Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

AKTUALISASI NILAI-NILAI PANCASILA DALAM MEMPERKUAT TOLERANSI SOSIAL DI DESA KALEOK Hasbullah Hasbullah; Abd. Asis; Ashabul Kahpi
Journal Peqguruang: Conference Series Vol 8, No 1 (2026): Peqguruang, Volume 8 Nomor 1 Mei 2026
Publisher : Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/jp.v8i1.7062

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan aktualisasi nilai-nilai Pancasila dalam memperkuat toleransi sosial di Desa Kaleok. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya penerapan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan masyarakat multikultural guna menjaga keharmonisan dan mencegah konflik sosial. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Pendekatan ini digunakan untuk memperoleh gambaran yang mendalam mengenai praktik sosial masyarakat dalam menginternalisasi nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai-nilai Pancasila telah diimplementasikan dalam kehidupan masyarakat melalui sikap toleransi beragama, kepedulian sosial, semangat persatuan, musyawarah, dan keadilan sosial. Toleransi sosial tercermin dalam interaksi yang harmonis, keterbukaan terhadap perbedaan, serta partisipasi aktif dalam kegiatan sosial. Faktor pendukung meliputi budaya gotong royong, peran tokoh masyarakat, dan komunikasi yang baik, sedangkan hambatan berasal dari pengaruh teknologi dan perbedaan kepentingan. Namun, hambatan tersebut dapat diatasi melalui musyawarah. Secara umum, nilai-nilai Pancasila berperan penting dalam membentuk masyarakat yang toleran dan harmonis.
Towards Justice and Prosperity: Progressive Legal Study of Countering Illegal, Unreported and Unregulated Fishing Asis, Abd; Chakrabarty, Shambhu Prasad; Yunus, Ahsan; Hehanussa, D. J. A.; Lewerissa, Yanti Amelia
Samarah: Jurnal Hukum Keluarga dan Hukum Islam Vol. 9 No. 3 (2025): Samarah: Jurnal Hukum Keluarga dan Hukum Islam
Publisher : Islamic Family Law Department, Sharia and Law Faculty, Universitas Islam Negeri Ar-Raniry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/sjhk.v9.i3.25666

Abstract

Illegal, Unreported, and Unregulated (IUU) fishing poses a significant threat to Indonesia's vast marine resources, contributing to economic losses, environmental degradation, and the marginalization of coastal communities. Although Indonesia has adopted penal and non-penal instruments to counter IUU fishing, the current legal approach remains largely reactive and fragmented, with law enforcement focusing on low-level actors while systemic drivers and corporate beneficiaries remain untouched. The article's strength lies in its integration of progressive law with Islamic legal principles, providing a unique perspective that emphasizes justice, human welfare, and sustainability. This article employs a normative juridical method, using a statute approach, case approach, conceptual approach, and comparative approach to Islamic legal principles such as maslahah mursalah and hisbah. The results shows that a holistic and human-centered legal approach is essential to restore equity, increase deterrence, and ensure sustainable fisheries management. The novelty of this research lies in formulating a concrete legal reconstruction model that operationalizes progressive justice and Islamic legal teleology as integrated instruments for future reform of Indonesia’s fisheries legal regime. This article contributes to the discourse on legal reform in environmental governance, offering practical insights for policymakers and legal practitioners in Indonesia and beyond.