Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search
Journal : Social Landscape Journal

Pengaruh Harga Kelapa Sawit Terhadap Tingkat Kesejahteraan Petani Sawit Desa Sinabatta Kecamatan Topoyo Kabupaten Mamuju Tengah Surya Surya; Dalilul Falihin; Syarifah Balkis
Social Landscape Journal Vol 2, No 1 (2021): March
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (280.86 KB) | DOI: 10.56680/slj.v2i1.19717

Abstract

Penelitian ini bertujuan 1) Untuk mengetahui gambaran tingkat harga kelapa sawit di Desa Sinabatta (2) Untuk mengetahui tingkat kesejahteraan petani sawit di Desa Sinabatta (3) Untuk mengetahui pengaruh harga kelapa sawit terhadap tingkat kesejahteraan petani sawit di Desa Sinabatta Kecamatan Topoyo Kabupaten Mamuju Tengah. Menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif. Variabel terdiri dari tingkat harga kelapa sawit (Variabel X) dan tingkat kesejahteraan (Variabel Y). Populasi adalah petani sawit di Desa Sinabatta yang berjumlah 250 orang, dan sampel berjumlah 71 orang. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan teknik observasi, kuesioner/angket dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif dan analisis statistik inferensial. Berdasarkan hasil penelitian dapat diketahui bahwa 1) gambaran harga kelapa sawit di Desa Sinabatta berada ada kategori “sangat tinggi”, dilhat dari faktor pendapatan, harga barang lain yang berkaitan, selera konsumen, ekspektasi, dan teknologi (2) gambaran tingkat kesejahteraan petani sawit di Desa Sinabatta berada pada kategori  “sangat tinggi” dilihat dari segi materi, segi fisik, segi mental,dan segi spiritual (3) adanya pengaruh harga kelapa sawit terhadap tingkat kesejahteraan petani sawit di Desa Sinabatta berada pada kategori “sangat kuat” dan dengan besar pengaruh 53,0 % Harga Kelapa Sawit mempengaruhi Tingkat Kesejahteraan Petani Sawit Desa Sinabatta Kecamatan Topoyo Kabupaten Mamuju Tengah.
PERILAKU BULLYING SISWA DI SMP NEGERI 23 MAKASSAR Lea Indriani; Dalilul Falihin; Muh. Said
Social Landscape Journal Vol 1, No 2 (2020): July
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (674.064 KB) | DOI: 10.56680/slj.v1i2.13741

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui,1) Bentuk-bentuk bullying; 2) Faktor-faktor bullying; 3) Solusi mengatasi bullying di SMP Negeri 23 Makassar. Metode penilitian yang digunakan adalah metode kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan analisis interaktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1)Bentuk-bentuk bullying digolongkan kedalam tiga jenis yaitu bullying fisik, bullying verbal, dan bullying mental/psikologis. Bullying secara fisik merupakan perilaku yang menyakiti seseorang secara fisik yang dapat menyebabkan efek jangka pendek dan jangka panjang. Adapun bentuk-bentuk dari bullying fisik itu seperti : penamparan, penimpukan, menginjak kaki, menjegal, meludahi, memalak, melempar dengan barang, menghukum dengan berlari berkeliling lapangan, menghukum dengan cara push up. Bentuk kedua yaitu bullying verbal, kekerasan verbal adalah bentuk penindasan yang paling umum digunakan, baik oleh anak perempuan maupun anak laki-laki. Kekerasan verbal ini adalah intimidasi yang melibatkan kata-kata baik secara tertulis atau terucap. Perudungan secara verbal meliputi : menjuluki, meneriaki, mempermalukan didepan umum, menuduh, menyoraki, menebar gosip, memfitnah temannya. Bentuk ketiga yaitu bullying secara mental/psikologis jenis bullying yang paling berbahaya karena tidak tertangkap mata atau telinga jika tidak cukup awas mendeteksinya. Praktik bullying ini terjadi diam-diam dan diluar radar pemantauan kita adapun bentuk-bentuk bullying mental/psikologis meliputi : memandang sinis, memandang penuh ancaman, meneror lewat pesan pendek telepon genggam atau email, memandang yang merendahkan, memelototi, mencibir kawannya. 2) Faktor-faktor bullying terdiri dari lima faktor yaitu: faktor ekonomi, faktor keluarga, faktor sekolah, faktor sosial, dan faktor individu itu sendiri. 3) Solusi menangani bullying dalam penelitian ini dimaksudkan untuk memberikan sebuah pemahaman tentang pentingnya mengatasi perilaku bullying siswa di sekolah. Adapun solusinya yaitu memahami mengapa siswa melakukan bullying, menyebarluaskan pengetahuan tentang dampak dari perilaku bullying, mengelolah bullying, guru mampu melakukan pendekatan secara khusus kepada siswa pelaku bullying dan siswa korban bullying.
Pengaruh Sistem Sekolah Alam Terhadap Pengembangan Karakter Sosial Siswa Di Pesantren Alam Indonesia Asmaul Husnah Amiruddin; Herman Herman; Dalilul Falihin
Social Landscape Journal Vol 2, No 1 (2021): March
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (433.676 KB) | DOI: 10.56680/slj.v2i1.19718

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengetahui: 1) Gambaran sistem sekolah alam di Pesantren Alam Indonesia, 2) gambaran pengembangan karakter sosial siswa di Pesantren, dan 3) pengaruh sistem sekolah alam terhadap pengembangan karakter sosial siswa di Pesantren Alam Indonesia Desa Harapan Kecamatan Tanete Riaja Kabupaten Barru. Penelitian dilakukan dengan pendekatan kuantitatif. Variabel Penelitan terdiri dari Sistem Sekolah Alam (Variabel X) dan Karakter Sosial Siswa (Variabel Y). Populasi Penelitian adalah seluruh siswa di Pesantren Alam Indonesia berjumlah 31 orang dan ditarik menjadi sampel secara keseluruhan. Teknik analisi data yang dilakukan dengan analisis statistik deskriptif dan analisis statistik inferensial. Dari hasil penelitian diketahui bahawa sistem sekolah alam di Pesantren Alam Indonesia Desa Harapan Kecamatan Tanete Riaja Kabupaten Barru berada dalam kategor “Sangat Baik” berdasarkan indikator konsep akhlak, konsep kognitif, konsep kepemimpinan, dan konsep kewirausahaan. Kemudian karakter sosial siswa juga kategori “Sangat Baik” berdasarkan indikator jujur, disiplin, demokratis, bersahabat/kognitif dan toleransi. Hal ini karena pengaruh sistem sekolah alam terhadap pengembangan karakter sosial siswa pada kategori “Kuat”
Komunikasi Antar Budaya dalam Perkawinan antara Etnik Bugis dan Etnik Mandar Di Desa Lero Kabupaten Pinrang St. Nur Hafifah Sh; Hasni Hasni; Dalilul Falihin
Social Landscape Journal Vol 2, No 1 (2021): March
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (302.175 KB) | DOI: 10.56680/slj.v2i1.19728

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) Mengetahui komunikasi antar budaya dalam perkawinan antara etnik bugis dan etnik Mandar di Desa Lero Kabupaten Pinrang (2) Mengetahui faktor determinan komunikasi antar budaya dalam perkawinan antara etnik bugis dan etnik Mandar di Desa Lero Kabupaten Pinrang. Jenis penelitian adalah kualitatif deskriftif. Teknik pengumpulan data yaitu dengan menggunakan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis dengan teknik deskriftif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Komunikasi antar budaya dalam perkawinan antara etnik bugis dan etnik Mandar di Desa Lero Kabupaten Pinrang baik ditinjau dari, segi Kognitif (memahami atau pengetahuan) dikategorikan “sangat baik” dalam membedakan pernikahan mandar dan bugis walaupun masih ada yang sama, tetapi masyarakat setempat mampu membedakannya seperti pakaian, erang-erangnya dan hiburannya. Dari segi Afeksi (menghormati dan menghargai) dikategorikan “sangat baik” yaitu mereka Saling menghargai, memahami serta menghormati satu sama lain. Begitupun dengan Perilaku (efektivitas budaya) masyarakat dikategorikan “baik” dalam berperilaku walaupun beda efektivitas budaya seperti adaptasi mereka lumayan baik, perilaku berbeda Mandar sibaliparri (bekerja sama) sedangkan Bugis sipakamase-mase (susah senang selalu ada). (2) Faktor determinan komunikasi antar budaya dalam perkawinan antara etnik bugis dan etnik Mandar di Desa Lero Kabupaten Pinrang yaitu, Stereotip (persepsi atau penilaian negatif kepada kelompok budaya), dikategorikan “tidak baik” karena jika mereka melakukan hal tersebut pasti ada rasa kecewa dan marah terhadap orang yang menilaikehidupan mereka. Etnosentrisme (perilaku yang bersifat lebih unggul dari yang lainnya) dikategorikan “pernah”, dalam rumah tangga terkadang rasa ego itu hadir sehingga mereka memaksakan kehendak hingga bertengkar tetapi tidak sampai KDRT. Mobilitas (perpindahan), dikategorikan “sangat baik”, mereka menyesuaikan diri dengan sering menjalin komunikasi sehingga mendapat suatu pengetahuan baru hingga status sosial yang layak. Saling ketergantungan (ketergantungan dengan yang lainnya) dikategorikan “sangat bagus”, mata pencaharian sebagai Nelayan mampu merubah perekonomian mereka. Tekanologi komunikasi (alat yang menggabungkan aspek sosial). dikategorikan “sangat baik”, dengan adanya teknologi memberikan kemudahan dalam mengakses literatur walaupun dulunya tidak secanggih sekarang
SIKAP MAHASISWA TERHADAP BERITA PALSU (HOAX) DI MEDIA SOSIAL (STUDI PADA MAHASISWA FAKULTAS ILMU SOSIAL UNIVERSITAS NEGERI MAKASSAR Muhammad Reski; Hasni Hasni; Dalilul Falihin
Social Landscape Journal Vol 1, No 2 (2020): July
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (656.88 KB) | DOI: 10.56680/slj.v1i2.13753

Abstract

Penelitian ini bertujuan 1) Untuk mengetahui sikap mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial terhadap hoax di media Sosial. 2) Untuk mengetahui dampak penyebaran hoax terhadap mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial terhadap di Media Sosial. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif yang terdiri dari dua variabel yaitu sikap mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial terhadap hoax di media sosial dan dampak penyebaran hoax di media sosial terhadap mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial. Informan penelitian ini adalah 10 orang mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Makassar. Dengan melakukan metode wawancara mendalam.Berdasarkan hasil penelitian dapat diketahui bahwa 1) Sikap mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial terhadap hoax di media sosial dilihat dari indikator Kognitif/Pengetahuan sangat berpengaruh. 2) Dampak penyebaran hoax di media sosial terhadap mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dilihat dari indikator tersitanya waktu dan fakta tidak lagi dipercaya sangat berpengaruh.
PENGARUH PEMBANGUNAN EMBUNG (PENAMPUNGAN AIR) TERHADAP HASIL PANEN PETANI DI DESA PACCEKKE KECAMATAN SOPPENG RIAJA KABUPATEN BARRU Yusuf Asri; Dalilul Falihin
Social Landscape Journal Vol 3, No 3 (2022): November
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56680/slj.v3i3.39149

Abstract

Moh. Yusuf Asri, 2022. The Effect of Embung (Water Storage) Development on Farmers' Harvests in Pacekke Village, Soppeng Riaja District, Barru Regency. Thesis, Faculty of Social Sciences and Law, Makassar State University. Supervised by Dalilul Falihin and Syarifah Balkis. The research was carried out with the following objectives: 1) To find out the description of the construction of a reservoir (water reservoir) in Pacekke Village, Soppeng Riaja District, Barru Regency. 2) To find out the description of farmers' harvests in Pacekke Village, Soppeng Riaja District, Barru Regency and 3) To find out whether there is any effect of the construction of a reservoir (water reservoir) on farmers' harvests in Pacekke Village, Soppeng Riaja District, Barru Regency. The type of research used is descriptive quantitative. The variables of this study consisted of the construction of reservoirs (water reservoirs) (variable X) and the yield of petahi (variable Y) data collection techniques using observation, questionnaires/questionnaires and documentation. The data analysis technique used is descriptive statistics and inferential analysis. Based on the research, it is known that: 1) The construction of a reservoir (water reservoir) in Pacekke Village, Soppeng Riaja District, Barru Regency is included in the "Very Good" category in terms of the indicators of the benefits of the development of the reservoir in environmental aspects, economic aspects, and social aspects of farmers in Pacekke Village, Soppeng Riaja District. Barru District. 2) The harvest in Pacekke Village, Soppeng Riaja District, Barru Regency is classified as "Good" in terms of market quality, cooking quality, and taste quality and 3) There is a positive and significant influence as evidenced by research and the correlation results are 0.655 which is in "Strong" category. Thus H0 is rejected and H1 is accepted, that is, there is an effect of the construction of a reservoir (water reservoir) on farmers' harvests in Pacekke Village, Soppeng Riaja District, Barru Regency