Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Persepsi Masyarakat Terhadap Bencana Banjir di Kabupaten Soppeng Dalilul Falihin; Rusdi Rusdi; Syarifah Balkis; Mauliadi Ramli; Reski Amelia
Seminar Nasional LP2M UNM SEMINAR NASIONAL 2021 : PROSIDING EDISI 3
Publisher : Seminar Nasional LP2M UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (188.455 KB)

Abstract

Abstrak. Banjir merupakan bencana yang paling sering terjadi di Indonesia. Setiap musim hujan tiba, bencana banjir akan terjadi di daerah-daerah langganan banjir. Kabupaten Soppeng merupakan daerah yang selalu mengalami banjir bandang setiap tahunnya. Masyarakat telah melakukan berbagai tanggapan dan strategi adaptasi dalam upaya menghadapi risiko banjir masa depan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui tanggapan masyarakat dan strategi adaptasi dalam menghadapi bencana banjir bandang di Kabupaten Soppeng. Metode dalam penelitian ini dilakukan dengan menggunakan wawancara mendalam dan pengamatan di daerah kawasan banjir. Partisipasi masyarakat berasal dari penelitian induktif sosial yang menghasilkan hasil deskriptif. Penelitian ini menunjukkan bahwa kurangnya koordinasi dan kerja yang tidak sinkron antara pemangku kepentingan merupakan faktor yang paling dominan dalam menyebabkan kerentanan yang lebih tinggi. Masyarakat mengungkapkan persepsi tentang pentingnya peran pemangku kepentingan selama respon banjir. Masalah yang dirasakan oleh masyarakat muncul karena pekerjaan yang tidak sinkron antara pemangku kepentingan, termasuk proses evakuasi yang tidak terkoordinasi, distribusi bantuan yang tidak merata, dan kemiskinan. penanganan pengungsi. Terbukti juga dari wawancara mendalam bahwa pemangku kepentingan tingkat tinggi, misalnya pemerintah daerah, dianggap kurang berperan aktif. Kata Kunci: Persepsi, Respon Masyarakat, Bencana Banjir
Upaya Implementasi Teknologi Tepat Guna dalam Peningkatan Kapasitas Staf Kelurahan Mancani Feri Padli Suyuti; Dalilul Falihin; Muh Said; Rusdi Rusdi; Khaeruddin Khaeruddin
Panrita Inovasi: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3, No 1 June 2024
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56680/pijpm.v3i1.61929

Abstract

Kegiatan pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas staf Kelurahan Mancani melalui implementasi teknologi tepat guna. Teknologi tepat guna dipilih untuk memperkuat kemampuan staf dalam mengoptimalkan pelayanan kepada masyarakat. Pelatihan ini mencakup berbagai aspek teknologi yang relevan dengan tugas dan fungsi sehari-hari staf kelurahan, termasuk pengelolaan data, sistem informasi, dan aplikasi administrasi publik. Pelatihan dilakukan dalam beberapa sesi yang meliputi teori dan praktek langsung dengan bimbingan dari para ahli teknologi. Metode pembelajaran yang interaktif dan partisipatif diterapkan untuk memastikan pemahaman yang mendalam dan kemampuan aplikasi teknologi dalam konteks kerja nyata. Hasil yang diharapkan dari pelatihan ini adalah peningkatan kompetensi staf dalam menggunakan teknologi tepat guna, yang pada akhirnya dapat meningkatkan efisiensi dan efektivitas pelayanan publik di Kelurahan Mancani.Pelatihan ini juga diharapkan dapat menjadi model bagi kelurahan lain dalam mengadopsi teknologi untuk mendukung tugas-tugas administratif dan pelayanan masyarakat, serta meningkatkan kapasitas sumber daya manusia di tingkat lokal. Dengan demikian, implementasi teknologi tepat guna menjadi langkah strategis dalam pengembangan kapasitas kelembagaan dan peningkatan kualitas layanan publik.
Peran Bank Sampah Dalam Meningkatkan Pendapatan Masyarakat di Kelurahan Untia Rusdi, Rusdi; BK, Nadita; Padli, Feri; Falihin, Dalilul
UNM Geographic Journal Volume 8 Nomor 1 Maret 2025
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/ugj.v1i1.74302

Abstract

The Role of Waste Bank in Increasing Community Income in Untia Village. This research aims to find out: 1) To find out how the role of Lepa-lepa Waste Bank in increasing community income in Untia Village 2) To find out the factors that support and inhibit the Lepa-lepa Waste Bank in increasing community income in Untia Village. The type of research used is qualitative with a case study approach. The data collection techniques used in this research are observation, interview, and documentation. Data analysis used in this research is data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The results showed that: 1) Lepa-lepa Waste Bank located in Untia Village has made a significant contribution in increasing community income. Through waste saving activities, people involved in the waste bank program earn additional income. The results of the income earned by the community are then utilized for the daily needs of the community. This shows that the Waste Bank program has begun to encourage the community to become more economically independent. Therefore, the Lepa-lepa Waste Bank through saving and sorting waste according to its type contributes to increasing community income in untia village. 2) There are factors that support and inhibit the Lepa-lepa Waste Bank in increasing community income in Untia village. Supporting factors are; member involvement, facilities and infrastructure, community involvement, and cooperation with other parties. While the inhibiting factors include customer indiscipline, low community mindset, and lack of interest   from young people.
DAMPAK PERBAIKAN TANGGUL SEBAGAI ADAPTASI BANJIR ROB TERHADAP PENGEMBANGAN UMKM DAN KEBERLANJUTAN EKONOMI MASYARAKAT PESISIR DI KEPULAUAN SELAYAR Annisar Eka Putri; Dalilul Falihin; Rusdi
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 12 No. 01 (2026): Volume 12 No. 01 Maret 2026 Publish
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v12i01.11336

Abstract

The coastal areas of the Selayar Islands are vulnerable to tidal flooding, which impacts the environment and the economic activities of coastal communities. Repairing embankments is one form of adaptation being undertaken to reduce this risk. This study aims to examine the description of embankment repairs as an adaptation effort by coastal communities, analyze their impact on the development of Micro, Small, and Medium Enterprises, and assess their contribution to maintaining the economic sustainability of coastal communities in the Selayar Islands. This study uses a qualitative approach with a case study type. Data collection was conducted through observation, interviews, surveys, and documentation. The results show that embankment repairs contribute to improving coastal environmental resilience through flood and coastal erosion control, supported by embankment structure reinforcement, wave breaker construction, and additional drainage channels. In addition, embankment improvements have a positive impact on increasing community economic activity, particularly strengthening the micro, small, and medium enterprise sector. The existence of embankments also plays a role in improving environmental safety and the smooth running of economic activities, thereby supporting the sustainable economy of coastal communities.