Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

PERAN PERSUDARAAN MUSLIMIN INDONESIA DALAM PENDIDIKAN AGAMA ISLAM Fauji Wikanda
PENDALAS: Jurnal Penelitian Tindakan Kelas dan Pengabdian Masyarakat Vol 3 No 2 (2023)
Publisher : Yayasan Pendidikan Islam dan Multikultural

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47006/pendalas.v3i2.319

Abstract

Abstrak: Persaudaraan Muslimin Indonesia (PARMUSI) awalnya merupakan sebuah partai politik yang dideklarasikan oleh Badan Amal Muslim Indonesia pada tanggal 17 Agustus 1967 namun pada tanggal 4 Oktober 2016 terjadi perubahan paradigma baru yang sebelumnya berorientasi politik menjadi berorientasi dakwah dalam dimensi Iman dan taqwa, Sosial, Ekonomi dan Pendidikan. Artikel ini bertujuan untuk mengetahui peran PARMUSI dalam pendidikan agama Islam. Metode yang di gunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan jenis penelitian library research. Hasil dari penelitian ini didapatkan perubahan paradigma PARMUSI yakni, (1) revitalisasi dan/atau penyempurnaan, penyegaran, dan pembentukan komposisi personel manajemen organisasi, (2) membentuk LDP (Lembaga Dakwah PARMUSI) di tingkat pusat, provinsi dan kabupaten serta menempatkan lima dai di setiap kecamatan, (3) membentuk PARMUSI Save Help, sebagai pendukung kegiatan sosial dan aksi kemanusiaan di semua tingkatan, (4) membentuk Pusat Bisnis PARMUSI, (5) membentuk Lazis Muslimin, (6) mendirikan Peace House for Justice yaitu sebuah lembaga bantuan hukum. Pendidikan agama Islam yang dilaksanakan oleh PARMUSI dalam bentuk, (1) membangun gerakan dawah Ilallah ke seluruh pelosok, daerah perbatasan Indonesia, pulau-pulau terluar dan terpencil dari Indonesia, (2) tantangan pendidikan agama Islam yang dilaksanakan oleh PARMUSI di daerah pedalaman, perbatasan dan pulau terluar seperti, (a) kristenisasi dan pendangkalan aqidah, (b) kondisi umat Islam yang masih tergolong kaum dhuafa dan tinggat pendidikan yang masih terlalu rendah, (c) Kebanyakan beragama Islam karena faktor keturunan namun belum bisa membaca Alquran dan mengerti tatacara pelaksanaan ibadah dalam agama Islam, (3) model pendidikan agama Islam PARMUSI dengan melakukan pendekatan khusus pada masyarakat dalam penyelesaian masalah serta memberikan gagasan yang bersifat solutif.
MODEL PEMBELAJARAN RESPONSI PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI UNIVERSITAS MEDAN AREA Fauji Wikanda
PENDALAS: Jurnal Penelitian Tindakan Kelas dan Pengabdian Masyarakat Vol 4 No 1 (2024)
Publisher : Yayasan Pendidikan Islam dan Multikultural

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47006/pendalas.v4i1.418

Abstract

Abstract: This research aims to describe and analyze the responsive learning model for Islamic religious education at Medan Area University. The research objects are students, lecturers and managers responding to Islamic religious education. The research method used is qualitative research providing data in the form of descriptions or written words. Data collection techniques were carried out by interviewing lecturers and administrators of Islamic religious education. Observations were also carried out to strengthen the validity of the interview. The research results show that the responsive learning model for Islamic religious education at Medan Area University is part of Islamic religious education lectures which are delivered in the form of discussions and practicums. Teaching materials in response to Islamic religious education include the character of istiqomah and honesty, responsibility, integrity, justice, positive attitude, compassion and patience, self-control, hard work and social instincts, full of gratitude, generosity and humility, himmah, wisdom. , and fathanah. Next, the practical material consists of thaharah, obligatory and sunnah prayers, fardhu kifayah, Hajj rituals, and preaching rhetoric. Keyword : Learning model, Response to Islamic Religious Education Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis model pembelajaran responsi pendidikan agama Islam di Universitas Medan Area. Objek penelitian adalah mahasiswa, dosen dan pengelola responsi pendidikan agama Islam. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif memberikan data dalam bentuk uraian atau kata-kata tertulis.Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara wawancara terhadap dosen dan pengelola responsi pendidikan agama Islam. Observasi juga dilakukan untuk memperkuat validitas wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran responsi pendidikan agama Islam di Universitas Medan Area merupakan bagian dari perkuliahan pendidikan agama Islam yang disampaikan dalam bentuk diskusi dan praktikum. Materi ajar responsi pendidikan agama Islam diantaranya tentang karakter istiqomah dan jujur, tanggung jawab, integritas, keadilan, sikap positif, rasa kasih dan kesabaran, pengendalian diri, kerja keras, dan naluri sosial, penuh syukur, kedermawanan, dan kerendahan hati, himmah, hikmah, dan fathanah, Selanjutnya materi praktikum berupa thaharah, salat wajib dan salat sunnah, fardhu kifayah, manasik haji, dan retorika dakwah. Kata Kunci: Model Pembelajaran, Responsi Pendidikan Agama Islam