Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Journal of Innovative and Creativity

Strategi Komunikasi Pariwisata Dalam Meningkatkan Pengunjung Destinasi Glamping Wira Garden Bandar Lampung ROYNALDO SIMANULANG; Budhi Waskito; Hanindyalaila Pienrasmi
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.1553

Abstract

This study discusses the application of SWOT analysis to tourism communication strategies in increasing visits to the Wira Garden Glamping destination. The objectives of this study are 1) To analyze the weaknesses and strengths of tourism communication owned by the Wira Garden Bandar Lampung glamping destination manager. 2) To analyze the opportunities and challenges of tourism communication faced by the Wira Garden Bandar Lampung glamping destination manager. To find out the current development strategy for Lasonrai Beach tourism. 3) To analyze tourism communication strategies that can be used to increase tourist visits to the Wira Garden Bandar Lampung glamping destination. This research is a type of field research using a qualitative descriptive approach. The data used in this study were obtained from primary data and secondary data. Data collection techniques used are observation, interviews and documentation and will be analyzed by means of data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The results of this study indicate that 1) Strengths and Weaknesses of Tourism Communication are known that the management of Glamping Wira Garden has several strengths, a unique glamping concept that has not been widely found in the surrounding area, and the existence of social media (Instagram and TikTok) that have been used as promotional media. 2) Opportunities and Challenges of Tourism Communication. This study also found that current tourism trends tend to be directed towards nature-based and experience-based tourism, which is a great opportunity for Wira Garden to develop. 3) The tourism communication strategy implemented by the management of Glamping Wira Garden Bandar Lampung tends to utilize internal strengths, such as the uniqueness of the glamping concept and natural potential, to attract tourists through social media.
Strategi Komunikasi Pemasaran Untuk Meningkatkan Pengunjung Mahira Coffee Bandar Lampung Obed Ebenezer; Budhi Waskito Waskito; Hanindyalaila Pienrasmi
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.1740

Abstract

Studi ini mengenai bagaimana Mahira Coffee menerapkan Strategi Komunikasi Pemasaran dalam Meningkatkan Jumlah Kunjungan. Mengingat banyaknya kafe yang telah didirikan di Bandar Lampung, Mahira Coffee telah berusaha untuk lebih kreatif dalam menciptakan tempat yang nyaman untuk hang out atau tempat untuk beraktivitas. Oleh karena itu, peneliti tertarik untuk mengkaji strategi komunikasi pemasaran yang digunakan oleh Kopi Mahira. Studi ini berjudul Strategi Komunikasi Pemasaran dalam Meningkatkan Kunjungan ke Mahira Coffee Bandar Lampung. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi komunikasi pemasaran yang digunakan oleh Mahira Coffee dalam meningkatkan jumlah kunjungan. Penelitian ini adalah studi deskriptif kualitatif, dengan menggunakan teknik pengumpulan data observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik wawancara yang digunakan adalah wawancara mendalam. Sumber yang diwawancarai termasuk Pemilik Mahira Coffee, Karyawan Mahira Coffee, dan Konsumen Mahira Coffee. Teknik analisis data menggunakan reduksi data, presentasi data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi komunikasi berperan dalam menentukan keberhasilan proses peningkatan kunjungan pelanggan ke Mahira Coffee Bandar Lampung. Mahira Coffee memiliki kekuatan konsep tempat yang estetis, layanan ramah, dan fasilitas yang memadai, yang menjadi daya tarik utama bagi segmen milenial dan Gen Z. Melalui analisis SWOT, ditemukan bahwa strategi SO (Strength-Opportunity) seperti aktif di media sosial dan mengadakan acara komunitas sangat efektif dalam menarik perhatian konsumen yang mengikuti tren digital dan budaya berkumpul. Strategi ST (Strength-Threat) digunakan untuk menghadapi persaingan ketat dengan menonjolkan layanan unggul dan memperkuat reputasi melalui testimoni pelanggan.
Strategi Komunikasi Pemasaran Untuk Meningkatkan Pengunjung Mahira Coffee Bandar Lampung Obed Ebenezer; Budhi Waskito; Hanindyalaila Pienrasmi
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.1759

Abstract

Studi ini mengenai bagaimana Mahira Coffee menerapkan Strategi Komunikasi Pemasaran dalam Meningkatkan Jumlah Kunjungan. Mengingat banyaknya kafe yang telah didirikan di Bandar Lampung, Mahira Coffee telah berusaha untuk lebih kreatif dalam menciptakan tempat yang nyaman untuk hang out atau tempat untuk beraktivitas. Oleh karena itu, peneliti tertarik untuk mengkaji strategi komunikasi pemasaran yang digunakan oleh Kopi Mahira. Studi ini berjudul Strategi Komunikasi Pemasaran dalam Meningkatkan Kunjungan ke Mahira Coffee Bandar Lampung. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi komunikasi pemasaran yang digunakan oleh Mahira Coffee dalam meningkatkan jumlah kunjungan. Penelitian ini adalah studi deskriptif kualitatif, dengan menggunakan teknik pengumpulan data observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik wawancara yang digunakan adalah wawancara mendalam. Sumber yang diwawancarai termasuk Pemilik Mahira Coffee, Karyawan Mahira Coffee, dan Konsumen Mahira Coffee. Teknik analisis data menggunakan reduksi data, presentasi data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi komunikasi berperan dalam menentukan keberhasilan proses peningkatan kunjungan pelanggan ke Mahira Coffee Bandar Lampung. Mahira Coffee memiliki kekuatan konsep tempat yang estetis, layanan ramah, dan fasilitas yang memadai, yang menjadi daya tarik utama bagi segmen milenial dan Gen Z. Melalui analisis SWOT, ditemukan bahwa strategi SO (Strength-Opportunity) seperti aktif di media sosial dan mengadakan acara komunitas sangat efektif dalam menarik perhatian konsumen yang mengikuti tren digital dan budaya berkumpul. Strategi ST (Strength-Threat) digunakan untuk menghadapi persaingan ketat dengan menonjolkan layanan unggul dan memperkuat reputasi melalui testimoni pelanggan.