Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Hubungan Tingkat Stres dengan Produksi ASI Ibu Postpartum (Nifas) di PMB Soemidjah Ipung Malang Camelia Rif’a Martha Citraningrum; Jupriyono, Jupriyono; Asworoningrum Yulindahwati
Jurnal Sains Farmasi Dan Kesehatan Vol. 3 No. 1 (2025): Mei - Agustus
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62379/jfkes.v3i1.3353

Abstract

Breast milk production is a critical concern for postpartum mothers, as inadequate milk supply can lead to the failure of exclusive breastfeeding. This may result in insufficient infant nutrition, while mothers may experience mastitis due to blocked milk ducts. One factor influencing milk production is stress. Maternal stress and anxiety can disrupt lactation by inhibiting milk ejection. This study aims to examine the correlation between stress levels and breast milk production among postpartum mothers at PMB Soemidjah Ipung Malang.  The research employed a correlational analytic design with a cross-sectional approach, involving a population of 31 postpartum mothers who met the inclusion criteria. Total sampling was used, with all 31 respondents included as the sample. Data were collected using standardized questionnaires: the Perceived Stress Scale (PSS-10) and a breast milk production questionnaire. Statistical analysis was conducted using Spearman’s test with a confidence level of ≤ 0.05. The results showed p-values of 0.01 for the relationship between stress levels and milk production (maternal factors) and 0.005 (infant factors), with correlation coefficients of 0.456 and 0.489, indicating a moderate association.  The study rejects the null hypothesis (H0), confirming a significant relationship between stress levels and breast milk production. These findings highlight the importance of addressing excessive stress in postpartum mothers to ensure optimal lactation. Healthcare providers should consider stress management strategies to support breastfeeding success. 
PENGARUH EDUKASI ANEMIA MENGGUNAKAN E-BOOKLET TERHADAP PERAN ORANG TUA DALAM UPAYA PENANGGULANGAN ANEMIA PADA REMAJA PUTRI Fuadia, Eka Tafrihatul; Jupriyono, Jupriyono; Toyibah, Afnani; Yudianti, Ika
Malang Journal of Midwifery (MAJORY) Vol. 7 No. 2 (2025): MAJORY : Malang Journal of Midwifery
Publisher : Poltekkes Kemenkes Malang & IBI Ranting Pendidikan Kota Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Anemia masih menjadi salah satu permasalahan kesehatan yang sering dialami oleh remaja putri. Kekurangan kadar haemoglobin dalam darah dapat berdampak pada proses tumbuh kembang, menurunkan konsentrasi belajar, serta menyebabkan rasa lelah dan penurunan aktivitas sehari-hari. Peran orang tua sangat penting dalam penanggulangan anemia, salah satunya melalui pemberian edukasi anemia menggunakan media e-booklet. Penelitian ini menggunakan desain pre-eksperimental dengan pendekatan one group pretest-postest design. Populasi berjumlah 58 orang tua siswi kelas VII yang anaknya mengalami anemia di MTsN 3 Malang, dengan sampel 38 responden yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan selama 3 minggu dengan menggunakan kuesioner pretest dan posttest setelah tiga kali intervensi edukasi secara langsung dengan kunjungan ke rumah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh edukasi anemia menggunakan e-booklet terhadap peran orang tua dalam penanggulangan anemia pada remaja putri. Instrumen telah diuji validitas (r = 0,413) dan reliabilitas (r = 0,740). Analisis data menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil menunjukkan peningkatan peran orang tua setelah diberikan intervensi berupa edukasi anemia menggunakan e-booklet dengan nilai ρ value = 0,001. Pemberian edukasi anemia menggunakan e-booklet efektif meningkatkan peran orang tua dalam penanggulangan anemia pada remaja putri. Diharapkan orang tua dapat mempertahankan dan menerapkan pengetahuan yang diperoleh untuk mendukung penanggulangan anemia pada remaja