Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Pengaruh Job Rotation, Job Satifaction, and Workload Terhadap Turnover Intention pada Departemen ADI (PT.SEI) Noer Rahma Destiyanti; Suwandi Suwandi
Jurnal Mirai Management Vol 8, No 2 (2023)
Publisher : STIE AMKOP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37531/mirai.v8i2.4975

Abstract

Sumber daya manusia memegang peranan yang penting dalam semua proses kehidupan dan sebuah perusahaan yang maju tentunya tidak lain didukung oleh Sumber daya manusia yang berkualitas, baik dari aspek fisik maupun dari segi mental. Melewati kehidupan dimasa modern ini, dimana menuntut untuk cepat menjadikan seorang karyawan dapat menampilkan kinerja yang optimal, serta karyawan sendiri juga memiliki tekanan untuk menjadi sukses. Karyawan umumnya sering dihadapkan pada berbagai situasi atau keadaan yang dapat menyebabkan timbulnya masalah seperti tuntutan tugas yang diberikan kepada seorang karyawan yang harus diselesaikan dalam jangka waktu tertentu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Job Rotation, Job Satifaction, and Workload Terhadap Turnover Intention Departemen ADI. Sumber data dalam penelitian ini yaitu data primer. Data primer yang digunakan yaitu dengan cara menyebarkan kuisioner kepada para responden yang terdiri dari pernyataan-pernyataan yang telah disediakan pilihan jawabannya dengan menggunakan skala likert. Teknik analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif, uji validitas dan uji reliabilitas, uji asumsi klasik, analisis regresi linier berganda, uji hipotesis , dan uji koefesien determinan yang diolah menggunakan software SPSS 23.0 for windows. Hasil uji t terdapat pengaruh antara Job Rotation dengan Turnover Intention, Tidak terdapat pengaruh antara Job Satifaction dengan Turnover Intention, terdapat pengaruh antara Workload dengan Turnover Intention. Hasil uji f disimpulkan bahwa terdapat pengaruh variabel Job Rotation, Job Satifaction dan Workload secara simultan terhadap variabel Turnover Intention.
The Effect of Employee Engagement, Individual Characteristics and Communication on the Performance Suwandi Suwandi; Dwi Astuti; Siska Prisilia
Daengku: Journal of Humanities and Social Sciences Innovation Vol. 4 No. 4 (2024)
Publisher : PT Mattawang Mediatama Solution

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35877/454RI.daengku2655

Abstract

This research examines the effect of employee engagement, individual characteristics, and communication on the performance of village office employees in Cikarang Utara District. Using a quantitative approach with explanatory research, data were collected through observation, literature study, and questionnaires distributed to all employees of three village offices. The analysis was carried out using descriptive analysis and Structural Equation Modeling (SEM). The results indicate that employee engagement, individual characteristics, and communication have a positive and significant effect on employee performance. Among these three factors, communication has the strongest influence on employee performance. Effective communication within the organization facilitates information delivery, aligns goals, and enables smooth coordination, ultimately enhancing employee productivity and performance. This study highlights the importance of fostering employee engagement, considering individual characteristics, and establishing effective communication channels to improve the performance of village office employees and optimize public services.
PENGARUH BUDAYA PERUSAHAAN TERHADAP DAYA TARIK CALON KARYAWAN DALAM PROSES REKRUTMEN Suwandi; Krisdayanti; Anika Nunik Alfiany
JISOSEPOL: Jurnal Ilmu Sosial Ekonomi dan Politik Vol. 3 No. 1 (2025): JISOSEPOL : Jurnal Ilmu Sosial Ekonomi dan Politik, Edisi Januari-Juni 2025
Publisher : Samudra Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61787/5tzrr089

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh budaya perusahaan terhadap daya tarik calon karyawan dalam proses rekrutmen. Latar belakang dari penelitian ini berfokus pada pentingnya culture fit antara perusahaan dan calon karyawan dalam memilih tempat kerja, mengingat daya saing perusahaan yang semakin ketat dalam menarik talenta terbaik. Dalam dunia kerja modern, calon karyawan tidak hanya mempertimbangkan aspek finansial, tetapi juga budaya perusahaan yang mendukung kesejahteraan dan perkembangan pribadi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif dengan 45 responden yang dipilih secara purposive. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang mengukur persepsi responden terhadap berbagai aspek budaya perusahaan yang meliputi keterbukaan, inovasi, keberagaman, dan keseimbangan kerja dan kehidupan pribadi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 85% responden menganggap budaya perusahaan sebagai faktor utama yang memengaruhi keputusan mereka untuk melamar pekerjaan. 70% responden menyatakan bahwa mereka lebih tertarik untuk bergabung dengan perusahaan yang memiliki keselarasan nilai pribadi dengan budaya perusahaan, sedangkan 65% lainnya menganggap kebijakan work-life balance dan remote work sangat penting dalam memilih perusahaan. Penelitian ini mengindikasikan bahwa perusahaan yang mengedepankan budaya inklusif, memberikan dukungan terhadap pengembangan karir, serta menawarkan fleksibilitas waktu akan lebih mampu menarik calon karyawan. Oleh karena itu, penting bagi perusahaan untuk membangun dan mengkomunikasikan culture fit yang sesuai dengan harapan calon karyawan untuk memenangkan persaingan dalam merekrut talenta terbaik.
Penerapan Teori Organisasi dalam Penguatan Kapasitas Kelembagaan UMKM di Desa Sukamaju Sandra Nufadila Setia Ningsih; Suwandi
Indonesia Berdampak: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2025): JUNI 2025
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/r53z9054

Abstract

Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) institutions have a strategic role in local economic growth. However, many MSME groups in rural areas do not yet have adequate organizational structures, which results in weak coordination and business productivity. This community service aims to apply concepts in organizational theory to improve the effectiveness of MSME institutions in Sukamaju Village. The organizational theories used include contingency structure theory and open systems, which are applied in the form of training, group discussions, and direct assistance. The results show an increase in the ability of MSME members to understand the importance of role division, communication flow, and adaptability to market changes. This service recommends further implementation in the form of in-depth training per field of organizational function