Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search
Journal : Science Map Journal

FITOREMEDIASI MERKURI (Hg) MENGGUNAKAN TANAMAN KACANG KALOPO (Calopogonium mucunoides) Y S Samar; A Mariwy; J B Manuhutu
Science Map Journal Vol 1 No 2 (2019): Science Map Journal
Publisher : Jurusan Pendidikan MIPA FKIP Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (775.124 KB) | DOI: 10.30598/jmsvol1issue2pp93-98

Abstract

Fitoremediasi merkuri (Hg) merupakan salah satu metode remediasi dengan memanfaatkan tumbuhan akumulator untuk mengurangi bahan pencemar logam berat merkuri (Hg) dalam tanah tercemar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besarnya tingkat akumulasi logam berat merkuri (Hg) oleh tanaman kacang kalopo (Calopogonium mucunoides) berdasarkan nilai Faktor Biokonsentrasi (BCF) dan Faktor Translokasi (TF), dan variasi waktu kontak antara tanaman dengan tanah tercemar antara 40 dan 50 hari. Pengujian sampel menggunakan instrumen Merkuri Analyzer yang dilengkapi dengan sumber cahaya EDL (Electrodeless Low-Pressure Mercury Lamp) pada panjang gelombang 253,7 nm. Hasil penelitian menunjukkan bahwa serapan merkuri (Hg) tertinggi terdapat pada waktu remediasi 50 hari dengan konsentrasi penyerapan pada akar sebesar 0,7538 ppm dan pada daun sebesar 0,0476 ppm. Hasil perhitungan menunjukkan bahwa nilai Faktor Biokonsentrasi (BCF) sebesar 6,7458 dan nilai Faktor Translokasi (TF) sebesar 0,0631. Dengan demikian maka tanaman kacang kalopo (Calopogonium mucunoides) dikategorikan sebagai tanaman akumulator karena niali BCF > 1 dan dapat digunakan sebagai salah satu tanaman fitoremediator terhadap tanah tercemar merkuri (Hg), namun dalam mekanisme fitostabilisasi karena nilai TF < 1
STUDI AKUMULASI LOGAM BERAT MERKURI (Hg) OLEH TANAMAN TREMBESI (Samanea saman) Dian Kilikily; Abraham Mariwy; Sunarti Sunarti
Science Map Journal Vol 2 No 2 (2020): Science Map Journal
Publisher : Jurusan Pendidikan MIPA FKIP Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/jmsvol2issue2pp85-89

Abstract

One effort to mitigate the pollution of weight Metal mercury (Hg) in soil with the process of fitoremediation or plant use that is categorized as a hyperaccumulator plant.This research aims to determine the magnitude of the accumulation of weight metal mercury (Hg) by the Trembesi plant (Samanea Saman) based on the value of Biocentration factor (BCF) and the translocation factor (TF) with variation of time of contact between plants with land tainted seven days and fourteen days. Research conducted in integrated research and testing laboratory of Gadjah Mada University Yogyakarta (LPPT-UGM) with Mercury instrument Analyzer. The results of the study showed that the highest mercury uptake (Hg) was found at a seven-day remediation time with a concentration of absorption at roots of 5.16 ppm and at a leaf of 1.90 ppm. While the result of the calculation shows that the value of the biocentralization factor (BCF) is 5.27 and the value of translocation (TF) 0.36 so that Trembesi plant (Samanea Saman) can be categorized as one of the accumulator plants against contaminated weight metal mercury (Hg) because it has a value of BCF > 1 with fitostabilisation mechanism
PENERAPAN METODE DRILL AND PRACTICE PADA KONSEP LARUTAN PENYANGGA UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK KELAS XI SMA NEGERI 6 MALUKU TENGAH Harlia Harlia; Abraham Mariwy; F Al Hamid
Science Map Journal Vol 3 No 1 (2021): Science Map Journal
Publisher : Jurusan Pendidikan MIPA FKIP Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/jmsvol3issue1pp34-39

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar peserta didik setelah proses ppembelajaran dengan menerapkan metode drill and practice pada konsep larutan penyangga unntuk meningkatkan hasil belajar peserta didik kelas XI SMA Negeri 6 Maluku Tengah. Yang menjadi sampel dalam penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas Xi ipa1 yang terdiri dari 23 peserta didik. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukaan, selama proses pembelajaran dengan menggunakan metode drill and practice sebagian besar peserta didik telah memenuhi nilai KKM (68). Dengan nilai tes akhir terdapat 18 peserta didik (78%) yang dikategorikanm tuntas. Terdapat 5 peserta didik (22%) yang dikategorikam tidak tuntas dalam memenuhi nilai KKM (68). Adapun nilai pencapaian N-gain yaitu terdapat 14 peserta didik (60,86%) dikategorikan tinggi dan 9 (39,13%) dikategorikan sedang. Dengan demikian dapat disimpulkan setelah diterapkan metode drill and practice terdapat peningkatan hasil belajar peserta didik
KARAKTERISASI SEDIMEN DI PELABUHAN TAHOKU DESA HILA PULAU AMBON: ANALISIS KADAR LOGAM TIMBAL (Pb) SEBAGAI INDIKATOR PENCEMARAN Mariwy, Abraham; Sunarti, Sunarti; Elbetan, Ratnawati
Science Map Journal Vol 5 No 2 (2023): Science Map Journal
Publisher : Jurusan Pendidikan MIPA FKIP Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pelabuhan Tahoku merupakan salah satu pelabuhan strategis di Kecamatan Leihitu Pulau Ambon. Pelabuhan ini merupakan sarana transportasi laut, sehingga banyak aktivitas yang dilakukan di sekitar pelabuhan tersebut. Aktivitas masyarakat tersebut dapat menimbulkan peningkatan logam berat seperti Pb. Penelitian ini di lakukan di perairan pelabuhan Tahoku, dengan tujuan untuk mengetahui ukuran partikel sedimen dan kadar logam timbal (Pb) pada sedimen. Ukuran butir sedimen di ukur dengan menggunakan Seive Shaker dan sampel di analisis menggunakan Atomic Absorption Spectrophotometer (AAS). Hasil penelitian menunjukan bahwa ukuran butir partikel sedimen adalah kerikil berkisar 0,56-48,55%, pasir 74,84-99,42 %, dan lumpur 0,37- 0,96 %. Hasil analisis kadar timbal (Pb) pada sedimen pada keempat stasiun pengamatan menunjukkan bahwa kadar logam Pb pada stasiuni I 5,6 mg/kg , stasiun II 1,1395 mg/kg, stasiun III 1,143 mg/kg, dan stasiun IV 21 1,143 mg/kg, Hasil ini juga menunjjukkan bahwa kadar logam timbal pada setiap stasiun masih di bawah standar yang ditetapkan oleh National Sediment Quality Survey (US EPA 2022) yaitu 47,82-161,06 mg/Kg
ANALISIS KADAR BESI (Fe) PADA LIMBAH NIRA AREN YANG DIBUANG KE LINGKUNGAN DENGAN METODE SPEKTROFOTOMETRI SERAPAN ATOM (SSA) Tahapary, Friend Smith; Mariwy, Abraham; Untailawan, Romelos
Science Map Journal Vol 5 No 2 (2023): Science Map Journal
Publisher : Jurusan Pendidikan MIPA FKIP Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Telah dilakukan analisis kadar Besi (Fe) pada limbah nira aren dengan metode Spektrofotometri Serapan Atom (SSA) dengan tujuan untuk mengetahui jumlah kandungan logam besi (Fe) dalam limbah nira aren. Pada penelitian ini dilakukan destruksi basah dengan menggunakan aqua regia yang merupakan salah satu hasil kombinasi asam-asam mineral yaitu HNO3 pekat dan HCL pekat dengan perbandingan 1:3 Hasil penelitian ini menunjukan kandungan Besi (Fe) pada nira aren: 0,5333 mg/L, filtrat limbah nira aren: 605,8 mg/L, endapan limbah nira aren: 946,5 mg/L dan tanah: 962,3 mg/L. Angka konsentrasi ini merupakan konsentrasi yang sudah melebihi ambang batas yang telah ditentukan oleh KEP-51/MENLH/10/1995 tentang baku mutu limbah cair bagi kegiatan industri yaitu untuk besi 5-10 mg/L dan juga Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonensia Nomor 6 Tahun 2021 tentang tata cara dan persyaratan pengelolahan limbah bahan berbahaya dan beracun baku mutu air limbah hasil olahan konsentrasi besi terlarut yaitu 5 mg/L
BIOAKUMULASI LOGAM BERAT MERKURI (Hg) PADA TUMBUHAN MANGROVE (Rhizophora mucronata) DI AREA TAMBANG CINNABAR DESA LUHU KABUPATEN SERAM BAGIAN BARAT Kahula, Ameliya Ode; Khoirussalma, Nissa; Nussy, Joverly B; Mariwy, Abraham
Science Map Journal Vol 6 No 1 (2024): Science Map Journal
Publisher : Jurusan Pendidikan MIPA FKIP Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Studi kapasitas akumulasi logam merkuri oleh ekosistem mangrove di perairan Desa Luhu yang menjadi pusat panambangan cinnabar sangat penting dilakukan sebagai bagian dari uapaya penyelamatan lingkungan karena merkuri yang dihasilkan dari aktivitas tersebut sangat berbahaya bagi manusia. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kadar logam Hg pada beberapa stasiun di Perairan Desa Luhu, diperoleh kadar merkuri tertinggi berada pada sedimen dengan sebarannya adalah (stasiun I 5.615,512 mg/kg, stasiun II 172,038 mg/kg, stasiun III 249,65 mg/kg). Sementara perhitungan nilai BCF menunjukkan bahwa mangrove (Rhizophora mucronata) pada lokasi II dan III dikategorikan sebagai excluder dan nilai BCF >1 pada lokasi I menunjukkan bahwa mangrove bertindak sebagai tumbuhan akumulator dan perhitungan nilai TF menunjukkan bahwa lokasi II dan III memiliki nilai TF >1 maka tumbuhan mangrove pada Lokasi II dan III termasuk dalam fitoekstraksi, sedangkan pada lokasi I, diperoleh nilai TF <1 sehingga tergolong fitostabilisasi. Dapat disimpulkan bahwa kandungan logam Hg pada sedimen di perairan area tambang cinnabar Desa Luhu telah melebihi standar yang ditetapkan oleh US EPA yaitu 0,22 mg/Kg
PENERAPAN MODEL DISCOVERY LEARNING PADA KONSEP KONFIGURASI ELEKTRON TERHADAP PENINGKATAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK KELAS X SMK NEGERI 1 KEPULAUAN TANIMBAR Janjaan, Ribca; Palisoa, Napsin; Mariwy, Abraham
Science Map Journal Vol 7 No 1 (2025): Science Map Journal
Publisher : Jurusan Pendidikan MIPA FKIP Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/jmsvol7issue1pp29-38

Abstract

Telah dilakukan penelitian dengan tujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar peserta didik setelah menerapkan model pembelajaran Discovery Learning pada konsep konfigurasi elektron di SMK Negeri 1 Kepulauan Tanimbar. Sampel dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas X yang berjumlah 16 peserta didik tahun ajaran 2022/2023 pada semester ganjil. Tipe penelitian ini, yaitu deskriptif kuantitatif dengan menggunakan teknik tes dan observasi. Instrumen yang digunakan berupa tes awal, LKPD, tes akhir dan non tes yang berupa lembaran pengamatan afektif dan psikomotor. Hasil analisis data yang diperoleh bahwa hasil belajar telah mencapai kriteria ketuntasan minimum (KKM) yaitu pada aspek kognitif, afektif, psikomotor dengan nilai tes akhir diperoleh adalah kualifikasi sangat baik 2 peserta didik (12.5%), kualifikasi baik 8 peserta didik (50%), kualifikasi cukup baik 5 peserta didik (31.25%) dan 1 peserta didik (6.25%) dalam kualifikasi gagal, dengan nilai rata-rata afektif 1.495 dan nilai rata-rata psikomotor 1.508. Peningkatan hasil belajar peserta didik diperoleh dari rata-rata nilai N-Gain sebesar 0.69 atau 50% dalam kualifikasi sedang. Dengan demikian penerapan model Discovery Learning dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik dalam kategori sedang pada konsep konfigurasi elektron.