Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

PERSEPSI MASYARAKAT TENTANG FENOMENA PENGGUNAAN PEMBATASAN PENGERAS SUARA MESJID DESA KUBANG JAYA KECAMATAN SIAK HULU KAB.KAMPAR Rosmala Rosmala
Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi Communique Vol 4 No 2 (2022): Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi Communique
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/jikq.v4i2.68

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui, menganalisis persepsi masyarakat tentang penggunaan pembatasan pengeras masjid Desa Kubang Jaya Kecamatan Siak Hulu Kab. Kampar. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif dengan pengumpulan data yang peneliti lakukan melalui observasi, wawancara, dokumentasi. Sementara untuk teknik analisis data mengunakan pendekatan analisa data yaitu data collection, data reduction, data display, conclusion drawing. Pemilihan informan berdasarkan purposive sampling dan informan dalam penelitian ini berjumlah 5 orang. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa persepsi kognitif masyarakat Desa Kubang Jaya terhadap penggunaan pembatasan pengeras/ toa masjid memberikan pandangan dan keyakinan yang positif bahwa volume pengeras suara harus diatur sesuai kebutuhan 100 dB(desibel) . Persepsi afektif masyarakat tidak senang landasannya melarang penggunaan pembatasan pengeras/ toa masjid. Persepsi konatif masyarakat tidak ada yang bertindak melakukan protes atau unjuk rasa terkait pembatasan penggunaan toa masjid. Realita masyarakat Desa Kubang Jaya terdiri dari ragam agama dan keyakinan terus berupaya menghormati dalam toleransi beragama. Keywords: Persepsi, Masyarakat,Desa Kubang Jaya
Fungsi Komunikasi Korporat Oleh Humas PT. Perkebunan Nusantara V Pekanbaru Rosmala Rosmala
PRofesi Humas Vol 5, No 2 (2021): PRofesi Humas Accredited by Kemenristekdikti RI SK No. 10/E/KPT/2019
Publisher : LP3 Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (614.549 KB) | DOI: 10.24198/prh.v5i2.28329

Abstract

Salah satu perusahan besar yang bergerak dibidang perkebunan kelapa sawit dan karet kerap sering diberitakan dengan berbagai isu terkait dengan pemerintah, masyarakat maupun investor adalah PT. Perkebunan Nusantara V(PTPN V). Keberadaan suatu isu yang ada di perusahaan perlu ditanggapi dengan bijak oleh Humas sebagai bagian dari tugas nya adalah melaksanakan fungsi komunikasi korporat untuk reputasi perusahaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui fungsi komunikasi, hambatan, dan solusi komunikasi korporat oleh Humas PTPN V Pekanbaru. Adapun penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan jenis analisis data berupa deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fungsi komunikasi korporat oleh humas PTPN V sudah terlaksana sesuai dengan fungsi manajemen dalam perusahaan melalui upaya membangun dan mempertahankan identitas, citra dan reputasi; CSR; media; krisis komunikasi; komunikasi pemasaran; hubungan dengan investor; hubungan terhadap pemerintah;dan sistem komunikasi internal. Namun, ada beberapa fungsi komunikasi korporat yang penting untuk ditingkatkan seperti dalam konteks komunikasi pemasaran, hubungan media, hubungan pemerintah dan komunikasi internal. Sedangkan hambatan pada komunikasi korporat yang dihadapi oleh humas PTPN V yaitu pada penanganan isu manajemen dan krisis komunikasi. Solusi untuk mengatasi hambatan tersebut dengan menyelesaikan masalah isu manajemen di PTPN V secara internal maupun ekternal publik. Simpulan penelitian menunjukkan bahwa humas PTPN V mampu mewujudkan hubungan lebih baik dengan pemerintah, media, mencegah isu dan krisis manajemen sedini mungkin sehingga dapat meningkatkan dan mempertahankan kemampuan komunikasi korporat dalam membangun kepercayaan serta efek positif untuk keberlanjutan perusahaan.
ANALISIS PELANGGARAN KODE ETIK HUMAS POLRI(STUDI KASUS FERDY SAMBO) Rosmala .; Imadah Thoyyibah Imadah Thoyyibah
Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi Communique Vol 5 No 2 (2023): Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi Communique
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.013042/jikq.v5i2.140

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menemukan, menganalisis pelangaran kode etik profesi humas Polri ( studi kasus Ferdy Sambo). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif dengan pengumpulan data yang peneliti lakukan melalui library research (studi kepustakaan). Teknik analisis data menggunakan pendekatan analisa data yaitu data collection, data reduction, data display, conclusion drawing. Hasil penelitian ini bahwa pelenggaran kode etik profesi dalam studi kasus Ferdy Sambo telah melanggar tujuh kode etik profesi; mencemarkan nama baik institusi Polri; merusak citra dan reputasi Polri. Humas Polri mampu mengatasi masalah dengan cepat dengan meningkatkan peran humas pada expert prieciber; problem solving fasilitator; communication technisian ; communication fasilitator. Analisis kasus ini menjadikan pelajaran untuk publik bahwa dalam menjalankan profesi harus profesional tifak melibatkan perasaan emosional yang dampaknya selain merugikan diri sendiri juga merugikan intansi dan publik.
Efektivitas Media Sosial Instagram Sebagai Sarana Komunikasi Publik Pada Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kota Pekanbaru Susi Artuti Erda Dewi; Rosmala; Debby Kurniadi
JURNAL SOSIO-KOMUNIKA Vol 2 No 1 (2023): Mei
Publisher : LPPM STISIP Persada Bunda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57036/jsk.v2i1.49

Abstract

The author focuses on the foresight of the Pekanbaru City Environment and Sanitation Service in utilizing Instagram social media as a means to actively communicate with other Instagram social media users, especially the people of Pekanbaru City. The purpose of this study is to describe the use of social media Instagram as a means of public communication at the Pekanbaru City Environment and Sanitation Service. This research uses the library research method where the object is searched with various library information such as books, scientific journals, magazines, newspapers and documents. The results of data analysis include data reduction, data presentation and conclusion. The findings obtained by the author in this study are based on the Shimp theory that the use of Instagram social media as a means of public communication at the Pekanbaru City Environment and Sanitation Service has been effective. complaints of garbage in the environment of the Pekanbaru city community so it is only natural that the Pekanbaru City Environment and Sanitation Service led by Hendra Afriadi, SH., M.Si succeeded in getting the ADIPURA 2022 certificate award, then the Pekanbaru City Environment and Sanitation Service is considered consistent in providing posts full of positive information and adding new knowledge to the public. society, although sometimes it is found that there are several posts that look monotonous even though the contents of the message from each of these posts are different.
Strategy Analysis Of BBPOM Pekanbaru Implementing A Communication Management Program Regarding Hazardous Halal-Haram Cosmetics From The Islamic Education Perspective Rosmala, Rosmala; Kholil, Syukur; Harahap, Nursapiah
Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 11 No. 03 (2022): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30868/ei.v11i03.4337

Abstract

Communication management is the role of management in communicating effectively. The purpose of this research was to find out how BBPOM Pekanbaru can inform, educate, and communicate (ICE) with the public in Pekanbaru about the phenomenon of dangerous cosmetics. Sources of data are referred to journals, magazines, websites, and newspapers related to the dangerous cosmetics phenomenon. A qualitative research method was implemented, and the POAC (planning, organizing, acting, and controlling) concept on how to communicate was used as a reference. BBPOM Pekanbaru has implemented information sharing, counseling, and the ICE program by conducting 12 times of knowledge sharing through Instagram, Twitter, and Facebook and a 14-time discussion program using video, local television, and radio about dangerous cosmetics in Pekanbaru. Many programs have been implemented as per the yearly program target, but BBPOM needs additional resources to improve the control system. Communication management is very important from an Islamic perspective because everything must be done correctly.