Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search
Journal : Chemistry Education Practice

Pengaruh Model Pembelajaran Two Stay Two Stray (TSTS) Dipadukan dengan Metode Demonstrasi Terhadap Hasil Belajar Kimia Lilis Sulistyanti; Jeckson Siahaan; Eka Junaidi
Chemistry Education Practice Vol. 2 No. 1 (2019): Mei
Publisher : FKIP University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (262.085 KB) | DOI: 10.29303/cep.v2i1.1137

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui mengetahui pengaruh model pembelajaran Two Stay-Two Stray (TSTS) dipadukan dengan metode demonstrasi terhadap hasil belajar kimia materi pokok laju reaksi pada siswa kelas XI MIA MAN 2 Mataram. Jenis penelitian  ini merupakan quasi experimental dalam bentuk Post-test Only Control Group Design. Populasi dalam penelitian ini meliputi seluruh siswa kelas XI MIA MAN 2 Mataram. Teknik yang digunakan untuk pengambilan sampel yaitu dengan teknik simple random sampling. Sampel pada penelitian ini adalah kelas XI MIA 4 sebagai kelas eksperimen dan kelas XI MIA 2 sebagai kelas kontrol. Pada kelas eksperimen diberi perlakuan dengan menerapkan model pembelajaran Two Stay-Two Stray (TSTS) dipadukan dengan metode demonstrasi sedangkan pada kelas kontrol diberi perlakuan dengan menerapkan model pembelajaran konvensional. Uji hipotesis pada penelitian ini menggunakan uji-t. Hasil uji statistik diperoleh thitung = 5,009 > ttabel = 1,671 yang berarti H0 ditolak. Berdasarkan hasil tersebut maka dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran Two Stay-Two Stray (TSTS) dipadukan dengan metode demonstrasi memberikan pengaruh yang lebih baik terhadap hasil belajar kimia materi pokok laju reaksi pada siswa kelas XI MIA MAN 2 Mataram.
Pengaruh Jurnal Belajar Terhadap Hasil Belajar Kimia Materi Hidrokarbon Annisa Septian Nurkhasanah; Mukhtar Haris; Jeckson Siahaan
Chemistry Education Practice Vol. 3 No. 1 (2020): Mei
Publisher : FKIP University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/cep.v3i1.1546

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan jurnal belajar dan perbedaan antara pembelajaran menggunakan jurnal belajar dengan pembelajaran tanpa menggunakan jurnal belajar terhadap hasil belajar kimia materi hidrokarbon pada siswa kelas XI MIA SMAN 8 Mataram. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian eksperimen semu dengan desain penelitian posttest only-nonequivalent control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI MIA SMAN 8 Mataram. Sampel dalam penelitian ini yaitu kelas XI MIA 2 dan XI MIA 4 yang ditentukan melalui teknik pengambilan sampel Purposive Sampling. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah jurnal belajar dan variabel terikatnya adalah hasil belajar kimia siswa dalam ranah kognitif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan pemberian posttest dalam bentuk tes pilihan ganda untuk mengukur hasil belajar siswa. Pengujian hipotesis dilakukan dengan menggunakan uji U-test dengan pengambilan keputusan didasarkan pada uji hipotesis dua pihak. Uji U-test digunakan untuk menganalisis data hasil belajar kimia siswa, didapatkan Zhitung (3,39) > Ztabel (1,64). Hasil tersebut menunjukkan bahwa pembelajaran menggunakan jurnal belajar pada pelajaran kimia materi hidrokarbon memberikan hasil belajar yang lebih baik daripada tanpa menggunakan jurnal belajar pada siswa  kelas XI MIA SMAN 8 Mataram. Kata kunci : jurnal belajar, hasil belajar, materi hidrokarbon
Hubungan Antara Prestasi Belajar Kimia Dengan Keterampilan Komunikasi Lisan Berdasarkan Persepsi Siswa Lukmanul Hakim; Yayuk Andayani; Jeckson Siahaan
Chemistry Education Practice Vol. 4 No. 3 (2021): November
Publisher : FKIP University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/cep.v4i3.2657

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara prestasi belajar kimia dengan keterampilan komunikasi lisan berdasarkan persepsi siswa. Penelitian kuantitatif ex-post facto melibatkan sebanyak 231 siswa sebagai sampel yang ditentukan menggunakan proportionate stratified random sampling. Data keterampilan komunikasi lisan dikumpulkan menggunakan angket dan data prestasi belajar kimia siswa dari dokumen guru. Teknik analisis korelasi Pearson Product Moment digunakan untuk uji hipotesis dan analisis deskriptif untuk menjelaskan tingkat ketercapaian prestasi maupun komunikasi lisan siswa. Hasil uji hipotesis menunjukkan adanya hubungan positif dan signifikan (thitung = 12057,742 > ttabel = 3,89) antara prestasi belajar kimia dan keterampilan komunikasi lisan siswa kelas XI MIA di SMAN Mataram dan Lombok Barat Tahun Ajaran 2020/2021, namun hubungannya sangat rendah (rxy= 0,10). Hasil analisis statistik deskriptif menunjukkan bahwa kategori ketercapaian rata-rata nilai untuk prestasi belajar kimia dan keterampilan komunikasi lisan siswa kelas XI MIA di SMAN Mataram dan Lombok Barat Tahun Ajaran 2020/2021 secara keseluruhan termasuk kategori tinggi.
Pengembangan Modul Pembelajaran Kimia Berbasis Aplikasi Android pada Materi Larutan Elektrolit dan Nonelektrolit Rizky Jasahuldia; Jeckson Siahaan; Dwi Laksmiwati; I Nyoman Loka
Chemistry Education Practice Vol. 4 No. 3 (2021): November
Publisher : FKIP University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/cep.v4i3.2800

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan (Research and Development) yang bertujuan untuk mengetahui kelayakan dan kepraktisan modul pembelajaran kimia berbasis aplikasi android pada materi larutan elektrolit dan nonelektrolit. Desain penelitian yang digunakan adalah model pengembangan Borg dan Gall. Penelitian ini terbatas hanya sampai 5 tahap yaitu riset dan pengumpulan informasi, perencanaan, pengembangan produk awal, uji lapangan produk awal dan revisi produk awal. Sampel dalam penelitian ini adalah 40 siswa kelas X MIPA SMAN 1 Keruak yang diambil secara random proporsional yang terdiri dari 10 siswa kelas X MIPA 1, 10 siswa kelas X MIPA 2, 10 siswa kelas X MIPA 3 dan 10 siswa kelas X MIPA 4. Hasil penilaian kelayakan oleh ketiga validator menggunakan indeks Aiken diperoleh nilai V=0,88 yang menunjukkan bahwa modul pembelajaran kimia berbasis aplikasi android pada materi larutan elektrolit dan nonelektrolit sangat layak untuk diujicobakan. Hasil uji kepraktisan yang diperoleh dari angket respon siswa menunjukkan rata-rata kepraktisan untuk semua aspek sebesar 82% yang berarti bahwa modul yang dikembangkan sangat praktis untuk digunakan. Secara umum, berdasarkan data tersebut dapat disimpulkan bahwa modul pembelajaran kimia berbasis aplikasi android pada materi larutan elektrolit dan nonelektrolit yang dikembangkan bersifat sangat layak dan praktis. 
IDENTIFIKASI TINGKAT LITERASI KIMIA-SMA MAHASISWA PROGDI. PENDIDIKAN KIMIA FKIP UNRAM Mutiah Mutiah; Jeckson Siahaan
Chemistry Education Practice Vol. 5 No. 2 (2022): Edisi November
Publisher : FKIP University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/cep.v5i2.3935

Abstract

Penelitian ini betujuan untuk menganalisis kemampuan literasi kimia  pada mahasiswa Program Studi Pendidikan Kimia, Unram. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif. Sampel penelitian adalah mahasiswa peserta program pengalaman lapangan PPL. Instrumen penelitian yang digunakan adalah tes literasi kimia berbentuk essay yang terdiri dari aspek pengetahuan dan kompetensi kimia SMA yang tercakup pada topik hujan asam, penipisan lapisan ozon, air sadah dan efek gas rumah kaca. Hasil penelitian menunjukan bahwa: (1) kemampuan literasi mahasiswa pada topik efek rumah kaca dan penipisan lapisan ozon tergolong baik, sedangkan topik hujan asam dan air sadah tergolong cukup. (2) kemampuan literasi mahasiswa dipengaruhi oleh sumber bacaan yang digunakan, yaitu buku teks, buku pelajaran, jurnal dan  internet. (3) Ditinjau dari tingkat literasi, maka kemampuan mahasiswa pada tingkat literasi nominal baik dengan nilai 80, selanjutnya literasi fungsional 67 (cukup baik), literasi konseptual 63 (cukup), dan literasi multidimensioanl 43 (kurang). Kesimpulan dari penelitian ini adalah secara umum literasi mahasiswa terhadap kimia SMA cukup baik, tetapi untuk literasi tingkat multidimensi masih kurang. Ketidakmampuan siswa dalam melakukan analisis hubungan antara konsep menyebabkan  kesulitan dalam mensintesis  untuk mengambil kesimpulan terkait dengan fakta yang ada dalam kehidupan.