Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Polinter

E-GOVERNMENT SEBAGAI UPAYA INOVASI DALAM PELAYANAN PAJAK DAERAH KABUPATEN PANDEGLANG Bayu Nurrohman
JURNAL POLINTER : KAJIAN POLITIK DAN HUBUNGAN INTERNASIONAL Vol 5, No 2 (2020)
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (592.314 KB) | DOI: 10.52447/polinter.v5i2.4055

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya permasalahan terkait dengan penerimaan Pendapatan Asli Daerah di Kabupaten Pandeglang dari sector pajak. Salah satu hal yang peling berpengaruh adalah tingkat kepatuhan masyarakat yang masih rendah dalam membayar pajak. Hal ini juga disebabkan karena system pengelolaan dan pemungutan pajak masih belum transparan. E-Government dalam Pelayanan Pajak Daerah Kabupaten Pandeglang ini adalah program untuk memperbaiki kuallitas pelayanan public dari sector pajak dengan menggunakan konsep pelayanan berbasis system teknologi informasi. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif dengan pendeketan deskriptif. Hasil penelitian menunjukan bahwa program ini berjalan dengan baik karena didukung oleh pengembangan system yang baik dan juga pengembangan kualitas sumber daya manusia di level birokrasi sebagai pelaksana dari pelayanan public di Badan Pelayanan Pajak Daerah Kabupaten Pandeglang. Rekomendasi dari penelitian ini adalah bahwa pemerintah Kabupaten Pandeglang harus juga memperhatikan kemampuan dan akses masyarakat wajib pajak sebagai penerima jasa layanan pajak untuk lebih memahami system yang dibangun dan dilaksanakan karena akan lebih membuat program ini berjalan dengan sangat baik.
DISKURSUS KEDAULATAN PANGAN PADA ORGANISASI PARTAI-PARTAI POLITIK DI INDONESIA Yeby Ma'asan Mayrudin; Bayu Nurrohman; Renata Maharani
JURNAL POLINTER : KAJIAN POLITIK DAN HUBUNGAN INTERNASIONAL Vol 7, No 2 (2022)
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52447/polinter.v7i2.5610

Abstract

Artikel ini memeriksa tentang bagaimana partai-partai politik dalam mengejawantahan mengenai diskursus kedaulatan pangan. Riset ini penting untuk dilakukan karena melihat Indonesia dengan segala potensi pangan yang dimiliki, namun masih banyak permasalahan pangan yang dihadapi. Permasalahan pangan memang tidak mungkin dapat ditangani sendiri oleh pemerintah. Maka perlu langkah kolaborasi dengan berbagai pihak yang punya peran strategis terhadap masyarakat salah satunya adalah partai politik. Maka riset ini akan memotret bagaimana peran partai politik dalam mendukung upaya negara untuk mencapai ketahanan pangan. Riset ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan bersandar pada dokumen tertulis seperti dokumen resmi partai (AD/ART), dan dokumen  lain yang mendukung seperti pemberitaan di media massa daring. Hasil penelusuran dan analisa menggambarkan bahwa hanya beberapa partai politik seperti Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P), Partai Nasional Demokrat (Nasdem), Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) telah mencantumkan program pangan dalam AD/ART Partai. Meski di dalam AD/ART telah dijabarkan dalam berbagai program-program partai yang mendukung tercapainya kedaulatan pangan. Namun masih perlu peningkatan upaya yang lebih massif dan terstruktur ke daerah-daerah yang berpotensi mengalami kerawanan pangan sehingga Partai Politik bisa lebih menunjukkan political will secara tegas menyelenggarakan program di tempat yang membutuhkan bantuan penguatan pangan.