Articles
PENGARUH TERAPI SPIRITUAL EMOSIONAL FREEDOM TECHNIQUE (SEFT) TERHADAP STRES MAHASISWA DI AKADEMI KEPERAWATAN “YKY†YOGYAKARTA
Rachmawati, Nunung;
Aristina, Tenang
JURNAL NERS LENTERA Vol 7, No 1 (2019): Maret
Publisher : JURNAL NERS LENTERA
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (303.056 KB)
Tujuan penelitian untuk menurunkan tingkat stres mahasiswa keperawatan dengan menggunakan terapi yang disebut terapi SEFT. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif quasi eksperimen dengan rancangan penelitian pre-test dan post-test with control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah adalah mahasiswa Akademi Keperawatan ?YKY? Yogyakarta. Sampel dalam penelitian ini adalah mahasiswa tingkat II semester III yang berjumlah 68 mahasiswa. Sejumlah 35 mahasiswa kelas IIA telah dijadikan kelompok kontrol dan sejumlah 33 mahasiswa kelas IIB telah dijadikan kelompok intervensi. Analisis data menggunakan Uji Mann Whitney. Hasil penelitian menunjukkan terjadinya penurunan sebesar 7.58. Dari hasil uji statistik diketahui p value = 0.001 dan ? = 0.05, nilai p value < ? yang berarti ada perbedaan nilai rata-rata stres mahasiswa sebelum dan sesudah diberikan terapi SEFT pada kelompok intervensi. Berdasarkan hasil uji statistik nilai p value = 0.481 yang berarti p value > 0,05 sehingga tidak ada perbedaan yang signifikan nilai rata - rata stres mahasiswa sebelum dengan setelah pada kelompok kontrol. Pada penelitian ini dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan stres yang signifikan antara kelompok intervensi dibandingkan kelompok kontrol setelah diberi terapi SEFT dengan nilai p= 0,002
Penggunaan Aplikasi Mobile Mindfulness GFR Bermanfaat untuk Mengelola Stres Mahasiswa di Akademi Keperawatan YKY Yogyakarta
Nunung Rachmawati
Health Information : Jurnal Penelitian Vol 12 No 2 (2020): Juli-Desember
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kendari
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36990/hijp.v12i2.205
The student is one of the academic stress-prone classes. Academic stress may be brought on by busy classes, overcrowded classes, laboratory examinations, and written examinations. Using technology can help students individually handle stress. The use of an android program named "Get Fresh and Relax" is expected to lower the stress levels of Yogyakarta students at the YKY Nursing School so that the student success index can be affected. This analysis used a quasi-experimental quantitative approach with the design of the control groups before and after research designs. 83 respondents with purposeful sampling were sampled in this analysis. It is known that the stress rate of the intervention group is significantly different from the control with a p-value < 0.05 based on research findings. This study concludes that it has a big impact on stressed students by using the GFR mobile consciousness framework.
UPAYA PENINGKATAN DERAJAT KESEHATAN MELALUI EDUKASI DAN SCREENING PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT DI PANTI ASUHAN
Nunung Rachmawati
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1 No 4 (2020)
Publisher : Universitas Majalengka
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (346.106 KB)
|
DOI: 10.31949/jb.v1i4.461
Banyak permasalahan kesehatan yang sangat menentukan kualitas anak dikemudian hari. Masalah kesehatan yang dihadapi anak terkait dengan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) yang belum diterapkan dengan baik menimbulkan permasalahan kesehatan, seperti masalah cacingan, diare dan saluran pernafasan akut (ISPA). Sebagian besar anak di panti asuhan belum menerapkan dengan baik kebiasaan perilaku hidup bersih dan sehat. Untuk meningkatkan kesadaran dan perilaku hidup bersih dan sehat di Panti Asuhan Wiwin Muslimah diperlukan adanya edukasi tentang pentingnya PHBS dan screening perilaku hidup bersih dan sehat. Kesadaran anak untuk berperilaku bersih dan sehat setelah dilakukan edukasi dan screening meningkat. Kesadaran anak tentang pentingnya PHBS di lingkungan panti asuhan dapat ditingkatkan dengan edukasi dan screening yang tepat.
PELATIHAN KETERAMPILAN MASSAGE BAYI PADA KADER POSYANDU BALITA SEBAGAI UPAYA STIMULASI MOTORIK BAYI DI DUSUN SONOSEWU, NGESTIHARJO, KASIHAN, BANTUL, DIY
Nunung Rachmawati
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 No 2 (2021)
Publisher : Universitas Majalengka
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (420.617 KB)
|
DOI: 10.31949/jb.v2i2.846
Setiap anak perlu mendapat stimulasi rutin sedini mungkin dan terus menerus pada setiap perkembangan. Stimulasi diperlukan untuk merangsang otak dan semua sistem indera. Teknik massage bayi merupakan salah satu bentuk stimulasi yang mendukung proses perkembangan motorik kasar anak. Tidak semua keluarga dapat melaksanakan tugas pemantauan tumbuh kembang anak secara optimal. Pemantauan tumbuh kembang anak dikoordinasi melalui peran masyarakat melalui program posyandu. Program posyandu dilakukan di setiap desa oleh kader yang telah diberi pengetahuan dan pelatihan oleh para petugas kesehatan. Untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kader dalam melakukan massage bayi diperlukan adanya kegiatan pelatihan, sehingga kader diharapkan mentransfer pemahaman dan keterampilan mereka pada ibu-ibu dalam wilayah tempat tinggal mereka. Kegiatan pelatihan pijat bayi sangat efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan kader kesehatan balita.
Pengaruh Metode Drill dalam Supervisi Klinis terhadap Spiritual Care Perawat
Nunung Rachmawati;
Luky Dwiantoro;
Bambang Edi Warsito
JNKI (Jurnal Ners dan Kebidanan Indonesia) (Indonesian Journal of Nursing and Midwifery) Vol 5, No 2 (2017): JULI 2017
Publisher : Alma Ata University Press
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (148.611 KB)
|
DOI: 10.21927/jnki.2017.5(2).115-122
The holistic nursing service is based on the concept that humans are sick not only physically that cured by drug delivery, but also pay attention to other aspects of mental where the patient needs motivation and spirit to cope with illness, social where the patient wants to meet and gather with family/friends and spiritual where the patient wants to pray and pray for healing. Spiritual care is an important part of the overall care provided to improve the quality of life of patients. The role of nurses is now more involved on treatment measures. Proper methods in clinical supervision are necessary for the implementation of spiritual care to be as important as physical care, one of them using drill method. This study aims to analyze the influence of drill methods in the team leader's clinical supervision on the implementation of nurses spiritual care. The research method used is quasy experiment with pretest-posttest research design with control group design. The population of nurse research in inpatient room of PKU Muhammadiyah Yogyakarta and PKU Muhammadiyah Gamping Hospital. A total of 32 nurses were taken as samples through consecutive sampling technique. To see the implementation of spiritual care used observation sheet refers to the label Nursing Interventions Classification, spiritual care is observed before and after the application of drill methods in clinical supervision. Data were analyzed by paired t-test. The results showed the average of nurses' spiritual care before the drill method applied to the intervention group was 6,56 and 6,13 in the control group, after drill method applied in the intervention group was 17,44 and 6,50 in the control group. The results of statistical tests showed that there was a significant difference in nurse's spiritual care before and after the application of drill methods in the intervention group. It is recommended for the hospital to improve the implementation of clinical supervision to the nurses related to non-physical skills using drill method.
Pendidikan Keperawatan Berkelanjutan Dan Perencanaan Karir: Strategi Meningkatkan Komunikasi Interprofesional Yang Efektif
Nunung Rachmawati;
Luky Dwiantoro;
Agus Santoso
Jurnal Kepemimpinan dan Manajemen Keperawatan Vol. 1 No. 1 (2018)
Publisher : Persatuan Perawat Nasional Indonesia Jawa Tengah
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (464.614 KB)
|
DOI: 10.32584/jkmk.v1i1.71
Interprofessional collaboration will be realized if two or more people from different professions interact to produce a shared understanding that would not have been possible if those professions worked independently. How each profession views the meaning of collaboration must be understood by both parties so that the same perception can be obtained. The application of collaboration between professions is currently limited to traditional or multiprofessional collaboration models. A high level of knowledge is needed by the nursing profession to be able to provide nursing services independently and collaborate with other health workers. This level of education and knowledge gap will hinder the effective communication process among health professionals. Continuous nursing education can be used as a strategy to eliminate the knowledge and education gaps between professions so that it will improve the effective communication process among health professionals. Collaboration is a complex process that requires special attention accompanied by high knowledge in exchanging ideas in discussing patients. Nurses who always try to improve their knowledge and skills to achieve their desired career will have an impact on their ability to exchange ideas (communicate) with other professions or collaborate with other professions. Continuous nursing education and career planning are two strategies that can increase nurses’ knowledge and skills to improve nurses' confidence in exchanging ideas with other professions.
Aplikasi Mobile Mindfulness “Get Fresh And Rilexs” Dapat Menurunkan Stres Perawat
Nunung Rachmawati;
Tenang Aristina
JHeS (Journal of Health Studies) Vol 5, No 1: Maret 2021
Publisher : Universitas 'Aisyiyah Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (284.376 KB)
|
DOI: 10.31101/jhes.1147
Penelitian bertujuan mengetahui pengaruh aplikasi mobile mindfulness “GFR” terhadap stres kerja perawat. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif quasi eksperimen dengan rancangan pre dan post-test with control group design. Populasi penelitian adalah perawat unit khusus RSUD Sleman, dengan sampel perawat di unit HD dan IGD berjumlah 28. Instrumen yang digunakan yaitu DASS 42. Analisis data menggunakan Uji Mann Whitney. Hasil penelitian menunjukkan tidak terdapat perbedaan yang signifikan skor stres pada kelompok intervensi dan kontrol dengan nilai p 0,05. Kesimpulan penelitian adalah tidak ada pengaruh signifikan penggunaan aplikasi mobile mindfulness “GFR” terhadap skor stres perawat di RSUD Sleman dengan nilai p= 0,433.
Pendampingan Pengajar TPQ dalam Pemeriksaan Kesehatan dan Kebersihan Diri Anak TPQ Al-Hasanah : Assistance of TPQ Teachers in Health and Personal Hygiene Examination of TPQ Al-Hasanah’s Children
Nunung Rachmawati;
Yayang Harigustian
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat : Kesehatan Vol. 2 No. 4 (2022): Desember
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) STIKES Notokusumo Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (144.755 KB)
Abstrak: Pendampingan pengajar TPQ Al-Hasanah mengenai cara melakukan pemeriksaan kesehatan dan kebersihan diawali dengan pre test dan diakhiri dengan post test. Selanjutnya pemeriksaan kebersihan dan kesehatan dilakukan oleh pengajar TPQ Al-Hasanah yang sebelumnya telah didampingi dan diajarkan cara penggunaan beberapa alat pemeriksaan kesehatan dan kebersihan. Mahasiswa dilibatkan untuk melakukan demonstrasi cara menggosok gigi dan cuci tangan yang benar. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah pendampingan bagi pengajar TPQ, edukasi dan skrening kesehatan serta kebersihan bagi anak TPQ. Hasil yang didapatkan dari kegiatan ini berupa tercapainya kemandirian pengajar TPQ Al-Hasanah dalam melakukan pemeriksaan kesehatan dan kebersihan anak TPQ setelah dilakukan pendampingan. Terjadi peningkatan pengetahuan pengajar TPQ Al-Hasanah setelah diberikan pendampingan dan informasi terkait cara pemeriksaan kesehatan dan kebersihan. Abstract: The mentoring of TPQ Al-Hasanah teachers on how to carry out health and hygiene checks begins with a pre-test and ends with a post-test. Furthermore, the hygiene and health checks were carried out by TPQ Al-Hasanah teachers who had previously been accompanied and taught how to use several health and hygiene examination tools. Students were involved to demonstrate how to brush their teeth and wash their hands properly. The method used in this activity is mentoring for TPQ teachers, education and health and hygiene screening for TPQ children. The results obtained from this activity are the achievement of the independence of TPQ Al-Hasanah teachers in conducting health and hygiene checks for TPQ children after mentoring. There was an increase in the knowledge of TPQ Al-Hasanah teachers after being given assistance and information related to how to check health and hygiene
Sosialisasi pembentukan Unit Kesehatan Pondok (UKP) di lingkungan Pondok Bukit Hidayah Gunungkidul: SOSIALISASI DAN PEMBENTUKAN UNIT KESEHATAN PONDOK (UKP) DI LINGKUNGAN PONDOK PESANTREN TERPADU TAHFIDZUL QURAN BUKIT HIDAYAH GUNUNGKIDUL
Diana, Venny;
Rachmawati, Nunung
Jurnal Pengabdian Harapan Ibu (JPHI) Vol. 7 No. 1 (2025): Jurnal Pengabdian Harapan Ibu (JPHI)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Harapan Ibu Jambi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30644/jphi.v7i1.952
Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) merupakan salah satu upaya dunia pendidikan dalam menumbuhkan, memupuk, mengembangkan serta meningkatkan perilaku hidup bersih dan sehat, mampu untuk menerapkan di kehidupan sehari-hari serta derajat Kesehatan peserta didik melalui pelaksanaan Trias UKS. Pondok Pesantren Terpadu Tahfidzul Quran Bukit Hidayah Gunungkidul terletak 50 - 60 KM dari kota Yogyakarta. Pondok ini merupakan lembaga pendidikan islam dengan program unggulan Tahfidzul Qur'an selain pondok Yayasan ini juga memiliki Panti Asuhan. Menurut salah satu pengurus Pondok Pesantren menyampaikan bahwa sarana untuk UKS sudah ada yaitu dipan untuk tempat tidur saja yang diberikan oleh dokter setempat, selain itu belum adanya tenaga / pengurus yang layak dengan pengetahuan dan keterampilan yang memadai untuk mengurus ruang kesehatan tersebut. Pengurus Panti juga menjelaskan jika ruang kesehatan tersebut bisa dikembangkan dan mempunyai pengurus yang memiliki pengetahuan dan keterampilan yang memadai maka selain untuk para santri ruang kesehatan ini juga bisa dimanfaatkan oleh warga sekitar. Metode yang digunakan dalam pengabdian masyarakat ini yaitu dengan sosialisasi / penyuluhan tentang Unit Kesehatan Pondok (UKP) dan pelatihan penggunaan alat – alat kesehatan. Hasil dari kegiatan ini yaitu terbentuknya pengurus UKP, tersedianya ruang dan alat – alat kesehatan dasar seperti sphygmomanometer, thermometer, timbangan, alat ukur tinggi badan, poster anatomi kesehatan reproduksi. Kata kunci : Unit Kesehatan Pondok, Pelatihan, derajat kesehatan.
Pengaruh Terapi Spiritual Emosional Freedom Technique (SEFT) Terhadap Stres Mahasiswa di Akademi Keperawatan “YKY” Yogyakarta
Rachmawati, Nunung;
Aristina, Tenang
JURNAL NERS LENTERA Vol. 7 No. 1 (2019): Maret
Publisher : Fakultas Keperawatan, Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33508/ners.v7i1.2496
Tujuan penelitian untuk menurunkan tingkat stres mahasiswa keperawatan dengan menggunakan terapi yang disebut terapi SEFT. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif quasi eksperimen dengan rancangan penelitian pre-test dan post-test with control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah adalah mahasiswa Akademi Keperawatan “YKY” Yogyakarta. Sampel dalam penelitian ini adalah mahasiswa tingkat II semester III yang berjumlah 68 mahasiswa. Sejumlah 35 mahasiswa kelas IIA telah dijadikan kelompok kontrol dan sejumlah 33 mahasiswa kelas IIB telah dijadikan kelompok intervensi. Analisis data menggunakan Uji Mann Whitney. Hasil penelitian menunjukkan terjadinya penurunan sebesar 7.58. Dari hasil uji statistik diketahui p value = 0.001 dan α = 0.05, nilai p value < α yang berarti ada perbedaan nilai rata-rata stres mahasiswa sebelum dan sesudah diberikan terapi SEFT pada kelompok intervensi. Berdasarkan hasil uji statistik nilai p value = 0.481 yang berarti p value > 0,05 sehingga tidak ada perbedaan yang signifikan nilai rata - rata stres mahasiswa sebelum dengan setelah pada kelompok kontrol. Pada penelitian ini dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan stres yang signifikan antara kelompok intervensi dibandingkan kelompok kontrol setelah diberi terapi SEFT dengan nilai p= 0,002