Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search

Community Empowerment Through Utilization of Moringa (Moringa Oleifera Lam.) Plants as Nutritious Food In Balombong Village, Pamboang District, Majene Regency, West Sulawesi Province Ramlah Ramlah; Arlinda Puspita Sari; Yusrianto Nasir; Haerani Haerani
JATI EMAS (Jurnal Aplikasi Teknik dan Pengabdian Masyarakat) Vol 7 No 2 (2023): Jati Emas (Jurnal Aplikasi Teknik dan Pengabdian Masyarakat)
Publisher : Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Perkumpulan Dosen Indonesia Semesta (DIS) Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36339/je.v7i2.744

Abstract

Moringa (Moringa Oleifera Lam.) is a functional food with high nutritional value that thrives and has long been domesticated by people in Balombong Village, Pamboang District, Majene Regency, West Sulawesi Province. This activity aims to provide education, and introduce moringa-based processed products. The method of community service activities (PKM) uses training, and assistance related to the use of moringa plants as nutritious food. This activity was attended by 29 participants from among housewives and 5 students from the Universitas Sulawesi Barat (UNSULBAR). The PKM activities are carried out by disseminating the content of nutritional value, benefits for health, and introducing various moringa-based processed food products such as moringa meatballs, noodles, tea, pudding, chips, pukis, candies, and nuggets. Furthermore, involving all participants in processing one of the food products, namely moringa meatballs. Utilization of moringa can help people improve family health. In addition, processed moringa can be used as Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) products so that they can add to the economy of rural communities. The evaluation results showed that the community service activities carried out had a positive influence on the participants. This can be seen from the percentage value which reached 91.3% of the participants, expressed their strong agreement with the training activities carried out. Most of the participants also revealed that the PKM activities were able to improve the learning experiences and skills.
Analisis Kompetensi Guru SMA Selama Pembelajaran Daring di Masa Pandemi Covid-19 Sutrisno; Nur Amaliah; Yusrianto Nasir
BIOMA: Jurnal Biologi dan Pembelajarannya Vol 5 No 1 (2023): BIOMA: Jurnal Biologi dan Pembelajarannya
Publisher : Universitas Sulawesi Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31605/bioma.v5i1.2424

Abstract

This study aims to determine the competency of high school teachers in online learning during the COVID-19 pandemic. This study was a qualitative approach by using data of interviews, teacher competency questionnaires, and relevant documents. The study design was a case study by investigating problems related to the teaching competence of high school teachers in Majene Regency. The technique of data validity were credibility, transferability, dependability, and confirmability tests. The technique of data analysis consists of data reduction, data display, and drawing conclusions. The results of this study showed that the competency of high school teachers in Majene Regency during online learning during the COVID-19 pandemic was good.
PEMBERDAYAAN GREEN HOUSE SEBAGAI SARANA EDUKASI ETIKA LINGKUNGAN DI SMK BINA INSANI MALUNDA Yusrianto Nasir; Nur Amaliah; Sutrisno Sutrisno
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 12 (2023): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v6i12.4495-4501

Abstract

Environmental literacy atau melek lingkungan adalah pengetahuan mekanisme lingkungan alam serta pelestariannya. Sekolah merupakan agen dan wadah sosialisasi  yang mampu memberikan pengetahuan akan pentingnya peduli lingkungan melalui kegiatan pembelajaran. Green house adalah bangunan yang berfungsi menciptakan kondisi lingkungan sehingga tercipta kondisi lingkungan yang diinginkan dalam rangka peningkatan kualitas hasil panen. Salah satu metode penanaman yang dapat diterapkan di dalam green house yakni metode irigasi tetes atau yang dikenal dengan drip irrigation system. Kegiatan pengabdian kemitraan masyarakat stimulus (PKMS) ini dilaksanakan di SMK Swasta Bina Insani Malunda. Waktu pengabdian dimulai dari bulan Mei-Juli 2023. Tim pengabdian melakukan beberapa kegiatan yang berfokus pada (1) pembuatan green house; (2) pelatihan penanaman drip irrigation system dan (3) monitoring. Hasil dari kegiatan pengabdian ini menunjukkan bahwa: (1) pentingnya kesadaran peserta didik dalam menumbuhkan kepedulian dan tanggungjawab terhadap lingkungan; (2) terdapat peningkatan keterampilan mitra dalam budidaya melon menggunakan drip irrigation system; dan (3) membantu pendidik dalam mengaktifkan interaksi dengan peserta didik, maupun interaksi antar peserta didik.
Analisis Keterlaksanaan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) sebagai Upaya untuk Mengembangkan Karakter Global Citizenship Yusrianto Nasir; Meili Yanti; Sutrisno Sutrisno
Journal of Education and Instruction (JOEAI) Vol. 8 No. 2 (2025): JOEAI (Journal of Education and Instruction)
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/joeai.v8i2.15001

Abstract

Saat ini pendidikan tidak hanya terfokus pada penguasaan materi teori saja, tetapi cenderung mengajarkan keterampilan yang dibutuhkan di dunia kerja saat ini. Maka muncullah program pemerintah baru yang mendukung hal tersebut yaitu P5. Berdasarkan hal tersebut, tujuan penelitian ini adalah untuk mengukur keterlaksanaan program P5 di sekolah menengah dan mengetahui bagaimana karakter kewarganegaraan global siswa. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Data dalam penelitian ini diperoleh melalui wawancara guru dan angket yang disebarkan kepada siswa. Data primer diperoleh dari guru MIPA beberapa sekolah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh sekolah telah melaksanakan program P5 yang tidak hanya terlaksana tetapi juga terorganisasi dengan baik. Selain itu, dari segi karakter kewarganegaraan global siswa berada pada kategori baik di setiap aspek. Keyword: Karakter global citizenship Nasionalisme Profil pancasila Kualitatif
NANOEMULSION-BASED BIOPESTICIDE FROM LEMONGRASS, GARLIC, AND CIGARETTE BUTTS FOR CONTROLLING Fusarium WILT IN PATCHOULI (Pogostemon Cablin) Isdaryanti Isdaryanti; Yusrianto Nasir; Sri Sukmawati; Alexander Kurniawan Sariyanto Putera
BIOLINK (Jurnal Biologi Lingkungan Industri Kesehatan) Vol. 12 No. 2 (2026): Biolink February
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/biolink.v12i2.16287

Abstract

Diseases of patchouli (Pogostemon cablin) caused by fungal pathogens are a major constraint to crop productivity and oil quality, highlighting the need for effective and environmentally friendly control strategies. This study aimed to evaluate the physicochemical characteristics, antifungal activity, and in vivo effectiveness of fermented biopesticide formulations derived from garlic (Allium sativum), lemongrass (Cymbopogon citratus), and cigarette butts. The research consisted of formulation and fermentation using EM4, analysis of physicochemical properties, in vitro antifungal assays against two fungal pathogens at different concentrations, and in vivo evaluation of disease incidence and plant growth. The results showed that fermentation significantly reduced pH, indicating active microbial metabolism. In vitro tests demonstrated that both formulation type and concentration significantly affected mycelial growth inhibition, with formulations F1 and F2 exhibiting the highest antifungal activity and near-complete inhibition at higher concentrations. In vivo application confirmed these results, as F1 and F2 significantly reduced disease incidence and improved plant growth compared to the control. In conclusion, fermented biopesticide formulations, particularly F1 and F2, have strong potential as effective and environmentally friendly alternatives for managing patchouli diseases and supporting sustainable agriculture.
PEMBERDAYAAN GREEN HOUSE SEBAGAI SARANA EDUKASI ETIKA LINGKUNGAN DI SMK BINA INSANI MALUNDA Yusrianto Nasir; Nur Amaliah; Sutrisno Sutrisno
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 12 (2023): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v6i12.4495-4501

Abstract

Environmental literacy atau melek lingkungan adalah pengetahuan mekanisme lingkungan alam serta pelestariannya. Sekolah merupakan agen dan wadah sosialisasi  yang mampu memberikan pengetahuan akan pentingnya peduli lingkungan melalui kegiatan pembelajaran. Green house adalah bangunan yang berfungsi menciptakan kondisi lingkungan sehingga tercipta kondisi lingkungan yang diinginkan dalam rangka peningkatan kualitas hasil panen. Salah satu metode penanaman yang dapat diterapkan di dalam green house yakni metode irigasi tetes atau yang dikenal dengan drip irrigation system. Kegiatan pengabdian kemitraan masyarakat stimulus (PKMS) ini dilaksanakan di SMK Swasta Bina Insani Malunda. Waktu pengabdian dimulai dari bulan Mei-Juli 2023. Tim pengabdian melakukan beberapa kegiatan yang berfokus pada (1) pembuatan green house; (2) pelatihan penanaman drip irrigation system dan (3) monitoring. Hasil dari kegiatan pengabdian ini menunjukkan bahwa: (1) pentingnya kesadaran peserta didik dalam menumbuhkan kepedulian dan tanggungjawab terhadap lingkungan; (2) terdapat peningkatan keterampilan mitra dalam budidaya melon menggunakan drip irrigation system; dan (3) membantu pendidik dalam mengaktifkan interaksi dengan peserta didik, maupun interaksi antar peserta didik.
Penguatan Literasi Lingkungan bagi Masyarakat di Desa Tondok Bakaru, Kecamatan Mamasa, Kabupaten Mamasa Muhammad Mifta Fausan; Indah Panca Pujiastuti; Yusrianto Nasir
Sipakaraya : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2025): Sipakaraya : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Universitas Sulawesi Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31605/sipakaraya.v4i1.5433

Abstract

Environmental literacy is a cornerstone in fostering community awareness of the importance of preserving nature. Tondok Bakaru Village faces challenges due to limited environmental literacy among its residents. This community service program aimed to enhance environmental literacy through a comprehensive educational initiative. The implementation method consisted of three stages: planning, program execution, and evaluation. The program was conducted from December 2024 to February 2025, involving 29 participants from the Tondok Bakaru Village community. The material covered includes the concept of environmental literacy, its significance, dimensions of environmental literacy, and strategies for developing environmental literacy within the community. Evaluation results demonstrate significant improvements in three aspects of environmental literacy, with average scores of 70 for environmental knowledge, 74 for environmental attitudes, and 80 for environmental behavior. Participant satisfaction questionnaires yielded an average score above 4.83 on a 5-point scale, indicating the program's success in enhancing understanding and motivating the community to adopt environmentally friendly practices.
Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Sulawesi Barat Melalui Optimalisasi Kelompok Wanita Tani (KWT) Sejahtera dalam Pengembangan Dodol Jewawut Berbasis Kearifan Lokal Ramlah Ramlah; Yusrianto Nasir; Nurman Nurman; Syamsiara Nur; Musriani Musriani; Rahmawati Rahmawati; Nurfiana Abdullah; Rifca Farih Azizah; Rasydah Nur Tuada
Sipakaraya : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2025): Sipakaraya : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Universitas Sulawesi Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31605/sipakaraya.v4i1.5577

Abstract

Sulawesi Barat yang ditetapkan sebagai daerah otonom pada tahun 2004 menyimpan kekayaan sumber daya alam yang beraneka ragam dengan karakteristik geografis yang unik. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan ekonomi masyarakat Sulawesi Barat melalui optimalisasi peran Kelompok Wanita Tani (KWT) Sejahtera dalam pengembangan produk dodol jewawut berbasis kearifan lokal. Kegiatan ini dilaksanakan pada bulan Agustus tahun 2025. Metode yang digunakan adalah participatory action research (PAR) dengan lima tahap: (1) identifikasi dan analisis situasi awal melalui survei dan focus group discussion (FGD), (2) pelaksanaan pelatihan pembuatan dodol jewawut, (3) pendampingan intensif dalam produksi dan pemasaran, (4) monitoring dan evaluasi, dan (5) keberlanjutan program. Kegiatan dilaksanakan di Desa Bala, Kecamatan Balanipa, Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat dengan melibatkan 26 anggota KWT Sejahtera. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan dan keterampilan anggota KWT dalam pengolahan jewawut menjadi dodol, peningkatan pengetahuan dan keterampilan sebesar 95%, dan terciptanya 3 varian produk dodol jewawut yaitu original, pandan, dan buah naga dengan kemasan menarik. Program ini berhasil meningkatkan kesejahteraan ekonomi kelompok KWT dan melestarikan tanaman pangan lokal jewawut sebagai warisan budaya.
Optimalisasi Pemanfaatan Green House Berbasis Sistem Pertanian Modern Hidroponik sebagai Wujud Implementasi Green Economy di SMK Bina Insani Malunda Yusrianto Nasir; Muhammad Aslam; Meili Yanti; Sari Rahayu
Sipakaraya : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2026): Sipakaraya : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Universitas Sulawesi Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31605/sipakaraya.v4i2.5995

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan untuk mengatasi belum optimalnya pemanfaatan fasilitas greenhouse di SMK Bina Insani Malunda, Kabupaten Majene, Sulawesi Barat, sebagai media pembelajaran dan praktik bagi siswa kejuruan. Program ini bertujuan memperkenalkan teknologi pertanian berkelanjutan melalui penerapan sistem hidroponik yang terintegrasi dengan prinsip ekonomi hijau (green economy). Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan menggunakan pendekatan Participatory Learning and Action (PLA) melalui kegiatan penyuluhan, pelatihan, dan praktik langsung budidaya hidroponik menggunakan sistem Nutrient Film Technique (NFT). Kegiatan ini melibatkan 21 partisipan yang terdiri dari 6 orang guru, 1 orang staf sekolah, dan 14 orang siswa dari SMK Bina Insani Malunda. Evaluasi kegiatan dilakukan menggunakan metode pre-test dan post-test untuk menilai peningkatan pengetahuan dan pemahaman peserta terkait teknik budidaya hidroponik. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan rata-rata sebesar 23% dan keterampilan praktik mencapai kategori “Baik” pada 80% peserta. Sistem NFT yang dipasang beroperasi stabil dengan tingkat kelangsungan hidup bibit sebesar 87% serta kestabilan pH dan EC yang terjaga. Kegiatan ini berhasil meningkatkan kompetensi teknis, menumbuhkan kemandirian guru dan siswa, serta menghasilkan produk pembelajaran berupa SOP operasional, modul ajar ringkas, dan logbook yang diintegrasikan dalam pembelajaran berbasis greenhouse.