Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Pengaruh Jenis Alkali Terhadap Karakteristik Cat Emulsi Dari Kasein Susu Sapi Afkir Purnavita, Sari
CHEMTAG Journal of Chemical Engineering Vol 4, No 2 (2023): CHEMTAG Journal of Chemical Engineering
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 (UNTAG) Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56444/cjce.v4i2.4350

Abstract

Melimpahnya produksi susu sapi di Indonesia tidak sebanding dengan angka konsumsi susu di masyarakat Indonesia. Hal itu menyebabkan banyaknya produk susu sapi yang terbuang (afkir). Produk susu afkir tersebut dapat dimanfaatkan sebagai bahan pembuatan cat emulsi. Kandungan kasein dalam susu dapat menjadi perekat dalam cat menggantikan perekat sintetis. Kasein perlu ditambahkan larutan alkali untuk memunculkan sifat perekat dalam kasein. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh jenis alkali meliputi boraks, CaCO3, NaHCO3, dan KOH terhadap karakteristik cat meliputi kekentalan, ukuran partikel, daya rekat, waktu kering, dan kekerasan. Hasil penelitian menunjukkan tidak adanya pengaruh jenis alkali terhadap kekentalan dan ukuran partikel, namun berpengaruh terhadap waktu kering, daya rekat, dan kekerasan.
PEMBUATAN BIOPLASTIK KOMPOSIT TAPIOKA DAN CARBOXYMETHYL CELLULOSE DENGAN PENAMBAHAN PIGMEN PUTIH TiO2 Septianingsih, Ayu; Purnavita, Sari; Pratiwi, Mumpuni Asih; Rahayu, Lucia Hermawati
CHEMTAG Journal of Chemical Engineering Vol 6, No 2 (2025): CHEMTAG Journal of Chemical Engineering
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 (UNTAG) Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56444/cjce.v6i2.6542

Abstract

Sampah plastik yang banyak beredar di lingkungan masyarakat adalah plastik sintetik yang sulit terdegradasi oleh mikroorganisme. Solusi untuk mengurangi sampah plastik sintetik adalah dengan memproduksi bioplastik. Bioplastik adalah plastik yang ramah lingkungan dan dapat dibuat dari bahan polimer alami seperti tapioka. Bioplastik berbahan dasar tapioka memiliki kelemahan yaitu kekuatan mekanik yang rendah sehingga diperlukan penambahan bahan penguat seperti carboxymetyl cellulose. Selanjutnya untuk menambah estetika, sifat tidak tembus pandang, dan warna putih dari bioplastik dapat dilakukan dengan penambahan pigmen TiO2. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kombinasi perlakuan rasio jumlah tapioka dengan CMC dan jumlah pigmen terhadap karakteristik bioplastik. Variabel bebas pada penelitian ini terdiri dari rasio jumlah pati : CMC (99% : 1%; 98% : 2%; 97% : 3%; 96% : 4%; 95% : 5%) dan jumlah pigmen TiO2 (0,02 g, 0,04 g). Proses pembuatan bioplastik dilakukan dengan menambahkan pati dan CMC, lalu menambahkan sorbitol ke dalam campuran. Selanjutnya ditambahkan TiO2 sebanyak variable yang telah ditentukan kedalam campuran. Kemudian melakukan pemanasan di atas hotplate dengan suhu 70°C dengan pengadukan menggunakan magnetic stirrer selama 40 menit. Kemudian larutan dituangkan pada nampan plastik lalu dilakukan pengeringan menggunakan oven pada suhu 55°C selama 5 jam. Bioplastik yang sudah jadi akan dilakukan proses analisis terhadap karakteristiknya yang meliputi ketebalan, ketahanan air, degradabilitas, kuat tarik, elongasi, dan morfologi. Semakin besar CMC yang ditambahkan berpengaruh terhadap kenaikkan nilai ketahanan air dan kuat tarik bioplastik, serta menurunkan nilai ketebalan, biodegradasi dan elongasi bioplastik. Semakin besar jumlah TiO2 berpengaruh terhadap penurunan nilai ketahanan air, biodegradasi, dan kuat tarik bioplastik, serta menaikkan nilai ketebalan dan elongasi dari bioplastik. Kondisi optimum didapat pada perlakuan perbandingan tapioka dengan CMC sebesar 96%:4% dengan jumlah TiO2 0,2 gram untuk uji ketebalan, ketahanan air, dan morfologi bioplastik.
Pengaruh Rasio Reaktan Terhadap Karakteristik Fenol Formaldehida Jenis Resol Yang Tidak Berbahaya Bagi Lingkungan Purnavita, Sari; Sutanti, Sri
Kimia Padjadjaran Vol 1, No 1 (2022)
Publisher : Kimia Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Fenol formaldehida jenis resol adalah polimer hasil reaksi polimerisasi antara fenol dan formaldehida dengan katalis basa. Fenol formaldehida jenis resol memiliki peran penting sebagai bahan perekat dan bahan pelapis pada industri kayu. Reaksi pembentukan fenol formaldehida dilakukan secara kondensasi polimerisasi. Berdasarkan fungsionalitas fenol dan formaldehid maka satu mol fenol dapat berikatan dengan tiga mol formaldehida, namun untuk menghasilkan produk yang tidak berbahaya bagi lingkungan maka pada penelitian ini dilakukan dengan perbandingan mol formaldehida kurang dari tiga Dengan perbandingan mol formaldehida yang kurang dari tiga, jika reaksi sempurna maka kandungan formaldehida pada produk fenol formaldehida jenis resol akan 0 mg/L, batas ambang kadar formaldehida yang diperbolehkan adalah 3 mg/L. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan mengetahui pengaruh rasio reaktan terhadap karakteristik fenol formaldehida jenis resol. Variabel bebas pada penelitian ini adalah rasio reaktan dengan perbandingan mol fenol:formaldehida sebesar 1:1,5 ; 1:1,75 ; 1:2. Variabel terikat pada penelitian ini adalah viskositas, daya rekat, waktu kering. Pembuatan fenol formaldehida dilakukan dengan mencampurkan fenol, formalin kadar 37%, dan katalis NaOH 2,5 N hingga diperoleh pH 10, selanjutnya memanaskan larutan di dalam labu leher tiga dengan pengadukan menggunakan pengaduk mekanis pada suhu 90°C selama 3 jam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rasio reaktan berpengaruh sangat nyata terhadap viskositas, daya rekat, dan waktu kering fenol formaldehida yang diperoleh. Semakin besar rasio mol formaldehida, nilai viskositas dan daya rekat meningkat, serta waktu kering semakin cepat.
Workshop Pembuatan Hand Soap Kepada Kelompok Gerai Kopi & Mi Kelurahan Padangsari, Kecamatan Banyumanik: Menuju UMKM Sehat dan Produktif Rahayu, Lucia Hermawati; Purnavita, Sari; Oktaviananda, Cyrilla
Palawa: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2022)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31942/palawa.v1i1.7040

Abstract

Pandemi Covid-19 yang melanda dunia hingga saat ini telah mengubah masyarakat dengan kebiasaan hidup baru (new normal life), dimana aktivitas di luar rumah dilakukan dengan mematuhi protokol kesehatan yang ditetapkan oleh pemerintah. Pandemi covid membawa dampak sosial ekonomi bagi masyarakat, antara lain lesunya ekonomi akibat turunnya ekonomi masyarakat. Kegiatan Pengabdian Masyarakat berupa workshop pembuatan hand soap ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan kepada mitra pengabdian tentang proses pembuatan produk hand soap dan gambaran peluang wirausaha untuk membantu meningkatkan ekonomi mereka. Selain itu untuk menumbuhkan kesadaran masyarakat akan pentingnya mencuci tangan dengan menggunakan hand soap sebagai bentuk perlindungan dan pencegahan diri dari serangan virus corona di masa pandemi, Mitra Pengabdian Masyarakat ini adalah para pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Kelurahan Padangsari, Semarang, yang tergabung dalam Kelompok Gerai Kopi & Mi Padangsari. Kegiatan pengabdian dilaksanakan dalam tiga sesi, yaitu kegiatan penyuluhan dan pemberian materi, pelatihan pembuatan hand soap, serta pelatihan perhitungan harga pokok produk (HPP) dan gambaran berwirausaha. Hasil dari rangkaian kegiatan Pengabdian Masyarakat adalah mitra menunjukkan respon positif dan antusias dengan materi dan praktek pembuatan hand soap yang diberikan karena relevan dengan era new normal, Keunggulan pembuatan hand soap ini adalah bahan yang dibutuhkan mudah didapatkan di pasaran dengan harga terjangkau, peralatan dan prosedur pembuatannya sederhana dan mudah dipahami, serta dapat diimplementasikan sebagai produk untuk berwirausaha. Usai mengikuti kegiatan workshop, mitra sangat termotivasi untuk memproduksi hand soap, selain untuk memenuhi kebutuhan sendiri sehingga dapat menghemat pengeluaran keluarga, juga akan dipasarkan untuk meningkatkan ekonomi guna mewujudkan UMKM sehat dan produktif.Kata kunci: handsoap, sabun, protokol kesehatan, wirausaha Abstract. The Covid-19 pandemic that has hit the world until now has changed people with new living habits, where activities outside the home are carried out by complying with the health protocols set by the government. The Covid pandemic has had socio-economic impacts on the community, including the economic slowdown due to the community's economic downturn. This Community Service activity in the form of a hand soap making workshop aims to provide knowledge and skills to service partners about the process of making hand soap products and an overview of entrepreneurial opportunities to help improve their economy. In addition, to increase public awareness of the importance of washing hands using hand soap as a form of protection and self-prevention from the corona virus attack during the pandemic, these Community Service Partners are the perpetrators of Micro, Small and Medium Enterprises (UMKM) Padangsari Village, Semarang, who are members of the Padangsari Coffee & Noodle Outlets Group. The service activities were carried out in three sessions, namely counseling training and providing materials, as well as training on making hand soap, as well as training on the cost of product (HPP) and entrepreneurship overview. The result of a series of Community Service activities is that partners show a positive and enthusiastic response to the materials and practices of making hand soap that are provided because they are relevant to the new normal era. simple and easy to reach, and can be implemented as a product for entrepreneurship. After participating in the workshop, partners are very interested in producing hand soap, in addition to meeting their own needs so that they can save family expenses, they will also be marketed to increase the economy in order to create healthy and productive MSMEs.Keywords: entrepreneurship, handsoap, health protocol, soap
PENGAYAAN IPTEK BIDANG KIMIA TERAPAN BAGI SISWA SMAN 1 SUKOREJO MELALUI PELATIHAN PEMBUATAN SABUN PADAT HERBAL METODE DINGIN DAN LIQUID DETERGENT Sutanti, Sri; Purnavita, Sari; Suryanto, Edy; Dewantoro, Noverell Bagas
Palawa: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2023)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31942/palawa.v2i1.8742

Abstract

. Bagi remaja atau siswa di SMA, pengetahuan praktis lebih menarik dibandingkan pengetahuan teoritis semata. Pembelajaran kimia perlu didukung dengan praktek pembuatan produk-produk kimia yang secara nyata dibutuhkan oleh masyarakat. Melalui kegiatan praktek, siswa akan mendapat gambaran penerapan manfaat kimia dengan jelas dan dapat mengeksplor kreativitasnya, sehingga siswa akan lebih mudah memahami materi pembelajaran kimia. Sabun mandi padat dan liquid detergent adalah sebagian dari produk kimia yang banyak dibutuhkan oleh masyarakat dalam kehidupan sehari-hari. Proses pembuatan sabun padat herbal dan liquid detergent tidaklah sulit, karena dapat diproduksi dalam skala kecil dengan proses yang sederhana sehingga dapat dilakukan di sekolah-sekolah ataupun di rumah, bahkan dapat dijadikan sebagai produk wirausaha. Meski demikian, untuk proses pembuatan sabun padat herbal dan liquid detergent perlu didasari dengan pengetahuan dan pengalaman praktis agar mampu menghasilkan produk yang aman untuk digunakan. Hal ini yang menjadi pertimbangan kami dalam pemilihan materi pelatihan kimia di SMAN 1 Sukorejo, Kendal.  Kegiatan pelatihan pembuatan sabun padat herbal dan liquid detergent  yang kami lakukan ini merupakan implementasi dharma ke tiga dari Tri Dharma Perguruan Tinggi, yaitu Pengabdian kepada Masyarakat. Kegiatan pelatihan kali ini mampu memberikan gambaran nyata pada siswa seputar teknologi pembuatan produk-produk kimia terapan. Para siswa melakukan praktek dengan senang dan tidak merasa kesulitan dalam memahami materinya. Kegiatan praktek pembuatan produk-produk kimia terapan dapat menjadi salah satu solusi dalam mengatasi permasalahan pada proses pembelajaran kimia di SMA
Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan Brumbungan, Kecamatan Semarang Tengah, Kota Semarang Melalui Pembuatan Sabun Cair Oktaviananda, Cyrilla; Pratiwi, Mumpuni Asih; Purnavita, Sari; Cahyani, Intan Dwi; Argananda, Jasmine Aulia
Palawa: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2023)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31942/palawa.v2i2.9905

Abstract

Kantor kelurahan Brumbungan terletak di Jalan Brumbungan RT 8 RW 5 Kecanatan Semarang Tengah. Jumlah penduduk kelurahan Brumbungan per Oktober 2023 adalah sebesar 3.354 jiwa dengan 1.502 KK. Penduduk Perempuan berjumlah 1.876 jiwa. Jumlah ini 400an jiwa lebih banyak dibandingkan penduduk laki-laki. Jumlah penduduk perempuan yang lebih banyak diasumsikan bahwa sejumlah 400an perempuan merupakan tulang punggung keluarga. Untuk itu, diperlukan upaya-upaya aktif untuk menambah keterampilan perempuan di Kelurahan Brumbungan agar dapat berdaya ubah dan berdaya guna bagi lingkungan terlebih bagi keluarganya sendiri. Keprihatinan ini mendorong Ibu Lurah Kelurahan Brumbungan untuk mengundang tim pengabdian kepada masyarakat Prodi D3 Teknik Kimia Politeknik Katolik Mangunwijaya untuk mengadakan kegiatan pemberdayaan masyarakat dalam bentuk workshop pembuatan sabun cair. Sabun cair yang dipilih adalah sabun cuci piring. Sabun cuci piring dipilih karena selain bahan baku yang digunakan mudah didapat dengan harga yang murah, produk sabun cuci piring juga mudah dipasarkan karena merupakan salah satu produk kebutuhan rumah tangga. Seluruh peserta workshop antusias mengikuti kegiatan. Peserta workshop berkomitmen untuk meneruskan ilmu yang didapatkan menjadi sarana untuk berwirausaha demi peningkatan pendapatan rumah tangga.