Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Meningkatkan Kemampuan Motorik Halus Dengan Menggunakan Metode Demonstrasi Pada Anak Usia 3-4 Tahun Kelompok A Di Paud Riyadlusshibyan Lendangre Tahun Ajaran 2019/2020. Lalu Marzoan; M. Arzani
Jurnal Ilmiah Mandala Education (JIME) Vol 6, No 2 (2020): Jurnal Ilmiah Mandala Education (JIME)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/jime.v6i2.1429

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan kemampuan motorik halus dengan menggunakan metode demonstrasi di PAUD Riyadlusshibyan. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Penelitian Timdakan Kelas (PTK) model kurt lewin dengan mengacu pada empat kegiatan pokok yang terdiri dari perencanaan (planing), pelaksanaan (acting), pengamatan (observating), dan refleksi (reflecting). Pelaksanaan ini dilaksanakan di PAUD Riyadlusshibyan, kelompok A dengan jumlah peserta didik sebanyak 21 orang. Pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi.     Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran dengan menggunakan metode demonstrasi dapat meningkatkan motorik halus anak, perkembangan motorik halus anak yang dianalisa terdiri dari empat aspek, yaitu : ketelitian, kecepatan, kelenturan, dan kerapian. Dari analisa data  menunjukkan adanya peningkatkan pada setiap siklusnya, ini dapat dilihat dari pra tindakan di peroleh nilai rata-rata motorik halus anak 49,33, pada siklus I rata-rata motorik halus anak naik menjadi 87,24, kemudian meningkat sebesar 96,10 pada siklus II.
Meningkatan Keterampilan Berbicara Melalui Media Boneka Tangan Pada Anak Kelompok B Di Taman Kanak-Kanak Negeri Dewi Kayangan Tahun Pelajaran M. Arzani; Lalu Marzoan
Jurnal Ilmiah Mandala Education (JIME) Vol 6, No 2 (2020): Jurnal Ilmiah Mandala Education (JIME)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/jime.v6i2.1456

Abstract

Tujuan Penelitian ini adalah untuk meningkatkan  keterampilan berbicara anak melalui media boneka tangan pada anak kelompok B di TK negeri dewi kayangan. Penelitian tindakan kelas kolaboratif yang menggunakan model Kemmis dan Mc Taggart yang dilakukan dalam dua siklus. Subjek penelitian ini sebanyak 25 anak 13 anak laki-laki dan 12 anak perempuan. Objek penelitian ini adalah keterampilan berbicara melalui media boneka tangan. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi (lembar observasi), wawancara (kisi-kisi wawancara untuk guru), dan dokumentasi (catatan catatan selama proses kegiatan berlangsung, gambar atau foto, dan RKH). Teknik analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Kriteria keberhasilan dalam penelitian ini apabila keterampilan berbicara anak telah mencapai 80% dengan kriteria sangat baik. Dari hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan pada keterampilan berbicara melalui media boneka tangan pada anak Kelompok B di TK Negeri Dewi Kayangan. Hasil observasi yang dilakukan pada saat Pratindakan menunjukkan bahwa keterampilan berbicara anak mencapai 40,96% dengan kriteria cukup, pada Siklus I meningkat mencapai 68,08% dengan kriteria cukup, dan pada Siklus II meningkat mencapai 87,92% dengan kriteria sangat baik. Langkah-langkah yang ditempuh untuk meningkatkan keterampilan berbicara melalui media boneka tangan yaitu sebagai berikut: 1) Guru bercerita menggunakan boneka tangan; 2) Guru mengelompokkan anak, tiap kelompok terdiri dari dua dan tiga anak; 3) Anak-anak mengulang kembali cerita yang telah disampaikan oleh guru; serta 4) Guru memberikan motivasi dan reward berupa “Tanda Bintang”.
Evektivitas Budaya Lokal Terhadap Perkembangan Pendidikan Karakter Siswa SDN Se-Kecamatan Bayan Tahun Pelajaran 2024-2025 Andiwati Andiwati; Muhajirin ramzi; Lalu marzoan
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 12 No 4.C (2026): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk Mendeskripsikan bentuk budaya lokal yang mempengruhi karakter siswa SDN Kecamatan Bayan, untuk menganalisis nilai-nilai Pendidikan karakter yang di bentuk dari Budaya Lokal di SDN Kecamatan Bayan. Adapun metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif dengan jenis deskriptif dan untuk Teknik analisis data menggunakan Teknik Miles dan Hubberman dengan 3 tahaban yaitu kondensasi data, tampilan data (penyajian data), dan verifikasi data (penarikan Kesimpulan). Hasil penelitian ini adalah: (1) terdapat sembilan budaya lokal yang mempengaruhi karakter siswa, yakni; Begawe, Lebaran adat, Mulud adat, Sorong serah, Buang au, Mengantek(tenun), Gendang Beleq, Cupak Grantang,dan Ngalu balit pulek ton. Dari Sembilan budaya lokal tersebut nilai-nilai penndidikan karakter yang dapat membentuk karakter siswa yakni;Nilai kedisiplinan, nilai tanggung jawab, nilai kreativitas, nilai Kerjasama, nilai religius, nilai percaya diri dan melatih ketangkasan, dan nilai rasa ingin tahu.
Implementasi Media Tradisional Engklek Pada Mata Pelajaran Matematika Dasar Siswa Kelas 1 SDN 3 Menggala Kecamatan Pemenang Kabupaten Lombok Utara 2025 Arina Manasikana; Lalu Marzoan; Rauhun Jannah
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 12 No 4.C (2026): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi media tradisional engklek sebagai alat pembelajaran matematika dasar di kelas 1 SDN 3 Menggala, Kecamatan Pemenang, Kabupaten Lombok Utara.Pendekatan penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif yang berjenis deskriptif. Subyek penelitian ini adalah guru dan siswa kelas 1 SDN 3 Menggala. Sumber data yang digunakan yitu data primer dan data sekunder. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah kondensasi data, penyajian data, penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa engklek yang dimodifikasi dengan unsur matematika (pengenalan bilangan, penjumlahan, dan pengurangan) terbukti meningkatkan pemahaman konseptual siswa secara signifikan. Melalui pendekatan operant conditioning Skinner, permainan ini berfungsi sebagai stimulus yang memicu respons aktif siswa, diperkuat oleh sistem reward sederhana (pujian, stiker).Namun, penelitian juga mengidentifikasi hambatan kritis, termasuk: Kondisi fisik (lantai licin/sempit) yang mengurangi keamanan Aktivitas, Manajemen waktu (30 menit persiapan pembuatan media ), Perbedaan kemampuan siswa (5% memerlukan pendampingan intensif), Kompetisi dengan gawai digital (siswa awalnya enggan berpartisipasi).
Implementasi Pendidikan Karakter Disiplin Siswa Melalui Pembiasaan Siswa Kelas IV A Di SD Negeri 1 Sukadana Tahun 2025 Dana Sutiawan; Lalu Habiburrahman; Lalu Marzoan
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 12 No 4.C (2026): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan pelaksanaan penelitian ini adalah (1) Untuk mengetahui penerapan pendidikan karakter disiplin siswa kelas IV A SD melalui pembiasaan di SDN 1 Sukadana (2). Untuk mengetahui faktor pendukung dan penghambat dalam menerapkan pendidikan karakter disiplin siswa kelas IV SD melalui pembiasaan di SDN 1 Sukadana. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian setudi kasus. Penelitian deskriptif adalah penelitian yang memberikan gambaran terhadap obyek yang diteliti secara sistematis, faktual dan akurat. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu (miles dan huberman) mengumpulkan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam pelaksanaan implementasi pendidikan karakter disiplin siswa melalui pembiasaan di SD Negeri 1 Sukadana dimulai dari kedatangan siswa-siswi kesekolah dengan tepat waktu, ketika datang dan bertemu dengan bapak/ibuk guru siswa langsung berjabat tangan sesuai dengan adab yang telah diajarkan pada siswa-siswi disekolah, selain itu juga kedisiplin siswa dilihat dari cara siswa memakai seragam sekolah dengan rapi yang sesuai dengan aturan sekolah, jika siswa keluar kelas siswa membiasakan diri izin sama bapak/ibuk guru saat proses belajar mengajar dikelas, kedisiplin siswa dalam membuang sampah pada tempatnya, kendala yang dihadapi yaitu adanya perbedaan perilaku peserta didik adanya siswa yang masih bermain saat proses belajar mengajar dikelas, adapun yang menjadi pendukung serta antusias siswa-siswi di kelas IV SD dalam melaksanakan pembiasaan disekolah adanya dorongan dan motivasi dari bapak/ibuk guru untuk menumbuhkan semangat siswa-siswi di SD Negeri 1 Sukadana. Hal ini akan dibuktikan dengan tercapainya disiapkan siswa. Kedisiplinan tentu mentaati semua peraturan yang ada disekolah seperti siswa datang kesekolah tepat waktu, kedisiplin siswa duduk pada tempatnya, berpakaian dengan rapi, dan melakukan pembiasaan-pembiasaan lainnya.