to gain meaning, which is their ultimate goal.The purpose of this research is to know is there any significant effect of students’ reading process strategies and students’ motivation on reading English text achievement at students first grade semester. This study was quantitative research, 80 students were chosen as a sample with simple random sampling technique. The questionnaires and reading test were distributed to gather the data, and they were analyzed quantitatively.The results of data analysis show that there is an effect of students’ reading learning process strategies and students’ motivation simultaneously on their reading English text achievement at students’ first grade semester. It is proven from the results of statistical calculation that Fobs(132.407) >Ftab(3.33).In conclusion, this study found that reading learning process strategies and motivation used by students positively influenced students’ reading English text competency achievement. In line with this conclusion, the writers suggest that the teacher had positive and motivating attitudes.