Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Problematika Bahasa Indonesia Saat Ini: Kajian Analisis Kesalahan Fonologi, Morfologi, dan Sintaksis Ika Alia Marsya; Sajdah Adellia; Dona Astrianti Harahap; Charles Butar-Butar
Jurnal Multidisiplin West Science Vol 5 No 05 (2026): Jurnal Multidisiplin West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jmws.v5i05.3414

Abstract

Penelitian ini membahas problematika penggunaan Bahasa Indonesia saat ini melalui kajian kesalahan berbahasa pada aspek fonologi, morfologi, dan sintaksis. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada semakin banyaknya penyimpangan penggunaan Bahasa Indonesia di berbagai ruang komunikasi, khususnya pada era digital yang ditandai dengan dominasi media sosial dan komunikasi informal. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis bentuk-bentuk kesalahan berbahasa berdasarkan tiga aspek kebahasaan tersebut. Metode yang digunakan adalah studi literatur (library research) dengan teknik pengumpulan data melalui dokumentasi dari berbagai sumber ilmiah seperti buku, jurnal, dan artikel penelitian relevan. Data dianalisis menggunakan analisis isi (content analysis) dengan pendekatan klasifikasi kesalahan berbahasa. Hasil kajian menunjukkan bahwa kesalahan fonologi banyak terjadi pada pelafalan dan penulisan bunyi, kesalahan morfologi pada penggunaan imbuhan dan pembentukan kata, serta kesalahan sintaksis pada ketidakefektifan dan ketidaklogisan struktur kalimat. Kesalahan tersebut dipengaruhi oleh rendahnya literasi kebahasaan, pengaruh media sosial, dan interferensi bahasa lain. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kesalahan berbahasa masih menjadi masalah dominan dalam penggunaan Bahasa Indonesia di berbagai konteks komunikasi.
Kajian Penerapan Load Balancing dan Backup Server untuk Mengurangi Downtime pada Sistem Informasi Akademik Perguruan Tinggi Dian Maylani Silaban; Junita Saranina Br Barus; Charles Butar-Butar
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.11765

Abstract

Sistem Informasi Akademik (SIMAK) mendukung layanan penting perguruan tinggi, seperti pengisian Kartu Rencana Studi, pengelolaan nilai, akses Kartu Hasil Studi, penyusunan jadwal, dan administrasi akademik. Lonjakan akses secara bersamaan pada periode puncak serta ketergantungan pada satu server dapat menimbulkan kelebihan beban, penurunan kinerja, dan downtime. Penelitian ini mengkaji penerapan load balancing dan backup server sebagai strategi infrastruktur untuk meningkatkan ketersediaan, keandalan, dan kontinuitas layanan akademik. Metode yang digunakan adalah studi literatur deskriptif kualitatif melalui pengumpulan, seleksi, perbandingan, dan sintesis penelitian terkini mengenai HAProxy, arsitektur multi-server, replikasi basis data, failover otomatis, pengelolaan pencadangan, pemantauan, dan high availability berbasis Kubernetes. Hasil kajian menunjukkan bahwa load balancing mampu mendistribusikan permintaan pengguna ke beberapa server aplikasi, mencegah penumpukan sumber daya pada satu node, serta mengalihkan trafik ketika server backend mengalami gangguan. Backup server dan basis data tereplikasi melengkapi mekanisme tersebut dengan menjaga ketersediaan data dan mengambil alih layanan ketika server utama gagal. Pencadangan penuh dan inkremental yang terjadwal, health check, pemantauan kinerja, serta pengujian pemulihan berkala diperlukan agar redundansi berfungsi secara efektif. Sintesis penelitian merekomendasikan arsitektur tiga lapis yang mencakup load balancer, server aplikasi tersinkronisasi, dan basis data tereplikasi dengan prosedur backup serta failover otomatis. Integrasi ini dapat mengurangi single point of failure, meningkatkan skalabilitas saat aktivitas akademik memuncak, dan menjadi dasar pengembangan infrastruktur SIMAK perguruan tinggi yang tangguh.