Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PEMERIKSAAN DENYUT NADI, TEKANAN DARAH, DAN GLUKOSA DARAH DI POSYANDU LANSIA ABIYOSO POLKESBAYA Ervi Husni; Tatarini Ika Pipit Cahyani; Sherly Jeniawaty; Dina Isfentiani; Ani Media Harumi; Ira Puspitasari; Ira Rahayu Tiyar Sari; Yuni Ginarsih; Dwi Purwanti; Ulfa Hidayah; Puspita Zella Wigati; Luthfi Rusyadi; Juliana Christyaningsih; Melania Rizerda Pebianti
Edukasi Masyarakat Sehat Sejahtera (EMaSS) : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2024): Juli
Publisher : Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37160/emass.v6i2.400

Abstract

Upaya pemeliharaan kesehatan lansia dilakukan sejak lansia berusia 60 tahun dengan tujuan untuk menjaga agar tetap hidup sehat, berkualitas, dan mandiri. Kesehatan fisik dan mental menjadi faktor penting yang perlu diperhatikan pada lansia. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang diselenggarakan pada tanggal 6 September 2023, berlokasi di Poltekkes Kemenkes Surabaya, dihadiri 38 lansia. Alat yang digunakan untuk pemeriksaan tekanan darah dan denyut nadi menggunakan alat tensimeter sedangkan pemeriksaan glukosa darah acak menggunakan alat point of care. testing (POCT). Hasil yang didapat adalah lansia yang ikut program ini terbanyak 68% berjenis kelamin perempuan, selain itu ada 12 dari 26 (32%) lansia memiliki memiliki tekanan darah tinggi. Terdapat 1 dari 38 (3%) lansia memiliki denyut nadi di atas batas normal dan 3 dari 38 (8%) lansia dengan kadar glukosa darah di atas batas normal. Hal ini menunjukkan bahwa kondisi kesehatan lansia harus tetap dipantau anggota keluarga lainnya agar lansia selalu sehat, Kata kunci: Denyut nadi, tekanan darah lansia, kadar glukosa darah, Posyandu lansia Abiyoso Polkesbaya
CEGAH ANEMIA SANTRIWATI DI WILAYAH PONDOK PESANTREN KOTA SURABAYA Mairo, Queen Khoirun Nisa’; Jeniawaty, Sherly; Ginarsih, Yuni; Ngestiningrum, Ayesha Hendriana; Harumi, Ani Media; Alfiah, Siti; Purwanti, Dwi; Sari, Ira Rahayu Tiyar
MAJU : Indonesian Journal of Community Empowerment Vol. 2 No. 6 (2025): MAJU : Indonesian Journal of Community Empowerment, November 2025
Publisher : Lembaga Pendidikan dan Penelitian Manggala Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62335/maju.v2i6.1900

Abstract

Anemia remains a global public health problem and continues to pose a significant burden in many developing countries. Several national and regional studies have reported that the prevalence of anemia among adolescent girls ranges from 14% to 50%, depending on location and survey methods, with many studies showing rates exceeding 30% in certain populations. Female students (santriwati) living in Islamic boarding schools (pondok pesantren) are particularly vulnerable to anemia. Common contributing factors include inadequate iron intake, irregular communal eating practices, limited nutritional knowledge, excessive menstrual bleeding, and restricted access to health services. The implementation of the community engagement program consisted of three main stages: (1) Socialization and initial hemoglobin (Hb) screening to obtain a preliminary overview of anemia status; (2) Health education and interactive discussions delivered through lectures, question-and-answer sessions, and educational video presentations; and (3) Evaluation and post-activity monitoring through joint reflections involving both the boarding school administrators and the participants. The combination of Hb screening, interactive counseling sessions, leaflet-based educational media, and institutional support from the boarding schools proved effective in creating a conducive environment for promoting healthy behaviors. However, challenges such as limited availability of Hb testing equipment and negative perceptions toward iron supplementation still need to be addressed through continuous approaches and cross-sectoral collaboration.