Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Peningkatan Kesadaran Penggunaan Bahasa Daerah Bagi Mahasiswa Asli Biak Di IISIP YAPIS Biak - Papua Menggunakan Komunikasi Persuasif Jelita Purnamasari; Muhammad Ridwan Yunus; Hepi Hastuti; Krismiyati Krismiyati
IMPOWERMENT SOCIETY Vol 4 No 2 (2021): August
Publisher : Institut Teknologi dan Bisnis Widya Gama Lumajang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30741/eps.v4i2.701

Abstract

IISIP YAPIS Biak merupakan kampus terbesar di Biak dengan jumlah mahasiswa kurang lebih 1000 mahasiswa yang sebagian besar berasal dari suku Biak. Namun, sebagian besar mahasiswa tersebut memiliki kemampuan bahasa Biak yang kurang sehingnga dapat menggiring kepada kondisi peralihan bahasa. Alasan kenapa penggunaan bahasa Biak menjadi kurang dari pada penggunaan bahasa Indonesia adalah kurang sadarnya orang tua sebagai transmitor bahasa dan mahasiswa sebagai generasi muda Biak terhadap pentingnya penggunaan bahasa daerah. Kedua pihak memiliki pamahaman yang kurang akan perannya untuk melestarikan budaya yang mana ditemukan penggunaan bahasa Biak yang kurang di lingkungan keluarga. Metode pelaksanaan terdiri dari observasi terkait masalah, pendataan mahasiswa asli Biak sebagai partisipan, dan menghimpun para mahasiswa Asli Biak untuk mengikuti kegiatan yang dilakukan via online karena alasan Covid-19. Teknik Penyampaian materi menggunakan teknik komunikasi persuasif. Setelah kegiatan ini, kesadaran akan penggunaan bahasa Biak menjadi lebih baik sehingga membangun motivasi dari mahasiswa untuk belajar bahasa daerahnya sendiri.
Strengthening Media Literacy and Public Speaking Competence among Junior High Students through Campus-School Collaboration Muhammad Ridwan Yunus; Jelita Purnamasari; Ayu Kurnia Utami; Patma Tuasikal; Rahmah Agustiani
Jurnal Pengabdian Nasional (JPN) Indonesia Vol. 7 No. 1 (2026): Januari
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) STMIK Indonesia Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63447/jpni.v7i1.1689

Abstract

Adolescents’ high digital media engagement does not automatically translate into communicative competence In the digital communication era, particularly in peripheral regions with limited school resources. This study evaluated the effectiveness of a one-day community service workshop aimed at enhancing public speaking and foundational broadcasting skills among 40 students aged 13–15 at SMP YPPK Biak, Papua. The workshop employed a participatory, experiential learning approach combining explanation, demonstration, guided practice, and peer feedback, facilitated jointly by university lecturers and campus radio practitioners. Data were collected using pre–post tests, structured observation sheets, participatory observation, and satisfaction questionnaires to measure confidence, knowledge, practical skills, and engagement. Results show that students’ confidence in public speaking increased from 33% to 48%, while understanding of articulation, posture, eye contact, and vocal projection rose from 45% to 62%, accompanied by a decrease in visible anxiety from 62% to 49%. Broadcasting knowledge improved from 18% to 71%, with 85% of students demonstrating correct microphone handling, 73% maintaining proper distance, and 68% improving rhythm and pacing during simulations. Over 90% of participants reported the workshop as useful and enjoyable, and teachers observed increased expressiveness and readiness to engage in school–university broadcasting collaborations. These findings indicate that short-term, practice-oriented interventions can effectively develop communication competence, boost confidence, and foster motivation among adolescents, while providing a replicable model for participatory learning and sustainable school-based broadcasting initiatives in resource- limited contexts.