Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

Analisis Perilaku Self-Presentation Peserta Blind Date pada Lampung Blind Date Kesuma, Mulia Teja; Pienrasmi, Hanindyalaila; Poyo, M. Denu
Edutik : Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi dan Komunikasi Vol. 5 No. 4 (2025): EduTIK : Agustus 2025
Publisher : Jurusan PTIK Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/sd06h611

Abstract

Blind date telah hadir di Indonesia sejak Desember 2023 dan mengalami peningkatan pendaftar yang pesat, termasuk di wilayah Lampung yang menyelenggarakan acara pertama pada Februari 2024 dengan hampir 100 pasangan peserta. Fenomena blind date di era digital ini melibatkan proses pertemuan dengan menyembunyikan identitas asli dan membangun citra diri baru (self-presentation) melalui teknologi. Namun, blind date juga memiliki risiko seperti kriminalitas dan pemerasan karena pertemuan dilakukan antara orang yang tidak saling mengenal secara langsung. Penelitian ini bertujuan untuk memahami perilaku self-presentation yang digunakan oleh peserta blind date. Metode yang digunakan adalah kualitatif untuk menggali wawasan mendalam mengenai cara peserta melakukan ekspresi diri dalam konteks kencan langsung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peserta cenderung menampilkan citra diri yang ideal dan positif melalui penampilan fisik, bahasa verbal, ekspresi wajah, serta pengaturan topik pembicaraan untuk menciptakan kesan pertama yang baik. Perilaku self-presentation peserta lebih dominan berada pada front stage, di mana mereka secara sadar menampilkan diri untuk membangun identitas sosial yang menarik dan diterima oleh pasangan baru. Indikator seperti ingratiation, self-promotion, dan exemplification menjadi strategi utama dalam penyajian diri. Penelitian ini memberikan wawasan tentang bagaimana peserta membentuk citra diri dalam konteks kencan buta, sekaligus menegaskan pentingnya pengelolaan impresi dalam interaksi sosial berbasis teknologi.
Komunikasi Interpersonal Guru dan Murid (Studi Kasus Murid Tunarungu dan Tunawicara di SLB Pelita Kasih) Pramesti, Irenia Gita; Pienrasmi, Hanindyalaila; Poyo, M. Denu
Edutik : Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi dan Komunikasi Vol. 5 No. 4 (2025): EduTIK : Agustus 2025
Publisher : Jurusan PTIK Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/wp843336

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya komunikasi interpersonal dalam pengembangan kemampuan interaksi sosial siswa tunarungu dan tunawicara di lingkungan pendidikan khusus. SLB Pelita Kasih di Bandar Lampung dipilih sebagai lokasi penelitian karena memiliki layanan pendidikan dan terapi bagi anak berkebutuhan khusus, serta menunjukkan komitmen terhadap pendidikan inklusif. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui lebih dalam bagaimana komunikasi interpersonal antara guru dan murid di SLB tersebut dapat mendukung perkembangan interaksi sosial siswa tunarungu dan tunawicara. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan positivis, melalui teknik observasi, wawancara, dan studi dokumen terhadap kepala sekolah, guru, siswa, dan orang tua. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi interpersonal di SLB Pelita Kasih menggunakan media verbal dan nonverbal seperti tulisan, ejaan, serta bahasa tubuh dan isyarat. Guru menerapkan pendekatan yang mencakup keterbukaan, empati, dukungan, sikap positif, dan kesetaraan. Komunikasi ini terbukti mampu meningkatkan kontak sosial langsung siswa di lingkungan sekolah, meskipun tantangan tetap ada dalam memperluas interaksi sosial di luar sekolah. Hambatan komunikasi meliputi hambatan proses, fisik, semantik, dan psikososial. Penelitian ini menyimpulkan bahwa komunikasi interpersonal yang efektif sangat penting bagi perkembangan sosial siswa tunarungu, namun masih terbatas dalam cakupan dan konteks. Oleh karena itu, disarankan adanya penelitian lanjutan dengan metode campuran atau longitudinal, serta penerapan teori yang relevan. Praktik pendidikan juga perlu diarahkan pada pelatihan guru, integrasi siswa, dan penggunaan teknologi pendukung untuk menciptakan lingkungan belajar yang inklusif dan komunikatif.
PELATIHAN DAN PENDAMPINGAN PEMBUATAN BATIK ECO PRINT SEBAGAI PELUANG HOME INDUSTRY KREATIF DI DESA TANJUNG SARI, LAMPUNG SELATAN M.Oktaviannur; Dora Rinova; Hanindyalaila Pienrasmi; Irsandi , Irsandi; Meyrani Ananta Putri
J-ABDI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 4 No. 3: Agustus 2024
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jabdi.v4i3.8333

Abstract

Kegiatan Pemberdayaan Masyarakat yang dilakukan di Desa Tanjung Sari, Lampung Selatan ini bertujuan untuk memberdayakan ibu rumah tangga setempat melalui peningkatan keterampilan dalam industri kreatif yang ramah lingkungan. Batik eco print dipilih karena menggunakan bahan-bahan alami yang mudah diakses di lingkungan sekitar, serta memiliki potensi pasar yang menjanjikan.Metode pelatihan yang digunakan meliputi pemberian materi dan praktik langsung selama lima hari, dengan fokus pada teknik dasar pembuatan batik eco print dan penggunaan pewarna alami. Setelah pelatihan, peserta mendapatkan pendampingan intensif selama tiga bulan untuk memastikan penerapan teknik yang benar dan pengembangan produk yang konsisten. Program ini tidak hanya meningkatkan keterampilan dan membuka peluang usaha baru bagi masyarakat Desa Tanjung Sari, tetapi juga berkontribusi dalam pelestarian lingkungan melalui penggunaan bahan-bahan alami. Dengan dukungan yang berkelanjutan, diharapkan program ini dapat menjadi kegiatan pemberdayaan masyarakat yang berkelanjutan dan berdaya guna
PUBLIC PERCEPTION OF TELUK BETUNG SELATAN IN THE DEVELOPMENT OF CHINATOWN IN TELUK BETUNG SELATAN Effendi, Nicholas; Pienrasmi, Hanindyalaila; Poyo, M Denu
Dharmawangsa: International Journal of the Social Sciences, Education and Humanitis Vol 6, No 3 (2025): Social Sciences, Education and Humanities
Publisher : Universitas Dharmawangsa Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/ijsseh.v6i3.7537

Abstract

This study explores public perceptions of the Chinatown development in Teluk Betung Selatan, which has generated a range of responses, including both support and opposition. Perception in communication refers to the absorption of information through the senses, influenced by external stimuli, and can result in either positive or negative attitudes toward a given situation. In this context, community perceptions are shaped by the extent of their involvement, access to information, and experience of the development’s impact either directly or indirectly. This research employs a qualitative approach, using data collection techniques such as in-depth interviews with informants from various backgrounds, direct field observation to capture the ongoing social dynamics, and documentation of relevant records and literature to strengthen the empirical data. Data validity is ensured through source triangulation, which aims to confirm the accuracy, consistency, and credibility of information obtained from multiple sources. The collected data is analyzed through data reduction, data presentation, and conclusion drawing to provide a comprehensive picture of community perceptions.The findings indicate that the Chinatown development is perceived by some community members as an opportunity to boost the local economy, promote tourism, and revitalize the Teluk Betung Selatan area, which was previously considered underdeveloped. However, the study also reveals concerns among parts of the community regarding the potential loss of local identity due to the dominance of external cultural symbols that lack inclusive narratives. Additionally, the public highlighted the limited community involvement in the planning and decision-making processes, creating the impression that the project was executed in a top-down manner. This has contributed to negative perceptions of the development. These findings emphasize the importance of transparent communication, active community participation, and efforts to balance the preservation of local identity with urban development.
ANALYSIS OF PORTALLNEWS.ID BRANDING COMMUNICATION IN BUILDING A BRAND IMAGE Apriyanti, Sela; Pienrasmi, Hanindyalaila; Poyo, M. Denu
Journal of Public Relations and Digital Communication (JPRDC) Vol 1, No 01 (2023): Journal of Public Relations and Digital Communication (JPRDC)
Publisher : Universitas Sang Bumi Ruwa Jurai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24967/jprdc.v1i01.2497

Abstract

In running a company, a good image or brand is needed so that consumers use the company's services and products. Branding communication is one way for companies to influence consumers to use the company's products or services, even though news portal companies are no exception. The focus of this research is how the new online news portal company builds a good brand or corporate image so that it can be known by the public, especially in Bandar Lampung. The approach in this study uses a qualitative descriptive approach to produce depth on how to build a brand image on an online news portal that has not been formed for a long time. as well as conducting observations, and documentation. The results of this study describe how the portalnews.id company tries to brand their online news portal where the results are in accordance with the basis of this research to build company branding, where the four things are Research, Action Plan, Communication, and Evaluation.