Shinta Avriyanti
Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Tabalong

Published : 33 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

Analysis of Cost of Goods Manufactured Using the Full Costing Method in Determining Selling Price at CV. SPH (Seratus Persen Halal), Murung Pudak District, Tabalong Regency Sariati; Shinta Avriyanti
JAPB Vol 9 No 1 (2026)
Publisher : p3m.stiatabalong.ac.id

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35722/japb.v9i1.1493

Abstract

Banyak bisnis bermunculan mulai dari bisnis kecil dan berkembang hingga perusahaan besar ketika menghadapi tekanan, perusahaan perlu memiliki strategi dan metode yang efektif untuk memastikan bahwa mereka dapat menghasilkan keuntungan yang tinggi. Tujuan Penelitian ini adalah Untuk mengetahui penentuan harga pokok produksi roti dengan menggunakan metode full costing pada CV.Sph ( Seratus Persen Halal ) Kecamatan Murung Pudak Kabupaten Tabalong. Metode yang digunakan dalam metode penelitian kuantitatif dengan Jenis penelitian deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan yakni observasi dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan untuk menjelaskan perhitungan dalam menentukan harga pokok produksi dan harga jual adalah dengan menggunakan metode full costing yang mencakup seluruh data produksi selama satu tahun. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Perhitungan harga pokok produksi dengan menggunakan metode full costing pada CV. SPH ( Seratus Persen Halal ) Kecamatan Murung Pudak Kabupaten Tabalong pada tahun 2024 adalah sebesar Rp.29.275.Dari perbandingan perhitungan harga pokok produksi menggunakan perhitungan yang dilakukan oleh CV. SPH ( Seratus Persen Halal ) Kecamatan Murung Pudak Kabupaten Tabalong dengan metode full costing, nilai harga pokok produksi yang dihasilkan memiliki perbedaan lebih tinggi yaitu selisih nilai harga pokok produksi dari kedua metode tersebut adalah sebesar Rp 495. Penetapan harga jual menggunakan metode full costing pada CV. SPH (Seratus Persen Halal) Kecamatan Murung Pudak Kabupaten Tabalong yaitu sebesar Rp. 36.000 sedangkan harga jual yang ditetapkan Roti Kopi cabang Mabuun adalah Rp 23.000.
The Effect of Net Working Capital on Cash Holding in Mining Companies Listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX) for the 2021–2023 Period Satrio Aji; Shinta Avriyanti
JAPB Vol 9 No 1 (2026)
Publisher : p3m.stiatabalong.ac.id

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35722/japb.v9i1.1494

Abstract

Penelitian ini mengangkat tema pengaruh Net Working Capital terhadap Cash Holding pada perusahaan sektor pertambangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2021–2023. Cash Holding merupakan elemen strategis dalam pengelolaan keuangan perusahaan, terutama di sektor pertambangan yang menghadapi volatilitas harga komoditas seperti batu bara dan nikel, serta ketidakpastian ekonomi global. Fenomena yang terjadi, seperti fluktuasi harga bahan tambang dan dampak pandemi Covid-19, memaksa perusahaan untuk mempertahankan likuiditas yang memadai demi menjaga keberlanjutan operasional. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Net Working Capital terhadap Cash Holding pada perusahaan pertambangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode 2021-2023 serta untuk mengetahui seberapa besar pengaruh Net Working Capital terhadap Cash Holding. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian eksplanatori. Data penelitian merupakan data sekunder yang diperoleh dari laporan keuangan perusahaan. Populasi penelitian ini adalah seluruh perusahaan pertambangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia, dan sampel dipilih menggunakan teknik purposive sampling menghasilkan 16 perusahaan dengan total 48 laporan keuangan. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan metode uji statistik deskriptif, uji regresi linier sederhana, uji hipotesis, dan uji koefisien determinasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh positif signifikan dari Net Working Capital terhadap Cash Holding. Koefisien regresi sebesar 0,281 menunjukkan bahwa setiap peningkatan Net Working Capital sebesar satu satuan akan meningkatkan Cash Holding sebesar 0,281 satuan. Nilai Adjusted R² sebesar 3,4% menunjukkan bahwa Net Working Capital memberikan kontribusi sebesar 3,4% terhadap variasi Cash Holding, sementara sisanya sebesar 65,7% dijelaskan oleh variabel lain yang tidak termasuk dalam model penelitian ini.
Analisis Break Even Point Pada Usaha Top Pucok Kecamatan Murung Pudak Kabupaten Tabalong Desy Hartika Melyanti; Shinta Avriyanti
JAPB Vol 9 No 1 (2026)
Publisher : p3m.stiatabalong.ac.id

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35722/japb.v9i1.1517

Abstract

Perhitungan Break Even Point memiliki peran penting dalam menunjang efektivitas pengelolaan keuangan, perencanaan operasional, serta penyusunan strategi bisnis jangka pendek maupun jangka panjang. Dalam praktiknya, perencanaan tersebut biasanya dituangkan dalam bentuk anggaran yang memuat proyeksi pendapatan dan estimasi biaya yang diperlukan untuk mencapai target pendapatan tersebut. Dengan melakukan analisis terhadap hubungan antara biaya, volume, dan laba, manajemen dapat memperoleh informasi yang relevan untuk mengevaluasi kinerja usaha serta merumuskan langkah-langkah yang tepat dalam upaya pencapaian laba secara optimal di masa yang akan datang. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis besarnya Break Even Point (BEP) penjualan atas dasar unit dan Break Even Point (BEP) atas dasar rupiah varian Puri dan Pumilo, dan menganalisis besarnya Margin of Safety (MOS) pada penjualan minuman Alpukat Kocok varian Puri dan Pumilo Usaha Top Pucok Kecamatan Murung Pudak Kabupaten Tabalong. Pendekatan dan jenis penelitian yang digunakan adalah penelitin deskriptif kuantitatif. Sumber data yang digunakan yaitu data sekunder berupa laporan keuangan Bulan Agustus 2024 sampai dengan Januari 2025. Teknik pengumpulan data yaitu observasi, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan metode perhitungan Break Even Point (BEP) atas dasar unit dan atas dasar rupiah serta Margin of Safety. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa Besarnya Break Even Point (BEP) penjualan pada Minuman Alpukat Kocok Usaha Top Pucok selama periode Agustus 2024 hingga Januari 2025 menunjukkan bahwa setiap bulan BEP unit dan BEP rupiah berhasil dicapai dan bahkan terlampaui, Margin of Safety pada Usaha Top Pucok Kecamatan Murung Pudak Kabupaten Tabalong pada Bulan Agustus 2024 Puri (18%) dan Pumilo (15%), September 2024 Puri (21%) dan Pumilo (22%), Oktober 2024 Puri (7%) dan Pumilo (6%), November 2024 Puri (27%) dan Pumilo (28%), Desember 2024 Puri (42%) dan Pumilo (43%), Januari 2025 Puri (41%) dan Pumilo (41%).