Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

METODE PEMBELAJARAN ALA RASULULLAH SAW (KAJIAN TENTANG METODE PENGAJARAN RASULULLAH SAW DITINJAU DARI HADIST) Fajar Tresna Utama; Aidillah Suja; Cahya Edi Setyawan
Jurnal Al-Manar Vol 10, No 2 (2021): Desember
Publisher : STAI Masjid Syuhada Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36668/jal.v10i2.270

Abstract

There is a term in Arabic “الطريقة أهمّ من المادة” which means that the method is more important than the material to be conveyed. From this expression, it can be understood that a learning method occupies an important role in the learning process. Choosing the right learning method will make it easier for teachers to achieve learning goals effectively and efficiently, and the Prophet Muhammad himself has provided examples in applying the right methods in his learning to his people, so that learning objectives can be achieved effectively and efficiently and proven by the development of Islam until it reaches us today.
Efektivitas Penggunaan Metode Counseling Learning Method (CLM) untuk Meningkatkan Kemahiran Berbicara Aidillah Suja; Cahya Edi Setyawan
Edulab : Majalah Ilmiah Laboratorium Pendidikan Vol 6 No 1 (2021)
Publisher : Laboratorium Pendidikan Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Colaboration with Persatuan Pranata Laboratorium Pendidikan Indonesia Tingkat Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/edulab.2021.61.08

Abstract

This study aims to determine the Implementation Methods Counseling Learning Method to improve speaking skills for second-grade students of MTs Al-Muhajirin Tapung and determine the factors that influence the adoption of the Counseling Learning Method. This study is a research experiment, experimental research is a research method that is used to search for a specific treatment effect against the other in uncontrolled conditions. By using experimental design Pretest – Posttest None Control Group Design. Ways of data collection are observation and an oral test. The results of the analysis of the data obtained on the Application Methods Counseling Learning Method in Learning Arabic to improve speaking skills for second-grade students of MTs Al-Muhajirin Tapung based on observations obtained 95.8% means "Very Good" on the level of 80-100%. And based on the results of the oral test of the analysis of the data obtained, it can be concluded that the adoption of Methods in Learning Arabic is effective to improve speaking skills for second-grade students of MTs Al-Muhajirin Tapung. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Penerapan Metode Counseling Learning Method (CLM) dalam Pembelajaran bahasa Arab efektif untuk meningkatkan kemahiran berbicara bagi siswa kelas VII MTs Al-Muhajirin Tapung dan untuk mengetahui faktor-faktor apa yang mempengaruhi penerapan Metode tersebut. Penelitian ini adalah penelitian Eksperimen, penelitian eksperimen adalah metode penelitian yang digunakan untuk mencari pengaruh perlakuan tertentu terhadap yang lain dalam kondisi yang terkendalikan. Dengan menggunakan desain eksperimen Pretest–Posttest None Control Group Design. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi dan tes lisan. Adapun hasil dari analisis data yang diperoleh tentang Penerapan Metode Counseling Learning Method (CLM) dalam Pembelajaran bahasa Arab untuk meningkatkan kemahiran berbicara bagi siswa kelas VIII MTs Al-Muhajirin Tapung berdasarkan hasil observasi diperoleh 95.8% berarti “Baik Sekali” dari tingkatan 80-100%. Dan berdasarkan hasil tes lisan, analisis data yang diperoleh dapat disimpulkan bahwa Penerapan Metode Counseling Learning Method (CLM) dalam Pembelajaran bahasa Arab efektif untuk meningkatkan kemahiran berbicara bagi siswa kelas VIII MTs Al-Muhajirin Tapung.
Manhaju Qoomus Aarabii Induuniisii Lii Mahmud Yunus Cahya Edi Setyawan; Andri Andri Warseto; Ilham Nur Khalik
TADRIS AL-ARABIYAT: Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan Bahasa Arab Vol. 2 No. 2 (2022): JULI 2022
Publisher : Institut Agama Islam Darusssalam Blokagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (417.945 KB) | DOI: 10.30739/arabiyat.v2i2.1541

Abstract

Guru bahasa dan penutur merasa lemah dan mengerti tentang menangkap semua kosakata bahasa, karena kemampuannya untuk menyerapnya dibatasi oleh bidang budaya dan tingkat pendidikannya. Ketika siswa dihadapkan pada beberapa teks, beberapa kata di mana dia mungkin tidak berada di bidang pengetahuannya sebelumnya mungkin sangat membutuhkan penggunaan kamus bahasa. Kamus ini juga dikatakan sebagai buku yang berisi jumlah kosakata bahasa terbesar yang dikombinasikan dengan penjelasan dan interpretasi maknanya, dengan materi yang disusun dalam urutan khusus baik pada huruf ejaan atau materi pelajaran. Beberapa penulis kamus atau kamus menulis metodenya dalam menulisnya dalam pengantar kamusnya, tetapi Mahmud Yunus tidak melakukan pekerjaan ini, meskipun kamusnya - kamus Arab-Indonesia dari Mahmud Yunus - adalah salah satu kamus yang digunakan oleh para sarjana Arab di Indonesia karena banyaknya asupan di antara mereka, dan memiliki tingkat partisipasi siswa yang baik dan ukuran sederhana yang mudah ditangani. Kurikulum kamus arab-Indonesia Mahmud Yunus adalah sebagai berikut: 1) Kamus ini adalah jenis kamus terjemahan, dan pintu-pintunya disusun dalam urutan abjad normal, 2) kata-kata atau entri dalam kamus ini disusun menurut huruf kedua dan kemudian yang ketiga, kemudian yang keempat dan kelima, 3) cara menggunakan kamus ini: adalah dengan mengetahui asal-usul artikel dan mengetahui abstrak lebih banyak, 4) dan cara bahasa Arab diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia: Ini dengan mempertimbangkan nama setelah kata kerja, dan 5) simbol yang digunakan dalam kamus.
Arabic Language Learning Using the Sharaful Qur’an Guidebook: A Case Study in an Islamic Learning Community Muhamad Fathoni; Cahya Edi Setyawan; Yumna
ATHLA : Journal of Arabic Teaching, Linguistic and Literature Vol. 7 No. 1 (2026)
Publisher : UIN Raden Mas Said Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22515/athla.v7i1.14062

Abstract

Community based Arabic language learning remains underrepresented in academic documentation, despite its strategic role in strengthening religious literacy and adolescents’ linguistic competence. This article aims to analyze the practice of Arabic language instruction utilizing the Sharaful Qur’an guidebook as the primary instructional framework. The study employs a descriptive qualitative approach with a case study design. Data were collected through observation, documentation, and analysis of instructional materials, and subsequently analyzed using data reduction, thematic coding, and triangulation techniques. The findings indicate that the learning process is conducted in small groups, focusing on reading, copying, and reinforcing morphological rules (sharf) to support comprehension of Qur’anic texts. The use of the guidebook functions not only as a source of content but also as a pedagogical tool that structures the learning sequence, ensures consistency in content delivery, and facilitates systematic instructional scaffolding. This model contributes to a more structured learning process and demonstrates a relatively high degree of replicability in community based contexts. However, challenges arise from participants’ heterogeneous initial abilities and the lack of standardized assessment systems. These findings highlight the contribution of guidebook-based models as a pedagogical alternative in the development of Arabic language learning in non-formal settings.