Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

ANALISA PEMODELAN BANGKITAN PERGERAKAN LALU LINTAS PADA SEKOLAH MENENGAH UMUM NEGERI SAMARINDA PURNAMA, EKA
KURVA S JURNAL MAHASISWA Vol 4, No 1 (2014)
Publisher : KURVA S JURNAL MAHASISWA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (83.143 KB)

Abstract

Analisa bangkitan perjalanan merupakan salah satu tahapan dalam analisis kebutuhan dalam perjalanan pada pemodelan perencanaan transportasi empat tahap. Tahapan yang lainnya adalah sebaran pergerakan, pemilihan moda, dan pemilihan rute. Ada dua metode analisa yang umum digunakan, yaitu metode analisa regresi dan metode analisa kategori. Pada penelitian ini digunakan metode analisa regresi. Model analisa regresi dibuat dalam bentuk persamaan hubungan antara jumlah perjalanan perhari sebagai variabel tidak bebas dan karakteristik rumah tangga sebagai variabel bebasnya             Penelitian ini dilakukan di tujuh sekolah menengah umum negeri samainda. Data yang diperoleh meliputi bangkitan perjalanan sebagai variabel tidak bebas dan lima variabel sekolah menengah umum negeri di samarinda sebagai variabel bebas. Model Matematis dari 5 variabel bebas adalah (X1) = 0,172  (X2) = (X3) = 0,154  (X4) = 0,009, (X5) = 0,005  Terhadap Pengguna Jenis Kendaraan (Y) Y = 5,659 + 0,172 (X2) + 0,154 (X3) + 0,009 (X4) + 0,005 (X5 )
Sosialisasi dan Pelatihan Sertifikasi Produk Halal Pada Pelaku Usaha Makanan di Padukuhan Sumberan Kecamatan Ngaglik Kabupaten Sleman As’ari, Hasim; Suarsa, Abin; Purnama, Eka
Abdimas Indonesian Journal Vol. 4 No. 2 (2024)
Publisher : Civiliza Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59525/aij.v4i2.368

Abstract

The government requires business actors to have a halal certificate by 2024. This PKM activity aims to socialize Law no. 33 of 2014 concerning Halal Product Guarantees, and business actors in Sumberan Hamlet, Ngaglik District, Sleman Regency, through socialization activities and halal certification training, are expected to be able to produce halal food products, thoyiban. This is because there is still a lack of business actors in Sumberan Hamlet who have halal certificates. The PKM method goes through an initial preparation stage, the implementation stage of PKM activities is carried out with lectures and a mentoring stage. PKM ran smoothly, participants were very enthusiastic about following stage by stage. Through this PKM, business actors in Sumberan Hamlet guarantee halal quality in their products in order to obtain halal certificates so that they can increase sales, and ultimately improve community welfare.
Principal Component Analysis: Identifiying Underlying Issues that Lead to Divorce in South Sulawesi Purnama, Eka
Journal of Mathematics and Applied Statistics Vol. 2 No. 2 (2024): December 2024
Publisher : Yayasan Insan Literasi Cendekia (INLIC) Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35914/mathstat.v2i2.234

Abstract

This study aims to analyze the various factors contributing to divorce in South Sulawesi, with the goal of identifying and understanding the underlying issues that lead to marital breakdowns in the region. Utilizing Principal Component Analysis (PCA) to reduce the variables associated with divorce, thirteen factors were examined. The analysis revealed five key components: moral issues, personal will, differences of opinion, economic challenges, and criminality. Notably, these components accounted for 82% of the variance in the data, highlighting their significance in understanding the dynamics of divorce in South Sulawesi. This research provides valuable insights for policymakers and practitioners working to enhance marital stability in the region.
KONSEP KITAB UNDANG UNDANG HUKUM PIDANA (KUHP) TENTANG TINDAK PIDANA PEMBUNUHAN DALAM KEADAAN DARURAT : Analisis Putusan No.1/Pid.Sus-Anak/2020/PN.KPN Purnama, Eka; Ucuk, Yoyok; Subekti
COURT REVIEW Vol 5 No 04 (2025): ILMU HUKUM
Publisher : COMMUNITY OF RESEARCH LABORATORY (KELOMPOK KOMUNITAS LABORATORIUM PENELITIAN)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69957/cr.v5i04.1981

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaturan tindak pidana pembunuhan dalam keadaan darurat menurut KUHP dan penerapan sanksi pidana pada pelaku pembunuhan dalam keadaan darurat pada putusan No.1/Pid.Sus-Anak/2020/PN.KPN. Tindak pidana pembunuhan dalam keadaan darurat dikenal dengan istilah pembelaan terpaksa melampaui batas (noodweer exces) diatur dalam Pasal 49 ayat (1) dan (2) KUHP. Penelitian ini merupakan penelitian yuridis normatif. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan perundang-undangan dan pendekatan konseptual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa menurut Pasal 49 ayat (1) KUHP, tindakan membunuh penyerang dibenarkan jika dilakukan dalam keadaan goncangan jiwa yang hebat akibat adanya ancaman atau serangan melawan hukum yang membahayakan dirinya, orang lain, harta benda, atau kehormatan kesusilaan. Namun, terdapat batasan dalam pembelaan tersebut, jika kekuatan yang digunakan melebihi batas diperlukan dapat dimintakan pertanggungjawaban pidana. Menurut pasal 49 ayat (2) KUHP, tindakan pembelaan dari perampok tidak dipidana karena merupakan respons alami dari goncangan jiwa yang hebat akibat serangan melawan hukum. Dalam putusan No.1/Pid.Sus-Anak/2020/PN.KPN, hakim menjatuhkan sanksi pidana yang tidak tepat pada anak pelaku karena tindakan pembunuhan yang dilakukan bertujuan untuk melindungi diri, orang lain, harta benda, dan kehormatan kesusilaan, sesuai dengan pembuktian di persidangan. Pemerintah dan DPR perlu menetapkan pedoman hukum yang jelas mengenai batasan pembelaan terpaksa. Hakim juga harus mempertimbangkan Pasal 49 KUHP secara komprehensif dalam kasus serupa agar menghasilkan putusan yang berkeadilan.
Pemetaan Indeks Khusus Penanganan Stunting (IKPS) Indonesia menggunakan Metric Multidimensional Scaling (MMDS) Purnama, Eka
ESTIMASI: Journal of Statistics and Its Application Vol. 6, No. 2, Juli, 2025 : Estimasi
Publisher : Hasanuddin University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/ejsa.v6i2.45235

Abstract

This study aims to map the Special Handling Index for Stunting (Indeks Khusus Penanganan Stunting/IKPS) in Indonesia using Metric Multidimensional Scaling (MMDS) to identify spatial patterns and similarities in characteristics among provinces. The MMDS analysis produced a visualization that grouped 34 provinces into 10 clusters with similar IKPS characteristics and spatial proximity within each group. Additionally, three provinces were identified as outliers due to their significantly greater spatial distances from other provinces, these provinces are DI Yogyakarta, Gorontalo, and Papua. Model quality evaluation showed a STRESS value of 0.0248 and a coefficient of determination (R²) of 0.9993, indicating an excellent fit in representing the spatial data, thus making the clustering model on the spatial map reliable for use. These findings provide a comprehensive overview of the distribution and characteristics of stunting handling in Indonesia. Therefore, the clustering results can serve as a strategic foundation for stakeholders and policymakers in designing strategies and implementing more focused and effective interventions to address and manage stunting across various regions in Indonesia.
IMPLEMENTASI PENGGUNAAN KARTU STOK UNTUK MENINGKATKAN MANAJEMEN PERSEDIAAN PADA TOKO PLASTIK BB3 YOGYAKARTA Purnama, Eka; Utami, Endang Sri
Reswara: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/rjpkm.v4i2.3219

Abstract

Kurangnya pendidikan dan keterampilan terkait akuntansi pada pelaku usaha mengakibatkan sebagian besar dari mereka tidak mampu mencatat persediaan dengan baik, sehingga kurang memahami pentingnya akuntansi dalam pengelolaan bisnis. Maka, dilakukan kegiatan pengabdian masyarakat untuk mengenalkan cara penggunaan kartu stok persediaan. Metode yang diterapkan meliputi sosialisasi, pendampingan, dan praktik langsung. Dengan pengenalan dan pelatihan tentang manajemen persediaan, UMKM dapat belajar bagaimana menghitung persediaan awal dan persediaan akhir, cara memperkirakan tingkat persediaan yang tepat, serta bagaimana memonitor persediaan secara teratur. Hasilnya menunjukkan bahwa penggunaan kartu stok dapat membantu pelaku usaha merencanakan pengadaan barang dengan lebih efektif, menghindari kekurangan stok atau kelebihan stok yang tidak perlu, dan meningkatkan efisiensi dalam manajemen persediaan. Tidak hanya itu, cara membuat laporan keuangan yang efektif dan akurat juga dapat dipelajari oleh pelaku usaha agar dapat memonitor kinerja bisnis dengan baik. Dengan cara ini, kegiatan pengabdian masyarakat dapat memberikan keuntungan yang besar bagi UMKM dalam mengatur persediaan dan meningkatkan performa bisnis mereka
Pengaruh Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT), Indeks Pembangunan Manusia (IPM) dan Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) terhadap Kemiskinan di Indonesia Purnama, Eka
Journal Transformation of Mandalika, e-ISSN: 2745-5882, p-ISSN: 2962-2956 Vol. 6 No. 12 (2025): Desember
Publisher : Institut Penelitian dan Pengembangan Mandalika Indonesia (IP2MI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/jtm.v6i12.6004

Abstract

This study aims to analyze the effect of the Open Unemployment Rate (OUR), Human Development Index (HDI), and Labor Force Participation Rate (LFPR) on poverty in Indonesia. The study employs a quantitative approach using multiple linear regression analysis with cross-sectional data covering 38 provinces in Indonesia. Secondary data were obtained from the official publications of Statistics Indonesia (BPS). Poverty rate is used as the dependent variable, while OUR, HDI, and LFPR are employed as independent variables. The results show that the Open Unemployment Rate has a positive and significant effect on poverty, indicating that higher unemployment leads to an increase in the poverty rate. The Human Development Index has a negative and significant effect on poverty, suggesting that improvements in education, health, and living standards contribute to poverty reduction. Meanwhile, the Labor Force Participation Rate shows a positive and significant effect on poverty, indicating that increased labor force participation does not automatically reduce poverty when not accompanied by adequate employment opportunities and job quality. Simultaneously, OUR, HDI, and LFPR significantly affect poverty in Indonesia. These findings highlight the importance of strengthening job creation policies, improving the quality of human development, and enhancing labor market effectiveness as part of a comprehensive poverty alleviation strategy in Indonesia