Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

PENGEMBANGAN DESAIN SPRAYER BUAH MENGGUNAKAN QUALITY FUNCTION DEPLOYMENT Surya Abdul Muttalib; Agriananta Fahmi Hidayat; Sirajuddin haji Abdillah; Ida ayu Widhiantari; Rozidi Rozidi; Sabar Burhan
Jurnal Teknik Pertanian Lampung (Journal of Agricultural Engineering) Vol 9, No 2 (2020): Juni 2020
Publisher : The University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (250.858 KB) | DOI: 10.23960/jtep-l.v9i2.149-156

Abstract

The aim of this research is to develop an specialty sprayer for fruits. It is expected that the sprayer will be able to assist farmers in improving the quality of the fruits. Sprayer is a pesticide applicator that is needed in eradicating and controlling plant pests and diseases. Problems that are often found in the sling type sprayer are the high weight of the sprayer and the short range of spraying so that it is not efficient nor effective for application with high trees. The purpose of this research is to develop the design of fruit sprayer using the Quality Function Deployment (QFD) method. The data generated were analyzed using House of Quality. Results showed that important weight values in the House of Quality analysis included the attributes of the spray lever, easeness of operation and easeness of moving with a score of 4.80, 4.46 and 4.50, respectively. Based on the analysis, the sprayer was developed using a wheel drive system with the addition of wheels and spray levers that can be extended or shortened by adjusting the spray lever knock.
Analisis Kelayakan Finansial Agroindustri Kerupuk Kulit Menggunakan Mesin Peniris di Kecamatan Selong, Kabupaten Lombok Timur Agriananta Fahmi Hidayat; Hary Kurniawan; Rucitra Widyasari
Agroteknika Vol 4 No 1 (2021): Juni 2021
Publisher : Green Engineering Society

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32530/agroteknika.v4i1.75

Abstract

Salah satu agroindustri unggulan di Lombok Timur, Provinsi Nusa Tenggara Barat yaitu kerupuk kulit yang sebagian besar manajerialnya merupakan Usaha Kecil, Mikro, Menengah (UMKM). UMKM tersebut rentan terhadap perubahan ekonomi dan berdampak besar terhadap keuangan industri tersebut. Analisis kelayakan usaha sangat dibutuhkan untuk mempertimbangkan perubahan nilai mata uang (NPV), tingkat suku bunga (IRR), serta melihat perbandingan rasio biaya yang dikeluarkan dengan jumlah manfaat yang akan diperoleh (b/c ratio) serta perhitungan nilai investasi bila usaha ini akan dikembangkan (PP) dan analisis sensitivitas. Analisis dilakukan menggunakan metode eksperimental dan wawancara terhadap pelaku usaha. Metode eksperimental dilakukan dengan melihat perubahan produktivitas dari usaha kerupuk kulit yang mulanya enggan menggunakan mesin peniris, sedangkan perubahan ekonomi dilihat dari wawancara terhadap pelaku usaha terhadap penambahan mesin untuk produksi. Hasil penelitian diperoleh nilai NPV lebih besar dari 0 yaitu Rp. 3.942.875.937. PP terhitung 2 tahun dibawah periode usaha. Rasio B/C lebih dari 1 yaitu 4,34 Hasil analisis diatas menunjukkan bahwa agroindustri kerupuk kulit dengan mesin peniris layak dijalankan. Analisis sensitivitas menunjukkan bahwa dengan inflasi 7,26% tidak berdampak signifikan terhadap usaha kerupuk kulit.
APLIKASI TEKNOLOGI TEPAT GUNA PEMISAH KULIT ARI KEDELAI UNTUK UMKM PENGOLAHAN TEMPE DI KECAMATAN SUKAMULIA KABUPATEN LOMBOK TIMUR Agriananta Fahmi Hidayat; Surya Abdul Muttalib; Asih Priyati
Jurnal Abdi Insani Vol 6 No 2 (2019): Jurnal Abdi Insani Universitas Mataram
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v6i2.194

Abstract

Desa Sukamulia, Kecamatan Sukamulia, Kabupaten Lombok Timur dapat dijadikan sebagai suatu wilayah yang cocok dalam pengembangan Technopreuneurship. Sebagian masyarakat desa Sukamulia memiliki aktivitas sosial sebagai guru mengaji dengan usia rata-rata 18-25 tahun. Tingkat pendidikan sebagian masyarakat Desa Sukamulya tersebut adalah SMP dan SMA. Kelompok masyarakat yang tergabung sebagai guru mengaji tersebut memiliki wadah organisasi bernama Remaja Mushola (remus) Nurul Yakin. Remus Nurul Yakin pada saat ini telah memiliki beberapa unit bidang usaha antara lain penjualan pulsa, beras, ayam potong dan tempe. Produksi tempe saat ini merupakan mata pencaharian utama karena permintaan pasarnya yang cukup besar. Pengolahan tempe dilakukan secara tradisional tanpa bantuan mesin pengolahan. Proses pemisahan kulit ari kedelai masih dilakukan dengan cara manual atau ditradisional yang umumnya memiliki kelemahan Yaitu memerlukan waktu yang lebih lama serta tambahan tenaga kerja. Metode tradisional pemisahan kulit ari kedelai dilakukan dengan cara direndam dan diinjak-injak hingga kulit ari terkupas. Metode ini sangat merugikan karena dapat menyebabkan kedelai pecah atau bahkan sampai hancur sehingga hasil tidak bisa maksimal Proses pemisahan kulit ari kedelai ini merupakan salah satu tahapan yang penting dalam proses pembuatan tempe karena mempengaruhi kualitas dari tempe. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas tempe yang dihasilkan menjadi lebih baik serta efisiensi proses produksi tercapai. Hasil kegiatan pengabdian kepada masayarakat ini adalah bertambahnya pengetahuan pelaku usaha produksi tempe dan hasil produksi yang lebih baik.
ANALISA KELAYAKAN FINANSIAL USAHA AGROINDUSTRI ABON IKAN DI TANJUNG KARANG, KOTA MATARAM (Financial Feasibility Analysis of Agroindustry Fish Abon in Tanjung Karang Mataram City) Zulhan Widya Baskara; Agriananta Fahmi Hidayat; Zulhan Widya Baskara; Wiharyani Werdiningsih; Yeni Sulastri
Jurnal Ilmiah Rekayasa Pertanian dan Biosistem Vol 6 No 1 (2018): Jurnal Ilmiah Rekayasa Pertanian dan Biosistem
Publisher : Fakultas Teknologi Pangan & Agroindustri (Fatepa) Universitas Mataram dan Perhimpunan Teknik Pertanian (PERTETA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (461.642 KB) | DOI: 10.29303/jrpb.v6i1.77

Abstract

Fish processing to produce fish abon could be an agroindustry business opportunity to improve the value of fish. The producing of fish abon in coastal areas increase the income of fisherman. Therefore, the financial analysis of fish abon agroindustry product is of particular important. It was revealed that the Break Even Points was 1264 packs, the Net Present Value was positive or greater than zero of Rp 108.823.562, the Internal Rate of Return was 45.43% greater than the MARR and actual interest rate, the Payback Period of 2.5 years did not exceed the planned business period. The B / C Ratio was 1.3. Therefore, based on the financial analysis, the fish abon agroindustry is feasible and worth to develop.. Sensitivity analysis using the approach of the inflation effect at 8.79% did not have any influence on the fish abon agroindustry. Keywords: abon, fish, financial analysis ABSTRAK Pengolahan ikan menjadi abon ikan dapat menjadi peluang usaha agroindustri untuk memberikan nilai tambah ikan. Pengolahan abon ikan diwilayah pesisir dapat menjadi alternatif untuk meningkatkan pendapatan masyarakat pesisir. Oleh karena itu maka perlu dilakukan analisis finansial terhadap produk agroindustri abon ikan. Dari hasil perhitngan analisa finansial diperoleh hasil Break Even Point sebesar 1264 kemasan, Net Present Value bernilai positif atau lebih besar dari nol sebesar Rp 108.823.562, Internal Rate of Return sebesar 45.43% lebih besar dari nilai MARR dan suku bunga aktual, Payback Period selama 2.5 tahun tidak melebihi periode usaha yang direncanakan. B/C Ratio 1.3 yang nilainya lebih besar dari 1. Sehingga dari sisi finansial usaha agroindustri abon ikan layak untuk dijalankan. Analisa sensitivitas yang dilakukan dengan pendekatan pengaruh inflasi sebesar 8.79% tidak berpengaruh terhadap usaha agroindustri abon ikan. Kata kunci: abon, analisis finansial, ikan