Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN MOTIVASI IBU DALAM PEMBERIAN IMUNISASI DASAR PADA BAYI DI PUSKESMAS KOTA PANGKAJENE KABUPATEN PANGKEP Uliarta Marbun
Jurnal Kebidanan Vokasional Vol. 2 No. 1 (2017): Jurnal Kebidanan Vokasional
Publisher : STIKES Nani Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Persalinan adalah proses yang dimulai dengan kontraksi uterus yang menyebabkan dilatasi progresif dari serviks, kelahiran bayi dan plasenta. Retensio plasenta adalah keadaan dimana plasenta belum lahir dalam waktu satu jam setelah bayi lahir. Penelitian ini akan dilakukan di Puskesmas Tanralili Maros Provinsi Suawesi Selatan, dan penelitian dilakukan bulan Desember 2016. penelitian ini diperoleh dari data rekam medik dengan menggunakan lembar observasi jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 31 ibu yang mengalami Retensio Plasenta pengumpulan datan dilakukan dengan menggunakan data sekunder setelah data terkumpul, selanjutnya dilakukan analisa Univariat. Yang meliputi Umur,Paritas.Analisis Univariat. kejadian Retensio Plasenta berdasarkan Umur 20-35 tahun di Puskesmas Tanralili Maros masih sangat tinngi, yaitu sebanyak 24 orang atau sekitar (77%) dibandingkan dengan umur <20 tahun dan >35 tahun sebanyak 7 orang (23%). kejadian Retensio Plasenta berdasarkan paritas <3 kali di Puskesmas Tanralili Maros masih tinggi, yaitu sebanyak 22 orang (77% dari 31 responden). Dibandingkan dengan paritas ≥3 yaitu sebanyak 9 orang atau sekitar (29%)
PENGARUH KONTRASEPSI SUNTIK TERHADAP BERAT BADAN PADA AKSEPTOR KB DI PUSKESMAS TANRALILI MAROS Uliarta Marbun
Jurnal Kebidanan Vokasional Vol. 3 No. 1 (2018): Jurnal Kebidanan Vokasional
Publisher : STIKES Nani Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Di Indonesia, program pembangunan nasional, Keluarga Berencana (KB) mempunyai arti yang sangat penting dalam upaya mewujudkan manusia Indonesia sejahtera, disamping program pendidikan dan kesehatan. Data BKKBN terkini (2012) menyebutkan, penduduk Indonesia berjumlah sekitar 224,9 juta dan merupakan keempat terbanyak di dunia. Berdasarkan kuantitasnya, penduduk Indonesia tergolong sangat besar. Namun dari segi kualitasnya, masih memprihatinkan dan tertinggal dibandingkan negara ASEAN lainnya.Tujuan Penelitian untuk mengetahui pengaruh kontrasepsi suntikan terhadap peningkatan berat badan akseptor KB di Puskesmas tanralili Maros. Sampel diambil dari data sekunder akseptor KB suntik yang dilayani, dengan jumlah sampel 142 akseptor terdiri dari 68 akseptor suntik 3 bulan dan 74 akseptor suntik 1 bulan. Desain penelitian menggunakan ”Cross Sectional”. Hasil analisis bivariat menunjukkan bahwa akseptor suntik 3 bulan ( p = 0.004), akseptor suntik 1 bulan (p = 0,002) berpengaruh terhadap peningkatan berat badan. Kesimpulan bahwa kontrasepsi suntik mempengaruhi peningkatan berat badan. Oleh karena itu disarankan perlunya memberikan KIE kepada calon akseptor tentang efek samping tersebut.
HUBUNGAN PENGETAHUAN IBU HAMIL TRIMESTER III TERHADAP PREEKLAMSIA DI RSIA PERTIWI MAKASSAR Uliarta Marbun; Jumriani
Jurnal Kebidanan Vokasional Vol. 4 No. 1 (2019): Jurnal Kebidanan Vokasional
Publisher : STIKES Nani Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Preeklamsia dalam kehamilan merupakan gejala apabila di jumpai tekanan darah 140/90 mmHg setelah kehamilan 20 minggu (terakhir triwulan kedua sampai triwulan ketiga) atau bisa awal terjadi. Pencegahan merupakan langkah pertama dalam meminimalisir komplikasi. Permeriksaan antenatal yang teratur dan bermutu secara teliti,waspada terhadap kemungkinan terjadinya preeklamsia kalau ada faktor-faktor predisposisi, Berikan penerangan tentang manfaat istirahatserta pentingnya mengatur diet rendah garam,lemak, serta karbohidrat dan tinggi protein.Tujuan Peneliti adalah untuk diketahuinya pengetahuan ibu hamil trimester III terhadap preeklamsia. Penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif dengan berbagai rancangan penelitiannya selalu bergelut dengan angka-angka dan keuntungan peneliti untuk melakukan perbandingan jawaban responden penelitian. Pengambilan sampel menggunakan teknik sampling, didapatkan 38 responden sesuai dengan kriteria inklusi dan esklusi. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner dan dianalisis dengan uji chi square (ρ = 0,365 > ɑ 0,05) untuk mengetahui antara hubungan variabel. Hasil analisis bivariat menunjukkan tidak adanya hubungan antara pengetahuan dengan preeklamsia dengan ρ = 0,365, dan adanya hubungan antara pengetahuan dengan preeklamsia dengan ɑ 0,05. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah bahwa tidak ada hubungan pengatahuan ibu hamil trimester III terhadap preeklamsia di RSIA Pertiwi Makassar. Implikasi hasil dalam penelitian adalah peningkatan peran bidan sebagai educator dengan menyelenggarakan program edukasi dan konseling mengenai hubungan pengetahuan terhadap preeklamsia.
DUKUNGAN SOSIAL DAN KELUARGA TERHADAP PELAKSANAAN IMUNISASI DASAR PADA BAYI DI PUSKESMAS TURIKALE KABUPATEN MAROS Uliarta Marbun
Jurnal Kebidanan Vokasional Vol. 5 No. 1 (2020): Jurnal Kebidanan Vokasional
Publisher : STIKES Nani Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Imunisasi adalah pemberian vaksin (virus yang dilemahkan ) kedalam tubuh seseorang. Atau pemberian suntikan vaksin yang berisi antigen aktif atau inaktif yang berasal dari mikroorganisme atau racun yang dilemahkan. Adapun gunanya agar tubuh seseorang kebal terhadap suatu penyakit. Imunisasi wajib diberikan kepada bayi agar bayi kebal terhadap beberapa penyakit yang berbahaya. Imunisasi juga penting bagi bayi yang baru lahir sampai masa pertumbuhannya mencapai kanak-kanak. Imunisasi memiliki tujuan utama yakni mencegah bayi dari serangan berbagai penyakit berbahaya yang rawan menyerang bayi, mencegah bayi dari kecacatan hingga kematian terhadap bayi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui dukungan sosial dan keluarga terhadap pelaksanaan imunisasi dasar pada bayi. Jenis penelitian ini bersifat deskriptif kuantitatif, sampel dalam penelitian ini adalah semua ibu yang memiliki bayi usia 12-23 bulan sebanyak 61 responden. Teknik pengambilan sampel di ambil secara purposive sampling, data di kumpulkan melalui lembar kuesioner berupa pertanyaan. Dapat disimpulkan bahwa sikap ibu dan dukungan keluarga merupakan faktor yang memiliki pengaruh paling kuat terhadap status imunisasi dasar lengkap di Puskesmas Turikale Kabupaten Maros sehingga disarankan agar meneliti pengaruh dukungan sosial dan dukungan keluarga terhadap pelaksanaan imunisasi dasar pada bayi guna untuk meningkatkan ilmu pengetahuan dimasa mendatang yang lebih baik.
Mobilisasi Dini terhadap Proses Involutio Uteri Pada Ibu Nifas: Early Mobilization on Uterine Involutional Process in Postpartum Women Irnawati Irnawati; Uliarta Marbun; Lili Purnama Sari
Jurnal Ilmiah Kebidanan dan Kesehatan (JIBI) Vol. 1 No. 1 (2023): Volume 1 Nomor 1 Desember 2023
Publisher : Sarana Ilmu Indonesia (salnesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36590/jibi.v1i1.705

Abstract

Masa nifas dimulai pada saat lahirnya plasenta dan berakhir pada saat implantasi rahim kembali ke keadaan sebelum hamil. Involusi uterus yang kuat merupakan indikator kontraksi uterus yang kuat kontraksi uterus yang kuat akan mencegah terjadinya perdarahan post partum dengan mobilisasi dini yang teratur dari miring kiri dan kanan pada hari pertama, hari kedua ibu sudah bisa duduk dan hari ketiga mulai berjalan. Upaya pengendalian terjadinya perdarahan post partum. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan mobilisasi dini pada ibu post partum dengan proses involusio uteri di Puskesmas Turikale Maros, penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif dengan menggunakan pendekatan field research, dengan jumlah sampel 34 ibu post partum. Besar sampel ditentukan dengan menggunakan Porposive Sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan lembar observasi. Hasil penelitian dengan uji statistik chi-square menunjukkan bahwa ada hubungan antara mobilisasi dengan proses involusio uteri dengan nilai p = 0,029 < a ??= 0,05. Maka diharapkan ibu post partum melakukan mobilisasi secara teratur setiap hari untuk pemulihan uterus dan pencegahan terjadinya subinvolusio uteri.
EDUKASI SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN DAN PENGENDALIAN HIPERTENSI DALAM KEHAMILAN Sari, Lili Purnama; Marbun, Uliarta; Dahniar, Dahniar; Kadir, Arisna; Nur, Nur Hamdani
GLOBAL ABDIMAS: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2024): November 2024, GLOBAL ABDIMAS
Publisher : Unit Publikasi Ilmiah Perkumpulan Intelektual Madani Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hipertensi dalam kehamilan yaitu hipertensi yang terjadi karena atau pada saat kehamilan, dapat mempengaruhi kehamilan itu sendiri biasanya terjadi pada usia kehamilan memasuki 20 minggu. Pengetahuan ibu-ibu tentang kehamilan dan kesehatan anak merupakan salah satu faktor yang mendukung, semakin tinggi ilmu pengetahuan, maka wawaasan yang didapatkan akan semakin luas. Kegiatan Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan sebagai upaya pengendalian dan pencegahan hipertensi pada kehamilan. Metode yang digunakan yaitu dengan melakukan penyuluhan dan Hasil yang didapatkan menunjukkan Hampir semua ibu Hamil memahami tentang Hipertensi dan upaya pencegahan dan pengendalian Hipertensi pada kehamilan. Kesimpulan dari kegiatan pengabdian ini Peserta penyuluhan yakni semua ibu hamil dapat memahami tentang pengendalian dan pencegahan hipertensi pada kehamilan Adanya kegiatan lanjutan dari tenaga kesehatan untuk memberikan health education terkait kesehatan ibu hamil dan ibu hamil dapat memahami dan menerapkan apa yang telah diajarkan , serta bisa memantau kesehatan  pada masa kehamilan.
Optimalisasi Pengetahuan Gizi Seimbang Pada Wanita Usia Subur Untuk Persiapan Persalinan Marbun, Uliarta
Journal Pengabdian Masyarakat Politeknik Sandi Karsa Vol 1 No 1 (2022): Abdimas Polsaka
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat,Politeknik Sandi Karsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (264.408 KB) | DOI: 10.35816/abdimaspolsaka.v1i1.11

Abstract

Tujuan pemberian Pendidikan Kesehatan kepada Wanita usia subur tentang gizi seimbang untuk persiapan persalinan agar dapat mengoptimalkan pengetahuan sasaran yaitu Wanita usia subur sehingga siap dalam menghadapi masa kehamilan dan persalinannya. Tahap persiapam meliputi identifikasi masalah yang ada di wilayah kerja Puskesmas Bowong cindea, penyiapan materi dan media presentasi dalam bentuk Power Point. Tahapan pelaksanaan meliputi pemberian materi terkait dengan gizi seimbang bagi Wanita usia subur sampai pengenalan jenis makanan yang bergizi baik. Tahap evaluasi yaitu tahapan akhir yang di awali dengan tanya jawab kepada peserta. Hasil menujukkan bahwa penyuluhan yang diberikan oleh fasilitator dapat mengoptimalkan pengetahuna Wanita usia subur terkait masalah masalah gizi seimbang sebagai persiapan dalam masa kehamilan dan persalinan. Kesimpulan bahwa Peserta kegiatan yakni Wanita usia subur dapat memahami pentingnya mengkonsumsi makanan dengan kandungan gizi yang baik dan persiapan diri untuk masa kehamilan dan persalinan serta dapat melakukan pengolahan makanan yang mengandung banyak gizi dan cara mengolahnya agar kandungan gizi dalam makanan tetap utuh
Edukasi Keluarga Dalam Penentuan Penerapan Posisi Persalinan Yang Menguntungkan Pada Ibu Bersalin Irnawati, Irnawati; Marbun, Uliarta
Journal Pengabdian Masyarakat Politeknik Sandi Karsa Vol 1 No 2 (2022): Abdimas Polsaka
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat,Politeknik Sandi Karsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35816/abdimaspolsaka.v1i2.22

Abstract

Pendahuluan: Keberadaan seorang pendamping sangat dibutuhkan untuk mendampingi seorang ibu   dalam   memandu   persalinan. Salah   satu prinsip   asuhan   sayang   ibu   adalah   dengan mengijinkan orang terdekat ibu untuk menjadi pendamping   persalinan. Tujuan: Memberikan edukasi kepada pendamping persalinan baik suami ataupun keluarga terkait posisi yang menguntungkan yang bisa dilakukan ibu saat proses persalinan. Metode: Pemberian edukasi kepada keluarga atau pendamping ibu bersalin terkait pemilihan posisi yang baik saat persalinan yaitu posisi yang menguntungkan untuk ibu dan janin. Hasil: Peserta kegiatan pengabdian pada masyarakat yang tertuju pada keluarga yang akan menjadi pendamping persalinan baik suami atau orang terdekat berjalan lancar dengan respon positif yang ditunjukkan semua peserta kegiatan di lihat dari antusias peserta menyimak materi yang diberikan dan aktif bertanya terkait posisi yang baik bagi ibu dan bayi serta cara mengurangi rasa nyeri serta stress selama proses persalinan berlangsung. Kesimpulan: Pentingnya peran pendamping persalinan selama proses persalinan berlangsung baik oleh suami, keluarga ataupun orang terdekat yang dapat memberikan motivasi bagi ibu bersalin dalam menerapkan posisi persalinan yang baik dan menguntungkan bagi ibu dan janin serta dapat mempercepat jalannya proses persalinan
Edukasi Bahaya dan Pencegahan Preeklampsia Pada Kehamilan Marbun, Uliarta; Irnawati, Irnawati
Journal Pengabdian Masyarakat Politeknik Sandi Karsa Vol 2 No 1 (2023): Abdimas Polsaka
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat,Politeknik Sandi Karsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35816/abdimaspolsaka.v2i1.36

Abstract

Background: Many risk factors influence the occurrence of Preeclampsia, such as primigravida, hyperplacentosis, extreme maternal age (less than 20 years and more than 35 years), a family history of Preeclampsia or eclampsia, kidney disease, diabetes mellitus, chronic hypertension already suffered before pregnancy superimposed Preeclampsia and obesity. This devotion aims to overcome the problem of possible low knowledge about the dangers and ways of preventing Preeclampsia. The implementation method of conducting education and evaluating pregnant women the extent of knowledge and awareness of the dangers of Preeclampsia and prevention that can be done during pregnancy, preparation for childbirth to the puerperium. Results: From the results of the pretest analysis, more mothers do not know about Preeclampsia during pregnancy, its dangers and how to prevent it, but after being given education on the dangers and how to prevent Preeclampsia, the post-test results show that almost all mothers understand about Preeclampsia during pregnancy, dangers and how to prevent it. Conclusion: Counseling participants, namely pregnant women who attend the activity, can understand the importance of knowing the dangers of Preeclampsia and how to prevent it and are willing to control blood pressure and urine protein regularly and regularly
Psychological Readiness Education and Preparation Before Childbirth Marbun, Uliarta; Irnawati, Irnawati
Journal Pengabdian Masyarakat Politeknik Sandi Karsa Vol 2 No 2 (2023): Abdimas Polsaka
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat,Politeknik Sandi Karsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35816/abdimaspolsaka.v2i2.51

Abstract

The process of childbirth is basically a physiological thing experienced by every birthing mother, as well as an amazing thing for mothers and families. However, worry, fear and anxiety will arise when entering labor. Feelings of fear can increase physiological and psychological responses, such as: pain, muscles become tense and the mother becomes tired quickly, which will ultimately hinder the labor process. Objective: to reduce psychological health problems faced by pregnant women is with a class program for pregnant women to prepare pregnant women physically and mentally. Method: providing education to pregnant women related to psychological preparation of pregnant women before labor and what preparations are needed before labor. Result: Participants of community service activities aimed at pregnant women and families went smoothly with good and positive responses shown by all activity participants seen from the enthusiasm of participants listening during the presentation of the material given and actively asking questions related to psychological readiness so that pregnant women are not afraid before labor and other preparations needed during labor. Conclusion: the importance of psychological readiness for pregnant women and other preparations before childbirth with a class program for pregnant women