Claim Missing Document
Check
Articles

Found 21 Documents
Search

AN ATTEMPT TO DEVELOP XI MIPA STUDENTS’ SELF-CONFIDENCE THROUGH GROUP PRESENTATION METHOD Elnifa Naibaho; Reisky Megawati Tammu
JURNAL PAJAR (Pendidikan dan Pengajaran) Vol 7, No 1 (2023)
Publisher : Laboratorium Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33578/pjr.v7i1.9140

Abstract

A student's self-confidence is indispensable in learning and provides a positive impact in the form of courage, activeness, and self-actualization during the teaching and learning process. In fact, the facts in the research field indicate that not all students of XI MIPA class have good self-confidence like students’ courage lack in giving opinions and asking questions that are still confusing. In addition, students’ lack of self-confidence is caused by several factors, either internal or external. The solution as an attempt to develop students' self-confidence is through the application of the group presentation method. The research method used is descriptive qualitative through an instrument in the form of a portfolio of Field Experience Program activities, which consists of observation sheets, observation and teaching reflections, google forms, lesson plans, presentation assessment results in the form of rubrics, and students’ self-confidence questionnaires. The results indicate that applying the group presentation method is able to develop the XI MIPA students’ self-confidence. Students' self-confidence can be developed through the presentation method through the stages of forming groups, dividing topics, making discussions, and group presentations. Self-confidence as the indicator that was observed after the application of the group presentation method are students who can express opinions, ask questions, and are able to adapt themselves. Suggestions for further research are that teachers can encourage students to write reflections related to the development of students’ self-confidence during the learning process.
Pengaruh Penggunaan Zat Pengatur Tumbuh Alami terhadap Perkecambahan Biji Cabai Katokkon Reisky Megawati Tammu; Jessica Elfani Bermuli
BIOEDUSCIENCE Vol 6 No 1 (2022): BIOEDUSCIENCE
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/j.bes/617853

Abstract

Background: Katokkon is a local red pepper that is widely cultivated in the North Toraja Regency and several surrounding areas within the scope of South Sulawesi Province, Indonesia. This pepper has a spicy taste and a unique fruit shape like paprika in small size and is rich in nutrients such as ascorbic acid, carotenoids, and capsaicin so that it benefits human health and serves as one of the commodities that improve the people's economy. Katokkon pepper is adapted to grow well in upland areas so that cultivation outside this habitat requires certain efforts to be optimal. Seed germination is an important step in plant cultivation. Coconut water and shallots extract were commonly used as sources of growth regulators substances to stimulate seed germination. Therefore, this study aims to determine the effect of natural growth regulators substances on the Katokkon pepper seed germination. Methods: This study was conducted by a factorial randomized block design with two factors and three replications. The Katokkon pepper seeds were soaked in the 25%, 50%, and 75% of coconut water and shallots solution for 24 hours. Results: The treatment of coconut water with a concentration of 75% (ZAK3) has a significant effect on the percentage and speed of seed germination of Katokkon pepper. Conclusions: The greater concentration of natural growth regulators used, the greater the percentage of seed germination obtained. However, the effect of coconut water treatment on seed germination of Katokkon pepper was more significant than the shallots extract.
Penyuluhan Kesehatan Pencegahan Infeksi Covid-19 dan Pembuatan Hand Sanitizer Secara Mandiri Lastiar Roselyna Sitompul; Wahyu Irawati; Reisky Megawati Tammu; Ashiong Parheheon Munthe
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian kepada Masyarakat (SINAPMAS) Perguruan Tinggi Mengabdi: Berkarya dan Berinovasi Untuk Membangun Masyarakat Semakin Tangguh di Mas
Publisher : Prosiding Seminar Nasional Pengabdian kepada Masyarakat (SINAPMAS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan ini dilatarbelakangi kondisi pandemik Covid-19, menyebabkan jemaat Gereja Kristen Alkitab Indonesia (GKIA) menerapkan protokol kesehatan dalam melakukan ibadah minggu. Kondisi ekonomi jemaat mayoritas kelas bawah dengan bekerja di sektor nonformal dan mayoritas kurang mampu. Jemaat sangat membutuhkan edukasi terkait menjaga kesehatan dimasa pandemik. Jemaat juga membutuhkan sosialisasi, arahan, penjelasan dan pendampingan terkait menjaga kesehatan dalam situasi Covid-19. Oleh sebab itu, bentuk kegiatan PkM bertujuan melakukan penyuluhan tentang pencegahan Covid-19 dan pembekalan pengetahuan dan keterampilan untuk membuat hand sanitizer baik dengan bahan kimia sederhana maupun dari bahan alami. Hal ini sangat berguna untuk keperluan sehari-hari sebagai salah satu cara menjaga kebersihan sekaligus mencegah infeksi Covid 19. Pengetahuan pembuatan hand sanitizer secara mandiri dapat menghemat pengeluaran di tengah kesulitan ekonomi yang dihadapi. Metode pelaksanaan penyuluhan dilakukan secara tatap muka kepada jemaat dengan memberikan penjelasan, tanya jawab dan diskusi. Tim PkM memberikan penyuluhan pencegahan Covid 19, demonstrasi pembuatan hand sanitizer melalui video dan penjelasan pembuatannya. Berdasarkan hasil evaluasi kegiatan, jemaat menyatakan bahwa penyuluhan yang dilakukan sangat bermanfaat dan memenuhi kebutuhan jemaat, dan pihak mitra mengharapkan tindak lanjut dari kegiatan PkM yang telah dilakukan.Kata kunci—Pengabdian masyarakat, Penyuluhan, Hand sinitizer
Pengaruh Penggunaan Zat Pengatur Tumbuh Alami terhadap Perkecambahan Biji Cabai Katokkon Reisky Megawati Tammu; Jessica Elfani Bermuli
BIOEDUSCIENCE Vol 6 No 1 (2022): BIOEDUSCIENCE
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/j.bes/617853

Abstract

Background: Katokkon is a local red pepper that is widely cultivated in the North Toraja Regency and several surrounding areas within the scope of South Sulawesi Province, Indonesia. This pepper has a spicy taste and a unique fruit shape like paprika in small size and is rich in nutrients such as ascorbic acid, carotenoids, and capsaicin so that it benefits human health and serves as one of the commodities that improve the people's economy. Katokkon pepper is adapted to grow well in upland areas so that cultivation outside this habitat requires certain efforts to be optimal. Seed germination is an important step in plant cultivation. Coconut water and shallots extract were commonly used as sources of growth regulators substances to stimulate seed germination. Therefore, this study aims to determine the effect of natural growth regulators substances on the Katokkon pepper seed germination. Methods: This study was conducted by a factorial randomized block design with two factors and three replications. The Katokkon pepper seeds were soaked in the 25%, 50%, and 75% of coconut water and shallots solution for 24 hours. Results: The treatment of coconut water with a concentration of 75% (ZAK3) has a significant effect on the percentage and speed of seed germination of Katokkon pepper. Conclusions: The greater concentration of natural growth regulators used, the greater the percentage of seed germination obtained. However, the effect of coconut water treatment on seed germination of Katokkon pepper was more significant than the shallots extract.
Analisis Motivasi Belajar Mahasiswa Calon Guru pada Mata Kuliah Pendidikan Luar Biasa Wardhani, M Kusuma; Tammu, Reisky Megawati
Jurnal Basicedu Vol. 6 No. 1 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v6i1.1846

Abstract

Salah satu problematika pelaksanaan pendidikan inklusi di Indonesia adalah kurangnya kesiapan guru untuk mengajar siswa berkebutuhan khusus. Pendidikan Luar Biasa merupakan salah satu mata kuliah wajib yang diberikan kepada para mahasiswa untuk membekali mereka agar nantinya siap mengajar di sekolah inklusi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis motivasi belajar mahasiswa calon guru pada mata kuliah tersebut. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif dengan menggunakan sumber data berupa kuisioner yang diisi oleh 35 orang mahasiswa yang mengikuti mata kuliah Pendidikan Luar Biasa di semester genap 2020/2021. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semua motivasi mahasiswa dapat dikategorikan ke dalam motivasi instrinsik, yang dapat diuraikan menjadi 3 faktor; perubahan persepsi terhadap anak berkebutuhan khusus, persiapan mengajar di sekolah inklusi, serta masih terbatasnya guru yang memahami anak berkebutuhan khusus di sekolah inklusi. Ketiga motivasi tersebut dikategorikan baik karena selaras dan turut mendukung terwujudnya capaian pembelajaran dari mata kuliah Pendidikan Luar Biasa. 
Implementation of Study in Group to Optimize the Eleventh-Grade Science Students’ Participation in Learning Melinda, Tania Marta; Tammu, Reisky Megawati
JURNAL PAJAR (Pendidikan dan Pengajaran) Vol 7, No 6 (2023)
Publisher : Laboratorium Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33578/pjr.v7i6.9580

Abstract

Students’ participation in learning is the involvement of all students that is carried out responsibly to support the learning objectives. It can be seen from the indicators, such as asking questions, answering questions, doing assignments, and submitting assignments on time. However, it was found that there is a lack of participation in class XI Science students at a school in Jakarta, especially in the context of post-pandemic adjustment learning where learning is carried out offline and online. The solution implemented as an effort to optimize students’ participation in learning is through applying study in group method. The research method used is descriptive qualitative using an instrument in the form of a portfolio of Field Experience 2 Program activities consisting of observation sheets, mentor feedback, Lesson Plans (RPP), teaching reflections, and students’ assessment recaps. The research results show that student’s participation in learning can be optimized through the application of study in group method. It is seen from the several stages of its implementation, namely conveying procedures and regulations, forming heterogeneous groups with group leaders, delivering material, giving assignments and opportunities for discussion, group presentation sessions, question and answer sessions, and giving awards and conclusions. Suggestions for further research are the need to change the members in the study in group method regularly based on the topics and increase the time allocation for students to work on assignments.
Analisis Motivasi Belajar Mahasiswa Calon Guru pada Mata Kuliah Pendidikan Luar Biasa Wardhani, M Kusuma; Tammu, Reisky Megawati
Jurnal Basicedu Vol. 6 No. 1 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v6i1.1846

Abstract

Salah satu problematika pelaksanaan pendidikan inklusi di Indonesia adalah kurangnya kesiapan guru untuk mengajar siswa berkebutuhan khusus. Pendidikan Luar Biasa merupakan salah satu mata kuliah wajib yang diberikan kepada para mahasiswa untuk membekali mereka agar nantinya siap mengajar di sekolah inklusi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis motivasi belajar mahasiswa calon guru pada mata kuliah tersebut. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif dengan menggunakan sumber data berupa kuisioner yang diisi oleh 35 orang mahasiswa yang mengikuti mata kuliah Pendidikan Luar Biasa di semester genap 2020/2021. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semua motivasi mahasiswa dapat dikategorikan ke dalam motivasi instrinsik, yang dapat diuraikan menjadi 3 faktor; perubahan persepsi terhadap anak berkebutuhan khusus, persiapan mengajar di sekolah inklusi, serta masih terbatasnya guru yang memahami anak berkebutuhan khusus di sekolah inklusi. Ketiga motivasi tersebut dikategorikan baik karena selaras dan turut mendukung terwujudnya capaian pembelajaran dari mata kuliah Pendidikan Luar Biasa. 
EDUKASI PELESTARIAN LINGKUNGAN DAN DAUR ULANG SAMPAH PLASTIK MENJADI ECO-PAVING BLOCK DI KELURAHAN BENCONGAN INDAH TANGERANG Tammu, Reisky; Gunanto, Yohanes Edi; Waruwu, A'azokhi; Irawati, Wahyu; Tahya, candra; Pangaribuan, Medeliene Christine
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 7 (2024): PKMCSR2024: Kolaborasi Hexahelix dalam Optimalisasi Potensi Pariwisata di Indonesia: A
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37695/pkmcsr.v7i0.2396

Abstract

Sampah, sebagai dampak aktivitas manusia, menjadi permasalahan kompleks di Indonesia, terutama di Lippo Village yang berbatasan dengan Kelurahan Bencongan Indah. Timbunan sampah yang tidak terkelola dengan baik, khususnya sampah plastik, berdampak buruk pada kesehatan masyarakat dan lingkungan. PT. Tata Mandiri Daerah Lippo Karawaci (TMD Lippo Village) bersama Program Studi Pendidikan Biologi, Pendidikan Kimia, Pendidikan Fisika, dan Prodi S1 Teknik Sipil dari FIP Universitas Pelita Harapan melakukan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) yang bertujuan melakukan edukasi tentang pelestarian lingkungan dan daur ulang sampah plastik menjadi eco-paving block. PkM ini meliputi tiga tahapan: 1) penyuluhan pelestarian lingkungan dan pengolahan sampah, 2) workshop daur ulang sampah plastik menjadi eco-paving block, dan 3) pendampingan produksi serta pelatihan pemasaran produk. Metode yang digunakan adalah penyuluhan, pelatihan/workshop, dan konsultasi. Program edukasi ini berhasil meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya pengelolaan sampah plastik sehingga mereka mulai mengumpulkan sampah plastik untuk dijadikan sebagai bahan eco-paving block. Kegiatan edukasi diakhiri penyerahan alat pencacah plastic sehingga melalui pelatihan dan workshop, masyarakat memiliki keterampilan memproduksi eco-paving block. Kegiatan PkM ini berdampak positif bagi Masyarakat kelurahan Bencongan Indah karena produksi eco-paving block dapat mengurangi volume sampah plastik di lingkungan sekitar, membuka peluang untuk meningkatkan perkonomian, serta memberikan alternatif bahan bangunan yang ramah lingkungan.
BUDIDAYA JAMUR TIRAM MENGGUNAKAN AIR CONDITIONER (AC) Irawati, Wahyu; Tammu, Reisky Megawati; Laia, Clement Khrisman; Manalu, Damai Yanti
Jurnal Abdi Insani Vol 12 No 6 (2025): Jurnal Abdi Insani
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v12i6.2499

Abstract

Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) adalah salah satu sarana untuk menjalankan misi Universitas Pelita Harapan yaitu berkontribusi pada kemajuan ilmu pengetahuan dan kebudayaan yang dipimpin oleh wawasan dunia Kristen Alkitabiah serta berpartisipasi secara redemtif dalam pengembangan individu dan masyarakat bagi kemuliaan Allah. PkM ini dilaksanakan oleh Dosen Fakultas Ilmu Pendidikan UPH yang berada di bawah naungan Yayasan Pendidikan Pelita Harapan (YPPH). PkM ini diadakan sebagai bentuk solusi yang ditawarkan oleh UPH atas permasalahan yang dialami oleh mitra, yaitu Bapak Ramses Silalahi. Permintaan Jamur Tiram di Tangerang mencapai 50 ton per bulan, namun produksi lokal baru mencapai 30 ton. Salah satu penyebab rendahnya produksi adalah serangan Trichoderma yang menghambat pertumbuhan. Hasil analisis situasi menunjukkan masalah yang dihadapi oleh Usaha Kecil Menengah ‘Oemah Jamur’ adalah adanya gangguan hama Trichoderma selama budidaya yang dapat menurunkan hasil panen. Jamur ini biasanya tumbuh pada suhu dan kelembaban yang tinggi sehingga tujuan dilaksanakan PkM ini adalah memberikan penyuluhan dan pelatihan budidaya jamur tiram di ruangan yang menggunakan air conditioner (AC) untuk mengendalikan jumlah hama Trichoderma. Pelaksanaan PkM dilaksanakan selama enam bulan di ‘Oemah Jamur’, di Taman Levina Jl. Raya Binong. Diharapkan melalui PkM ini, dapat membantu Usaha Kecil Menengah ‘Oemah Jamur’ dalam mengendalikan hama Trichoderma sehingga meningkatkan produksi jamur tiram dan memenuhi permintaan kebutuhan pasar.
Penyuluhan dan Pelatihan Budidaya Jamur Tiram untuk Mengurangi Penyebaran Hama Trichoderma sp. di Oemah Jamur, Tangerang Wahyu Irawati; Reisky Megawati Tammu; Herna Siahaan; Clement Khrisman Laia; Damai Yanti Manalu
JURNAL Comunità Servizio : Jurnal Terkait Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat, terkhusus bidang Teknologi, Kewirausahaan dan Sosial Kemasyarakatan Vol. 6 No. 2 (2024): OKTOBER
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM), Univesitas Kristen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33541/cs.v6i2.6187

Abstract

Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) diadakan sebagai solusi untuk masalah pengusaha Oemah Jamur di Tangerang, di Perumahan Aster 3, Jalan Cendana 2 Blok A 6/28. Berdasarkan analisis situasi, permasalahan yang dihadapi mitra adalah jamur Trichoderma sp. yang tumbuh bersama dengan jamur tiram sehingga dapat menyebabkan kerugian. Kegiatan PkM ini dilakukan dengan tujuan untuk melakukan penyuluhan dan pelatihan tentang budidaya jamur tiram untuk mengurangi penyebaran hama Trichoderma sp. dengan melakukan budidaya di ruangan menggunakan Air Conditioner (AC). Metode pelaksanaan PkM adalah ceramah dan pelatihan. Durasi waktu kegiatan PkM adalah 12 bulan yang terdiri atas empat tahapan yaitu: 1) persiapan, 2) penyuluhan, 3) pendampingan, dan 4) evaluasi. Hasil evaluasi menunjukkan keberhasilan kegiatan PkM yang dilihat dari pertanyaan yang diberikan. Mitra PkM dapat memahami penyebab terjadinya serangan hama Trichoderma pada jamur tiram, mengetahui cara budidaya jamur tiram menggunakan ruangan ber AC, serta memiliki niat yang sangat tinggi untuk mempraktikan pemaparan materi yang sudah dijelaskan oleh pembicara.