Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

PEMBERDAYAAN MASYARAKAT SUKU KOKODA DALAM MEMBANGUN RUMAH BACA BERBASIS INKLUSI SOSIAL Surya Putra Raharja; Nursalim Nursalim
Jurnal Abdimasa Pengabdian Masyarakat Vol 1 No 1 (2018): Jurnal ABDIMASA Pengabdian Masyarakat
Publisher : Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (126.275 KB)

Abstract

Tujuan kegiatan ini adalah membangun Rumah baca berbasis Iklusi Sosial di kampung Suku Kokoda. Rumah Baca seharusnya menjadi lembaga inklusi sosial, setiap warga kampung Suku Kokoda dapat masuk ke Rumah Baca dan menikmati layanan selayaknya perpustakaan secara gratis. Masyarakat merupakan pihak yang paling berkepentingan dengan keberadaan lembaga pelayanan informasi seperti rumah baca. Kebutuhan masyarakat Suku Kokoda terhadap informasi dalam rangka peningkatan budaya Literasi membaca serta untuk meningkatkan mutu dan kualitas hidup sepatutnya menjadi dasar pokok rumah baca berdiri. Sehingga segala proses pembangunan dan pengembangan rumah baca sangat berkaitan dengan upaya masyarakat suku Kokoda dalam meningkatkan budaya Literasi membaca serta meningkatkan mutu dan kualitas hidup.
MEMPERKUAT PELEMBAGAAN MODEL PENGEMBANGAN ANAK USIA DINI HOLISTIK INTEGRATIF (PAUD HI) Di KABUPATEN SORONG DAN KABUPATEN RAJA AMPAT Nursalim Nursalim; Surya Putra Raharja
Jurnal Abdimasa Pengabdian Masyarakat Vol 2 No 2 (2019): Jurnal ABDIMASA Pengabdian Masyarakat
Publisher : Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (175.35 KB)

Abstract

Masa depan suatu bangsa ditentukan oleh kesiapan generasi penerus sebagai pelaksana pembangunan. Persiapan tersebut harus diupayakan sejak anak masih berusia dini, yaitu sejak anak di kandungan sampai dengan usia 6 tahun. Karena 90% otak manusia berkembang sebelum usia 5 tahun, terutama pada anak usia 4 tahun pertama kehidupan anak. Periode ini merupakan masa paling penting dalam perkembangan otak, kognitif, dan psikososial anak, sehingga kebutuhan kesehatan dasar, gizi dan pengembangan emosi serta intelektual anak harus dipenuhi secara baik untuk menjamin pertumbuhan dan perkembangannya di kemudian hari. (Data: The Economis, Tecnology and Neuroscience of Human Capbility Formation, PNAS, August, 2007). Pengembangan pendidikan anak usia dini merupakan salahsatu pendekatan yang dapat mendorong pertumbuhan ekonomi melalui pemberdayaan sumber daya manusia yang berkesinambungan. enelitian Prof James Heckman, Peraih Nobel Ekonomi, mengungkapkan bahwa investasi pada pendidikan anak usia dini lebih efektif dalam meningkatkan kemampuan dan kualitas SDM dibandingan dengan investasi serupa di usia sekolah dan dewasa Dengan dana pendidikan anak usia dini yang relatif terjangkau, negara dapat mengoptimalkan pertumbuhan anak dengan meningkatkan asupan gizi anak dan memastikan anak mendapatkan stimulasi-stimulasi positif yang membantu tumbuh kembangnya. Khususnya investasi bagi anak-anak yang kurang beruntung akan menghasilkan manfaat besar bagi individu dan masyarakat dengan memperoleh pendidikan yang lebihg baik, kesehatan, dampak hasil ekonomi dan sosial, tidak hanya menghemat uang pembayar pajak tetapi juga meningkatkan produktivitas ekonomi bangsa.(Data: The Economis of Child Well-Being. Gabriella Conti James J. Heckman, 2012). UNIMUDA Sorong bermitra dengan UNICEF dalam upaya mendukung pemerintah untuk meningkatkan kualitas PAUD sebagai suatu program prioritas pembangunan pendidikan nasional dalam mengembangkan program PAUD HI di Papua Barat (Sorong dan Raja Ampat) sejak 2017 hingga sekarang. Jumlah PAUD yang selama ini diintervensi sebanyak 26 PAUD. Melalui Program Sekolah Penggerak, UNIMUDA Sorong berharap dapat menambah jumlah intervensi menjadi 125 PAUD di Kota Sorong, Kabupaten Sorong dan Raja Ampat. Tujuan Utama program adalah membantu pemerintah mewujudkan pemenuhan kebutuhan perkembangan dan pertumbuhan anak usia dini di Papua Barat secara menyeluruh dan terintegrasi sehingga mampu membentuk kualitas kesehatan, kecerdasan, dan kematangan sosial di tahap berikutnya.
Peran Kegiatan Literasi Baca Tulis dalam Meningkatkan Kemampuan Membaca Kelas Awal di Wilayah Pinggiran Kab. Sorong (Kemitraan Unicef dan Unimuda Sorong) Nursalim Nursalim; Surya Putra Raharja
Journal of Language Learning and Research (JOLLAR) Vol 2 No 2 (2019)
Publisher : Department of Indonesian Language Education, Graduate School, University of Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/jollar.v3i2.5773

Abstract

Penelitian ini membahas literasi baca tulis kelas awal di wilayah pinggiran Kabupaten Sorong. Tujuan penelitian mendeskripsikan peran kegiatan literasi baca tulis dalam meningkatkan kemampuan membaca kelas awal di wilayah pinggiran Kab. Sorong kemitraan Unicef dengan Kampus Unimuda Sorong. Penelitian ini menggunakan desain penelitian kuantitatif dengan menggunakan instrument EGRA. Untuk mempertahankan tingkat kesalahan 5% dengan tingkat kepercayaan 95%, jumlah sekolah yang menjadi sampel dalam studi EGRA ini adalah 406, yang dipilih secara acak dari 21 sekolah yang berpartisipasi dalam studi baseline. Di tiap sekolah, 18 murid kelas awal (kelas dua dan tiga) dipilih secara acak. Untuk membandingkan dengan adil. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kemampuan membaca para siswa kelas awal di sekolah intervensi, untuk model A , telah meningkat secara signifikan. Peningkatan ini terlihat jelas di ketujuh sub-tugas EGRA, yaitu mengenali bunyi huruf, membaca kata yang tidak bermakna, kelancaran membaca lisan, pemahaman bacaan, pemahaman menyimak, kosa kata Bahasa Indonesia, dan dikte. Pada sekolah model B tidak menunjukkan peningkatan yang signifikan pada kemampuan baca siswa meskipun demikian di beberapa sub-tugas EGRA di terdapat peningkatan dibandingkan dari hasil baseline, sedangkan pada sekolah replikasi mendapatkan hasil yang baik dimasing-masing sub-tugas jika dibandingkan nilai baseline pada sekolah intervensi.
Peran Kegiatan Literasi Baca Tulis dalam Meningkatkan Kemampuan Membaca Kelas Awal di Wilayah Pinggiran Kab. Sorong (Kemitraan Unicef dan Unimuda Sorong) Nursalim Nursalim; Surya Putra Raharja
Journal of Language Learning and Research (JOLLAR) Vol 2 No 2 (2019)
Publisher : Department of Indonesian Language Education, Graduate School, University of Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (948.254 KB) | DOI: 10.22236/jollar.v3i2.5773

Abstract

Penelitian ini membahas literasi baca tulis kelas awal di wilayah pinggiran Kabupaten Sorong. Tujuan penelitian mendeskripsikan peran kegiatan literasi baca tulis dalam meningkatkan kemampuan membaca kelas awal di wilayah pinggiran Kab. Sorong kemitraan Unicef dengan Kampus Unimuda Sorong. Penelitian ini menggunakan desain penelitian kuantitatif dengan menggunakan instrument EGRA. Untuk mempertahankan tingkat kesalahan 5% dengan tingkat kepercayaan 95%, jumlah sekolah yang menjadi sampel dalam studi EGRA ini adalah 406, yang dipilih secara acak dari 21 sekolah yang berpartisipasi dalam studi baseline. Di tiap sekolah, 18 murid kelas awal (kelas dua dan tiga) dipilih secara acak. Untuk membandingkan dengan adil. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kemampuan membaca para siswa kelas awal di sekolah intervensi, untuk model A , telah meningkat secara signifikan. Peningkatan ini terlihat jelas di ketujuh sub-tugas EGRA, yaitu mengenali bunyi huruf, membaca kata yang tidak bermakna, kelancaran membaca lisan, pemahaman bacaan, pemahaman menyimak, kosa kata Bahasa Indonesia, dan dikte. Pada sekolah model B tidak menunjukkan peningkatan yang signifikan pada kemampuan baca siswa meskipun demikian di beberapa sub-tugas EGRA di terdapat peningkatan dibandingkan dari hasil baseline, sedangkan pada sekolah replikasi mendapatkan hasil yang baik dimasing-masing sub-tugas jika dibandingkan nilai baseline pada sekolah intervensi.
PENGEMBANGAN E-COMIC SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN MATEMATIKA BERBASIS LOCAL WISDOM PADA MATERI GARIS DAN SUDUT KELAS VII SMP/MTs Yogi Indra Wijayanto; Suhartini Sumadi; Surya Putra Raharja
THEOREMA: The Journal Education of Mathematics Vol 3 No 1 (2022): THEOREMA: The Journal Education of Mathematics
Publisher : Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (722.87 KB) | DOI: 10.36232/theorema.v3i1.2608

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk untuk mendapatkan media pembelajaran e-comic berbasis local wisdom pada materi garis dan sudut yang valid, praktis, dan efektif. Penelitian ini dilakukan di MTs. N Kab. Sorong pada siswa kelas VII dengan sampel sebanyak 15 orang. Berdasarkan hasil penelitian, Pengembangan media pembelajaran yang dikembangkan berupa aplikasi e-comic math berbasis local wisdom pada materi garis dan sudut dinyatakan layak dan valid, dengan hasil rata-rata penilaian ahli media sebesar 3,87, ahli materi sebesar 3,5 dan ahli bahasa sebesar 3,8. Penilaian uji kepraktisan mendapatkan nilai rata-rata sebesar 3,447 disimpulkan pada kategori “sangat praktis”. Uji keefektifan dikategori efektivitas sedang, dengan nilai effect size sebesar 0,50, presentase sebesar 69%.
ANALISIS MOTIVASI BELAJAR MATEMATIKA PESERTA DIDIK TERHADAP PEMBELAJARAN DARING DI KELAS VIII SMP MUHAMMADIYAH AIMAS Nur Indah Hanakiray Selay; Suhartini Sumadi; Surya Putra Raharja
THEOREMA: The Journal Education of Mathematics Vol 3 No 2 (2022): THEOREMA: The Journal Education of Mathematics
Publisher : Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36232/theorema.v3i2.3487

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan motivasi peserta didik kelas VIII dalam implementasi pembelajaran matematika berbasis online/daring di SMP Muhammadiyah Aimas. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Sumber data yang digunakan yaitu sumber data primer. Subjek penelitian ini adalah 3 peserta didik kelas VIII SMP Muhammadiyah Aimas yang sudah mengikuti pembelajaran jarah jauh (daring/online) dalam pembelajaran matematika. Teknik pengumpulan data dengan cara observasi dan wawancara. Teknik analisis data yang digunakan adalah reduksi data, penyajian data, dan verifikasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa peserta didik dengan kriteria hasil belajar tinggi mempunyai motivasi belajar matematika metode daring yang tinggi, hal ini dilihat berdasarkan empat indikator motivasi tersebut, dimana tiga diantaranya memenuhi variabel motivasi belajar. Kemudian peserta didik dengan kriteria hasil belajar sedang mempunyai motivasi belajar matematika metode daring yang sedang, hal ini dilihat berdasarkan empat indikator yang diteliti, dimana dua diantaranya memenuhi variabel motivasi belajar. Sedangkan pada peserta didik dengan kriteria hasil belajar rendah mempunyai motivasi belajar matematika metode daring yang lebih rendah dari lainnya, hal ini dilihat berdasarkan empat indikator yang diteliti, dimana peserta didik tersebut hanya memenuhi variabel motivasi pada item mengerjakan latihan soal yang diberikan oleh guru di indikator ketekunan dalam melaksanakan tugas-tugas pembelajaran dan item mencatat penjelasan yang disampaikan oleh guru di indikator kemandirian dalam belajar matematika.
Analysis of Students’ Abilities in Solving Numeracy Literacy Problems in Mathematics Learning at the Junior High School/ MTS Muhammadiyah in Sorong Regency Astripin Jeane Surupanggil; Surya Putra Raharja; Suhartini Sumadi
Noumerico: Journal of Technology in Mathematics Education Vol. 3 No. 2 (2025): Noumerico, September 2025
Publisher : Universitas Islam Tribakti Lirboyo Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33367/jtme.v3i2.6531

Abstract

Numeracy literacy is the ability to understand, reason, and apply basic mathematical concepts in everyday life. The relationship between numeracy and mathematics is that numeracy requires mathematical knowledge learned in the curriculum; however, mathematics learning does not necessarily develop students' numeracy skills. An indicator of educational achievement across countries that Indonesia participates in is the Programme for International Student Assessment (PISA) score, where Indonesia ranks 63rd out of 81 countries in mathematics. This study aims to describe students' abilities in solving numeracy literacy problems in mathematics learning at the junior high school (MTS) Muhammadiyah in Sorong Regency. The research was conducted at SMP UNIMUDA Pulau Arar, SMP Muhammadiyah 2 Mariyai, and SMP Muhammadiyah Aimas. The type of research is qualitative descriptive. The results show that out of 44 students who completed the questions, five students fell into the high category, 31 students into the medium category, and eight students into the low category. Student responses varied for each answer in meeting the indicators of numeracy literacy ability
Peningkatan Hasil Belajar Siswa pada Materi Bangun Datar melalui Media Ular Tangga di Kelas II SD YPK VI Rafidim Klademak Kota Sorong Matrona Acelina Rahangiar; Surya Putra Raharja; Nur Rokhima
Cokroaminoto Journal of Primary Education Vol. 9 No. 1 (2026): Januari - Maret 2026
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/cjpe.9.1.2026.7933

Abstract

Latar belakang penelitian ini adalah rendahnya hasil belajar siswa akibat pembelajaran yang masih bersifat konvensional dan kurang menarik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar siswa pada materi bangun datar melalui penggunaan media ular tangga di kelas II SD YPK VI Rafidim Klademak Kota Sorong.. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan desain One Group Pretest-Posttest Design. Subjek penelitian berjumlah 20 siswa. Data dikumpulkan melalui tes (pretest dan posttest), observasi, serta angket respon siswa, dan dianalisis menggunakan uji Paired Sample t-Test dengan bantuan program SPSS 25. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan rata-rata nilai hasil belajar siswa dari 59,00 pada pretest menjadi 78,25 pada posttest. Hasil uji t menunjukkan nilai t hitung = 47,908 > t tabel = 1,701 dengan taraf signifikansi 0,000 < 0,05. Hal ini membuktikan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara hasil pretest dan posttest, sehingga media pembelajaran ular tangga efektif dalam meningkatkan hasil belajar siswa. Selain itu, observasi aktivitas belajar menunjukkan kategori “aktif” dengan rata-rata skor 19,85. Dengan demikian, penggunaan media ular tangga mampu menciptakan suasana belajar yang menyenangkan, meningkatkan keterlibatan siswa, serta memperbaiki hasil belajar pada materi bangun datar.