Lilis Suryani
Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Tabalong

Published : 31 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 31 Documents
Search

PERAN KEPALA DESA DILIHAT DARI ASPEK INFORMASIONAL DALAM MENINGKATKAN DISIPLIN KERJA PEGAWAI PADA KANTOR DESA KAMBITIN RAYA KECAMATAN TANJUNG KABUPATEN TABALONG Siti Nurhayani; Lilis Suryani
JAPB Vol 4 No 1 (2021)
Publisher : lppm.stiatabalong.ac.id

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peran Kepala Desa Dilihat Dari Aspek Informasional Dalam Meningkatkan Disiplin Kerja Pegawai Pada Kantor Desa Kambitin Raya Kecamatan Tanjung Kabupaten Tabalong. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui dan menganalisis Peran Kepala Desa Dilihat Dari Aspek Informasional Dalam Meningkatkan Disiplin Kerja Pegawai Pada Kantor Desa Kambitin Raya Kecamatan Tanjung Kabupaten Tabalong. Mengetahui dan menganalisis faktor-faktor Peran Kepala Desa Dilihat Dari Aspek Informasional Dalam Meningkatkan Disiplin Kerja Pegawai Pada Kantor Desa Kambitin Raya Kecamatan Tanjung Kabupaten Tabalong.Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan deskriptif dengan teknik kuantitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu, angket/kuesioner. Populasi dalam penelitian ini adalah kepala desa, aparat desa, semua perangkat desa dan tokoh masyarakat yang ada di Desa Kambitin Raya Kecamatan Tanjung Kabupaten Tabalong dengan jumlah 30 orang responden. Teknik Analisis Data menggunakan tabulasi (Muhammad Ali : 155). Hasil penelitian Peran Kepala Desa Dilihat Dari Aspek Informasional Dalam Meningkatkan Disiplin Kerja Pegawai Pada Kantor Desa Kambitin Raya Kecamatan Tanjung Kabupaten Tabalong dikatagorikan Sangat Berperan. Faktor penghambat Peran Kepala Desa Dilihat Dari Aspek Informasional Dalam Meningkatkan Disiplin Kerja Pegawai Pada Kantor Desa Kambitin Raya Kecamatan Tanjung Kabupaten Tabalong: 1) belum adanya ketegasan 2) dan masih terbatasnya fasilitas sarana prasarana penunjang. Kata Kunci: Peran Kepala Desa, Aspek Informasional, Disiplin Kerja
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PERMENSOS NO 1 TAHUN 2018 TENTANG PROGRAM KELUARGA HARAPAN (PKH) DI LIHAT DARI ASPEK KOMUNIKASI DI DESA PALIAT KECAMATAN KELUA KABUPATEN TABALONG Rahmida Fitriani; Lilis Suryani
JAPB Vol 4 No 2 (2021)
Publisher : lppm.stiatabalong.ac.id

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah 1). untuk mengetahui bagaimana implementasi Kebijakan Permensos No 1 Tahun 2018 Tentang Program Keluarga Harapan (PKH) di lihat dari Aspek Komunikasi 2). Untuk Mengetahui Faktor Penghambat Implementasi Kebijakan Permensos No 1 Tahun 2018 Tentang Program Keluarga Harapan (PKH) Dilihat Dari Aspek Komunikasi. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan Kuantitatif dengan jenis penelitian deskriptif dimana tekhnik analisis data yang digunakan ialah analisis statistik sederhana dengan menggunakan persentasi (%) dan disajikan bentuk tabulasi distribusi frekuensi dengan menggunakan rumus frekuensi yang dikemukakan oleh Muhammad Ali (1998:184) Sedangkan tekhnik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah : 1) Observasi, 2) Kuesioner/Angket, 3) Dokumentasi. Hasil penelitian tentang implementasi kebijakan Permensos No 1 Tahun 2018 Tentang Program Keluarga Harapan (PKH) di Lihat dari Aspek Komunikasi Di Desa Paliat Kecamatan Kelua Kabupaten Tabalong dapat disimpulkan terimplementasi. Hal ini sesuai rekapitulasi dengan hasil persentasi 76,98 %. Adapun yang menjadi faktor penghambat implementasi kebijakan Program Keluarga Harapan (PKH) adalah Informasi Kata Kunci : Implementasi, Kebijakan, PKH
PERAN KEPALA DESA DALAM MENINGKATKAN KINERJA APARAT DESA DARI ASPEK KETELADANAN DI DESA KAMBITIN RAYA KECAMATAN TANJUNG KABUPATEN TABALONG Yuan Aditya Pratama; Rahmi Hayati; Lilis Suryani
JAPB Vol 4 No 2 (2021)
Publisher : lppm.stiatabalong.ac.id

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sebagai pemimpin pemerintahan di tingkat yang paling bawah, Kepala Desa mempunyai peran yang sangat penting dalam memimpin dan mengarahkan perangkat desa serta masyarakat di desa untuk menuju keberhasilan pembangunan baik secara moral maupun material. Dimana masih adanya opini masyarakat sampai saat ini bahwa pemerintah desa dinilai masih belum dapat melayani kebutuhan masyarakat secara optimal. Hal ini dikarenakan Kepala Desa dalam memimpin penyelenggaraan pemerintah desa kurang tegas berkaitan dengan kinerja perangkat desa.Tujuan penelitian Untuk mengetahui dan menganalisa : 1) Peran Kepala Desa dalam meningkatkan Kinerja APARAT DESA Dari Aspek Keteladanan di Kantor Desa Kambitin Raya Kecamatan Tanjung Kabupaten Tabalong 2) Untuk mengetahui faktor – fakor pengahambat Peran Kepala Desa dalam meningkatkan Kinerja APARAT DESA Dari Aspek Keteladanan di Kantor Desa Kambitin Raya Kecamatan Tanjung Kabupaten Tabalong. Penelitian ini mengunakan penelitian deskriftif-kualitatif, teknik penelitian menggunakan teknik angket dengan jumlah responden 30 orang yaitu : 7 Aparat Desa dan 23 Masyarakat, Lokasi penelitian ini dilaksanakan Pada Kantor Desa Kambitin Raya Kecamatan Tanjung Kabupaten Tabalong Teknik analisa data dengan cara semua data yang terkumpul dikelompokan kedalam klasifikasiter tentu. Setelah data berhasil diklasifikasikan, maka data tersebut dianalisis secara kualitatif dengan menekankan penafsiranmakna yang terkandung didalamnya. Hasil penelitian dari hasil angket yang telah dibagikan kepada 30 responden dapat disimpulkan Berdasarkan tabel diatas, dapat disimpulkan Peran Kepala Desa Dalam Meningkatkan Kinerja Pegawai Dari Aspek Keteladanan sudah terlaksana cukup baik, sehingga diperoleh hasil 43.73% responden menyatakan cukup baik dan 56.27% menyatakan kurang baik. Kata kunci : Peran, Kepala Desa dan Kinerja
IMPLEMENTASI SISTEM TRANSAKSI NON TUNAI DILIHAT DARI ASPEK SUMBER DAYA PADA SATUAN POLISI PAMONG PRAJA KABUPATEN TABALONG Jumiati Jumiati; Lilis Suryani
JAPB Vol 4 No 2 (2021)
Publisher : lppm.stiatabalong.ac.id

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan mendeskripsikan bagaimana implementasi sistem transaksi non tunai dilihat dari aspek sumber daya pada Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Tabalong dan untuk mengetahui apa saja faktor penghambat dalam implementasi sistem transaksi non tunai dilihat dari aspek sumber daya pada Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Tabalong. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Penelitian ini dilaksanakan di Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Tabalong. Informan dalam penelitian ini berjumlah 5 orang. Teknik dalam menentukan informan dilakukan secara purposive sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini dilakukan dengan tiga cara: (1) Wawancara; (2) Observasi; (3) Dokumentasi. Analisi data dilakukan secara deskriptif dengan menggunakan teknik analisis data model Miles and Huberman. Tahap analisis data tersebut mencakup data reduction, data display, dan conclusion drawing/ verification. Hasil penelitian menunjukan bahwa dalam proses pelaksanaan implementasi tersebut sudah sesuai dengan Peraturan Bupati Tabalong Nomor 07 Tahun 2018, dimana asas efisiensi, asas keamanan dan asas manfaat sudah dapat dicapai dengan menggunakan transaksi non tunai. Dari beberapa faktor penghambat implementasi terdapat tiga faktor yang sangat berpengaruh pada implementasi sistem transaksi non tunai dilihat dari aspek sumber daya pada Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Tabalong dimana faktor tersebut antara lain: (1) Jenis teknologi yang digunakan; (2) Sosial budaya dan (3) Kebijaksanaan pemerintah. Kata kunci: Transaksi Non Tunai, Sumber Daya, Faktor Penghambat.
EFEKTIVITAS PENGELOLAAN BADAN USAHA MILIK DESA (BUMDES) DI DESA MASINTAN KECAMATAN KELUA KABUPATEN TABALONG Nita Mariani; Lilis Suryani
JAPB Vol 4 No 2 (2021)
Publisher : lppm.stiatabalong.ac.id

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Badan Usaha Milik Desa yang selanjutnya disebut dengan BUMDES merupakan Badan yang didirikan dan dimiliki oleh desa yang bertujuan untuk meningkatkan pendapatan asli desa. Tujuan penelitian ini adalah 1). Untuk Mengetahui dan Menganalisis pengelolaan Badan Usaha Milik Desa (BUMDES) di Desa Masintan Kecamatan Kelua Kabupaten Tabalong 2). Untuk Mengetahui Besar Efektivitas Pengelolaan Badan Usaha Milik Desa (BUMDES) di Desa Masintan Kecamatan Kelua Kabupaten Tabalong. Untuk dapat mengelola BUMDES agar berkembang dan maju maka terdapat 6 prinsip dimana Penelitian ini menggunakan teori menurut Pusat Kajian Dinamika Sistem Pembangunan (2007) Prinsip Pengelolaan Badan Usaha Milik Desa terdapat 6 prinsip pengelolaan (BUMDES) yaitu: 1) Kooperatif, 2) Partisipatif, 3) Emansipatif, 4) Transparan, 5) Akuntabe. 6) Sustainable. Penelitian menggunakan mitode deskriptif kuantitatif dengan menggunakan persentase (%) dan disajikan bentuk tabulase distirubusi frekuinsi dengan menggunakan frekuensi yang dikemukakan oleh Muhammad Ali (1998 : 184). Populasi dalam penelitian ini adalah pengambilan sample diambil berdasarkan teknik accidental sampling dimana mengambil samble berdasarkan kebetulan, sample yang digunakan berjumlah 37 orang, sedangkan metode pengumpulan data dalam penelitian ini adalah : 1) Obsevasi, 2) Koesioner/ Angket, 3) Dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa Efektivitas Pengelolaan Badan Usaha Milik Desa di Desa Masintan Kecamatan Kelua Kabupaten Tabalong dikategorikan “Efektif” dengan besar 68,87%. Kata Kunci: Efektivitas Pengelolaan BUMDES
KUALITAS PELAYANAN PUBLIK PADA KANTOR KECAMATAN BENUA LIMA KABUPATEN BARITO TIMUR Sainah Sainah; LIlis Suryani
JAPB Vol 4 No 2 (2021)
Publisher : lppm.stiatabalong.ac.id

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pelayanan publik yang berkualitas atau yang bisa disebut dengan pelayanan prima merupakan pelayanan terbaik yang memenuhi standar kualitas pelayanan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis kualitas pelayanan publik pada Kantor Kecamatan Benua Lima Kabupaten Barito Timur. Penelitian ini menggunakan jenis pendekatan statistik deskriptif kuantitatif, metode pengumpulan data yang digunakan adalah kuesioner dengan teknik aksidental sampling sebanyak 20 responden. Analisis data menggunakan mean yaitu nilai rata-rata dari sebuah kelompok dan tabulasi frekuensi menurut Sugiyono (2017). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kualitas pelayanan publik pada Kantor Kecamatan Benua Lima Kabupaten Barito Timur berdasarkan jumlah dari 9 indikator terhadap kualitas pelayanan publik pada Kantor Kecamatan Benua Lima Kabupaten Barito Timur adalah 23,7 dengan rata-rata 2,63 termasuk dalam kategori “kurang berkualitas”, masih banyak pelayanan yang dijalankan kurang maksimal, jumlah pegawai sangat cukup, namun keahlian dan keterampilan yang dimiliki pegawai masih kurang menguasai terhadap pelayanan, sehingga pegawai tersebut mengalami kebingungan dalam melayani masyarakat atau kurang kompeten dalam menjalankan tugasnya. Sehingga menyebabkan pekerjaan tidak terlaksana dengan tepat waktu, masih ada beberapa pengguna layanan yang belum memberikan senyuman dan sapaan kepada pengguna layanan yang akan melakukan proses pelayanan. Hal ini masih dirasakan oleh pengguna layanan yang mendapatkan ketidakramahan pegawai layanan. Kata kunci: Kualitas Pelayanan, Pelayanan Publik, Kantor Kecamatan
EFEKTIVITAS BANTUAN LANGSUNG TUNAI DANA DESA (BLT-DD) DI DESA BAMBAN KECAMATAN BENUA LIMA KABUPATEN BARITO TIMUR Ririn Ririn; Lilis Suryani
JAPB Vol 4 No 2 (2021)
Publisher : lppm.stiatabalong.ac.id

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bantuan langsung tunai dana desa adalah pemberian uang tunai kepada keluarga miskin atau tidak mampu di Desa. Tujuannya untuk membantu masyarakat miskin agar tetap dapat memenuhi kebutuhan dasarnya, mencegah penurunan taraf kesejahteraan masyarakat miskin akibat kesulitan ekonomi, dan meningkatkan tanggung jawab sosial bersama. Dalam hal ini efektivitas program bantuan langsung tunai (BLT) adalah program pemerintah berjenis pemberian uang tunai yang diberikan oleh pemerintah kepada masyarakat yang tergolong miskin. Ini merupakan suatu bentuk pemberdayaan dibidang ekonomi dalam upaya meningkatkan kesejahteraan hidup masyarakat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimanakah efektivitas program bantuan langsung tunai dana desa (BLT-DD) di desa Bamban kecamatan Benua Lima kabupaten Barito Timur, dan mengetahui seberapa besar efektivitas program BLT dana desa di desa Bamban kecamatan Benua Lima kabupaten Barito Timur. Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif-deskriptif. Teknik pengumpulan data terdiri dari tiga cara yaitu observasi, angket, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan statistik sederhana. Teknik pengambilan sampel adalah sampel jenuh sebanyak 12 (dua belas) orang. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa efektivitas penyaluran program bantuan langsung tunai dana desa di desa Bamban kecamatan Benua Lima kabupaten Barito Timur dikategorikan “sangat efektif” dengan presentasi sebesar 84,5%. Kata kunci : Efektivitas Program, BLT, Dana Desa
KUALITAS PELAYANAN PUBLIK PADA KANTOR DESA PUAIN KANAN KECAMATAN TANTA KABUPATEN TABALONG Venny Meilyta; Lilis Suryani
JAPB Vol 4 No 2 (2021)
Publisher : lppm.stiatabalong.ac.id

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pelayanan publik merupakan suatu kegiatan atau rangkaian dalam rangka pemenuhan sesuai dengan kebutuhan setiap warga Negara dan penduduk atas suatu barang, jasa, atau pelayanan administrasi yang disediakan oleh penyelenggara pelayanan publik. Segala kegiatan pelayanan yang dilaksanakan oleh penyelenggara pelayanan publik sebagai upaya pemenuhan kebutuhan penerima pelayanan maupun pelaksanaan berdasarkan peraturan UUD (Keputusan Menpan No.63 Tahun 2003). Kualitas pelayanan memiliki hubungan yang positif dan signifikan dengan tingkat penilaian masyarakat terhadap baik atau tidaknya suatu kualitas pelayanan. Semakin baik kualitas pelayanan yang diberikan maka akan berpengaruh terhadap kepuasan masyarakat mengenai pelayanan yang diberikan. Dalam penelitian ini menggunakan teori Zeithhaml, Parasuraman & Berry (dalam Hardiansyah 2011:46) untuk mengetahui kualitas pelayanan yang dirasakan secara nyata oleh konsumen, ada indikator kualitas pelayanan yang terletak pada lima dimensi kualitas pelayanan, yaitu : (1) Tangibles, (2) Reliability, (3) Responsiveness, (4) Assurance, dan (5) Empathy. Analisis data dalam penelitian ini adalah analisis data deskriptif kuantitatif menurut Sugiyono (2014). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kualitas Pelayanan Publik pada Kantor Desa Puain Kanan Kecamatan Tanta Kabupaten Tabalong dikategorikan Sangat Berkualitas. Kata Kunci : Kualitas, Pelayanan Publik
KUALITAS PELAYANAN KARTU KELUARGA PADA KANTOR KECAMATAN MUARA HARUS KABUPATEN TABALONG Muhammad Rudianor; Lilis Suryani
JAPB Vol 5 No 1 (2022)
Publisher : lppm.stiatabalong.ac.id

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kualitas Pelayanan Kartu Keluarga Pada Kantor Kecamatan Muara Harus Kabupaten Tabalong. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kualitas pelayanan kartu keluarga pada Kantor Kecamatan Muara Harus Kabupaten Tabalong, untuk mengetahui indikator yang tertinggi dari kualitas pelayanan kartu keluarga pada Kantor Kecamatan Muara Harus Kabupaten Tabalong, dan untuk mengetahui indikator yang terendah dari kualitas pelayanan kartu keluarga pada Kantor Kecamatan Muara Harus Kabupaten Tabalong. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif. Teknik sampel yang digunakan adalah sampel insidental. Subjek penelitian ini adalah masyarakat pengguna pelayanan kartu keluarga yaitu sebanyak 30 responden. Pengumpulkan data menggunakan observasi, dokumentasi dan angke(kuesioner). Teknik analisis data dalam penelitian ini adalah Survei Kepuasan Masyarakat (SKM) sesuai dengan Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia Nomor 14 Tahun 2017 tentang pedoman penyusunan survei kepuasan masyarakat unit penyelenggaraan pelayanan publik. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas pelayanan kartu keluarga pada Kantor Kecamatan Muara Harus Kabupaten Tabalong memperoleh nilai 82 dan dapat disimpulkan bahwa kualitas pelayanan kartu keluarga pada Kantor Kecamatan Muara Harus Kabupaten Tabalong dikategorikan “Baik”. Berdasarkan indikator survei kepuasan masyarakat terhadap kualitas pelayanan kartu keluarga Kantor Kecamatan Muara Harus didapat indikator yang memiliki nilai survei kepuasan masyarakat (SKM) tertinggi adalah biaya/ tarif dengan nilai 4 dikategorikan “Sangat Baik”. Sedangkan nilai survei kepuasan masyarakat (SKM) terendah adalah waktu penyelesaian dengan nilai 2,9 dikategorikan “Kurang Baik”. Kata kunci : Kualitas Pelayanan, Survei Kepuasan Masyarakat
PENDATAAN & PENETAPAN CALON PENERIMA BANTUAN LANGSUNG TUNAI DANA DESA (BLT-DD) DI DESA ARGO MULYO KECAMATAN BINTANG ARA KABUPATEN TABALONG Anita Wulandari; Lilis Suryani
JAPB Vol 5 No 1 (2022)
Publisher : lppm.stiatabalong.ac.id

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Proses Mekanisme Pendataan Calon Penerima Bantuan BLT-DD di desa Argo Mulyo, metode yang digunakan metode penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Informan sebanyak 12 orang dengan teknik snowball sampling. Teknik pengumpulan data yaitu wawancara, observasi dan dokumentasi. Teknik analisis mengunakan model interaktif dikemukakan oleh Miles, Huberman dan Saldana yaitu: pengumpulan data, kondensasi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian Tidak ada di terbitkan SK namun diawali dengan musyawarah penunjukkan Tim pendata selanjutnya di keluarkan surat tugas dari kepala Desa. .Pendataan ada dua cara yaitu: Tim ke RT dan RT yang mengusulkan melalui BPD. Kriteria yang diusulkan meliputi berpenghasilan tidak tetap, sudah tidak bekerja, janda-janda tua, janda punya tanggungan, miskin, sakit fisik (cacat), sakit struk, kemudian juga janda yang sudah tua tidak mampu bekerja lagi secara fisik, sedangkan dari semua kreteria yang lebih di prioritaskan adalah para lansia yang sudah tua dan secara fisik sudah tidak produktif lagi. Semua usulan di bicarakan dalam Musdesus sekaligus melakukan verifikasi, validasi dan tabulasi. Nama calon penerima BLT-DD yang sudah di rangking dan di sepakati di buat daftar dan di tandatangani oleh Kepala Desa dan BPD. Publikasi daftar tidak dilakukan hanya di kirimkan kepada Camat dan Bupati. Kata Kunci : Mekanisme Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD)