p-Index From 2021 - 2026
0.444
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Agrotek Tropika
Kuswanta Futas Hidayat
Fakultas Pertanian Universitas Lampung

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGARUH KERAPATAN SPORA Trichoderma sp. DAN KONSENTRASI MOLASE TERHADAP INTENSITAS PENYAKIT BULAI DAN PERTUMBUHAN TANAMAN JAGUNG (Zea mays L.) Nurul Farida; Sudiono Sudiono; Titik Nur Aeny; Kuswanta Futas Hidayat; Radix Suharjo
Jurnal Agrotek Tropika Vol 10, No 1 (2022): JURNAL AGROTEK TROPIKA VOL 10, JANUARI 2022
Publisher : Departement of Agrotechnology, Agriculture Faculty, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jat.v10i1.5540

Abstract

Penyakit bulai merupakan salah satu kendala bagi petani yang berpotensi mengakibatkan berkurangnya produksi tanaman jagung.  Alternatif pengendalian yang dapat dilakukan yaitu penggunaan jamur agensia hayati Trichoderma sp. dan pemanfaatan limbah tetes tebu yaitu molase.  Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari pengaruh kerapatan spora jamur Trichoderma sp., konsentrasi molase, dan interaksi antara keduanya terhadap intensitas penyakit bulai dan pertumbuhan tanaman jagung.  Perlakuan dalam percobaan ini disusun dalam Rancangan Acak Kelompok (RAK) secara faktorial dan terdiri atas dua faktor dan tiga ulangan.  Faktor pertama yaitu kerapatan spora Trichoderma sp. dengan empat taraf yaitu tanpa Trichoderma sp. (T0), Trichoderma sp. kerapatan spora 106 (T1), Trichoderma sp. kerapatan spora108 (T2), Trichoderma sp. kerapatan spora 109 (T3).  Faktor kedua yaitu konsentrasi molase dengan empat taraf yaitu tanpa molase  (M0), molase konsentrasi 10% (M1), konsentrasi 20% (M1), dan konsentrasi 40% (M2).  Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Trichoderma sp. hanya mampu memperpanjang masa inkubasi penyakit bulai dan molase mampu menekan intensitas penyakit bulai.  Terdapat interaksi antara kerapatan spora Trichoderma sp. dan konsentrasi molase yang berpengaruh terhadap tinggi tanaman jagung dan bobot kering berangkasan tajuk.
PENGARUH APLIKASI ASAM HUMAT DAN DOSIS PUPUK P TERHADAP P TERSEDIA TANAH DAN P TERPANEN TANAMAN KACANG TANAH (Arachis hypogea L.) PADA TANAH ULTISOL Ragil Saputra; Kuswanta Futas Hidayat; Nur Afni Afrianti; Sri Yusnaini
Jurnal Agrotek Tropika Vol. 13 No. 4 (2025): JURNAL AGROTEK TROPIKA VOL 13, NOVEMBER 2025
Publisher : Departement of Agrotechnology, Agriculture Faculty, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jat.v13i4.12064

Abstract

Permintaan kacang tanah terus meningkat, namun produksinya mengalami penurunan. Lahan yang memiliki tingkat kesuburan tanah rendah menjadi salah satu penyebab terjadinya penurunan produksi kacang tanah.Tanah Ultisol merupakan tanah yang memiliki ketersediaan P yang rendah. Salah satu upaya untuk meningkatkan ketersediaan P pada tanah Ultisol adalah dengan penambahan asam humat sebagai bahan pembenah tanah serta pemupukan P. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh aplikasi asam humat dan pupuk P serta interaksi antar keduanya terhadap P tersedia tanah dan P terpanen tanaman kacang tanah pada tanah Ultisol. Penelitian ini menggunakan polibag dan merupakan merupakan penelitian lapang. Penelitian ini menggunakan rancanganperlakuan pola faktorial 2x5 dalam Rancangan Acak kelompok lengkap (RAKL) dengan 3 ulangan sebagai kelompok. Faktor pertama merupakan pemberian asam humat dengan 2 taraf yaitu tanpa asam humat (H0) dan dengan asam humat (H1) pada dosis 30 kgha-¹ (0,075 g polibag-¹). Faktor kedua adalah dosis pupuk P yang terdiri dari 5 taraf yaitu: 0 kg ha-¹ (P0),50 kg ha-¹ (P1), 100 kg ha-¹ (P2), 150 kg ha-¹ (P3), 200 kg ha-¹ (P4).Hasilpenelitian menunjukkan bahwa: (1) Aplikasi asam humat dapat meningkatkan Ptersedia tanah secara kuadratik dan P terpanen tanaman brangkasan kacang tanah secara linier.(2) Aplikasi pupuk P dapatmeningkatkan P tersedia tanah dan P terpanen tanaman kacang tanah secara linier.(3) Terdapat pengaruh interaksi secara linier antara aplikasi asam humat dan dosis pupuk P tertinggi pada dosis 200 kg ha-1 terhadap P tersedia tanah.