Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Infotech Journal

APLIKASI PENGENALAN ALAT MUSIK MENGGUNAKAN TEKNOLOGI AUGMENTED REALITY(STUDI KASUS SDN SAGALAHERANG III) Danisya Krisna; Oman Komarudin; Carudin
INFOTECH journal Vol. 9 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/infotech.v9i2.6522

Abstract

Pendidikan Seni Budaya menjadi penting dalam kurikulum dan berdampak pada pembentukan karakter siswa. Seni Musik, sebagai bagian dari seni budaya, memberikan manfaat seperti keterampilan penalaran, koordinasi tangan-mata, dan pengembangan kepribadian. Namun keterbatasan akses alat musik di sekolah dapat menghambat pemahaman siswa. Solusi berbasis modul dan berbasis video kurang interaktif. Augmented Reality (AR) muncul sebagai alternatif, menggabungkan dunia nyata dan virtual. Studi sebelumnya telah menggunakan AR untuk mengajarkan alat musik dengan tampilan dan suara 3D. Penelitian ini berfokus pada pengembangan aplikasi AR interaktif untuk pengenalan alat musik, mencoba memberikan pemahaman yang lebih baik kepada siswa sekolah dasar.
IMPLEMENTASI HAVERSINE FORMULA PADA RANCANG BANGUN APLIKASI POSYANDU MENGGUNAKAN FRAMEWORK FLUTTER Daffa Kresna Wisetya; Purwantoro; Carudin
INFOTECH journal Vol. 12 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/infotech.v12i1.17354

Abstract

Di era Revolusi Industri 4.0 yang serba digital, segala macam aspek kehidupan manusia telah dipermudah dengan hadirnya teknologi. Teknologi telah meningkatkan produktivitas berbagai bidang, termasuk pendidikan hingga industri. Salah satu bentuk teknologi tersebut adalah perangkat lunak. Menurut data yang diambil dari Statista, pada tahun 2020 setidaknya terdapat 3,04 juta aplikasi mobile yang dipublikasikan pada platform Google Play Store dan juga terdapat 2,09 juta aplikasi yang dipublikasikan pada Apple App Store. Data tersebut menunjukkan bahwa perangkat lunak, khususnya yang digunakan pada gawai smartphone telah berkembang secara masif dan juga membantu masyarakat luas dalam memenuhi kebutuhan baik dalam hal produktivitas maupun hiburan. Salah satu kegiatan yang dapat dipermudah dengan hadirnya teknologi adalah posyandu, sampai saat ini posyandu masih melakukan kegiatan pencatatan data hasil posyandu secara manual (tulis tangan). Berdasarkan hal tersebut, dibutuhkan aplikasi posyandu untuk mempermudah kegiatan posyandu. Pembuatan apikasi ini menggunakan framework Flutter dan metode Agile, metode ini memungkinkan pengembangan yang fleksibel apabila terdapat perubahan kebutuhan pada saat proses pengembangan apikasi. Aplikasi ini juga menerapkan Algoritma Haversine yang digunakan pada fitur pelaporan warga, Algoritma Haversine dapat menentukan jarak kader terdekat dengan akurat,  sehingga warga dapat melaporkan permasalahan kesehatan kepada kader terdekat dilingkungan tempat tinggalnya.