Rahmawaty Alie, Ike
Fakultas Kedokteran, Universitas Islam Bandung

Published : 18 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

Gambaran Kejadian Hipertensi Berdasarkan Durasi, Masa Kerja, dan Tingkat Kelelahan pada Pekerja Outsourcing di PT X Cikarang Bekasi Afifah Kamelia Ma'ruf; Ike Rahmawaty Alie; RA. Retno Ekowati
Bandung Conference Series: Medical Science Vol. 3 No. 1 (2023): Bandung Conference Series: Medical Science
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcsms.v3i1.6837

Abstract

Abstract. Hypertension is a condition in which a person has blood pressure above normal. In the group of workers this can be influenced by the duration of work, work period, and fatigue level. The purpose of this study was to assess the description of hypertension based on duration, length of service and level of fatigue in agency workers at PT X Cikarang Bekasi. The method in this study was a descriptive study with a cross-sectional design by taking data from a questionnaire. The research was conducted from December 2021 to February 2022. The number of samples in this study were 61 people. Based on the results of the questionnaire 39% were positive for hypertension and 61% were not hypertensive. Workers with hypertension are known to have a working duration of ≤ 8 hours by 96%, > 8 hours by 4%, working period 1–5 years by 50%, > 5–10 years by 46%, >10 years by 4%, moderate fatigue level by 46%, light fatigue 42%, and severe fatigue 3%. Workers with hypertension were more experienced by workers with working duration ≤ 8 hours, namely 23 people (96%), then workers with 1-5 years of service were 12 people (50%), and workers with moderate levels of fatigue were 11 people (46 %). Abstrak. Hipertensi merupakan suatukeadaan di mana seseorang memilikitekanan darah di atas normal. Padakelompok pekerja hal ini dapat dipengaruhioleh durasi kerja, masa kerja, dan tingkatkelelahan. Tujuan dari penelitian ini adalahuntuk menilai gambaran hipertensiberdasarkan durasi, masa kerja dan tingkatkelelahan pada pekerja outsourcing di PT X Cikarang Bekasi. Metode dalam penelitianini adalah penelitian deskriptif dengandesain potong lintang (cross-sectional) dengan cara mengambil data darikuesioner. Penelitian dilakukan pada bulanDesember 2021 hingga Februari 2022. Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah61 orang. Berdasarkan hasil kuesioner 39% positif hipertensi dan 61% tidak hipertensi. Pekerja yang hipertensi diketahui memilikidurasi kerja ≤ 8 jam sebanyak 96%, >8 jam sebanyak 4%, masa kerja 1–5 tahunsebanyak 50%, > 5–10 tahun 46%, >10 tahun sebanyak 4%, tingkat kelelahansedang sebanyak 46%, kelelahan ringan42%, dan kelelahan berat 3%. Pekerjadengan hipertensi lebih banyak dialamioleh pekerja dengan durasi kerja ≤ 8 jam yaitu 23 orang (96%), kemudian pekerjadengan masa kerja 1-5 tahun sebanyak 12 orang (50%), dan pekerja dengan tingkatkelelahan sedang sebanyak 11 orang (46%).
Gambaran Kualitas Tidur Sebelum Sooca Sistem Reproduksi pada Angkatan TA 2021-2022 Nadia Mufliha Zahro; R.Kince Sakinah; Ike Rahmawaty
Bandung Conference Series: Medical Science Vol. 3 No. 1 (2023): Bandung Conference Series: Medical Science
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcsms.v3i1.5730

Abstract

Abstract. Lack of quality sleep can have the effect of decreasing concentration, participating in daily activities, and making decisions. Therefore this must be considered because the decrease in the quality of sleep will affect the learning process, impaired memory and emotional health. This study aims to see an overview of sleep quality in Class of 2019, Faculty of Medicine, Bandung Islamic University. The research method is descriptive to see an overview of sleep quality in 2019 Batch students. The sample for this study was taken randomly with a total of 100 people, FK students Batch 2019. The independent variable of sleep quality and the dependent variable is academic achievement. The data analysis used was univariate and bivariate, bivariate analysis. The results showed that the subjective sleep quality was mostly quite poor (46%), sleep latency was mostly 3-4 hours (36%), sleep duration was mostly 5-6 hours (31%), daily sleep efficiency was mostly <65% (84%), sleep disturbance mostly 1-9 (67%), use of sleeping pills mostly never, daytime dysfunction mostly 1-2 hours (43%), and sleep quality scores in FK Unisba students The 2019 batch was mostly unfavorable (99%) while sleep quality was good (1%). Abstrak. Kurangnya kualitas tidur dapat memberikan efek pada penurunan dalam berkonsentrasi, aktifitas sehari-hari dan membuat keputusan. Menurunnya kualitas tidur akan mempengaruhi dari proses belajar, memori terganggu dan kesehatan emosi. Penelitian ini bertujuan untuk melihat gambaran kualitas tidur pada Angkatan 2019 Fakultas Kedokteran Universitas Islam Bandung. Metode penelitian yakni deskriptif untuk melihat gambaran kualitas tidur pada mahasiswa Angkatan 2019. Sampel penelitian ini dilakukan dari bulan Juni sd September sejumlah 100 orang, mahasiswa FK Angkatan 2019, dengan pengambilan sampel secara random sampling. Analisis data yang digunakan adalah univariat dan bivariat, analisis bivariat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas tidur subjektif sebagian besar cukup buruk (46%), latensi tidur Sebagian besar 3-4 jam (36%), durasi tidur Sebagian besar tidur 5-6 jam (31%), efisiensi tidur sehari-hari Sebagian besar <65% (84%), gangguan tidur Sebagian besar 1-9 (67%), penggunaan obat tidur Sebagian besar tidak pernah, disfungsi siang hari sebagian besar 1-2 jam (43%), dan skor kualitas tidur pada mahasiswa FK Unisba Angkatan 2019 sebagian besar kurang baik (99%) sedangkan kualitas tidur baik (1%).
Karakteristik dan Faktor Risiko Pasien Kanker Paru di RSUD Al-Ihsan Provinsi Jawa Barat Tahun 2022 Novianty Kusumawardani; Widhy Yudistira; Ike Rahmawaty Alie
Bandung Conference Series: Medical Science Vol. 4 No. 1 (2024): Bandung Conference Series: Medical Science
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcsms.v4i1.10372

Abstract

Abstract. The disease with the third highest incidence in Indonesia that is not contagious is lung cancer, according to the Global Burden of Cancer (GLOBOCAN 2020), the number of new cases of lung cancer in Indonesia ranks 3rd. The province in Indonesia, namely West Java, has a high prevalence of lung cancer sufferers, while the Al-Ihsan Regional Hospital which is located in West Java Province is a cancer center which is a referral center for all residents of West Java. This study aims to determine the characteristics and risk factors of lung cancer patients ranging from demographic characteristics to histopathological characteristics. This research uses a cross-sectional-descriptive method, with research time from July-September 2023. The sample for this research is medical record data from lung cancer patients at Al-Ihsan Hospital, West Java Province who meet the inclusion criteria using total sampling. The results of this study showed that there were 156 people, but only 64 people met the inclusion criteria. This study discusses histopathological characteristics related to demographic data in patients seeking treatment at Al- Ihsan Hospital, West Java Province. From this research, it was concluded that the highest age group, namely 56–65 years, was dominated by men. Apart from that, the characteristics of lung cancer patients based on where they live are mostly located in Bandung Regency with the largest number of jobs, namely laborers. Abstrak. Penyakit dengan insiden tertinggi ketiga di Indonesia yang tidak menular adalah kanker paru, menurut Global Burden of Cancer (GLOBOCAN 2020), jumlah kasus baru kanker paru di Indonesia menempati urutan ke-3. Provinsi di Indonesia yaitu Jawa Barat mempunyai prevalensi tinggi pada penderita kanker paru, adapun RSUD Al-Ihsan yang terletak di Provinsi Jawa Barat sebagai Cancer centre yang menjadi pusat rujukan bagi seluruh warga Jawa Barat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik dan faktor risiko pada pasien kanker paru mulai dari karakteristik demografi sampai karakteristik histopatologi. Penelitian ini menggunakan metode cross-sectional-descriptive, dengan waktu penelitian dari bulan Juli-September tahun 2023. Salmpel penelitialn ini aldallalh daltal rekalm medis palsien kalnker palru di RSUD All-Ihsaln Provinsi Jalwal Balralt yalng memenuhi kriterial inklusi dengan menggunakan total sampling. Hasil penelitian ini, didapatkan 156 orang penderita kanker paru, namun hanya 64 orang yang sesuai dengan kriteria inklusi. Penelitian ini mendiskusikan tentang karakteristik histopatologi berkaitan dengan data demografi pada pasien yang berobat di RSUD Al-Ihsan Provinsi Jawa Barat. Dari penelitian ini, disimpulkan bahwa kelompok usia tertinggi, yaitu 56–65 tahun didominasi laki-laki. Selain itu, karakteristik pasien kanker paru berdasarkan tempat tinggal yang paling banyak terletak di Kabupaten Bandung dengan pekerjaan terbanyak yaitu buruh.
Gambaran Frekuensi Minum Kopi dan Tingkat Kebugaran pada Mahasiswa Laki-Laki Tingkat 1 Fakultas Kedokteran Universitas Islam Bandung Tahun Ajaran 2022/2023 Talia Nurlita Sari; Ike Rahmawaty Alie; Umar Islami
Bandung Conference Series: Medical Science Vol. 4 No. 1 (2024): Bandung Conference Series: Medical Science
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcsms.v4i1.10631

Abstract

Abstract. The level of physical activity in Indonesia is still low at 33.5%. The low level of physical activity in Indonesia can result in low fitness figures in Indonesia. Factors that can influence fitness levels are lung function, physical activity, and consumption of caffeinated drinks such as coffee. Indonesian people's coffee consumption figures increased from 2016 to 2019 with an average growth of 5.31%. Coffee is widely consumed because of its caffeine content which can fight drowsiness, prevent fatigue and improve fitness. The aim of this research was to determine the frequency of drinking coffee and the fitness level of 1st year male students at the Faculty of Medicine, Bandung Islamic University 2022/2023. The sample selection technique for this research used purposive sampling, with 60 research subjects. Fitness measurements in this study were carried out by measuring the VO2 Max value indirectly through the Harvard Step Test. This research uses a descriptive observational method with a cross sectional research design. The results of the analysis show that 1st year male students at the Faculty of Medicine, Bandung Islamic University 2022/2023 consume the most coffee with a light frequency of 35% and a very low fitness level of 38%. Abstrak. Tingkat aktivitas fisik di Indonesia masih rendah dengan persentase 33, 5%. Rendahnya tingkat aktivitas fisik di Indonesia dapat mengakibatkan angka kebugaran di Indonesia juga rendah. Faktor yang dapat memengaruhi tingkat kebugaran adalah fungsi paru, aktivitas fisik, serta konsumsi minuman berkafein seperti kopi. Angka konsumsi kopi masyarakat Indonesia meningkat dari tahun 2016 ke 2019 dengan pertumbuhan rata-rata 5,31%. Kopi banyak dikonsumsi karena kandungan kafein yang dapat melawan kantuk, mencegah lelah, serta meningkatkan kebugaran. Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran frekuensi minum kopi dan tingkat kebugaran mahasiswa laki-laki tingkat 1 Fakultas Kedokteran Universitas Islam Bandung tahun ajaran 2022/2023. Teknik pemilihan sampel penelitian ini menggunakan purposive sampling, dengan 60 orang subjek penelitian. Pengukuran kebugaran pada penelitian ini dilakukan dengan mengukur nilai VO2 Max secara tidak langsung melalui Harvard Step Test. Penelitian ini menggunakan metode observasional deskriptif dengan rancangan penelitian cross sectional. Hasil analisis menunjukkan bahwa mahasiswa laki-laki tingkat 1 Fakultas Kedokteran Universitas Islam Bandung tahun ajaran 2022/2023 paling banyak mengonsumsi kopi dengan frekuensi ringan 35% dan tingkat kebugaran kurang sekali 38%.
Gambaran Frekuensi Kualitas Tidur dan Tingkat Kebugaran pada Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Islam Bandung Ghin Ghin Anugrah; Ike Rahmawaty Alie; Sadeli Masria
Bandung Conference Series: Medical Science Vol. 4 No. 1 (2024): Bandung Conference Series: Medical Science
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcsms.v4i1.11288

Abstract

Abstract. Sleep is defined as a condition when the body experiences active unconsciousness. When sleeping, the brain experiences a phase of relative rest. However, the brain remains reactive to internal stimuli. Sleep needs that are not met will cause psychological and physical disorders. Physical fitness is an individual's ability to carry out daily activities with physical exertion without causing excessive fatigue and still having the energy to spend time relaxing or doing urgent work. Students who have a good level of fitness will be able to carry out daily activities well and can even improve in carrying out these activities. The aim of this research was to determine the frequency of sleep quality and fitness level of students at the Faculty of Medicine, Islamic University of Bandung. This research was conducted using quantitative analysis methods and a cross sectional approach using total sampling technique. Data collection was carried out using the Pittsburgh Sleep Quality Index questionnaire to assess sleep quality and the Harvard Step Test method to measure fitness level. The research results were tested using Spearman test analysis obtained from 42 students of the Faculty of Medicine, Bandung Islamic University. The research results showed that there were 11 respondents with good sleep quality (26.2%) and 32 respondents with poor sleep quality (73.8%). The most subjects were those with very poor fitness levels with 17 subjects (40.5%) and 2 subjects with good fitness levels (4.8%). Abstrak. Tidur didefinisikan sebagai suatu kondisi ketika tubuh mengalami ketidaksadaran aktif. Ketika tidur, otak mengalami fase istirahat relatif. Meskipun, otak tetap reaktif pada suatu rangsangan internal. Kebutuhan tidur yang tidak terpenuhi akan menimbulkan gangguan psikologi juga fisik. Kebugaran jasmani merupakan kemampuan seorang individu beraktivitas sehari-hari dengan pembebanan fisik tanpa menimbulkan rasa lelah yang berlebih dan tetap memiliki tenaga untuk mengisi waktu santay atau melakukan pekerjaan mendadak. Mahasiswa yang memiliki tingkat kebugaran baik akan mampu menjalan kegiatan sehari-hari dengan baik bahkan dapat terjadi peningkatan dalam menjalani kegiatan tersebut. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui frekuensi kualitas tidur dan tingkat kebugaran mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Islam Bandung. Penelitian ini dilakukan dengan metode analisis kuantitatif dan pendekatan cross sectional menggunakan teknik pemilihan sampel total sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuisioner Pittsburgh Sleep Quality Index untuk menilai kualitas tidur dan metode Harvard Step Test untuk mengukur tingkat kebugaran. Hasil penelitian diuji menggunakan analisis uji Spearman didapatkan dari 42 mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Islam Bandung. Hasil penelitian menunjukan responden dengan kualitas tidur baik berjumlah 11 orang (26,2 %) dan responden dengan kualitas tidur buruk berjumlah 32 orang (73,8%). Subjek paling banyak adalah dengan tingkat kebugaran kurang sekali dengan jumlah subjek sebanyak 17 orang (40,5%) dan subjek dengan tingkat kebugaran baik berjumlah 2 orang (4,8%).
Karakteristik Beban Kerja pada Pegawai Tatalaksana di Universitas Islam Bandung Tahun 2023 Azzadina Putri Maurasita; Ike Rahmawaty Alie; Eka Hendryanny
Bandung Conference Series: Medical Science Vol. 4 No. 1 (2024): Bandung Conference Series: Medical Science
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcsms.v4i1.12169

Abstract

Abstract. Any work done by a worker has the potential to become a burden, both physically and mentally. Varying worker competencies can affect the capacity to handle the workload. If a person works beyond his load, it will accelerate the condition of fatigue and can even cause health problems. The purpose of this study is to determine the workload characteristics of management employees at Bandung Islamic University in 2023. This research sample selection technique uses simple random sampling, with a total of 80 research subjects who have met the inclusion and exclusion criteria. This study used analytical observational methods with a cross-sectionalresearch design. The physical workload category was measured using the cardiovascularload method, the mental load category was measured using the NASA-TLX questionnaire. The results of management employees at Bandung Islamic University in 2023 experienced a light category physical workload of 93% and a moderate category mental workload of 88. This result can occur because the workload will be influenced by various factors such as external factors namely tasks, organization, and work environment as well as internal factors consisting of gender, age, body size, health conditions, nutritional status, and fitness level. Abstrak.Setiap pekerjaan yang dilakukan oleh seorang pekerja berpotensi untuk menjadi beban, baik secara fisik maupun mental. Kompetensi pekerja yang bervariasi dapat memengaruhi kapasitas untuk menangani beban pekerjaan. Bila seorang bekerja melebihi bebannya maka akan mempercepat kondisi kelelahan bahkan bisa mengakibatkan gangguan kesehatan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui karakteristik beban kerja pada pegawai tatalaksana di Universitas Islam Bandung tahun 2023. Teknik pemilihan sampel penelitian ini menggunakan simple random sampling, dengan jumlah 80 orang subjek penelitian yang telah memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Penelitian ini menggunakan metode observasional analitik dengan rancangan penelitian cross sectional. Kategori beban kerja fisik diukur dengan metode cardiovascular load, kategori beban mental diukur menggunakan kuesioner NASA-TLX. Hasil pada pegawai tatalaksana di Universitas Islam Bandung tahun 2023 mengalami beban kerja fisik kategori ringan sebanyak 93% dan beban kerja mental kategori sedang sebanyak 88. Hasil ini bisa terjadi karena beban kerja akan dipengaruhi oleh berbagai faktor seperti faktor eksternal yakni tugas, organisasi, dan lingkungan kerja serta faktor internal yang terdiri dari jenis kelamin, usia, ukuran tubuh, kondisi kesehatan, status gizi, dan tingkat kebugaran.
THE EFFECT OF SLEEPING IN THE DARK ON SLEEP QUALITY IN FACULTY OF MEDICINE UNIVERSITAS ISLAM BANDUNG INDONESIA STUDENTS Rahmawaty Alie, Ike; Widayanti; Islami, Umar; Ghin Anugrah, Ghin; Nurlita, Talia
Journal of Health and Dental Sciences Vol. 4 No. 3 (2025): Journal of Health and Dental Sciences
Publisher : Fakultas Kedokteran Gigi Unjani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sleep is a state where the body experiences active unconsciousness, at this time the brain is in a relative rest phase but will remain reactive to internal stimuli. Sleeping in the dark can increase melatonin which affects sleep quality and results in fitness later. This study aims to see the effect of sleeping in the dark on sleep quality and fitness in 4th year medical students Bandung Islamic University. This study is experimental by comparing sleep quality and fitness when sleeping in light and dark conditions. The study was conducted on 42 students of Faculty of Medicine, Unisba. The students previously slept in light conditions and their sleep quality and fitness were measured after being asked to sleep in the dark with a special eye mask for 2 weeks. Sleep quality was assessed using the PSQI questionnaire that were translated in Indonesian language. The results of the study found that there was a significant difference in sleep quality (p<0.01). Sleeping in the dark can lead to good sleep quality might be because melatonin production is optimized, helping us fall asleep faster and stay asleep longer. DOI : 10.54052/jhds.v4n3.p239-246
Gambaran Kekuatan Otot Genggam Masyarakat Kota Cimahi dengan Menggunakan HandGrip Djohan, Frita Ferlita S; Herryawan, Herryawan; Ulayya, Najla; Alie, Ike Rahmawaty
World Health Digital Journal Vol. 1 No. 3 (2025)
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/wolgitj.v1i3.14

Abstract

Human Immunodeficiency Virus (HIV) merupakan virus yang menyerang sistem kekebalan tubuh, terutama sel T CD4 yang dapat berujung pada Acquired Immunodeficiency Syndrome (AIDS). Di Indonesia, prevalensi HIV di kalangan remaja menunjukkan angka yang mengkhawatirkan dengan 431 kasus tercatat di Jawa Barat. Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan pengetahuan dan kesadaran tentang HIV/AIDS melalui pendidikan kesehatan di Pondok Pesantren AL-IHYA Lembang dengan melibatkan 21 santriwati dalam kegiatan pendidikan kesehatan ini. Metode yang dilakukan ialah edukatif dengan melakukan pre-post test, pemaparan materi dan evaluasi. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan dari hasil pre-test yang menunjukkan pengetahuan awal santriwati masih rendah dengan hanya 23.8% peserta memiliki pengetahuan baik tentang HIV/AIDS, meningkat menjadi 76,2% pasca edukasi. Hal ini  menunjukkan efektivitas pendidikan kesehatan dengan metode edukatif dapat meningkatkan pengetahuan santriwati terhadap HIV/AIDS. Dengan meningkatnya pengetahuan, diharapkan santriwati dapat lebih berperan aktif dalam menjaga kesehatan diri dan lingkungan. Kegiatan ini menekankan pentingnya edukasi mengenai HIV/AIDS di kalangan remaja, untuk mengurangi stigma terhadap ODHA dan meningkatkan kesadaran pencegahan HIV/AIDS.