Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

PERAN KADER DALAM PELAKSANAAN PROGRAM PERENCANAAN PERSALINAN DAN PENCEGAHAN KOMPLIKASI (P4K) DI DESA SUKOSARI KECAMATAN JUMANTONO Mutik Mahmudah; Kurnia Agustin
Jurnal Ilmiah Maternal Vol 4, No 1 (2020): MATERNAL (JURNAL ILMIAH)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mitra Husada Karanganyar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (468.38 KB) | DOI: 10.54877/maternal.v4i1.770

Abstract

ABSTRAKIndonesia merupakan salah satu negara berkembang yang memiliki angka kematian ibu (AKI) bersalin yang cukup tinggi. Program perencanaan persalinan dan pencegahan komplikasi (P4K) adalah upaya dari pemerintah untuk menurunkan angka kematian ibu (AKI) (Werdiyanti, 2017). Kegiatan P4K dilakukan oleh Bidan, keluarga dan masyarakat. Selain itu peran kader dalam pemantauan ibu hamil, persalinan, nifas dan KB sangat berperan dalam kegiatan ini. Apalagi di Propinsi Jawa Tengah ada istilah Nginceng gayeng wong meteng yang dilaksanakan oleh masyarakat, selain tenaga kesehatan juga oleh tokoh masyarakat maupun kader.Jenis penelitian yang dipakai metode disktiptif untuk menggambarkan peran kader dalam pelaksanaan P4K. Penelitian di lakukan di PKD Desa Sukosari  Kecamatan Jumantono Kabupaten  Karanganyar pada bulan Nopember 2019 sampai Februari 2020. Populasi adalam penelitian ini adalah semua kader sebanyak 23 orang menggunakan teknik accidental sampling. Variabel dalam penelitian ini adalah (1) peran, (2) kader, (3) P4K. Data yang telah terkumpul akan dilakukan analisis deskriptif. Hasil penelitian dan pembahasan tentang peran kader dalam pelaksanaan program perencanaan persalinan dan pencegahan komplikasi (P4K) dapat di ambil kesimpulan sebagai berikut peran  kader dalam pelaksanaan P4K sebagian besar dikategorikan cukup yaitu 13 kader (56,5%). Kata kunci: peran, kader, P4K ABSTRACTIndonesia is one of the developing countries that has a high maternal mortality rate (MMR). The Labour and Prevention Planning Program (P4K) is the government's effort to reduce maternal mortality rate (MMR) (Werdiyanti, 2017). P4K activities are conducted by midwives, families and communities. In addition, the role of cadres in monitoring pregnant mothers, labour, puerpural and family planning is instrumental in this activity. Moreover, in the province of Central Java, there is a term Nginceng Gayeng Wong Meteng that is implemented by the public, in addition to health personnel also by public figures and cadres.The reseach study used descriptive method to describe the role of cadres in implementing P4K. Research was done in PKD Desa Sukosari village in Jumantono district of Karanganyar in November 2019 until February 2020. The population of this research is all cadres of 23 people using accidental sampling technique. The variables in this study are (1) roles, (2) cadres, (3) P4K. The Data that has been collected will be done descriptive analysis. The results of the research and discussion on the role of cadres in the implementation of delivery planning programs and the prevention of complications (P4K) can be concluded as follows the role of cadres in the implementation of P4K is largely categorized as 13 cadres (56.5%). Keywords: roles, cadres, P4K
STUDY ANALISIS PERAN KADER TERHADAP KEPATUHAN IMUNISASI DASAR dan BOOSTER pada MASA PANDEMI COVID-19 di POSYANDU WILAYAH KERJA PUSKESMAS COLOMADU I Kurnia Agustin; Yeni Anggraini Anggraini
Jurnal Stethoscope Vol 1, No 2 (2020): STETHOSCOPE
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mitra Husada Karanganyar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1760.721 KB) | DOI: 10.54877/stethoscope.v1i2.815

Abstract

ABSTRAKPendahuluan:Imunisasi merupakan hal yang pen­ting dalam pelayanan kesehatan untuk me­lin­dungi individu yang rentan dari penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi (PD3I) (WHO, 2020). Pada masa pandemi COVID-19 ini, imunisasi tetap harus diupayakan lengkap sesuai jadwal untuk melindungi anak dari PD3I (Kementerian, 2020).Untuk mengurangi kekhawatiran or­ang tua dan meningkatkan peran ibu dalam program imunisasi pada masa pandemi Covid-19 ini, maka diperlukan pe­ran kader dalam memberikan infor­masi penting terkait prosedur pembe­ri­an imunisasi yang aman pada masa pa­n­demi Covid-19 (IDI, 2020).Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubunganantara perankader dengan kepatuhan pemberian imunisasi dasar dan booster pada masa pandemi COVID-19.Metode Penelitian:Jenis penelitian yang digunakan adalah analitik observational. Tehnik pengambilan sampel yang di gunakan adalah “Purposive Sampling” dengan jumlah sampel 40 responden dan dilakukan di Posyandu wilayah kerja Puskesmas Colomadu I. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner. Uji statistik yang digunakan adalah uji pearson chi square dengan aplikasi SPSS 17.00Hasil penelitian: nilai Asymp. Sig (2-sides) sebesar 0,0250,05 yang menunjukkan adanya hubungan antara peran kader dengan kepatuhan pemberian imunisasi.Saran: Diharapkan motivasi dan informasi dari kader dapat mempengaruhi orangtua untuk mematuhi jadwal pemberian imunisasi anak walaupun dalam masa pandemi Covid-19 Kata Kunci: batita, peran kader, kepatuhan imunisasi AbstractIntroduction: Immunization is essential in health services to protect vulnerable individuals from immunization-preventable diseases (PD3I) (WHO, 2020). During the COVID-19 pandemic, immunizations must still be fully pursued as scheduled to protect children from PD3I (Ministry, 2020). To reduce parents' concerns and increase the role of mothers in immunization programs during the Covid-19 pandemic, cadres' role is needed in providing important information related to safe immunization procedures during the Covid-19 pandemic (IDI, 2020). This study aims to analyze the relationship between the role of cadres and the compliance of basic immunizations and boosters during the COVID-19 pandemic.
PENGARUH ACTIVITY DAILY LIVING TERHADAP PENINGKATAN PREVALENSI PENYAKIT DEGENERATIF PADA WANITA MASA KLIMAKTERIUM DI DUKUH NGRINGIN, BANGSRI, KARANGPANDAN yeni anggraini; Kurnia Agustin
Jurnal Ilmiah Maternal Vol 6, No 1 (2022): Maternal (Jurnal Ilmiah)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mitra Husada Karanganyar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54877/maternal.v6i1.870

Abstract

ABSTRAKPada masa klimakterium akan terjadi penurunan fung­si. Periode klimakterium ini disebut pula sebagai periode kritis. Pada masa ini akan ter­jadi peningkatan preva­lensi penyakit de­ge­neratif yang berdampak pada ke­mam­pu­an fungsional (Se Hee Min, 2022). Semakin baik tingkat ke­man­dirian pada lansia dalam melakukan ac­tivity daily living, maka semakin baik ju­ga kualitas hidup lansia dan begitupun se­ba­liknya. Semakin tinggi tingkat keter­gan­­tungan lansia, maka akan membuat lan­sia semakin pasif, sehingga dapat mening­kat­kan prevalensi terjadinya penyakit de­ge­neratif Apriliyan (2021). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh activity daily living ter­­hadap peningkatan prevalensi penyakit degeneratif pada wanita masa klimak­te­r­ium di Dukuh Ngringin, Bangsi, Karang­pandan. Jenis penelitian yang digunakan adalah analitik observational. Tehnik pengambilan sampel yang di gunakan adalah “Purposive Sampling” dengan jumlah sampel 33 responden dan dilakukan di Dukuh Ngringin, Bangsi, Karang­pandan. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner. Hasil penelitian menun­jukkan nilai exact sig. 2- sided yang nilai probabilitynya = 0,006. Nilai pvalue = 0,006  0,05 sehingga dapat disimpulkan dengan taraf signifikansi 95% bahwa terdapat pengaruh activity daily living terhadap prevalensi penyakit degeratif. Kata Kunci: activity daily living, penyakit degeneratif, klimakterium ABSTRACT During the climacteric period, there will be a decline in function. This climacteric period is also known as the critical period. At this time there will be an increase in the prevalence of degenerative diseases that have an impact on functional abilities (Se Hee Min, 2022). The better the level of independence in the elderly in carrying out daily living activities, the better the quality of life for the elderly and vice versa. The higher the dependency level of the elderly, the more passive the elderly will be, so that it can increase the prevalence of degenerative diseases (Aprilian 2021). This study aims to analyze the effect of daily living activity on increasing the prevalence of degenerative diseases in women during the climacteric period in Ngringin Hamlet, Bangsi, Karangpandan. The type of research used is observational analytic. The sampling technique used was "Purposive Sampling" with a sample of 33 respondents and was carried out in Dukuh Ngringin, Bangsri, Karangpandan. The instrument used is a questionnaire. The results of the study show the exact sig value. 2-sided whose probability value = 0.006. The p-value = 0.006 0.05 so it can be concluded with a significance level of 95% that there is an effect of daily living activity on the prevalence of degenerative diseases. Keywords: activity daily living, degenerative diseases, climactery
EVALUASI STATUS GIZI BALITA BERDASARKAN INDEKS BERAT BADAN DAN UMUR PADA MASA PANDEMI COVID-19 DI POSYANDU WILAYAH KERJA PUSKESMAS COLOMADU I yeni anggraini; Kurnia Agustin
Jurnal Ilmiah Maternal Vol 6, No 2 (2022): Maternal (Jurnal ilmiah)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mitra Husada Karanganyar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54877/maternal.v6i2.908

Abstract

ABSTRAK Masalah gizi lebih rentan dialami oleh balita. Pada situasi pandemi COVID-19, pemantauan pertumbuhan balita harus tetap dilaksanakan melalui berbagai upaya alternatif untuk memastikan Balita tetap dapat dipantau tumbuh kembangnya, karena Gizi kurang pada balita tidak hanya menimbulkan gangguan pertumbuhan fisik, tetapi juga mempengaruhi kecerdasan dan produktivitas ketika dewasa. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi status gizi balita berdasarkan Indeks Berat Badan dan Umur pada Masa Pandemi Covid-19 di Posyandu Wilayah Kerja Puskesmas Colomadu I. Tehnik pengambilan sampel yang di gunakan adalah “Purposive Sampling” dengan jumlah sampel 40 responden dan dilakukan di Posyandu Wilayah Kerja Puskesmas Colomadu I. Instrumen yang digunakan adalah Timbangan Berat Badan dan dacin. Evaluasi status gizi balita dengan beberapa parameter yang digunakan dalam penentuan status gizi yaitu umur, jenis kelamin dan berat badan dengan mengonversikan nilai status gizi ke dalam bentuk nilai standar (Z-Score). Hasil penelitian menun­jukkan mayoritas Balita masuk dalam kategori status gizi baik, yaitu 34 balita (85%). Akan tetapi, masih ada 6 balita (15%) yang masuk dalam kriteria status gizi kurang. Kata Kunci: BB Balita, Jenis Kelamin, Umur Balita, Z-Score ABSTRACT  Children Under fives tears  are more susceptible to nutritional problems. In the COVID-19 pandemic situation, monitoring of toddlers' growth must continue to be carried out through various alternative efforts to ensure that toddlers can still be monitored for their growth, because undernutrition in toddlers not only causes physical growth disorders, but also affects intelligence and productivity as adults. This study aims to evaluate the nutritional status of toddlers based on the Weight and Age Index during the Covid-19 Pandemic at the Posyandu in the Colomadu I Health Center. The sampling technique used was "Purposive Sampling" with a sample of 40 respondents and carried out at the Posyandu in the Work Area Puskesmas Colomadu I. The instruments used were Weight Scales and Dacin. Evaluation of nutritional status of children under five years with several parameters used in determining nutritional status, namely age, sex and weight by converting the value of nutritional status into standard values (Z-Score). The results of the study show that the majority of toddlers fall into the category of good nutritional status, namely 34 toddlers (85%). However, there are still 6 toddlers (15%) who fall into the criteria for undernutrition status. Keywords: Toddler Weight, Gender, Toddler Age, Z-Score
ANALISIS HUBUNGAN STATUS GIZI DENGAN KEJADIAN PENYAKIT INFEKSI PADA ANAK BALITA DI POSYANDU WILAYAH PUSKESMAS COLOMADU I Reni Puspita Sari; Kurnia Agustin
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 14, No 1 (2023): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jikk.v14i1.1596

Abstract

Abstrak Gizi menjadi bagian yang sangat penting dalam pertumbuhan balita. Gizi di dalamnya memiliki keterkaitan yang sangat erat hubungannya dengan kesehatan, apabila terkena defisiensi gizi maka kemungkinan besar sekali anak akan mudah terkena infeksi (Siddiq, 2018). Masalah gizi pada balita cukup tinggi ditemukan pada semua indikator dengan pengukuran antropometri. Gizi buruk menyebabkan mudahnya terjadi infeksi karena daya tahan tubuh yang menurun. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetaahui hubungan status gizi dengan kejadian penyakit infeksi pada anak balita di Posyandu Wilayah Puskesmas Colomadu I. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasional analitik. Populasi penelitian ini adalah adalah semua batita di Posyandu wilayah kerja Puskesmas Colomadu I (Posyandu Desa Malangjiwan, Posyandu Trowangsan, Posyandu Perum GPI Klegen). Teknik pengampilan sampel yang di gunakan dalam penelitian ini adalah “Purposive Sampling”.  Analisis data menggunakan chi kuadrat (X2). Hasil penelitian diperoleh nilai chi kuadrat hitung (17.696) > chi kuadrat tabel (5.991) dengan probabilitas sebesar 0,000 < 0,05, sehingga dapat diambil kesimpulan terdapat hubungan antara hubungan status gizi dengan kejadian penyakit infeksi pada anak balita.   Kata kunci : Status gizi, Infeksi, balita  Abstract Nutrition is a very important part in the growth of toddlers. The nutrition in it has a very close relationship with health, if there is a nutritional deficiency it is very likely that the child will be susceptible to infection (Siddiq, 2018). Nutritional problems in toddlers are quite high in all indicators using anthropometric measurements. Malnutrition makes it easy for infections to occur due to decreased immune system. The purpose of this study was to determine the relationship between nutritional status and the incidence of infectious diseases in children under five at the Posyandu in the Colomadu I Health Center. The research method used in this study was observational analytic. The population of this study were all toddlers in the Posyandu working area of the Colomadu I Health Center (Posyandu Desa Malangjiwan, Posyandu Trowangsan, Posyandu Perum GPI Klegen). The sampling technique used in this study is "Purposive Sampling". Data analysis using chi squared (X2). The results of the study obtained a calculated chi squared value (17,696) > chi squared table (5,991) with a probability of 0.000 <0.05, so it can be concluded that there is a relationship between nutritional status and the incidence of infectious diseases in children under five.  Keywords: Nutritional status, infection, toddlers
HUBUNGAN STATUS JUMLAH GRAVIDA DENGAN KEPATUHAN PEMASANGAN STIKER P4K PADA IBU HAMIL Kurnia agustin; Mutik Mahmudah; Gipfel Remedina
Siklus : Journal Research Midwifery Politeknik Tegal Vol 12, No 02 (2023)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/siklus.v12i02.5048

Abstract

Abstrak Pemasangan stiker P4K merupakan salah satu inovasi pemantauan kesehatan ibu hamil yang dapat membantu meminalisir faktor penyebab kematian ibu. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis hubungan status jumlah gravida dengan kepatuhan pemasangan stiker P4K pada ibu hamil di Wilayah Kerja Puskesmas Tasikmadu. Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian kuantitatif dengan pendekatan Cross Sectional. Pengambilan sampel dengan teknik pengambilan accidental sampling sebanyak 35 orang. Hasil penelitian mayoritas responden yang patuh untuk memasang stiker P4K adalah multigravida yaitu sebanyak 16 responden (45,7%). Terdapat hubungan antara status jumlah gravida dengan kepatuhan pemasangan stiker P4K dengan asymp.sig sebesar 0,008 0,05 menggunakan uji chi square. Bagi tenaga kesehatan terkait untuk dapat memaksimalkan pemantauan pemasangan serta memberikan sosialisasi mengenai pemasangan stiker P4K baik untuk ibu hamil, keluarga serta kader. Kata kunci: gravida, stiker P4K, kehamilan Abstract Putting P4K stickers is one of the innovations in monitoring the health of pregnant women that can help to analyze the causes of maternal death. The purpose of this study was to analyze the relationship between the status of the number of gravida and the adherence to putting P4K stickers on pregnant women in the Tasikmadu Health Center Work Area. The research method used is quantitative research with a cross-sectional approach. Sampling by accidental sampling technique involved as many as 35 people. The results of the study showed that the majority of respondents who adhered to putting P4K stickers were multigravidas, namely 16 respondents (45.7%). There is a relationship between the status of the number of gravida and compliance with the putting of the P4K sticker with an asymp.sig of 0.008 0.05 using the chi square test. For related health workers to be able to maximize monitoring and provide socialization regarding the putting of P4K stickers for pregnant women, families, and cadres Keyword: gravida, P4K stickers, pregnancy
Efektivitas Akun Instagram @alfamidigemabudaya Sebagai Media Komunikasi Internal Menggunakan Teori EPIC Model Kurnia Agustin; Vivien Febri Astuti
EDU SOCIETY: JURNAL PENDIDIKAN, ILMU SOSIAL DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 5 No. 1 (2025): Februari-Mei 2025
Publisher : Association of Islamic Education Managers (Permapendis) Indonesia, North Sumatra Province

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/edu.v5i1.946

Abstract

Menilai terkait efektivitas akun Instagram @alfamidigemabudaya sebagai media komunikasi internal dengan teori EPIC. Akun Instagram @alfamidigemabudaya sebagai media informasi yang berusaha untuk memperkenalkan budaya perusahaan. Metode yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif dengan kuesioner sebagai alat yang digunakan dalam penelitian untuk disebarluaskan kepada responden yang telah memenuhi kriteria. Teknik yang digunakan pada penelitian ini menggunakan tabulasi sederhana dengan uji validitas dan reliabilitas terlebih dahulu. Penelitian ini menghasilkan dimensi Communication yang menjadi dimensi dengan skor rata-rata tertinggi yaitu 4.25. Penelitian ini menghasilkan nilai EPIC Rate pada akun Instagram @alfamidigemabudaya sebagai media komunikasi internal sebesar 4.21.