Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

ANALISIS KEMAMPUAN MENYELESAIKAN SOAL HOTS FISIKA SISWA SMA DI KOTA MAJENE Andi Saddia; Sutrisno Sutrisno; Muhammad Saldi; Muhammad Nurkhalis Agriawan
PHYDAGOGIC : Jurnal Fisika dan Pembelajarannya Vol 4 No 1 (2021): PHYDAGOGIC : Jurnal Fisika dan Pembelajarannya
Publisher : Universitas Sulawesi Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (152.475 KB) | DOI: 10.31605/phy.v4i1.1275

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengukur kemampuan siswa dalam menyelesaikan soal HOTS pada mata pelajaran fisika tingkat SMA di Kota Majene. Subjek penelitian ini adalah sekolah tingkat menengah atas yang ada di kota Majene, Sulawesi Barat. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif dengan tujuan untuk mendeskripsikan objek penelitian ataupun hasil penelitian. analisis data pada penelitian ini dengan menjadikan KKM sebagai standar ketuntasan peserta didik. Tes berupa soal essay yang memenuhi kriteria HOTS, yaitu menganalisis (C4), Mengevaluasi (C5), dan Mengkreasi (C6). Analisis data akan menggunakan berbagai teknik analisis yang sesuai jenis data dan metode pengumpulan data yang digunakan. Pengolahan data bertujuan untuk mendapatkan kesimpulan berdasarkan tujuan dari penelitian. Hal ini sesuai dengan hasil penelitian berupa persentase peserta didik yang sudah memiliki HOTS rendah dalam menyelesaikan soal menganalisis (C4) sebesar 27,09%, soal mengevaluasi (C5) sebesar 24,79%, dan sebesar 3,94% untuk soal mencipta (C6).
Perbandingan Pemahaman Konsep Dasar Fisika Antara Siswa yang Berasal dari SMP Induk Perkotaan dan SMP Pedesaan pada Siswa Kelas X IPA SMA Negeri 2 Majene Sutrisno Sutrisno
Journal on Education Vol 4 No 4 (2022): Journal on Education: Volume 4 Nomor 4 Tahun 2022
Publisher : Departement of Mathematics Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joe.v4i4.2673

Abstract

The purpose of this study was to determine the students' understanding of the basic concepts of physics from urban junior high schools and rural junior high schools in class x IPA of Majene 2 Public High School, as well as to find out that there was a comparison of understanding of basic physics concepts between students from urban and rural junior high schools in class X IPA SMA Negeri 2 Majene. Determination of the sample through proportional random sampling technique. The data collection instrument in this study was a written instrument. The data analysis technique uses descriptive and inferential analysis, namely the two sample t test. Based on the results of data analysis using descriptive statistics, it was obtained that the average level of understanding of the basic concepts of physics for students from urban primary junior high schools was in the good category and rural junior high school students were in the medium category. While the inferential results are F count ˃ F table so that there is a comparison of understanding of the basic concepts of physics between students from urban primary junior high schools and rural junior high schools in class X IPA students of SMA Negeri 2 Majene
Analisis Hasil Belajar Fisika Terhadap Penerapan Strategi Pembelajaran Arcs Ditinjau Dari Motivasi Belajar Peserta Didik Kelas XI MIPA SMA Negeri 2 Majene Sutrisno Sutrisno
Journal on Education Vol 3 No 4 (2021): Journal on Education: Volume 3 Nomor 4 Tahun 2021
Publisher : Departement of Mathematics Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research is a true experiment using a 2×2 factorial design which was carried out in class XI MIPA1 and XI MIPA3 SMAN 2 Majene Kab. Majene. Data collection in this study was carried out in three stages, namely; 1) the preparation stage, 2) the implementation stage, 3) the final stage by giving a final test of physics learning outcomes which is then analyzed to test the hypothesis. The results of hypothesis testing were carried out using two-way analysis of variance which showed that (1) there were differences in physics learning outcomes between students taught through the ARCS learning strategy and those taught using conventional learning, (2) for high learning motivation, there was a difference between the results learning physics of students who are taught using the ARCS learning strategy with students who are taught with conventional learning, (3) for low learning motivation, there is a difference between the physics learning outcomes of students who are taught using the ARCS learning strategy with students who are taught with conventional learning, and ( 4) there is an interaction effect between learning strategies and learning motivation on the achievement of physics learning outcomes, in class XI MIPA students at SMAN 2 Majene.
Instilling Utilization of Fermentation of Corn Cob Waste for Animal Feed by Mesa Pau Farmers Group in Ihing Village Wandi Abbas*; Sutrisno Sutrisno; Lilis Ambarwati
Riwayat: Educational Journal of History and Humanities Vol 6, No 1 (2023): Economic History, Education Media, and Humanities
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jr.v6i1.29336

Abstract

One of the activities carried out is to take advantage of the potential in the village so that it can be a solution for villagers, namely the use of corncob waste to become animal feed with economic value. The method used in this activity is through direct training to the Mesa Pau Farmers' group, namely the socialization, processing, and utilization of corncob-fermented feed products. The aim of implementing this program is to provide a medium for managing the potential of Ihing village, namely by conducting training for the Mesa Pau Farmers Group so that they can develop the potential of corncob waste to become animal feed. Implementation of this activity includes; the production process starting from grinding/chopping, fermentation, and use, and the packaging process for packaging and marketing which is carried out conventionally and through e-commerce. The results of this activity are to produce animal feed from fermented weevil waste which can later be used for the personal needs of village breeders and sold to other areas, especially in the Polewali Mandar district.
Pengembangan Media Pembelajaran Fisika Berbasis Android Menggunakan Aplikasi Ispring Suite 10 & Website 2 Apk Builder Musdar M; Sutrisno Sutrisno; Muh. Faizal Alfarisa
Jurnal Fisika Papua Vol. 2 No. 1 (2023): Jurnal Fisika Papua
Publisher : Universitas Cenderawasih

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31957/jfp.v2i1.33

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran berbasis android menggunakan aplikasi ispring suite 10 & website 2 apk builder pada materi gerak lurus yang berkualitas baik mencakup valid, praktis, dan efektif untuk meningkatkan hasil belajar. Subjek dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas X MIPA SMA Negeri 1 Campalagian yang berjumlah 24 orang. Prosedur pengembangan media pembelajaran berbasis android menggunakan aplikasi ispring suite 10 & website 2 apk builder menggunakan model ADDIE yang terdiri dari tahap analisis, tahap desain, tahap pengembangan, tahap implementasi, dan tahap evaluasi. Media pembelajaran berbasis android menggunakan aplikasi ispring suite 10 & website 2 apk builder yang telah dikembangkan telah memenuhi kriteria valid dengan rata-rata skor 0,8, ini berarti bahwa media pembelajaran berbasis android menggunakan aplikasi ispring suite 10 & website 2 apk builder termasuk pada kategori sangat valid dan layak untuk digunakan. Selanjutnya, hasil dari uji coba diketahui bahwa media pembelajaran berbasis android telah memenuhi kriteria praktis dan efektif, ini dapat dilihat dari rata-rata persentase angket respon peserta didik sebesar 92,85% dengan kategori sangat praktis. Sedangkan, keefektifan media pembelajaran berbasis android dapat dilihat dari rata-rata ketuntasan hasil belajar peserta didik yaitu sebesar 83,3 % dengan kategori sangat efektif.
Instilling Utilization of Fermentation of Corn Cob Waste for Animal Feed by Mesa Pau Farmers Group in Ihing Village Wandi Abbas*; Sutrisno Sutrisno; Lilis Ambarwati
Riwayat: Educational Journal of History and Humanities Vol 6, No 1 (2023): Economic History, Education Media, and Humanities
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jr.v6i1.29336

Abstract

One of the activities carried out is to take advantage of the potential in the village so that it can be a solution for villagers, namely the use of corncob waste to become animal feed with economic value. The method used in this activity is through direct training to the Mesa Pau Farmers' group, namely the socialization, processing, and utilization of corncob-fermented feed products. The aim of implementing this program is to provide a medium for managing the potential of Ihing village, namely by conducting training for the Mesa Pau Farmers Group so that they can develop the potential of corncob waste to become animal feed. Implementation of this activity includes; the production process starting from grinding/chopping, fermentation, and use, and the packaging process for packaging and marketing which is carried out conventionally and through e-commerce. The results of this activity are to produce animal feed from fermented weevil waste which can later be used for the personal needs of village breeders and sold to other areas, especially in the Polewali Mandar district.
PEMBERDAYAAN GREEN HOUSE SEBAGAI SARANA EDUKASI ETIKA LINGKUNGAN DI SMK BINA INSANI MALUNDA Yusrianto Nasir; Nur Amaliah; Sutrisno Sutrisno
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 12 (2023): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v6i12.4495-4501

Abstract

Environmental literacy atau melek lingkungan adalah pengetahuan mekanisme lingkungan alam serta pelestariannya. Sekolah merupakan agen dan wadah sosialisasi  yang mampu memberikan pengetahuan akan pentingnya peduli lingkungan melalui kegiatan pembelajaran. Green house adalah bangunan yang berfungsi menciptakan kondisi lingkungan sehingga tercipta kondisi lingkungan yang diinginkan dalam rangka peningkatan kualitas hasil panen. Salah satu metode penanaman yang dapat diterapkan di dalam green house yakni metode irigasi tetes atau yang dikenal dengan drip irrigation system. Kegiatan pengabdian kemitraan masyarakat stimulus (PKMS) ini dilaksanakan di SMK Swasta Bina Insani Malunda. Waktu pengabdian dimulai dari bulan Mei-Juli 2023. Tim pengabdian melakukan beberapa kegiatan yang berfokus pada (1) pembuatan green house; (2) pelatihan penanaman drip irrigation system dan (3) monitoring. Hasil dari kegiatan pengabdian ini menunjukkan bahwa: (1) pentingnya kesadaran peserta didik dalam menumbuhkan kepedulian dan tanggungjawab terhadap lingkungan; (2) terdapat peningkatan keterampilan mitra dalam budidaya melon menggunakan drip irrigation system; dan (3) membantu pendidik dalam mengaktifkan interaksi dengan peserta didik, maupun interaksi antar peserta didik.
Analisis Keterlaksanaan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) sebagai Upaya untuk Mengembangkan Karakter Global Citizenship Yusrianto Nasir; Meili Yanti; Sutrisno Sutrisno
Journal of Education and Instruction (JOEAI) Vol. 8 No. 2 (2025): JOEAI (Journal of Education and Instruction)
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/joeai.v8i2.15001

Abstract

Saat ini pendidikan tidak hanya terfokus pada penguasaan materi teori saja, tetapi cenderung mengajarkan keterampilan yang dibutuhkan di dunia kerja saat ini. Maka muncullah program pemerintah baru yang mendukung hal tersebut yaitu P5. Berdasarkan hal tersebut, tujuan penelitian ini adalah untuk mengukur keterlaksanaan program P5 di sekolah menengah dan mengetahui bagaimana karakter kewarganegaraan global siswa. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Data dalam penelitian ini diperoleh melalui wawancara guru dan angket yang disebarkan kepada siswa. Data primer diperoleh dari guru MIPA beberapa sekolah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh sekolah telah melaksanakan program P5 yang tidak hanya terlaksana tetapi juga terorganisasi dengan baik. Selain itu, dari segi karakter kewarganegaraan global siswa berada pada kategori baik di setiap aspek. Keyword: Karakter global citizenship Nasionalisme Profil pancasila Kualitatif