Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

PENTINGNYA PENDIDIKAN KARAKTER ISLAMI PADA ANAK USIA DINI DI ERA DIGITAL lita lita
Al-Akhbar Vol 10, No 1 (2021)
Publisher : Al-Akhbar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Teknologi digital menjadi satu aspek penting dalam faktor yang mempengaruhi perkembangan anak. Masuknya teknologi digital dalam kehidupan perkembangan anak menginvasi banyak tahapan perkembangan yang harusnya dicapai anak. Teknologi membuat hidup mereka lebih instan dan lebih efisien. Misalnya penggunaan gadget pada anak usia dini yang terus dilakukan oleh sebagian ibu. Oleh karena itu, kunci utama dalam mengarahkan anak pada pendidikan dan membentuk mentalnya terletak pada peran orang tuanya. Maka, baik buruknya akhlak anak tergantung kepada pendidikan akhlak yang diberikan oleh orang tuanya. Di jaman milenial ini, mendidik anak hendaknya tidak melupakan cara-cara agama Islam dalam mendidik anak. Dimana pendidikan anak dalam Islam tidak hanya mendidik anak menjadi cerdas, tapi mengarah pada pendidikan akhlak yang mulia. Hal ini sesuai dengan fungsi utama diutusnya Nabi Muhammad SAW. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kajian pustaka dilengkapi dengan metode refleksi peneliti.
PENGARUH PENGGUNAAN POPOK KAIN TERHADAP KEBERHASILAN TOILET TRAINING PADA ANAK USIA TODDLER Lita Lita; Abdurrahman Hamid; Agnita Utami
Jurnal Vokasi Kesehatan Vol 6, No 2 (2020): JULI 2020
Publisher : Poltekkes Kemenkes Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (224.198 KB) | DOI: 10.30602/jvk.v6i2.249

Abstract

Anak usia toddler (1-3 tahun) merujuk pada konsep periode kritis dan plastisitas yang tinggi dalam proses tumbuh kembang, maka usia ini sering disebut sebagai golden age (kesempatan emas). Anak yang terbiasa memakai diapers dari bayi hingga usia balita, akan mengalami beberapa perbedaan dari anak–anak yang lain, seperti anak kesulitan untuk mengontrol keinginan untuk buang air kecil atau buang air besar, anak tidak memberitahu orang tua ketika buang air kecil atau buang air besar, anak malas ke kamar mandi, bahkan sikap anak cenderung ceroboh maupun keras kepala. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan popok kain terhadap kemampuan toilet training pada toddler di Tempat Penitipan Anak (TPA) Pekanbaru. Metode penelitian ini adalah true experiment dengan pendekatan pre-post test with control group. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 34 yaitu 17 anak merupakan kelompok eksperimen dan 17 anak lagi merupakan kelompok kontrol. Teknik pengambilan sampel dengan purposive sampling. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon dan Mann-whitney. Hasil uji didapatkan p = 0,000 yang artinya terdapat pengaruh yang signifikan penggunaan popok kain terhadap keberhasilan toilet training.
Protokol Keluar dan Masuk Rumah Selama Pandemi Covid-19 Raja Fitrina Lestari; Lita Lita
Jurnal Abdimas Kesehatan (JAK) Vol 3, No 2 (2021): Juni
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Baiturrahim Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36565/jak.v3i2.201

Abstract

The spread of COVID-19 in Indonesia has significantly increased and become widespread throughout various areas and countries along with the spike of the number of cases and/or the number of deaths.  Therefore, it needs accelerated handling in the form of Large-scale social restrictions (Indonesian: Pembatasan Sosial Berskala Besar or PSBB) in order to curb the spread of COVID-19. The aim of this outreach program is make videos on protocol to leave and enter the house during the COVID-19 pandemic. The method used is to make the videos and then spread them to the community via social media. The aim of this activity is to provide useful information via social media, which is Youtube channel, about the protocol to leave and enter the house during COVID-19 pandemic. The result shows that there are advantages provided to the viewers, and the videos gained 28 likes, 65 subscribers, and have been watched 71 times. Regarding health protocol compliance, it is also hoped to provide assistance program for community by monitoring and reminding them to apply health protocol when both entering and leaving their houses amid the pandemic, and also by intensifying 3M campaign ( maintaining distance, washing hands, wearing masks) as well as 3T campaign (tracing, treatment, testing). Both are equally important to be well implemented in order to curb the spread of COVID-19
Penerapan Mobilisasi Dini Terhadap Tekanan Darah, Denyut Nadi Dan Saturasi Oksigen Pada Pasien Congestive Heart Failure Tri Novita Idris; Lita Lita
Corona: Jurnal Ilmu Kesehatan Umum, Psikolog, Keperawatan dan Kebidanan Vol. 4 No. 1 (2026): Maret: Corona: Jurnal Ilmu Kesehatan Umum, Psikolog, Keperawatan dan Kebidanan
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Kesehatan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/corona.v4i1.1983

Abstract

Pasien CHF sering mengalami intoleransi aktivitas akibat kelelahan dan sesak napas. Salah satu intervensi untuk mengatasi masalah tersebut adalah mobilisasi dini. Tujuan penerapan mobilisasi dini ini adalah untuk menganalisis efektifitas mobilisasi dini terhadap tekanan darah, denyut nadi dan saturasi oksigen. Metode penelitian ini menggunakan Studi Kasus. Jumlah responden penerapan ini berjumlah 2 pasien terbagi menjadi pasien intervensi dan pasien kontrol. Hasil penerapan menunjukkan setelah dilakukan mobilisasi dini kepada pasien intervensi didapatkan peningkatan tekanan sistolik sebesar 10 mmHg dan diastolik sebesar 10 mmHg. Sedangkan pasien kontrol terjadi peningkatan tekanan sistolik sebesar 10 mmHg, namun tekanan diastolik tetap. Denyut nadi pada pasien intervensi mengalami peningkatan 18x/menit. Sedangkan pasien kontrol terjadi peningkatan 23x/menit. Saturasi oksigen pada pasien intervensi mengalami kenaikan 5% dan pasien kontrol tidak mengalami kenaikan pada saturasi oksigen. Jadi dapat disimpulkan dari penerapan ini bahwa ada pengaruh mobilisasi dini terhadap tekanan darah, denyut nadi dan saturasi oksigen di ruangan krisan RSUD Arifin Achmad. Disarankan kepada perawat dan pihak rumah sakit agar tetap dapat mengembangkan penerapan mobilisasi dini menjadikan intervensi ini sebagai rujukan asuhan keperawatan dalam mengendalikan status hemodinamik.